Garis besar topik
-
-
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Tabik pun.......
Selamat datang Rekan Rekan Mahasiswa yang saya banggakan. Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat dan dalam Lindungan Allah SWT.
Selamat datang di mata kuliah Komunikasi Bisnis Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis IIB Darmajaya. Mata kuliah ini ditujukan bagi peserta didik yang sedang mengambil program S1 Sarjana pada rumpun Ilmu Ekonomi dan Bisnis, terutama terkait dengan bidang Manajemen .
Mata kuliah Komunikasi Bisnis (teori& praktek) ini memiliki bobot 4sks kode mata kuliah
Total pertemuan 32 kali sudah termasuk UTS dan UAS. Detail pembelajaran selama 1 semester dapat dilihat pada Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan telah saya sajikan di laman LMS. Mata kuliah ini mempelajari tentang membahas secara rinci dan detail tentang berbagai konsep dasar serta fungsi komunikasi dalam dunia bisnis dan komunikasi antar budaya dalam bisnis. Selain itu, dibahas pula bagaimana merencanakan dan menyusun pesan bisnis, bagaimana menulis korespondensi bisnis, wawancara kerja, komunikasi dalam kelopok kecil dan rapat, pembuatan proposal bisnis, penggunaan teknologi komunikasi dan presentasi dalam bisnis.MAN21415 Semoga mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dengan baik, tetap semangat dan mendapatkan hasil yang memuaskan di matakuliah Komunikasi Bisnis ini. Dan Allah SWT akan memberikan kemudahan dan kelancaran dalam proses belajar mengajar.... Amin
Wassalamualaikum wr.wb
CapaianPembelajaranLulusan (CPL)
Sikap
1. Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menunjukan sikap religius.
2. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa.
3. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.
Keterampilan Umum:
4. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur.
CP KeterampilanKhusus
5. Mampu berkomunikasi secara efektif, baik secara lisan dan tertulis, dengan menggunakan berbagai saluran komunikasi.
6. Mampu menerapkan ilmu manajemen dalam konteks global.
7. Mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam bidang manajemen.
CP Pengetahuan
8. Menguasai etika bisnis dan nilai-nilai kemanusiaan.
9. Menguasai Kaidah dan teknik komunikasi lintas fungsi dan level organisasi.CapaianPembelajaranMatakuliah (CPMK)
Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa mampumembuat dan mempresentasikan pesan-pesan dalam ruang lingkup komunikasi bisnis, baik komunikasi internal maupun eksternal dengan menggunakan media/teknologi komunikasi.
-
-
-
. Pengertian Komunikasi Bisnis
. Bentuk Dasar Komunikasi
. Proses Komunikasi
. Munculnya kesalahpahaman komunikasi
. Bagaimana memperbaiki komunikas.
-
-
RINGKASAN
Komunikasi dalam dunia bisnis merupakan salah satu faktor penting bagi pencapaian tujuan suatu organisasi. Akan tetapi, seringkali orang mengabaikan arti pentingnya komunikasi dalam dunia bisnis.
Secara garis besar, ada dua bentuk komunikasi yang paling mendasar yaitu komunikasi verbal dan komunikasi non nerbal. Komunikasi verbal berkaitan dengan komunikasi yang dilakukan secara tertulis maupin lisan, misalnya dalam bentuk surat, laporan, memo, dan rapat kerja. Sedangkan komunikasi non verbal merupakan komunikasi yang tidak dilakukan secara tertulis maupun lisan, seperti menggunakan bahasa isyarat, simbol, seragam, ekspresi wajah, lambang ( logo ) perusahaan, jarak saat berbicara dan warna.
Dalam kaitannya dengan proses komunikasi, ada lima tahapan yang perlu diperhatikan : adanya ide atau gagasan, mengubah ide kedalam suatu pesan, menyampaikan pesan, menerima pesan, menafsirkan pesan, dan memberikan respon dan umpan balik ( feedback)
Dalam Komunikasi, seringkali muncul kesalahpahaman dalam mengembangkan pesan, dalam menyampaikan pesan, dalam menerima pesan, maupun dalam menafsirkan suatu pesan. Kesalahpahaman dalam berkomunikasi dapat diatasi dengan memperhatikan persepsi lawan bicara, ketepatan penyampaiannya, kredibilitas pengiriman pesan, dan kemampuan mengendalikan pesan.
-
-
-
Komunikasi Antarpribadi
. Pengertian komunikasi antar pribadi
. Tujuan komunikasi antar pribai
. Gaya Kepemimpinan
. Kebutuhan manusia
. Mendengarkan sebagai kahlian antarpribadi.
Komukasi dalam organisasi
1.Hubungan komunikasi
2.Pola Kmunikasi
3.Cara mengelola komunikasi4. Meningkatkan ketrampilan Komunikasi.
-
-
-
-
. Pengertian Komunikasi bisnis lintas budaya
. Pentingnya komunikasi bisnis lintas budaya
. Memahami budaya dan perbedaannya
. Komunikasi dengan orang berbudaya asing. -
-
RINGKASAN
Semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan peluang untuk berkomunikasi dengan seseorang yang berbicara dengan bahasa dan budaya yang berbeda.
Pengembangan ketrampilan komunikasi bisnis lintas budaya menjadi semakin penting artinya, mengingat kecenderungan dunia bisnis yang semakin mengglobal.
Terdapat tiga tingkatan budaya, yaiyu Formal, Informal, dan Teknis. Kendala utama dalam komunikasi lintas budaya adalah perbedaan budaya dan masalah bahasa.
Perbedaan budaya seringkali menjadikan komunikasi tidak efektif. Perbedaan budaya dapat ditunjukan dalam nilai - nilai sosial, ide status, kebiasaan pengambilan keputusan, sikap terhadap waktu, pengaturan jarak bicara, konteks budaya, bahasa tubuh, adat - istiadat, perilaku hukum dan etika.
Seseorang dapat mempelajari budaya tertentu dengan cara membeca buku - buku dan arikel, berbicara dengan orang yang menjadi bagian dari suatu budaya, mengunjungi suatu negara, belajar bahasanya, belajar sejarah budaya suatu negara, agama, politik, nilai - nilai, dan kebiasaan - kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat suatu negara.
-
-
-
1. Pengertian perencanaan pesan ΓÇôpesan bisnis.
2. Tahapan perencanaan pesan ΓÇô pesan bisnis
3. Pemahaman proses komposisi.
4. Penentuan tujuan
5. Analisis Audiensi
6. Penentuan ide pokok
7. Seleksi dan media penyampaian pesan ΓÇô pesan bisnis. -
-
RINGKASAN !
Ada lima tahapan penting dalam perencanan penyampaian pesan - pesan bisnis agar efektif, yaitu : apa tujuan pesan - pesan bisnis, bagaimana menganalisa audiens, memilih atau menentukan ide, gagasan atu pesan - pesan bisnis yang akan disampaikan kepada pihak lain, mengumpulkan fakta atau temuan penting guna mendukung pesan - pesan bisnis yang ingin disampaikan kepada pihak lain, dan membuat outline pengorganisasian pesan - pesan bisnis.
Sementara itu, proses penyusunan pesan - pesan bisnis secara tertulis terdiri atas : perencanaan, komposisi, dan revisi. Dalam melakukan perencanaan, maksud / tujuan penyampaian pesan - pesan bisnis harus ditentukan terlebih dahulu baik secara umum maupun khusus. Disamping itu, dalam tahap perencanaan, analisis audiens yang mencakup pengembangan profil audiens, pemenuhan kebutuhan informasi audiens, dan pemenuhan kebutuhan motivasional audiens perlu dilakukan.
Langkah lain dalam proses perencanan pesan - pesan bisnis adalah menentukan ide pokoknya ( man idea ), ide pokok merupakan ide utama dari pesan - pesan yang disampaikan. Dengan mendefinisikan ide pokok, akan diperoleh arahan atau petunjuk tentang apa yang akan dilakukan. Untuk menemukan ide pokok ada beberapa teknikyang dapat digunakan, diantaranya storyteller's tour, random list, CFR worksheet, journalistic, approach, dan question and answer chain.
Dalam merencanakan pesan - pesan bisnis, perlu juga dilakukan pemilihan media yang akan digunakan dalam penyampaian pesan - pesan bisnis secara tertulis. Dalam memilih media penyampaian pesan - pesan bisnis tersebut perlu diperhatikan formalitas, kerahasian, umpan balik / feedback, kompleksitas, waktu dan biaya.
-
-
-
1. Hal ΓÇô hal yang menyebabkan pesan ΓÇô pesan tidak terorganisasi dengan baik.
2. Pentingnya pengorganisasian yang baik.
3. Pengorganisasian pesan ΓÇô pesan bisnis melalui Outline
4. Pengorgaisasian ide / gagasan.
Revisi pesan ΓÇô pesan bisnis.
