Garis besar topik

    • Pengantar Internet of Things (IoT) adalah jendela yang membuka pandangan kita pada era di mana perangkat-perangkat yang biasanya tidak terhubung menjadi cerdas dan terhubung ke internet, memungkinkan pertukaran data yang luas dan memfasilitasi interaksi antara perangkat tersebut. Konsep ini mendorong integrasi yang lebih dalam antara dunia fisik dan digital, membuka peluang baru dalam berbagai bidang, mulai dari rumah pintar hingga industri, kesehatan, transportasi, pertanian, dan banyak lagi.

      Dengan IoT, lampu, kulkas, mobil, bahkan peralatan medis dapat terhubung satu sama lain dan ke internet, memungkinkan kontrol yang lebih canggih, pemantauan real-time, dan analisis data yang mendalam. Melalui penggunaan sensor, perangkat lunak, dan jaringan, IoT menciptakan ekosistem yang dinamis di mana informasi dapat bergerak dengan cepat dan efisien, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang lingkungan sekitar dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cerdas.

      Namun, dengan kemajuan ini juga muncul tantangan baru terkait keamanan, privasi, interoperabilitas, dan dampak lingkungan. Pengantar ini akan menjelajahi berbagai aspek IoT, termasuk teknologi yang mendasarinya, aplikasi praktisnya, dan implikasi sosial, ekonomi, dan etis yang berkaitan dengan adopsi massalnya. Dengan pemahaman yang mendalam tentang IoT, kita dapat mengoptimalkan manfaatnya sambil meminimalkan risikonya, menuju masa depan yang lebih terhubung, efisien, dan berkelanjutan.

      Pengantar Internet of Things (IoT) dalam implementasi e-commerce adalah langkah inovatif menuju pengalaman belanja online yang lebih personal, efisien, dan responsif. Dengan integrasi perangkat IoT ke dalam platform e-commerce, pengguna dapat mengalami berbagai peningkatan yang signifikan dalam hal kemudahan berbelanja, kenyamanan, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.


      Salah satu contoh penerapan IoT dalam e-commerce adalah melalui perangkat pintar seperti speaker pintar atau perangkat yang dapat terhubung ke internet lainnya. Melalui integrasi ini, pengguna dapat dengan mudah mencari produk, menambahkannya ke keranjang belanja, atau bahkan melakukan pembelian hanya dengan menggunakan suara mereka, memberikan pengalaman yang lebih intuitif dan praktis.


      Selain itu, sensor IoT dapat digunakan untuk mengawasi persediaan secara real-time, memungkinkan pengecer online untuk mengelola stok dengan lebih efisien dan menghindari kehabisan barang atau overstock. Dengan analisis data yang diperoleh dari sensor tersebut, peritel dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dalam merencanakan inventaris dan mengoptimalkan rantai pasok mereka.


      Penerapan IoT juga dapat memperluas kemungkinan pembayaran dan pengiriman. Misalnya, pengguna dapat membuka pintu mereka untuk menerima pengiriman melalui perangkat pintar mereka atau bahkan menggunakan teknologi NFC (Near Field Communication) untuk melakukan pembayaran langsung dari perangkat mereka, menjadikan proses transaksi lebih lancar dan aman.


      Namun, seperti halnya dengan semua teknologi, pengantar IoT dalam e-commerce juga memunculkan beberapa tantangan, termasuk keamanan data, privasi pengguna, dan interoperabilitas antarperangkat. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan e-commerce untuk memperhatikan aspek-aspek ini dan mengimplementasikan solusi yang tepat untuk memastikan bahwa pengalaman belanja online yang ditingkatkan ini tetap aman dan andal bagi pengguna mereka.


    • a.Jenis-jenis e-commerce berdasarkan pelaku didalamnya
      b.  Jenis-jenis e-commerce berdasarkan produk yang dijual
      c.  Jenis layanan pada e- commerce
      d.  Jenis model bisnis pada e-commerce
      e.  Praktik: mengenal contoh-contoh e- commerce dan menentukan e- commerce tersebut termasuk dalam jenisnya

    • tulis tangan meresume mater pertemuan ke 2

    • a.Jenis-jenis e-commerce berdasarkan pelaku didalamnya b. Jenis-jenis e-commerce berdasarkan produk yang dijual c. Jenis layanan pada e commerce d. Jenis model bisnis pada e-commerce e. Praktik: mengenal contoh-contoh e commerce dan menentukan e commerce tersebut termasuk dalam jenis yang mana

    • E commerce  

      • a.Jenis-jenis e-commerce berdasarkan pelaku didalamnya 
      • b. Jenis-jenis e-commerce berdasarkan produk yang dijual  
      • c. Jenis layanan pada e commerce 
      •  d. Jenis model bisnis pada e-commerce 
      •  e. Praktik: mengenal contoh-contoh
      •  e commerce dan menentukan e commerce tersebut termasuk dalam jenis yang mana







    • kerjakan latihan praktek menggunakan anydesk dan buat kesimpulan

    • SEO dalam IOT

    • link bacaan 

      bacaaan 

    • dokumentasi KP  : 




    • latihan kuis 1 jawaban ditulis tangan kirim dalam bentuk pdf

    • 1. Content management system (CMS) E-commerce 2. Enterprise resource planning (ERP) 3. Customer relationship management (CRM) 4. Enterprise application integration (EAI) 5. Supply chain management (SCM) 6. Praktik: membuat toko online gratis dengan aplikasi dalam bentuk CMS yang bersifat open source, antara lain Prestashop

    • Layanan dalam E Commerce di Indonesia a. Amazon b. Zappos c. Disney store d. Hmv e. Toko bagus (OLX) f. Lazada g. Bhinneka h. Tokopedia i. Praktik: membuat akun online shop di e-commerce c2c

    • buat perencana untuk bisnis online

    • Keamanan pada E commerce 1. Pengamanan pada e commerce menggunakan sertifikasi SSL 2. Pengamanan pada e commerce menggunakan firewell 3. Pengamanan pada e commerce menggunakan teknologi cloud computing 4. Praktik: membuat akun online shop di e commerce C2C

    • link materi bacaan dan vidio

      Bacaan 

      youtube


    • dokumentasi : 



    • Keamanan pada E Commerce 1. Pengamanan pada e-commerce memanfaatkan NFC dan Kartu Kredit 2. Pengamanan pada e-commerce memanfaatkan PIN 3. Praktik: berbelanja online dengan menggunakan PIN melalui pay later disalah satu e commerce

    • link youtube 


    • Kiat Sukses E commerce 1. Pemilihan jenis produk yang disajikan 2. Pemilihan domain name untuk web e commerce 3. Pemilihan layanan hosting 4. Praktik: membuat e commerce praktis menggunakan akun wordpress atau blog (medesign nama domain)

    • latihan
    • Kiat Sukses E Commerce 1. Desain dan pengembangan website e-commerce 2. Pemilihan engine untuk e-commerce beserta fitur 3. Penyediaan keamanan untuk e-commerce 4. Praktik: membuat e commerce praktis menggunakan akun wordpress atau blog (mendesign tampilan website)





    • tugas link QR-Code

    • Kiat Sukses E Commerce 1. Komunikasi dan kepercayaan konsumen 2. Pemanfaatan social media 3. Supply chain dan supply chain management 4. Praktik: membuat e commerce praktis menggunakan akun wordpress atau blog (mendesign tata letak produk dan deskripsi produk dan harga)