Garis besar topik

    • Berita dan pengumuman

      Kontrak Perkuliahan

      Mata Kuliah: General Business Environment

      Semester/Tahun Ajaran: 23-24 genap

      Dosen Pengampu: Dr. Lukmanul Hakim,SE.,M.Si

      Kontak: lukmanulhakim@darmajaya.ac.id /0822-8045-7112

       

      Deskripsi Singkat:

      Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang lingkungan bisnis secara umum, termasuk faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi organisasi. Mahasiswa akan belajar tentang konsep-konsep dasar dalam bisnis, kondisi ekonomi, politik, sosial, dan teknologi yang memengaruhi keputusan bisnis, serta bagaimana organisasi beradaptasi dengan perubahan lingkungan.

       

      Tujuan Pembelajaran:

      Memahami konsep dasar tentang lingkungan bisnis.

      Menganalisis faktor-faktor eksternal dan internal yang memengaruhi organisasi.

      Mempelajari perubahan dalam kondisi ekonomi, politik, sosial, dan teknologi yang memengaruhi strategi bisnis.

      Mampu menerapkan pengetahuan tentang lingkungan bisnis dalam pengambilan keputusan strategis.

       

      Metode Pengajaran:

      1.       Kuliah interaktif.

      2.       Diskusi kelompok.

      3.       Studi kasus.

      4.       Presentasi mahasiswa.

      5.       Tugas individu dan kelompok.

      6.       Ujian tengah semester dan ujian akhir semester.

       

      Evaluasi:

      1.       Kehadiran dan partisipasi: 20%

      2.       Tugas individu: 20%

      3.       Etika: 20%

      4.       Ujian tengah semester: 20%

      5.       Ujian akhir semester: 20%

       

      Bahan Bacaan:

      1.       Griffin, R. W., & Pustay, M. W. (2018). International Business: A Managerial Perspective (9th ed.). Pearson.

      2.       Hill, C. W. L., & Hult, G. T. M. (2020). International Business: Competing in the Global Marketplace (12th ed.). McGraw-Hill Education.

      3.       Cavusgil, S. T., Knight, G., Riesenberger, J. R., Rammal, H. G., & Rose, E. L. (2014). International Business: The New Realities (3rd ed.). Pearson.

      4.       Peng, M. W. (2016). Global Business (4th ed.). Cengage Learning.

       

      Jadwal Kuliah: (Lihat Rps GBE)

      Minggu 1-2: Pengenalan Lingkungan Bisnis dan Konsep Dasar

      Minggu 3-4: Faktor Eksternal dalam Lingkungan Bisnis

      Minggu 5-6: Faktor Internal dalam Lingkungan Bisnis

      Minggu 7-8: Lingkungan Ekonomi dalam Bisnis

      Minggu 9-10: Lingkungan Politik dalam Bisnis

      Minggu 11-12: Lingkungan Sosial dalam Bisnis

      Minggu 13-14: Lingkungan Teknologi dalam Bisnis

      Minggu 15: Ujian Tengah Semester

      Minggu 16-17: Strategi Adaptasi Organisasi terhadap Perubahan Lingkungan

      Minggu 18: Ujian Akhir Semester

       

       

      Ketentuan Tambahan:

      1.       Mahasiswa diharapkan untuk mengikuti perkuliahan dengan rajin dan memberikan kontribusi dalam diskusi kelas.

      2.       Tugas-tugas individu dan kelompok harus diserahkan tepat waktu.

      3.       Mahasiswa diharapkan untuk mempersiapkan diri dengan membaca bahan bacaan yang telah ditentukan sebelum kuliah.

      4.       Mahasiswa dapat menghubungi dosen pengampu untuk konsultasi tambahan di luar jam perkuliahan.

       

      Dr. Lukmanul Hakim,SE.,M.Si

      Dosen Pengampu

      Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya

      06-Maret -2024

       


    • Deskripsi Singkat: 

      Mata kuliah General Business Environment bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang lingkungan bisnis secara umum kepada mahasiswa. Melalui pendekatan teoritis dan praktis, mahasiswa akan mempelajari faktor-faktor eksternal dan internal yang memengaruhi organisasi, serta bagaimana organisasi beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Mata kuliah ini juga membahas peran manajer dalam mengelola perubahan dan tantangan dalam lingkungan bisnis saat ini.