1. Ketrampilan merevisi
2.Pemilihan kata yang tepat.
3.Membuat kalimat yang efektif. -
-
-
Ringkasan
A.Pengorganisasian Pesan - Pesan Bisnis
Dalam suatu pesan bisnis yang diorganisasi dengan baik, semua informasi penting dan maksud / tujuan penulisan pesan - pesan bisnis dinyatakan secara jelas. Disamping itu, ide - ide juga disajikan secara logis. Organisasi yang baik penting karena hal itu membuat pesan - pesan yang disampaikan menjadi lebih efektif dan memudahkan atau menyederhanakan pekerjaan komunikator.
Pengorganisasian pesan - pesan bisnis memerlukan pengelompokan ide - ide secara tepat. ada dua pendekatan organisasional yang cukup mendasar yaitu pendekatan langsung dan pendekatan tidak langsung. Dengan pendekatan langsung, ide pokok ditempatkan pada bagian awal ( Pembukaan ), kemudian baru diikuti bukti - bukti pendukungnya, sedangkan dalam pendekatan tidak langsung, bukti - bukti pendukung ditempatkan terlebih dahulu, kemudian di ikuti dengan ide pokoknya.
Pendekatan langsung sangat baik diterapkan bagi orang - orang yang sangat tertarik atau senang terhadap pesan - pesan bisnis yang akan disampaikan. Sementara itu, pendekatan tidak langsung tepat untuk orang - orang yang bersikap skeptis atau tidak senang terhadap pesan - pesan yang akan di sampaikan.
B. Revisi Pesan - Pesan Bisnis
Revisi merupakan langkah terakhir dalam mengembangakan pesan - pesan bisnis secara efektif. Setiap pesan bisnis perlu diedit baik menyangkut masalah isi dan pengorganisasiannya, gaya penyampaiannya, maupun format penulisannya.
Gaya penulisan yang efektif dimulai dengan pemilihan kata yang tepat. Dalam meilih kata perlu diperhatikan antara lain memilih kata yang familiar, atau sudah dukenal secara umum, singkat, dan hindarkan kata yang memiliki pengertian ganda.
Penulisan pesan - pesan bisnis yang paling efektif akan mencangkup keseimbangan pemilihan terhadap ketiga jenis kalimat yaitu : kalimat sederhana, majemuk dan kompleks. Kalimat - Kalimat yang singkat dan menggunakan kalimat aktif akan mempermudah pembaca anda dalam memahami maksud dan tujuan suatu pesan - pesan bisnis.
Dalam mengembangkan suatu paragraf dapat dilakukan dengan berbagai macam cara antara lain menggunakan ilustrasi, perbandingan, pembahasan mengenai sebab akibat, melakukan klasifikasi ( pengelompokan ), dan pembahasan mengenai pemecahan ( problem solving ). Pusatkan perhatian pada ide tunggal, dan usahakan utnuk setiap paragraf singkat saja.
-
-
-
Penulisan Permintaan Pesan ΓÇô Pesan Rutin Dan Positif
1.Stratei permintaan rutin dan pesan ΓÇô pesan positif
2.Pesan ΓÇô pesan good-news dan goodwill3.Menangani permintaan kredit rutin
4.Surat rekomendasi dan pemberitahuan
Penulisan Bad ΓÇô News
1. Pengertia Bad ΓÇô News
2. Pengorganisasian Penulisan Bad ΓÇô News
3. Jawaban atas Bad ΓÇô News
4. Bad ΓÇô News tentang pelanggan
5. Bad ΓÇô News tentag pekerjaan -
https://www.youtube.com/watch?v=7Vsdp0J9OiU&t=16s
-
-
RINGKASAN
Penulisan Permintaan Pesan - Pesan Rutin Dan Positif
Strategi penulisan untuk permintaan rutin, pesan - pesan good news, serta good will pada umumnya menggunkan pendekatan langsung ( Direct Approach ), yang memungkin kan para penerima pesan secara langsung dapat mengetahui apa maksud penyampaian suatu pesan. Hal ini berbeda dengan pesan - pesan bisnis yang mempuyai dampak kurang baik bagi penerima pesannya.
Pendekatan langsung yang digunakan dalam penulisan permintaan rutin dan pesan - pesan positif lainnya mencangkup 3 hal yaitu : kemukakan ide pokok pada bagian awal, diikuti dengan penjelasan yag ebih rinci dibagian pertengahan, dan diakhiri dengan salam penutup yang berisi pernyataan keramahan dan tindakan khusus yang diharapkan.
Disamping memiliki keunggulan seperti langsung pada pokok bahasan dan menghemat waktu, pendekatan langsung juga memiliki kelemahan seperti faktor kebiasaan, dalam arti bahwa sebagian penyampai pesan merasa tidak terbiasa dengan pendekatan langsung.
Dalam menjawab surat permintaan informasi yang memiliki potensi penjualan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu : berikan respon secepatnya, berikan dukungan terhadap penjualan, dan berikan kesan yang positif terhadap perusahaan anda. Selain menangani berbagai permintaan informasi, suatu perusahaan seringkali menangani berbagai permintaan kredit rutin, baik yang berkaitan dengan memberikan persetujuan kredit maupun pemberiaan refrensi kredit bagi yang membutuhkannya.
Bentuk informasi positif yang lain adalah memberikan surat rekomendasi kepada orang lain. Surat rekomendasi ini bersifat rahasia sehingga yang meminta surat rekomendasi tidak boleh tahu tentang isi surat tersebut. Oleh karena itu surat rekomendasi biasanya langsung dikirim ke organisasi / lembaga yang meminta rekomendasi tersebut .
Penulisan BAD - NEWS
Pesan - pesan bisnis yang disampaikan kepada pihak lain yang berisi pesan - pesan tidak menyenangkan atau mengecewakan disebut sebagai BAD - NEWS. Maksud dari oenyampaian BAD - NEWS adalah untuk menyampaikan pesan - pesan bisnis yang tidak menyenangkan dengan tetap menjaga atau memperhatikan bagaimana dampaknya terhadap penerima pesan. Sebagai contoh, bagaimana menyampaikan pesan - pesan bisnis yang tidak menyenangkan pihak lain seperti pemutusan hubungan kerja, ( PHK ), penurunan jabatan, penolakan pinjaman kredit, penolakan lamaran kerja, dan sejenisnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, anda perlu mempertimbangkan bagaimana dampaknya bagi pihak lain, bahkan, kalau memungkinkan dapat dijelaskan bagaimana penyampaian bad - news kepada pihak lain itu tetap memberikan manfaat bagi pihak lain.
Secara umum, pendekatan organisasional yang banyak diterapkan untuk penyampaian pesan - pesan bisnis yang tidak menyenangkan pihak lain adalah pendekatan tidak langsung ( Indirect approach ), yang dimulai dengan suatu pembuka yag bersifat netral, diikuti dengan alasan yang mendukung pernyataan Bad - News, dan diakhiri dengan kata penutup yang memiliki dampak positif bagi penerima pesan.
Pendekatan organisasional lainnya adalah pendekatan langsung, yang digunakan terutama untuk penyampaian Bad - News yang mempuyai dampak emosional yang sangat kecil terhadap penerima pesan, yang dimulai dengan pernyataan Bad - News, diikuti dengan alasan yang jelas, dan diakhiri dengan kata penutup yang positif.
-
-
-
Penulisan Pesan ΓÇô Pesan Persuasif.
1.Perencanaan pesan ΓÇô pesan persuasive.
2.Mengembangkan pesa ΓÇô pesan persuasive.
3.Menulis permintaan persusif.
4.Penulisan pesan ΓÇô pesan penjualan dan permohonan bantuan dana
Penulisan Direct Request
1.Pengorganisasian direct request
2.Permintaan informasi rutin
3.Menulis direct request untuk pengaduan, Surat undangan,pesanan,dan reservasi permintaan kredit
Dasar ΓÇô Dasar KorespondensiBisnis
1.Pengertian surat dan surat bisnis
2.Fungi surat bisnis
3.Pengelompokan surat
4.Bagian surat dan bentuk surat
5.Bahasa surat
6.Format lipatan surat dan amplop7.Contoh ΓÇô contoh surat bisnis
-
-
-
-
1. Pengertian surat lamaran kerja
2. Pendekatan AIDA
3. Pengorganisasian surat lamaran kerja
4. Tips untuk pembuatan surat lamaran kerja yang baik dan benar
Penulisan Resume
5. Persiapan MenulisResume
6. Pengorganisasian Resume
7. Masalah dalam penulisan Resume
810.2 KB · Diunggah 19/08/25, 10:29 -
Cara Membuat Surat Lamaran Pekerjaan yang Benar & Efektif

1. Tempat dan tanggal pembuatan surat
Tempat dan tanggal surat lamaran bisa kamu tulis di bagian pojok kanan atas.
