Lewati ke konten utama
LMS IIB DARMAJAYA
  • Beranda
  • Kalender
  • Kategori
    Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
  • Panduan Penggunaan
    Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
  • Bantuan
  • Jadwal UJIAN
    Jadwal UTS Jadwal UAS
  • Selengkapnya
Masuk
LMS IIB DARMAJAYA
Beranda Kalender Kategori Ciutkan Memperluas
Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan Ciutkan Memperluas
Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
Bantuan Jadwal UJIAN Ciutkan Memperluas
Jadwal UTS Jadwal UAS
  1. Dasbor
  2. 2023-2|MMA3114319|Strategic Human Resources Management|T|3MM-HR|
  3. Topic 5
  4. Pertemuan-sesi 5 efektivitas organisasi

Pertemuan-sesi 5 efektivitas organisasi

You are not enrolled in this course.
Syarat penyelesaian
Dibuka: Sabtu, 27 April 2024, 08:00
Jatuh tempo: Sabtu, 27 April 2024, 10:40

Microsoft Word - 3 D Ririn Indriastuti.rtf

Jika saat ini orang sibuk belajar teori organisasi yang mempelajari berbagai hal tentang bagaimana men- ciptakan kepuasan kerja, bagaimana memotivasi karyawan, bagaimana menciptakan kelompok organisasi yang efektif, kenapa dalam teori or- ganisasi perlu dipelajari budaya orga- nisasi, mengapa perlu pemilihan tipe leadership yang sesuai dengan harap- an bawahan dan sebagainya, tujuan yang ingin dicapai dari itu semua adalah agar pengelolaan organisasi menjadi lebih efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Efektivitas adalah salah satu pembahasan teori organisasi yang paling populer, kare- na sejak munculnya menjadi area of

inquiry (Zammuto, 1984). Di semua bidang ilmu, khususnya ilmu manaje- men efektivitas dibahas disemua ba- gian. Mulai dari bagian keuangan, pe- masaran, operasional, hingga sumber daya manusia, topik efektivitas men- jadi isu sentral dalam organisasi.

Meskipun sangat sering dibahas, orang kerap mengalami kesulitan da- lam mengukur efektivitas dan meng- interpretasikan hasil analisisnya; ber- bagai istilah, konsep dan definisi operasional mengenai efektivitas or- ganisasional berbeda-beda sehingga terdapat kesulitan untuk melakukan generalisasi hasil analisa (Y uchtman and Seashore, 1967).

Tujuan dari artikel ini adalah melihat bagaimana pentingnya efek-

22

Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 12, No. 1, April 2012 : 22 ΓÇô 36

tivitas dalam organisasi dan bagai- mana mengukur efektivitas organisa- sional serta mengupayakan tercipta- nya efektivitas organisasi sehingga dapat dicapai tujuan organisasi. Me- nurut Campbel kriteria ukuran efek- tivitas organisasi seharusnya dikem- bangkan untuk (1) membandingkan organisasi satu dengan organisasi la- innya. Suatu organisasi yang meng- gunakan sumberdaya yang sama teta- pi menghasilkan keuntungan yang berbeda, bisa dikatakan bahwa orga- nisasi yang satu lebih efektif diban- dingkan organisasi yang lain. (2) mengevaluasi akibat usaha pengem- bangan organisasi. Pengembangan organisasi yang tidak menghasilkan nilai tambah menunjukkan kegiatan yang telah dilakukan tersebut tidak efektif. (3) Menentukan karakteristik apa yang secara signifikan dapat di- hubungkan dengan efektivitas orga- nisasi (Campbell, 1977).

Para peneliti ilmu sosial men- desain atau menginterpretasikan hasil studi organisasional dengan penuh keragu-raguan. Banyak peneliti yang menghabiskan seluruh waktunya untuk memecahkan masalah kondisi apa organisasi menjadi lebih efektif atau kurang efektif. Paradigma klasik mengukur efektivitas organisasi de- ngan produktivitas atau keuntungan, sebagai variabel dependen dan faktor sosiologis atau psikologis sebagai in- dependen variabelnya. Sebagai con- toh mereka melihat pengaruh perha- tian atasan kepada bawahan yang ti- dak terlalu ketat akan mempengaruhi efektivitas itu sendiri. Pemahaman

semacam ini menghasilkan konstruk yang kabur. Katz dan Kahn menyata- kan bahwa tidak terdapat kesesuaian data untuk menentukan kriteria suk- sesnya organisasi, beberapa literatur menyatakan bahwa efisiensi, produk- tivitas, absensi, turn over dan profi- tability secara eksplisit maupun im- plisit dinyatakan sebagai definisi efektivitas organisasional. Kriteria dan keterkaitan yang terjadi hanyalah tautologi dan menimbulkan kontra- diksi (Y ucthman and Seashore, 1967).

TOPIK-TOPIK EFEKTIVIT AS ORGANISASIONAL

Topik efektivitas organisasional serupa dengan sejumlah domain ilmu sosial dan ilmu keperilakuan lainnya. Riset evaluasi tentang efektivitas or- ganisasional umumnya menyangkut dua tema pokok. Tema pertama ten- tang evaluasi untuk menentukan apa- kah program efektivitas organisasi dapat dijalankan atau tidak (Rossi and William, 1972). Tema kedua ten- tang bagaimana teori-teori tersebut dapat membantu di dalam aplikasi efektivitas organisasi secara umum (Campbell, 1977).

Asumsi yang dinyatakan di sini tidak ada definisi yang jelas dan tepat mengenai efektivitas organisasi. Makna sesungguhnya adalah bahwa efektivitas organisasi bukan merupa- kan kebenaran yang dapat ditanam- kan di manapun, meskipun konsep dan metode pengumpulan datanya sudah cukup bagus. (Campbell, 1977). Sejalan dengan teori ini secara umum, bahwa efektivitas organisasi

Efektivitas Organisasional (Dorothea Ririn Indriastuti)

23

hanya bisa digunakan untuk tujuan- tujuan tertentu saja. Untuk mengan- tisipasi hal ini, kemudian digunakan ΓÇ£natural system approachΓÇ¥ yang me- ngaitkan efektivitas organisasi dengan tujuan. (Ghorpade, 1971) Menurut Georgiou (1973) tujuan organisasi berkaitan dengan penilaian individu (value judgment), yang masing- masing organisasi memiliki struktur reward tertentu. Value judgment ini melihat apakah proses organisasi yang dijalankan sesuai dengan tujuan organisasi dan hal ini yang membe- dakannya dalam menilai efektivitas organisasional.


  • Sesi 1 pertemuan 5 efektivitas-organisasional.pdf Sesi 1 pertemuan 5 efektivitas-organisasional.pdf
    17 Mei 2024, 16:20

Made with ❤️ by ICT CENTER - IIB DARMAJAYA

Dapatkan aplikasi seluler