Lewati ke konten utama
LMS IIB DARMAJAYA
  • Beranda
  • Kalender
  • Kategori
    Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
  • Panduan Penggunaan
    Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
  • Bantuan
  • Jadwal UJIAN
    Jadwal UTS Jadwal UAS
  • Selengkapnya
Masuk
LMS IIB DARMAJAYA
Beranda Kalender Kategori Ciutkan Memperluas
Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan Ciutkan Memperluas
Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
Bantuan Jadwal UJIAN Ciutkan Memperluas
Jadwal UTS Jadwal UAS
  1. Dasbor
  2. Prof. Dr. Anuar Sanusi
  3. Topic 8
  4. Materi Pasca UTS:MODEL DASAR MANAJEMEN STRATEGIS. Terdapat 4 Elemen Dasar Manajemen Strategis: 1. Pemindaian lingkungan 2. Perumusan strategi 3. Implementasi strategi dan 4. Evaluasi dan pengendalian.

Materi Pasca UTS:MODEL DASAR MANAJEMEN STRATEGIS. Terdapat 4 Elemen Dasar Manajemen Strategis: 1. Pemindaian lingkungan 2. Perumusan strategi 3. Implementasi strategi dan 4. Evaluasi dan pengendalian.

You are not enrolled in this course.
Syarat penyelesaian
Dibuka: Sabtu, 23 November 2024, 08:12

MODEL DASAR MANAJEMEN STRATEGIS. Terdapat 4 Elemen Dasar Manajemen Strategis: 1. Pemindaian lingkungan 2. Perumusan strategi 3. Implementasi strategi dan 4. Evaluasi dan pengendalian.
Realisasi Materi
MODEL DASAR MANAJEMEN STRATEGIS. ENVIRONMENTAL SCANING adalah pemantauan, evaluasi, dan penyebaran
informasi dari lingkungan eksternal dan internal kepada orang-orang kunci
dalam organisasi (It is the monitoring, evaluating, and sisseminating of
information from the external and internal environments to key people within) Formulasi strategi merupakan pengembangan dari rencana jangka panjang yang termasuk mendefinisikan misi perusahaan, menentukan tujuan yang dapat dicapai, mengembangkan strategi dan menetapkan pedoman kebijakan misi Adalah Proses Yang Dilakukan Strategi Dan Kebijakan Melalui. Pengembangan Program, Anggaran Dan Prosedur dan 1. Merupakan proses di mana aktivitas perusahaan dan hasil kinerja dipantau sehingga kinerja aktual dapat dibandingkan dengan kinerja yang diinginkan, Pertunjukan Ini adalah hasil akhir dari kegiatan Ini mencakup hasil aktual, dari proses manajemen strategis.

Model Dasar Manajemen Strategis merujuk pada pendekatan sistematis untuk merumuskan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi strategi dalam organisasi untuk mencapai tujuan jangka panjang. Terdapat empat elemen dasar yang membentuk kerangka ini, yaitu:

1. Pemindaian Lingkungan (Environmental Scanning)

Pemindaian lingkungan adalah proses untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor eksternal dan internal yang dapat mempengaruhi kinerja organisasi. Pemindaian ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang diperlukan dalam pengambilan keputusan strategis.

Aspek yang dianalisis dalam pemindaian lingkungan:

  • Lingkungan Eksternal: Faktor-faktor yang berada di luar kendali organisasi, seperti kondisi ekonomi, sosial, politik, teknologi, dan lingkungan industri. Teknik yang sering digunakan adalah analisis PESTEL (Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi, Lingkungan, dan Legal) serta analisis kompetitor dan tren pasar.
  • Lingkungan Internal: Faktor-faktor internal yang berhubungan dengan sumber daya, kapabilitas, dan proses organisasi. Ini mencakup analisis sumber daya manusia, struktur organisasi, budaya perusahaan, dan keuangan.

Pemindaian lingkungan membantu organisasi untuk memahami peluang dan ancaman yang ada serta kekuatan dan kelemahan internal yang dapat mempengaruhi strategi yang akan diterapkan.