Bandar Lampung, 14 Mei 2025
Nama tempat dan bulan selalu diawali dengan huruf kapital. Penulisan antara tempat dan tanggal surat juga dipisahkan oleh koma (,).
2. Alamat Perusahaan yang Dituju
Lalu, di bagian bawah sebelah kirinya, tulis nama penerima dan alamat lengkap perusahaan yang akan dituju. Untuk nama penerima jika tidak tahu nama HRD-nya, tulis dengan ΓÇ£Bapak/IbuΓÇ¥ Contohnya begini,
Yth. Bapak/Ibu HRD PT Ruang Raya Indonesia
Jalan Tebet Barat Dalam Raya No.22, Jakarta Selatan
Jika surat ini ditujukan ke subjek tertentu, maka bisa gunakan ΓÇ£Yth.ΓÇ¥. Tapi, jika ditujukan untuk perusahaan tanpa subjek tertentu, maka gunakan ΓÇ£KepadaΓÇ¥. Jadi, jangan gunakan kedua-duanya, Kemudian, untuk ΓÇ£PTΓÇ¥, tidak perlu diikuti dengan tanda titik (.).
3. Salam dan pembuka surat
Salam pembuka biasanya ditulis dengan kalimat, ΓÇ£Dengan hormatΓÇ¥. Sementara itu, pembuka surat isi dengan kata pengantar. Umumnya, jelaskan dari mana anda mendapat informasi terkait lowongan pekerjaan tersebut dan posisi yang anda pilih. Contohnya,
Dengan hormat,
Berdasarkan info lowongan pekerjaan yang disebarkan melalui situs Jobstreet, saya bermaksud mengajukan lamaran pekerjaan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin untuk menempati posisi Public Relations.
4. Isi surat
Kemudian, di bagian isi surat lamaran pekerjaan, isi dengan data diri. Tuliskan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor telepon/HP, e-mail, serta pendidikan terakhir. Di bagian ini, bisa jelaskan juga kemampuan yang dimiliki, baik itu softskill maupun hardskill.
Jika punya pengalaman magang, PKL, atau lainnya, bisa ditambahkan . Namun, kalau belum punya pengalaman, kamu bisa tulis pengalaman organisasi yang pernah kamu ikuti di kuliah. Misalnya :
Saya yang bertanda tangan di bawah ini
Nama: Putri Aprilia
Tempat dan tanggal lahir: Jakarta, 15 Februari 1999
Alamat: Jalan Puskesmas No. 60, Tangerang Selatan
e-mail: putriaprilia@gmail.com
No. HP: 081345678901
Saya merupakan fresh graduate Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman. Semasa kuliah, saya aktif berorganisasi di Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi dan menjabat sebagai ketua Divisi Media Komunikasi dan Informasi. Saya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kreatif, dan dapat bekerja sama dalam tim.
Penulisan titik dua (:) juga sebaiknya dibuat rata sebaris agar terlihat rapi. Selain itu, kalimat yang kamu gunakan juga harus singkat dan jelas. Jadi, jangan bertele-tele supaya nggak memberikan kesan jenuh ketika dibaca oleh tim HRD.
5. Lampiran/syarat lamaran
Di bagian lampiran atau syarat lamaran, bisa tulis dokumen-dokumen apa saja yang dilampirkan sebagai pendukung atau persyaratan pelamar. Biasanya berupa dokumen-dokumen ini berupa daftar riwayat hidup (CV), fotocopy ijazah, pas foto, dan portofolio.
Bahkan, kalau pernah mengikuti lomba, seminar, atau pelatihan yang mendapat sertifikat, bisa lampirkan fotocopy sertifikatnya juga. Itu bisa menjadi nilai plus. Contoh penulisannya biasanya seperti ini.
Sebagai bahan pertimbangan, berikut saya lampirkan
- Pas foto,
- Fotocopy KTP,
- daftar riwayat hidup,
- Fotocopy ijazah terakhir,
- Fotocopy transkrip nilai,
- Sertifikat keikutsertaan organisasi.
6. Penutup surat
Di bagian penutup surat, kamu bisa jelaskan bahwa anda memiliki harapan yang besar agar diterima di perusahaan tersebut. Jangan lupa juga untuk mengucapkan terima kasih, Contohnya,
Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya buat. Saya harap, Bapak/Ibu dapat mempertimbangkannya dan memberi kesempatan agar saya dapat menjelaskan potensi saya lebih rinci di tahapan berikutnya. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.
7. Tanda tangan dan nama pelamar
Terakhir, untuk tanda tangan dan nama pelamar bisa tulis di pojok kanan surat. Contohnya,
Hormat saya,
(tanda tangan)
Putri Aprilia
Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate Manajemen
Bandar Lampung, 15 Mei 2025
Kepada Yth.
Ibu Sari Dewi
HR Manager
PT Global Business Solutions
Jl. Thamrin No. 28
Jakarta Pusat
Perihal: Lamaran Pekerjaan sebagai Management Trainee
Dengan hormat,
Saya, Rina Wulandari, lulusan S1 Manajemen dari Universitas Gadjah Mada tahun 2025 dengan IPK 3.65, dengan ini mengajukan lamaran untuk posisi Management Trainee yang diiklankan di KitaLulus pada tanggal 18 Maret 2025.
Selama masa studi, saya telah mengembangkan pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip manajemen, pemasaran, dan keuangan bisnis. Saya juga telah menyelesaikan sertifikasi tambahan dalam Digital Marketing dari Google dan Analisis Data Bisnis dari Microsoft. Skripsi saya berjudul ΓÇ£Analisis Strategi Pemasaran Digital untuk UKM di Era Post-PandemicΓÇ¥ mendapatkan nilai A dan telah dipresentasikan dalam seminar nasional bisnis tahun 2024.
Saya memiliki pengalaman magang di departemen pemasaran PT Retail Indonesia selama 3 bulan di mana saya terlibat dalam kampanye pemasaran digital dan analisis performa kampanye. Selain itu, saya aktif sebagai Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Manajemen dan berhasil mengelola beberapa acara kampus dengan budget lebih dari Rp50 juta.
Saya tertarik bergabung dengan PT Global Business Solutions karena reputasinya sebagai perusahaan konsultan bisnis terkemuka yang telah membantu banyak perusahaan Indonesia berkembang secara global. Program Management Trainee yang ditawarkan juga sejalan dengan aspirasi karier saya untuk menjadi seorang profesional bisnis yang kompeten dalam berbagai aspek manajemen.
Sebagai lampiran, saya sertakan curriculum vitae, transkrip nilai, dan sertifikat pendukung. Saya berharap dapat diberikan kesempatan untuk mendiskusikan lebih lanjut bagaimana saya dapat berkontribusi pada tim Anda. Terima kasih atas perhatian dan pertimbangan yang diberikan.
Hormat saya,
Rina Wulandari
Email: rina.wulandari@email.com
Telepon: 085678901234
Contoh Resume Lamaran Kerja Fresh Grad & Profesional

-
-
-
1. Arti penting wawancara kerja
2. Persiapan wawancara kerja
3. Cara mengenali pekerjaan dan perusahaan
4. Pertanyaan penting dalam wawancara kerja
5. Ucapan terima kasih767.7 KB · Diunggah 19/08/25, 10:34 -

Cara Menjawab Pertanyaan Interview Kerja yang Baik dan Benar
1. Tetap Tenang dan Percaya Diri
Saat hendak menjawab pertanyaan interview kerja, usahakan kamu tetap tenang dan menguasai keadaan. Jangan perlihatkan kepanikan, kegugupan, dan rasa minder. Sebaliknya, bersikaplah biasa saja seperti kamu akan menjawab pertanyaan dari orang lain pada umumnya.
Kegugupan akan membuyarkan konsentrasi kamu, sehingga saat menjawab pertanyaan rekruter jadi terbata-bata atau tidak lancar. Berbicaralah dengan tenang, tidak terlalu cepat, dan gunakan bahasa yang formal atau baku.
2. Pahami Pertanyaan dengan Baik
Sebelum menjawab pertanyaan interview, cobalah dengarkan terlebih dahulu setiap pertanyaan dengan saksama. Apabila pertanyaan yang dilemparkan oleh rekruter belum jelas, jangan ragu untuk menanyakannya ulang, ya.