    • 1. Ruang Lingkup dan Ekonomika Pembangunan dan Regional;  2. Pengertian General Business Environment ;3. Ekonomi Regional ;4. Pembangunan Ekonomi ;5. Pusat pertumbuhan menurut ahli. ;6. Dasar-dasar rasional yang mempengaruhi kinerja pusat pertumbuhan.; 7. Tempat Sentral Hierarki. ;8. Karakteristik utama sebuah pusat pertumbuhan ;9. Konsep dasar wilayah pertumbuhan

    • Ruang lingkup General Business Environment:

      Ruang lingkup General Business Environment merujuk pada sejumlah konsep, teori, dan faktor yang mempengaruhi operasi dan keberhasilan organisasi dalam lingkungan bisnis yang kompleks dan dinamis. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang ruang lingkupnya:

      1. Faktor Eksternal dan Internal:

        • Eksternal: Meliputi faktor-faktor di luar organisasi yang memengaruhi kegiatan bisnis, seperti kondisi ekonomi, politik, sosial, teknologi, hukum, dan lingkungan. Misalnya, fluktuasi nilai tukar mata uang, kebijakan pemerintah, tren demografi, perkembangan teknologi, perubahan regulasi, dan kesadaran lingkungan.
        • Internal: Melibatkan elemen-elemen di dalam organisasi yang mempengaruhi kegiatan bisnis, seperti budaya organisasi, struktur organisasi, sumber daya manusia, keuangan, dan teknologi informasi. Contohnya, nilai-nilai perusahaan, struktur hierarki, keterampilan karyawan, arus kas, dan sistem IT.
      2. Konsep Bisnis Fundamental:

        • Mengenai Lingkungan Bisnis: Termasuk pemahaman tentang pasar, pesaing, pelanggan, dan tren industri.
        • Pengambilan Keputusan Bisnis: Meliputi proses pengambilan keputusan, analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), dan evaluasi risiko.
        • Strategi Bisnis: Mencakup perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi bisnis untuk mencapai tujuan organisasi dalam konteks lingkungan bisnis yang berubah-ubah.
      3. Peran Manajer:

        • Mempelajari peran dan tanggung jawab manajer dalam mengelola sumber daya organisasi, mengarahkan tim, mengambil keputusan, dan mengelola perubahan.
        • Memahami keterampilan manajerial yang diperlukan, seperti kepemimpinan, komunikasi, pengambilan keputusan, dan manajemen konflik.
      4. Tantangan dan Peluang:

        • Tantangan: Seperti globalisasi, perubahan teknologi, persaingan yang meningkat, regulasi yang ketat, dan ketidakpastian ekonomi.
        • Peluang: Misalnya, perluasan pasar global, inovasi teknologi, kerjasama strategis, dan permintaan pasar yang berkembang.
      5. Keterkaitan dengan Fungsi Bisnis Lainnya:

        • Pemasaran: Strategi pemasaran dan penjualan produk atau layanan.
        • Keuangan: Manajemen keuangan, investasi, dan pengelolaan risiko keuangan.
        • Sumber Daya Manusia: Pengelolaan tenaga kerja, rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan karyawan.
        • Operasi: Manajemen rantai pasokan, produksi, dan distribusi.
        • Teknologi Informasi: Penggunaan teknologi informasi untuk mendukung operasi bisnis dan pengambilan keputusan.
      6. Pengaruh pada Berbagai Jenis Organisasi:

        • Dapat diterapkan pada berbagai jenis organisasi, termasuk perusahaan besar, usaha kecil dan menengah (UKM), organisasi nirlaba, pemerintah, dan sektor publik lainnya.

      Dengan memahami ruang lingkup General Business Environment secara holistik, organisasi dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi, mengambil keputusan strategis yang tepat, dan mengelola perubahan dengan efektif untuk mencapai tujuan mereka dalam konteks lingkungan bisnis yang dinamis.


    • Ruang Lingkup dan Ekonomika Pembangunan dan Regional merupakan bidang studi yang mengkaji masalah-masalah ekonomi yang berkaitan dengan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah, baik itu level nasional, regional, maupun lokal. Bidang ini melibatkan analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, distribusi pendapatan, ketimpangan ekonomi, serta strategi pembangunan untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

    • Ruang Lingkup dan Ekonomika Pembangunan dan Regional:

      • Deskripsi: Ruang lingkup ekonomika pembangunan dan regional mencakup studi tentang proses pembangunan ekonomi di suatu wilayah atau daerah, termasuk faktor-faktor yang memengaruhinya seperti kebijakan pemerintah, infrastruktur, sumber daya manusia, dan modal.
      • Contoh: Sebuah penelitian tentang dampak kebijakan investasi pemerintah di suatu kawasan terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan regional.
      • Referensi: "Regional Economics and Policy" oleh Roy D. Webb dan Ronald C. Dore.
      • Implikasi: Memahami faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi regional dapat membantu pemerintah dalam merancang kebijakan yang berkelanjutan dan inklusif.
      • Metode: Analisis data statistik, pemodelan ekonometrik, studi kasus, survei lapangan.
      • Model: Model pertumbuhan Solow, model spatial, model input-output.
    • Pengertian General Business Environment:

