Kerja tugas :
Definisikan dan jelaskan konsep perubahan organisasi dalam konteks organisasi modern.
Sertakan faktor-faktor penyebab perlunya perubahan dan contoh nyata dalam dunia bisnis saat ini.
Uraikan secara sistematis perbedaan antara perubahan struktural, budaya, dan teknologi.
Berikan contoh aplikasi nyata dari masing-masing jenis perubahan dalam organisasi yang Anda kenal.
Apa yang dimaksud dengan kekuatan pendorong dan kekuatan penahan dalam proses perubahan organisasi?
Jelaskan mengapa resistensi karyawan menjadi salah satu faktor krusial yang harus dikelola dengan baik oleh pimpinan perubahan.
Bandingkan perubahan evolusioner dan revolusioner dalam organisasi.
Dalam situasi seperti apa manajer harus memilih pendekatan revolusioner dibandingkan evolusioner? Sertakan argumentasi berdasarkan teori dan contoh praktis.
Jelaskan konsep riset tindakan (action research) dalam manajemen perubahan organisasi.
Bagaimana keterlibatan karyawan dalam pendekatan ini dapat meningkatkan keberhasilan proses perubahan?
Pengembangan organisasi (OD) menekankan pentingnya perubahan berbasis nilai dan intervensi perilaku.
Jelaskan bagaimana OD dapat membantu organisasi dalam membangun budaya organisasi yang sehat dan berkelanjutan.
Kasus: PT Mandala Digital Solution
Perusahaan ini bergerak di bidang teknologi finansial (fintech) dan baru saja mengalami pertumbuhan pesat. Namun, dalam prosesnya, tim internal merasa kewalahan, komunikasi antar departemen terganggu, dan banyak pegawai merasa terasing dari nilai-nilai awal organisasi. CEO mempertimbangkan melakukan perubahan struktural dan budaya secara bersamaan.
Pertanyaan:
Identifikasi jenis perubahan apa yang dibutuhkan PT Mandala dan jelaskan alasannya.
Jika Anda adalah konsultan OD, pendekatan manajemen perubahan apa yang akan Anda rekomendasikan?
Bagaimana Anda akan mengatasi potensi resistensi yang mungkin timbul dari pegawai senior dan junior?
Uraikan bagaimana Anda akan menerapkan pendekatan riset tindakan dalam mendampingi perubahan di organisasi tersebut.
Kelengkapan jawaban: 30%
Kedalaman analisis dan referensi teori: 40%
Kontekstualisasi dan aplikasi nyata: 20%
Kerapian argumen dan struktur logis: 10%