Bagaimana cara bertanya ulang? ΓÇ£Maaf Bu/Pak, saya kurang jelas dengan pertanyaan yang baru saja Ibu/Bapak ucapkan. Bolehkah di ulang?ΓÇ¥
Selanjutnya, pahami konteks dari pertanyaan tersebut. Pada sesi ini, active listening skill kamu sangat dibutuhkan, yakni teknik memahami, mendengarkan, dan cara merespon lawan bicara secara langsung.
3. Manfaatkan Metode STAR
STAR adalah teknik yang digunakan oleh pelamar kerja dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan saat wawancara kerja berbasis perilaku yang testruktur dan jelas.
STAR memiliki makna sebagai berikut:
- Situation (Situasi): Jelaskan situasi/latar belakang/situasi yang kamu hadapi sesuai dengan pertanyaan yang diajukan oleh HRD. Termasuk waktu dan tempat kejadian
- Task (Tugas): Menginformasikan tugas dan tanggung jawab yang kamu kerjakan sebagai calon pekerja (jika sebelumnya pernah bekerja/magang/ikut dalam organisasi/partisipasi sebuah project, dan lain-lain)
- Action (Aksi): Jelaskan dengan percaya diri dan yakin mengenai hal-hal/keputusan yang akan kamu ambil untuk menyelesaikan masalah tersebut. Fokuskan pada diri kamu sendiri, bukan atas nama tim atau orang lain.
- Result (Hasil): Sebutkan dampak positif dari keputusan/kebijakan yang kamu ambil. Misalnya seperti masalah antar anggota terpecahkan, performa meningkat, pencapaian target, dan sebagainya.
4. Jujur dan Transparan
Menjawab pertanyaan interview kerja harus dilakukan dengan jujur dan transparan. Jangan sampai kamu melebih-lebihkan cerita maupun pengalaman hanya karena ingin mengesankan rekruter atau HRD, padahal faktanya tidak memiliki pengalaman tersebut.
Jika kamu tidak dapat menjawab pertanyaan dari rekruter mengenai suatu hal, cobalah untuk mengakuinya dan katakan bahwa kamu akan mencari tahu tentang hal tersebut serta mempelajarinya lebih lanjut. Dengan begini, kamu terlihat sebagai sosok yang berdedikasi tinggi, tidak mudah menyerah, serta suka belajar hal-hal baru.
5. Gunakan Bahasa Tubuh yang Positif
Sama halnya dengan ketika memperkenalkan diri saat wawancara, pada saat menjawab pertanyaan interview kerja dari rekutrer, kamu juga harus menjaga kontak mata dan tetaplah tersenyum.
Pastikan postur tubuh tetap terbuka, tegap, dan tidak menyilangkan tangan maupun kaki. Jangan terlihat terlalu santai seperti sedang nongkrong di cafe atau rumah makan.
6. Hindari Menjawab Pertanyaan Terlalu Panjang
Mengapa sebaiknya tidak menjawab pertanyaan interview kerja terlalu panjang, apalagi berbasa-basi terlalu lama? Karena tindakan tersebut dapat menghilangkan fokus pewawancara. Jawaban kamu juga akan terdengar tidak efektif dan kamu pun dianggap kurang memahami konteks pertanyaan.
Sebaliknya, jawaban terlalu singkat juga dinilai kurang mampu memenuhi informasi yang diinginkan oleh rekruter. Jadi, usahakan untuk menjawab secukupnya, sedetailnya, dan relevan dengan pertanyaan. Jangan out of context (OOT), ya!
7. Tanyakan Pertanyaan di Akhir
Bagi para pelamar yang masuk dalam tahap wawancara, jangan lupa untuk mempersiapkan beberapa pertanyaan untuk ditanyakan kepada pewawancara atau HRD di akhir sesi. Misalnya
Persiapkan beberapa pertanyaan untuk ditanyakan kepada pewawancara di akhir sesi. Ini menunjukkan bahwa Anda tertarik dan serius dengan posisi tersebut. Misalnya saja ΓÇ£Apa langkah selanjutnya dari proses perekrutan iniΓÇ¥ atau ΓÇ£Kapan jangka waktu pemberitahuan atau pengumuman setelah wawancara hari ini?ΓÇ¥
Pertanyaan terakhir yang kamu ajukan akan menunjukkan antusiasme dan minat kamu terhadap jabatan atau posisi yang kamu lamar di perusahaan tersebut.
Nah, mau tahu apa saja pertanyaan interview kerja yang sering ditanyakan oleh pihak pewawancara? Baca selengkapnya contoh di bawah ini!
Pertanyaan Interview Kerja dan Contoh Jawabannya
1. Ceritakan tentang diri Anda
Jawabannya:
Saya adalah lulusan Manajemen Bisnis dari Universitas Brawijaya. Selama kuliah, saya aktif dalam organisasi mahasiswa yang mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan manajemen tim. Saya juga memiliki pengalaman magang di sebuah perusahaan retail dan di sanalah saya mempelajari tentang manajemen operasional dan pemasaran sehingga mampu membantu divisi online marketing mencapai target penjual bulanan mereka. Jadi saya harap, dengan pengalaman yang saya miliki mampu berkontribusi serta membuka jenjang karir lebih luas melalui perusahaan ini.
2. Mengapa Anda tertarik dengan posisi ini?
Jawaban:
Saya tertarik dengan posisi ini karena masih selinier atau satu jalan dengan latar belakang akademis dan pengalaman saya. Selain itu, saya sangat tertarik untuk berkontribusi pada perusahaan yang memiliki reputasi baik dan visi yang jelas, sehingga mampu membentuk diri saya menjadi sosok yang lebih profesional ke depannya.
3. Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?
Jawaban:
Saya tahu bahwa perusahaan ini adalah salah satu yang expert di bidang marketing dan pembuatan ide-ide yang kreatif dengan tagline paling cathcy, sehingga saya meyakini bahwa perusahaan memiliki komitmen kuat terhadap inovasi dan kualitas di masa depan. Tentunya hal ini sejalan dengan prinsip dan pola pikir saya. Saya juga menghargai upaya perusahaan dalam keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
4. Apa kelebihan Anda?
Jawaban:
Saya memiliki kemampuan analisis yang kuat dalam membaca sebuah riset/data penelitian/observasi sebuah masalah/isu, dan saya juga mampu berkomunikasi dengan baik, serta mampu bekerja dengan baik dalam tim. Saya juga selalu berusaha untuk belajar dan beradaptasi dengan cepat dalam setiap kesempatan.
5. Apa kekurangan Anda?
Jawaban:
Saya cenderung terlalu detail-oriented dan sedikit perfeksionis sehingga terkadang beberapa tugas memerlukan waktu pengerjaan yang lama. Namun, saya telah berusaha untuk lebih efisien dengan mengatur prioritas dengan lebih baik.
6. Berikan alasan, mengapa kami harus mempekerjakan Anda!
Jawaban:
Saya memiliki kombinasi unik. Mulai dari soft skill di dunia kerja seperti active listening skill yang mumpuni, teknik beradaptasi yang cepat, memiliki jiwa kepemimpinan, dan tentunya pengalaman, serta antusiasme yang akan memungkinkan saya untuk berkontribusi secara efektif dan segera di posisi yang saya lamar sekarang.
7. Mengapa tertarik mencari pekerjaan baru?
Jawaban:
Saya tertarik mencari pekerjaan baru karena saya membutuhkan suatu wadah untuk fokus mengembangkan karir saya yang mana itu terlihat pada posisi serta job desc yang ditawarkan oleh perusahaan ini. Saya juga ingin meningkatkan keterampilan dan kemampuan melalui peluang-peluang yang ditawarkan oleh perusahaan Bapak/Ibu.
8. Bagaimana cara Anda menghadapi stres atau tekanan di kantor?
Jawaban:
Saya menghadapi tekanan dengan tetap tenang dan fokus pada solusi. Jika saya sedang stres, biasanya saya memilih untuk menenangkan diri sejenak selama 5-10 menit sambil menyeduh kopi. Saya juga berusaha untuk mengelola waktu dengan baik dan tidak ragu meminta bantuan ketika memang sangat membutuhkannya.
9. Apakah Anda memiliki cerita tentang sulitnya mencapai target? Jika ada, boleh diceritakan?
Jawaban:
Di pekerjaan sebelumnya, saya ditugaskan untuk meningkatkan penjualan di area yang kinerjanya rendah. Dengan strategi pemasaran yang ditargetkan dan analisis pasar yang mendalam, saya berhasil meningkatkan penjualan sebesar 20% dalam waktu tiga bulan dan laporan performanya dapat dilihat melalui dokumen yang saya bawa ini.