      • Deskripsi: General Business Environment merujuk pada kondisi umum yang memengaruhi operasi bisnis, termasuk faktor-faktor ekonomi, politik, sosial, dan teknologi.
      • Contoh: Analisis dampak fluktuasi nilai tukar mata uang terhadap biaya impor dan ekspor suatu perusahaan multinasional.
      • Referensi: "Understanding Business Environments" oleh Anita Campbell dan Michael R. Czinkota.
      • Implikasi: Memahami general business environment membantu perusahaan dalam merencanakan strategi yang adaptif dan responsif terhadap perubahan lingkungan.
      • Metode: Analisis data ekonomi, survei industri, analisis risiko, wawancara dengan pemangku kepentingan.
      • Model: Model PESTLE (Political, Economic, Social, Technological, Legal, Environmental) Analysis.
    • Ekonomi Regional:

      • Deskripsi: Studi tentang proses ekonomi di suatu wilayah geografis tertentu, dengan fokus pada pertumbuhan, distribusi pendapatan, dan ketimpangan regional.
      • Contoh: Penelitian tentang peran infrastruktur transportasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah.
      • Referensi: "Regional Economics" oleh Robert J. Stimson dan Roger R. Stough.
      • Implikasi: Pemahaman ekonomi regional membantu dalam merancang kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan merata.
      • Metode: Analisis data spasial, pemodelan ekonometrik spasial, analisis input-output regional.
      • Model: Model pertumbuhan konvergensi, model Gravitasi, model locational

      • Pembangunan Ekonomi:
      • Deskripsi: Studi tentang proses pertumbuhan ekonomi suatu negara atau wilayah, termasuk faktor-faktor yang memengaruhinya seperti investasi, produksi, konsumsi, dan distribusi pendapatan.
      • Contoh: Evaluasi efektivitas program pemberdayaan ekonomi lokal dalam mengurangi tingkat kemiskinan.
      • Referensi: "Economic Development" oleh Michael P. Todaro dan Stephen C. Smith.
      • Implikasi: Pemahaman tentang pembangunan ekonomi membantu dalam merancang kebijakan yang mendukung pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan.
      • Metode: Analisis data ekonomi, pemodelan ekonometrik, studi kasus perbandingan negara.
      • Model: Model Harrod-Domar, Model Solow-Swan, Model Endogen.
    • Pusat Pertumbuhan Menurut Ahli:

      • Deskripsi: Pusat pertumbuhan adalah kawasan atau wilayah yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi daripada rata-rata nasional atau regional.
      • Contoh: Kota-kota seperti Shanghai di China atau Bangalore di India sering dianggap sebagai pusat pertumbuhan karena pertumbuhan ekonominya yang cepat.
      • Referensi: "The New Geography of Jobs" oleh Enrico Moretti.
      • Implikasi: Identifikasi pusat pertumbuhan penting untuk pengembangan regional dan investasi yang tepat.
      • Metode: Analisis data ekonomi regional, identifikasi kinerja ekonomi lokal.
      • Model: Model pertumbuhan ekonomi, analisis klaster.
    • Dasar-dasar Rasional yang Mempengaruhi Kinerja Pusat Pertumbuhan:

      • Deskripsi: Rasional ekonomi adalah faktor-faktor yang memengaruhi keputusan ekonomi individu atau organisasi.
      • Contoh: Keputusan sebuah perusahaan untuk berlokasi di sebuah kawasan yang memiliki infrastruktur yang baik dan tenaga kerja terampil.
      • Referensi: "Microeconomic Theory" oleh Andreu Mas-Colell, Michael D. Whinston, dan Jerry R. Green.
      • Implikasi: Memahami dasar-dasar rasional membantu dalam merancang kebijakan dan strategi investasi yang efektif.
      • Metode: Analisis ekonomi, pemodelan matematis, wawancara dengan pengambil keputusan ekonomi.
      • Model: Model pilihan konsumen, model teori permainan.
    • Tempat Sentral Hierarki:

      • Deskripsi: Konsep tempat sentral hierarki menyatakan bahwa dalam suatu wilayah atau sistem, terdapat kota-kota atau pusat-pusat yang memiliki fungsi dan hierarki yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dan sosial.
      • Contoh: Kota metropolitan seperti Tokyo, London, atau New York sering menjadi tempat sentral hierarki yang dominan dalam sistem kota global.
      • Referensi: "The Regional World: Territorial Development in a Global Economy" oleh Roger Lee.
      • Implikasi: Pemahaman tempat sentral hierarki membantu dalam perencanaan pengembangan wilayah dan infrastruktur.
      • Metode: Analisis data geografis, pemodelan spasial, pengamatan lapangan.
      • Model: Model tempat sentral hierarki Christaller, model pusat