2. Perumusan Strategi (Strategy Formulation)

Perumusan strategi adalah proses di mana organisasi merencanakan langkah-langkah strategis berdasarkan hasil dari pemindaian lingkungan. Pada tahap ini, organisasi mengidentifikasi berbagai opsi strategi yang dapat diambil untuk mencapai tujuan dan visi yang telah ditetapkan.

Tahapan dalam perumusan strategi:

  • Penetapan Visi dan Misi: Menentukan arah jangka panjang organisasi dan tujuan utamanya.
  • Analisis SWOT: Menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi organisasi.
  • Penetapan Tujuan: Menyusun tujuan strategis yang spesifik dan terukur.
  • Penyusunan Opsi Strategi: Berdasarkan analisis yang dilakukan, organisasi memilih strategi yang paling tepat, seperti strategi diferensiasi, biaya rendah, atau fokus pasar.

Strategi yang dirumuskan harus mampu memanfaatkan kekuatan internal dan peluang eksternal sambil mengatasi kelemahan dan ancaman.

3. Implementasi Strategi (Strategy Implementation)

Implementasi strategi adalah tahap di mana strategi yang telah dirumuskan diterapkan dalam kegiatan operasional organisasi. Pada tahap ini, pemimpin dan tim manajemen bertanggung jawab untuk memastikan bahwa rencana strategi berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

Komponen utama dalam implementasi strategi:

  • Pengorganisasian: Menyusun struktur organisasi yang mendukung strategi yang dipilih.
  • Alokasi Sumber Daya: Menyediakan sumber daya (keuangan, manusia, dan material) yang diperlukan untuk mendukung implementasi strategi.
  • Pengelolaan Perubahan: Menangani perubahan yang diperlukan dalam budaya organisasi, proses, dan sistem untuk mendukung strategi.
  • Kepemimpinan dan Komunikasi: Pemimpin harus memberikan arahan yang jelas dan memastikan bahwa semua pihak terkait memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam strategi tersebut.

Implementasi strategi memerlukan koordinasi yang baik antara semua departemen dan memastikan bahwa setiap bagian organisasi berkontribusi dalam mencapai tujuan strategis.

4. Evaluasi dan Pengendalian (Evaluation and Control)

Evaluasi dan pengendalian adalah proses untuk memonitor dan mengevaluasi kinerja organisasi setelah implementasi strategi. Pada tahap ini, organisasi melakukan penilaian untuk memastikan bahwa strategi yang diterapkan berhasil mencapai tujuan yang diinginkan.

Langkah-langkah dalam evaluasi dan pengendalian:

  • Pemantauan Kinerja: Menggunakan indikator kinerja utama (KPI) untuk menilai pencapaian tujuan strategis.
  • Evaluasi Hasil: Menilai apakah hasil yang diperoleh sesuai dengan yang direncanakan. Jika tidak, analisis akar penyebabnya.
  • Pengendalian: Mengambil langkah korektif jika ada perbedaan antara hasil yang diharapkan dan kenyataan. Ini bisa mencakup perubahan dalam strategi, alokasi sumber daya, atau penyesuaian dalam struktur organisasi.

Evaluasi dan pengendalian membantu organisasi untuk tetap berada di jalur yang benar dan menyesuaikan strategi jika diperlukan untuk mencapai tujuan jangka panjang.


Kesimpulan

Model dasar manajemen strategis adalah proses berkelanjutan yang mencakup:

  1. Pemindaian lingkungan untuk mengidentifikasi faktor eksternal dan internal.
  2. Perumusan strategi untuk merencanakan langkah-langkah yang perlu diambil.
  3. Implementasi strategi untuk melaksanakan rencana yang telah dibuat.
  4. Evaluasi dan pengendalian untuk memantau dan menyesuaikan strategi agar tetap relevan dengan kondisi yang ada.

  • Presentation1ppt 8 kepemimpinan global.pptx Presentation1ppt 8 kepemimpinan global.pptx
    22 Desember 2024, 09:36

Made with ❤️ by ICT CENTER - IIB DARMAJAYA

Dapatkan aplikasi seluler