10. Bagaimana cara Anda menangani konflik di lingkungan kerja?
Jawaban:
Dalam menghadapi atau menangani konflik, saya membiasakan diri untuk selalu mendengarkan masalah dari kedua belah pihak terlebih dahulu, barulah mencari solusi yang adil. Jadi, tidak serta-merta menilai salah satu pihak saja yang benar. Saya percaya bahwa komunikasi yang efektif dan terbuka serta adanya kolaborasi yang baik mampu menyelesaikan konflik lebih tepat.
11. Apa pencapaian terbesar Anda selama berkarir atau sebelum melamar bekerja di sini?
Jawaban:
Salah satu pencapaian terbesar saya adalah ketika mampu mendapatkan 100 pelanggan baru dalam seminggu yang waktu itu hanya ditarget 50 saja, sehingga saya mampu melampaui dari goals yang ditetapkan. Selain itu, saya mampu menyemarakkan event yang diselenggarakan oleh Universitas tempat saya menimba ilmu dengan mendatangkan atau mengundang 75 tenant di bidang kuliner sesuai dengan harapan manajer event. Syukur alhamdulillah, acara tersebut meriah dan berjalan lancar tanpa kendala hingga hari penutupannya.
12. Mengapa Anda meningglkan pekerjaan sebelumnya?
Jawaban:
Saya mencari peluang baru yang lebih sejalan dengan tujuan karier saya dan harapannya, saya bisa terus berkembang di tempat baru. Saya merasa perusahaan ini menawarkan tantangan yang menarik dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, memperbanyak pengalaman, serta tentunya jenjang karir yang ideal.
13. Berapa Ekspektasi gaji Anda?
Jawaban:
Untuk rate card atau gaji yang saya capai terakhir kali adalah Rp4.500.000, akan tetapi saya cukup terbuka untuk berdiskusi mengenai gaji atau pun kompensasi yang akan saya peroleh dan berharap bisa mendapatkan gaji yang sesuai dengan pengalaman dan tanggung jawab posisi ini. Saya juga tertarik untuk memahami struktur kompensasi perusahaan agar bisa sama-sama menjalankan hak dan kewajiban yang selaras sebagai pekerja.
Itulah beberapa pertanyaan interview yang paling sering ditanyakan pada pelamar kerja. Kalau kamu mau menguasai wawancara dengan lancar dan menjawab pertanyaan pewawancara tanpa merasa ragu.
-
-
-
-
1. Tujuan presentasi Bisnis
2. Periapan presentasi bisnis3. Alat bantu presentasi bisnis
4. Analisis Audiens
5. Analisis Bahasa tubuh
6. Peninjauan lokasi
7. Percaya Diri
8. Berlatih presentasi Bisnis487.2 KB · Diunggah 19/08/25, 11:02 -
Cara membuat presentasi bisnis yang efektif

Mirip dengan rencana bisnis, presentasi bisnis membagikan strategi perusahaan secara terorganisir.
Namun, presentasi bisnis adalah untuk audiens dan penjelasan langsung dari setiap informasi.
Presentasi yang efektif mempertimbangkan audiens, isi presentasi, dan berbagi tujuan bisnis dengan sukses.
Cara terbaik untuk membuat presentasi bisnis yang efektif adalah dengan memberikan informasi yang berguna melalui bantuan visual yang disiapkan dengan baik dan penjelasan verbal.
Pertimbangkan langkah-langkah ini saat membuat presentasi bisnis Anda:
1. Tinjau informasi bisnis penting
Meninjau elemen bisnis Anda seperti siapa karyawan Anda dan bagaimana kinerja bisnis Anda secara finansial adalah cara yang bagus untuk menyiapkan informasi penting untuk presentasi Anda.
Mengetahui informasi ini memberikan dasar yang kuat dari detail bisnis yang berharga dalam presentasi Anda.
2. Riset pesaing bisnis
Teliti bagaimana kinerja bisnis Anda dibandingkan dengan bisnis lain di bidang Anda. Meneliti memberikan fakta dan statistik yang signifikan untuk disertakan dalam presentasi Anda.
Data ini memperkuat presentasi karena merupakan bukti nyata bagaimana bisnis Anda berjalan.
Saat menggunakan sumber yang tidak bias dan akurat, presentasi Anda tampak profesional dan dapat diandalkan oleh audiens Anda.
3. Jaringan dengan pemangku kepentingan dan investor potensial
Jaringan adalah alat yang fantastis untuk bertemu profesional lain, terutama dalam bisnis serupa.
Jaringan memberi Anda kesempatan untuk bertemu pemangku kepentingan dan investor masa depan.
Pemasaran adalah komponen penting dari jaringan. Pasarkan bisnis Anda secara konsisten dan ke audiens yang besar dan beragam.
4. Buat presentasi slide rencana bisnis Anda
Buat presentasi slide Anda dengan memasukkan bagian penting dari rencana bisnis Anda.
Fokus untuk memberikan detail penting seperti produk atau layanan apa yang disediakan bisnis Anda, strategi pemasaran Anda, dan siapa yang ada di tim Anda.
5. Latih presentasi bisnis Anda
Mempelajari presentasi bisnis Anda dengan melatih slide sangat membantu. Dalam melakukannya, Anda membiasakan diri dengan informasi dan rencana bisnis.
Pertimbangkan jumlah waktu dan audiens Anda dan buat presentasi Anda informatif dan ringkas.
Tetap sesuai jadwal dan prioritaskan slide yang paling penting. Luangkan waktu di akhir presentasi Anda untuk pertanyaan.
Pendekatan yang bagus untuk melatih presentasi Anda adalah dengan mengatur waktu sendiri. Pertimbangkan berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk mempelajari materi.
Biarkan rekan kerja bertindak sebagai audiens Anda sehingga Anda merasa nyaman berbicara di depan umum dan mempresentasikan rencana bisnis Anda.
Saat mengikuti langkah-langkah ini, rencana Anda menjadi menarik karena informasinya yang berguna dan penyampaian Anda yang meyakinkan.
Apa yang harus disertakan dalam presentasi rencana bisnis?
Saat menyusun presentasi rencana bisnis Anda, ada beberapa elemen kunci yang harus disertakan.
Simak komponen presentasi rencana bisnis berikut untuk penjelasan yang kuat dan menarik tentang perusahaan Anda.
- Informasi dasar: Di awal presentasi rencana bisnis Anda, berikan informasi penting tentang bisnis Anda. Ini termasuk nama lengkap bisnis Anda, logo, dan informasi kontak Anda sebagai penyaji.
- Masalah: Jelaskan masalah yang diidentifikasi bisnis Anda dan rencana penyelesaiannya. Tunjukkan mengapa ini menjadi masalah dan bagaimana mereka terkait dengan tujuan bisnis Anda.
- Solusi yang diusulkan: Jelaskan bagaimana bisnis Anda adalah solusi untuk masalah yang Anda uraikan di slide sebelumnya.
- Pendekatan keuangan: Berikan informasi tentang bagaimana tim Anda berencana untuk mencapai tujuan bisnis sambil tetap sesuai anggaran.
- Rencana operasi: Jelaskan langkah-langkah Anda untuk mencapai tujuan bisnis. Buat daftar sumber daya yang dibutuhkan dan jelaskan seperti apa hari kerja untuk perusahaan Anda.
- Strategi pemasaran: Jelaskan langkah apa yang Anda ambil untuk memasarkan bisnis Anda dan bagaimana ini membantu mencapai solusi Anda.
- Tim: Buat daftar orang-orang di tim Anda yang mengerjakan rencana bisnis ini. Sertakan peran dan tanggung jawab mereka.
- Timeline: Hadir di mana bisnis Anda berdiri dalam hal mencapai tujuan dan garis besar proyeksi Anda untuk masa depan.
Tips untuk mengembangkan presentasi rencana bisnis
Pertimbangkan tip berikut saat mengembangkan presentasi rencana bisnis Anda:
Fokus pada poin utama
Fokus pada penyediaan poin-poin penting pada setiap slide presentasi Anda. Berikan informasi yang seimbang.
Alih-alih menulis semua yang dapat Anda pikirkan di setiap slide, bicarakan detail spesifik yang tidak disertakan dalam slide Anda.
Gunakan bahasa yang umum
Gunakan bahasa yang sama sehingga semua pemangku kepentingan dan investor mengerti. Bahasa umum membuat konsep mudah dipahami dengan menghindari kata-kata teknis.
Presentasikan poin Anda secara ringkas dengan tetap berpegang pada topik utama Anda.
Jika perlu, gunakan kartu catatan dengan kata kunci untuk mengingatkan Anda tentang poin utama yang ingin Anda sampaikan.
Memiliki pembawaan yang original
Presentasi sering kali terasa seperti masalah serius yang hanya mengharuskan Anda untuk berbagi informasi. Namun, membawa energi dan kepribadian Anda ke presentasi adalah keuntungan.
Memiliki penyampaian yang tulus membuat Anda tampak berterima kasih kepada audiens Anda dan bersemangat tentang materi yang Anda bagikan.
-
-
-
Negosiasi Berkas PPTX
1. Pengertian negosiasi
2. Proses negosiasi
3. Ketrampilan bernegosiasi4. Tipe Negosiator
761.6 KB · Diunggah 19/08/25, 11:06 -
Negosiasi: Pengertian, Ciri-Ciri, Tahapan, Jenis & Strategi

Negosiasi adalah proses komunikasi antara perusahaan untuk mencapai kesepakatan.
Di dunia bisnis, negosiasi adalah proses penting bagi setiap perusahaan untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Dalam konteks ini, pihak-pihak yang terlibat akan berusaha untuk mencapai titik tengah antara kebutuhan dan tujuan perusahaan.
Faktanya, negosiasi cukup sulit dilakukan karena melibatkan pertukaran informasi dan tawar-menawar yang kompleks. Oleh karena itu, setiap pihak yang terlibat harus memiliki kemampuan komunikasi dan memahami mekanisme pasar dengan baik untuk menyukseskan negosiasi.
Pengertian Negosiasi
Secara sederhana, negosiasi adalah proses komunikasi antara dua pihak atau lebih yang memiliki kepentingan berbeda.
Negosiasi akan dilakukan untuk menemukan titik tengah antara perbedaan tersebut sehingga terjalin kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.
Bagi seorang entrepreneur, negosiasi bisnis adalah alat vital yang bisa digunakan untuk mendukung kelancaran dan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.
Ciri-Ciri Negosiasi
Negosiasi bukanlah semata-mata proses komunikasi yang biasa dilakukan sehari-hari. Jalinan komunikasi bisa dianggap sebagai negosiasi apabila memenuhi ciri-ciri berikut:
- Melibatkan individu atau perwakilan perusahaan, minimal berjumlah dua orang.
- Perundingan dilakukan karena memiliki ancaman konflik.
- Adanya tawar-menawar atau tukar-menukar (barter).
- Dilakukan secara tatap muka.
- Topik yang dibahas adalah sesuatu yang kemungkinan terjadi di masa depan.
- Akhir perundingan harus menghasilkan kesepakatan yang diambil oleh pihak-pihak terlibat.
Tahapan Melaksanakan Negosiasi
Sebelum melaksanakan negosiasi bisnis, Sobat OCBC NISP harus memahami apa saja yang perlu dilakukan nanti. Beberapa tahapan melaksanakan negosiasi adalah:
1. Perencanaan dan Persiapan
Pertama, tahapan negosiasi bisnis adalah mengumpulkan data untuk menyusun argumen yang kuat.
Argumen yang disusun secara faktual dapat mendukung keberhasilan individu ketika melakukan negosiasi
2. Menentukan aturan
Selanjutnya, tahapan negosiasi adalah menentukan garis besar dan aturan-aturan yang harus ditaati oleh semua pihak.
Aturan ini dibuat agar arah pembicaraan tidak keluar dari tujuan yang telah ditentukan serta meminimalkan risiko terjadinya konflik.
3. Pemaparan Tujuan
Di tahap ini, setiap pihak dapat mengutarakan argumen yang sudah disiapkan secara bijaksana.
Untuk memperkuat argumen, setiap pihak juga bisa menambahkan beberapa dokumentasi yang bersifat relevan.
4. Melakukan Tawar-Menawar
Tahapan negosiasi yang cukup rumit adalah ketika melakukan tawar-menawar. Semua pihak akan berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan secara adil.
Lalu, pada tahap ini, semua pihak harus fokus pada masalah dan kepentingan, bukan memperhatikan siapa yang menjadi lawan bicara serta posisinya.
5. Menerapkan Keputusan
Terakhir, tahapan negosiasi bisnis adalah menerapkan solusi yang telah ditemukan ketika tawar-menawar.
Namun, sebelum itu, setiap pihak harus memastikan bahwa keputusan tersebut telah dibuat secara tertulis dan ditandatangani sehingga bersifat resmi.
Jenis-Jenis Negosiasi
Negosiasi dapat dibagi menjadi beberapa macam berdasarkan indikator yang berbeda, yaitu jumlah pihak, situasi, serta untung dan rugi. Selengkapnya, jenis-jenis negosiasi adalah:
1. Negosiasi Berdasarkan Jumlah Pihak yang Terlibat
Pertama, jenis-jenis negosiasi bisa ditentukan berdasarkan berapa jumlah pihak yang terlibat. Adapun dua jenis negosiasi ini yaitu:
- Negosiasi Pihak Penengah: bersifat netral dan biasanya dilakukan apabila terdapat dua atau lebih individu.
- Negosiasi Tanpa Pihak Penengah: hanya dilakukan apabila terdapat dua individu sehingga tidak memerlukan bantuan dari yang lain.
2. Negosiasi Berdasarkan Situasi
Negosiasi juga dapat dilakukan berdasarkan situasi dan lokasinya. Jenis-jenis negosiasi ini adalah:
- Negosiasi Formal: dilakukan dengan menempuh jalur hukum untuk meraih kesepakatan.
- Negosiasi Non-Formal: dapat dilakukan di mana saja sehingga tidak perlu menempuh jalur hukum.
3. Negosiasi Berdasarkan Untung & Rugi
Terakhir, negosiasi terbagi menjadi empat macam berdasarkan untung dan rugi. Empat macam negosiasi ini adalah:
- Negosiasi Dominasi: keputusan hanya menguntungkan satu pihak saja.
- Negosiasi Akomodasi: seluruh pihak yang terlibat hanya mendapatkan sedikit keuntungan.
- Negosiasi Kolaborasi: seluruh pihak menyuarakan pendapatnya sehingga tercipta keputusan yang terbaik.
- Negosiasi Lose-Lose: dilakukan untuk menghentikan konflik yang sedang berlangsung sekaligus mencegah kemungkinan munculnya permasalahan di masa depan.
Strategi Negosiasi
Ketika melakukan negosiasi, biasanya setiap pihak juga akan menyiapkan strategi-strategi khusus untuk mendukung kepentingannya. Beberapa strategi negosiasi adalah:
1. The Wince
Pertama, salah satu strategi negosiasi adalah dengan mengernyit atau The Wince. Strategi ini efektif digunakan untuk menunjukkan ketidakpuasan atas tawaran yang diajukan.
Strategi ini bersifat persuasif karena bisa membuka ruang untuk bernegosiasi lebih lanjut dan tanpa konfrontasi secara langsung.
2. Outrageous Behaviour
Selanjutnya, adapun strategi negosiasi adalah Outrageous Behaviour atau dengan memberikan penghinaan.
Meskipun efektif, akan tetapi strategi ini dapat dengan mudah melanggar etika bisnis karena bisa memicu ketegangan sampai pemutusan hubungan antara semua pihak.
3. The Silence
Salah satu strategi negosiasi adalah The Silence. Melalui teknik ini, seseorang akan menunjukkan ketidakpuasannya dengan berdiam diri dalam waktu yang cukup lama.
Dengan kata lain, teknik ini secara tidak langsung akan memberikan tekanan melalui situasi hening yang kurang nyaman.
4. The Trade-off
The trade-off adalah strategi negosiasi dengan melibatkan pertukaran yang saling menguntungkan.
Jadi, dengan strategi ini, semua pihak bisa saling memberikan sesuatu yang dianggap bernilai dibandingkan membuat keputusan baru.
5. Walking Out
Terakhir, bentuk lain dari strategi negosiasi adalah Walking Out, yang mana salah satu pihak akan berpura-pura pergi untuk memberikan tekanan pada lawan bicara.
Biasanya, strategi ini akan dilakukan ketika salah satu pihak merasa hasil keputusan kurang menguntungkan atau kesulitan dalam menemukan solusi yang adil.
Demikian penjelasan terkait apa itu negosiasi beserta informasi penting lainnya, mulai dari ciri-ciri sampai strateginya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa negosiasi adalah proses komunikasi antara perusahaan untuk menemukan kesepakatan bisnis yang saling menguntungkan.
-
-
-
-
Rapat Bisnis Berkas PPTX
1. Pengertian rapat bisnis
2. Perbedaan rapat bisnis dan rapat non bisnis
3. Tujuan Rapat
4. Jenis ΓÇô jenis rapat
5. Perencanaan rapat bisnis
6. Pelaksanaan rapat bisnis
7. Tindak lanjut rapat bisnis774.8 KB · Diunggah 19/08/25, 11:10 -
Jenis Rapat Dalam Bisnis dengan Praktik Terbaik
Pertemuan dalam bisnis akrab bagi mereka yang menduduki posisi kepemimpinan seperti manajer proyek atau jabatan senior dalam suatu perusahaan. Pertemuan ini penting untuk meningkatkan komunikasi, mendorong kolaborasi, dan memajukan keberhasilan dalam organisasi.
Namun, tidak semua orang mengetahui definisi, jenis, dan tujuan pertemuan ini. Artikel ini berfungsi sebagai panduan komprehensif dan memberikan tips untuk melakukan pertemuan produktif dalam bisnis.
- Apa itu Pertemuan Bisnis?
- Jenis Rapat Dalam Bisnis
- Bagaimana Melakukan Rapat Dalam Bisnis
- Pengambilan Kunci
Apa itu Pertemuan Bisnis?
Pertemuan bisnis adalah pertemuan individu yang berkumpul untuk membahas dan membuat keputusan tentang topik tertentu yang terkait dengan bisnis. Tujuan pertemuan ini mungkin termasuk memperbarui anggota tim tentang proyek saat ini, merencanakan upaya di masa mendatang, memecahkan masalah, atau membuat keputusan yang memengaruhi seluruh perusahaan.
Rapat dalam bisnis dapat dilakukan secara langsung, virtual, atau kombinasi keduanya dan dapat bersifat formal atau informal.
Tujuan pertemuan bisnis adalah untuk bertukar informasi, menyelaraskan anggota tim, dan membuat keputusan yang membantu bisnis mencapai tujuannya.

Rapat adalah bagian tak terpisahkan dari bisnis. Jenis Rapat Dalam Bisnis
Ada beberapa jenis rapat dalam bisnis, namun 10 jenis yang umum antara lain:
1/ Rapat Tim Bulanan
Rapat tim bulanan adalah pertemuan rutin anggota tim perusahaan untuk membahas proyek yang sedang berjalan, menetapkan tugas, dan menjaga agar orang-orang tetap mendapat informasi dan selaras. Pertemuan-pertemuan ini biasanya diadakan setiap bulan, pada hari yang sama, dan berlangsung selama 30 menit hingga beberapa jam (tergantung pada ukuran kelompok dan jumlah informasi yang dicakup).
Pertemuan tim bulanan memberikan kesempatan dan panduan bagi anggota tim untuk bertukar informasi dan ide, mendiskusikan kemajuan proyek, dan memastikan semua orang bekerja menuju target yang sama.
Pertemuan-pertemuan ini juga dapat digunakan untuk mengatasi setiap tantangan atau permasalahan yang dihadapi tim, mengidentifikasi solusi, dan mengambil keputusan yang mempengaruhi arah proyek atau kerja tim.
An pertemuan semua pihak hanyalah pertemuan yang melibatkan semua staf perusahaan, dengan kata lain, pertemuan tim bulanan. Ini adalah pertemuan rutin ΓÇô mungkin terjadi sebulan sekali ΓÇô dan biasanya dijalankan oleh pimpinan perusahaan.
2/ Rapat Berdiri
Rapat stand-up, dikenal juga dengan sebutan rapat stand-up harian atau rapat scrum harian, merupakan jenis rapat singkat, biasanya berlangsung tidak lebih dari 15 menit, dan diadakan setiap hari guna memberikan kabar terbaru dengan cepat kepada tim mengenai kemajuan proyek, atau beban kerja yang telah diselesaikan, atau rencana untuk dikerjakan hari ini.
Pada saat yang sama, hal ini membantu untuk mengidentifikasi dan memecahkan hambatan yang dihadapi anggota tim dan bagaimana pengaruhnya terhadap tujuan bersama tim.
3/ Rapat Pembaruan Status
Rapat pembaruan status berfokus pada penyediaan pembaruan dari anggota tim tentang kemajuan proyek dan tugas mereka. Mereka mungkin terjadi lebih sering daripada pertemuan bulanan, seperti mingguan.
Tujuan dari pertemuan pembaruan status, tentu saja, adalah untuk memberikan pandangan yang transparan tentang kemajuan setiap proyek dan untuk mengidentifikasi tantangan yang dapat mempengaruhi keberhasilan proyek. Pertemuan ini tidak akan terjebak dalam isu-isu seperti diskusi atau pemecahan masalah.
Untuk pertemuan berskala lebih besar, Rapat Pembaruan Status juga dapat diberi nama 'Rapat Balai Kota', Rapat balai kota hanyalah pertemuan terencana seluruh perusahaan yang fokusnya adalah manajemen menjawab pertanyaan dari karyawan. Oleh karena itu, pertemuan ini melibatkan sesi tanya jawab, sehingga lebih terbuka dan tidak terlalu dirumuskan dibandingkan jenis pertemuan lainnya!
4/ Pertemuan Pemecahan Masalah
Ini adalah pertemuan yang berputar di sekitar mengidentifikasi dan menyelesaikan tantangan, krisis, atau masalah yang dihadapi organisasi. Mereka seringkali tidak terduga dan perlu membawa individu dari berbagai departemen atau tim untuk berkolaborasi dan mencari solusi untuk masalah tertentu.
Pada pertemuan ini, para peserta akan membagikan pandangan mereka, bersama-sama mengidentifikasi akar penyebab masalah, dan menawarkan solusi potensial. Agar pertemuan ini efektif, mereka harus didorong untuk berdiskusi secara terbuka dan jujur, menghindari kesalahan, dan fokus untuk mencari jawaban.

Rapat dalam bisnis 5/ Rapat Pengambilan Keputusan
Pertemuan ini bertujuan untuk membuat keputusan penting yang memengaruhi arah proyek, tim, atau seluruh organisasi. Peserta biasanya individu dengan otoritas dan keahlian pengambilan keputusan yang diperlukan.
Pertemuan ini perlu disediakan terlebih dahulu dengan semua informasi yang relevan, membutuhkan pemangku kepentingan. Kemudian, untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil selama rapat dilakukan, tindak lanjut ditetapkan dengan waktu penyelesaian.
6/ Rapat Brainstorming
Rapat curah pendapat berfokus pada menghasilkan ide-ide baru dan inovatif untuk bisnis Anda.
Bagian terbaik dari sesi curah pendapat adalah bagaimana sesi ini mendorong kerja sama tim dan penemuan sambil memanfaatkan kecerdasan kolektif dan imajinasi kelompok. Setiap orang diperbolehkan mengutarakan pendapatnya, memanfaatkan ide satu sama lain, dan menghasilkan solusi orisinal dan mutakhir.
7/ Rapat Manajemen Strategis
Rapat manajemen strategis adalah rapat tingkat tinggi yang berfokus pada peninjauan, analisis, dan pengambilan keputusan terkait tujuan, arah, dan kinerja jangka panjang organisasi. Para eksekutif senior dan tim pimpinan menghadiri rapat ini, yang diadakan setiap triwulan atau tahunan.
Selama pertemuan ini, organisasi ditinjau dan dievaluasi, serta daya saing atau mengidentifikasi peluang baru untuk tumbuh dan berkembang.
8/ Pertemuan Awal Proyek
A pertemuan awal proyek adalah pertemuan yang menandai dimulainya proyek baru secara resmi. Ini menyatukan orang-orang kunci dari tim proyek, termasuk manajer proyek, anggota tim, dan pemangku kepentingan dari departemen lain, untuk membahas tujuan, sasaran, jadwal, dan anggaran.
Ini juga memberikan kesempatan bagi manajer proyek untuk membangun saluran komunikasi yang jelas, menetapkan ekspektasi, dan memastikan anggota tim memahami peran dan tanggung jawab mereka.
Ini adalah beberapa jenis rapat yang paling umum dalam bisnis, dan format serta strukturnya dapat berubah bergantung pada ukuran dan jenis organisasi.
9/ Pertemuan Pendahuluan
An pertemuan perkenalan adalah pertama kalinya anggota tim dan pemimpin mereka bertemu secara resmi, untuk menentukan apakah individu yang terlibat ingin membangun hubungan kerja dan berkomitmen terhadap tim di masa depan.
Pertemuan ini bertujuan untuk memberi waktu bagi anggota tim agar dapat bersama-sama mengenal latar belakang, minat, dan tujuan masing-masing peserta. Bergantung pada preferensi Anda dan tim, Anda dapat menyelenggarakan pertemuan pendahuluan, formal atau informal, tergantung pada konteks yang berbeda.
10/ Rapat Balai Kota
Konsep ini berasal dari pertemuan kota lokal di New England di mana para politisi bertemu dengan konstituen untuk membahas isu-isu dan undang-undang.
Hari ini, a pertemuan balai kota adalah pertemuan terencana seluruh perusahaan di mana manajemen menjawab pertanyaan langsung dari karyawan. Hal ini memungkinkan adanya komunikasi terbuka dan transparansi antara pimpinan dan staf. Karyawan dapat mengajukan pertanyaan dan mendapatkan umpan balik langsung.
-
-
-
Penulisan Laporan Bisnis
Penulisan Laporan Singkat
Penulisan Laporan formal
766.0 KB · Diunggah 19/08/25, 11:13 -
LAPORAN BISNIS

Laporan bisnis adalah penyajian fakta yang logis dan objektif yang diperlukan untuk membuat keputusan dan menyelesaikan masalah. Saat ini kesuksesan dalam bisnis juga membutuhkan kemampuan untuk menulis proposal dan laporan yang persuasif dari perusahaan terbesar hingga perusahaan rintisan terkecil. Pebisnis dituntut untuk mempersiapkan laporan bisnis untuk tujuan ekspansi bisnis sebagai kebutuhan akan laporan dalam organisasi besar, untuk globalisasi bisnis di mana laporan yang ditulis dalam format lingkungan internasional yang semakin meningkat, dan untuk persyaratan pemerintah guna mematuhi hukum dan peraturan.
Berdasarkan fungsinya, laporan bisnis terbagi menjadi laporan informatif dan analitis; berdasarkan waktu pembuatannya, laporan bisnis di bagi menjadi laporan berkala, kemajuan dan khusus; berdasarkan formalitas, laporan bisnis dapan berupa pribadi atau impersonal; dan berdasarkan formatnya, dapat berupa memo, surat, formular dan laporan.
Komponen Laporan Bisnis
Setiap laporan bisnis memiliki struktur yang berbeda, namun beberapa komponen umum yang sering ditemukan adalah:
1. Judul
Judul laporan harus jelas dan mencerminkan isi laporan. Sebaiknya mencakup informasi mengenai jenis laporan dan periode waktu yang dibahas.
2. Ringkasan Eksekutif
Bagian ini memberikan gambaran singkat tentang isi laporan, termasuk temuan utama dan rekomendasi. Ini sangat berguna bagi pembaca yang tidak memiliki waktu untuk membaca keseluruhan laporan.
3. Pendahuluan
Pendahuluan menjelaskan tujuan laporan, ruang lingkup analisis, dan latar belakang yang relevan. Bagian ini membantu pembaca memahami konteks laporan.
4. Metodologi
Jika laporan melibatkan penelitian atau analisis data, bagian metodologi menjelaskan metode yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Ini penting untuk memberikan transparansi dan kredibilitas pada laporan.
5. Hasil dan Pembahasan
Bagian ini menyajikan temuan utama dari analisis atau penelitian. Ini termasuk data, grafik, dan tabel yang mendukung temuan. Pembahasan harus menghubungkan hasil dengan tujuan laporan dan memberikan wawasan yang mendalam.
6. Rekomendasi
Setelah membahas hasil, bagian rekomendasi memberikan saran konkret tentang langkah-langkah yang harus diambil berdasarkan analisis. Rekomendasi harus jelas, realistis, dan berdasarkan data yang kuat.
7. Kesimpulan
Kesimpulan merangkum temuan dan rekomendasi utama, serta menekankan pentingnya tindakan yang disarankan.
8. Lampiran
Lampiran berisi informasi tambahan yang mendukung laporan, seperti data mentah, grafik, atau dokumen relevan lainnya.
Tips untuk Menyusun Laporan Bisnis yang Efektif
1. Kenali Audiens Anda
Sebelum menyusun laporan, penting untuk memahami siapa yang akan membacanya. Apakah laporan ditujukan untuk manajemen, pemegang saham, atau tim internal? Mengetahui audiens Anda akan membantu menentukan gaya penulisan, tingkat detail, dan jenis informasi yang perlu disertakan.
2. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Ringkas
Hindari penggunaan jargon yang tidak perlu. Gunakan bahasa yang jelas dan sederhana agar mudah dipahami oleh semua pembaca. Jika perlu, sertakan glosarium untuk istilah teknis.
3. Sajikan Data Secara Visual
Gunakan grafik, tabel, dan diagram untuk menyajikan data. Ini akan memudahkan pembaca untuk memahami informasi yang kompleks dan membuat laporan lebih menarik.
4. Tunjukkan Kredibilitas
Sertakan sumber data yang jelas dan relevan. Ini akan meningkatkan kredibilitas laporan Anda dan menunjukkan bahwa analisis didasarkan pada fakta yang solid.
5. Uji dan Revisi
Setelah menyusun laporan, baca kembali dan revisi untuk memastikan tidak ada kesalahan ketik atau kesalahan data. Jika memungkinkan, mintalah masukan dari rekan kerja untuk meningkatkan kualitas laporan.
Contoh Struktur Laporan Bisnis
Judul: Laporan Kinerja Tahunan 2023
1. Ringkasan Eksekutif
Laporan ini merangkum kinerja perusahaan selama tahun 2023, termasuk analisis keuangan dan pencapaian strategis.2. Pendahuluan
Tujuan laporan ini adalah untuk mengevaluasi pencapaian perusahaan selama tahun 2023 dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan.3. Metodologi
Data dikumpulkan dari laporan keuangan, survei pelanggan, dan wawancara dengan manajer departemen.4. Hasil dan Pembahasan
Kinerja Keuangan: Peningkatan pendapatan sebesar 15% dibandingkan tahun lalu.
Pencapaian Strategis: Peluncuran produk baru yang sukses di pasar.
5. Rekomendasi
Fokus pada peningkatan layanan pelanggan untuk mempertahankan kepuasan pelanggan.
Investasi lebih lanjut dalam penelitian dan pengembangan.
6. Kesimpulan
Tahun 2023 menunjukkan kinerja yang kuat, namun ada area yang perlu ditingkatkan untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan.7. Lampiran
Data keuangan dan grafik pertumbuhan tahunan.
-
-
-
1. Komputer personal dan komunikasi bisnis
2. Teknologi penyimpanan data elektronik dalam komunikasi bisnis
3. Konsep dasar internet
4. Surat elektronik dan media sosial726.1 KB · Diunggah 19/08/25, 11:16 -

Hakikat Teknologi Informasi dan Komunikasi
Humic Engineering ΓÇô Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah berkembang sejak lama dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. TIK muncul pada awal abad ke-20, sekitar tahun 1910-1920, yang ditandai dengan transmisi suara nirkabel melalui siaran radio AM pertama. Tujuan utama pengembangan TIK adalah untuk memudahkan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, seperti ekonomi, sosial, budaya, agama, dan pendidikan.
Seiring berjalannya waktu, TIK terus mengalami perkembangan, dan hal ini dipengaruhi oleh kemajuan ilmu pengetahuan dari masa ke masa. Dari zaman prasejarah hingga zaman modern saat ini, teknologi informasi dan komunikasi terus berkembang dan semakin canggih. Pada masa prasejarah, teknologi komunikasi masih sangat sederhana, seperti adanya tulisan sebagai alat komunikasi. Namun, di era modern sekarang, berbagai jenis teknologi informasi dan komunikasi telah muncul, seperti telepon seluler, laptop, dan lain-lain.
Hakikat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga dijelaskan oleh beberapa ahli:
Martin (1999) menyatakan bahwa teknologi informasi mencakup teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, serta mencakup teknologi komunikasi yang berfungsi untuk mengirim atau menyebarkan informasi.
Luca (2000) mendefinisikan teknologi informasi sebagai segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirim informasi secara elektronik, seperti mikrokomputer, pembaca kode bar, perangkat lunak pemroses transaksi, perangkat lunak lembar kerja (spreadsheet), serta perangkat komunikasi dan jaringan.
Williams dan Sawyer (2003) menjelaskan bahwa teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang memungkinkan transmisi data, suara, dan video. Secara umum, teknologi informasi dapat diartikan sebagai perangkat atau alat yang digunakan untuk memperoleh informasi dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, teknologi komunikasi menurut BNET Dictionary (2008) adalah sistem elektronik yang memungkinkan individu atau kelompok berkomunikasi tanpa harus bertatap muka. Teknologi komunikasi juga dapat diartikan sebagai perangkat yang digunakan oleh masyarakat untuk saling berkomunikasi, sehingga informasi yang dibutuhkan dapat disampaikan dengan lancar.
Kesimpulannya, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) adalah alat atau sistem yang digunakan masyarakat untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, baik dalam bentuk tulisan, audio, maupun video. Manfaat teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan luar sekolah sangat terasa dalam proses pembelajaran. TIK memiliki beberapa manfaat utama, yaitu:
- Meningkatkan pengetahuan.
- Meningkatkan kualitas pembelajaran.
- Mempermudah akses terhadap informasi yang dibutuhkan.
-