Sebagaimana kita ketahui, tauhid merupakan pilar utama dalam dalam ajaran agama Islam.
Melalui tauhid, kita belajar bagaimana cara beriman kepada Allah sebagaimana hal tersebut tercantum dalam rukun Islam.
Simak sifat wajib Allah dan maknanya berikut ini, yuk!
Sifat Wajib Allah
1. Wujud (Ada)
Wujud merupakan sifat wajib Allah yang pertama. Arti dari Wujud adalah ΓÇÿadaΓÇÖ yang berarti merupakan zat yang pasti ada, berdiri sendiri, tidak diciptakan oleh siapapun, dan tidak ada tuhan selain Dia.
Sifat ini tercermin dalam firman Allah Swt. dalam beberapa ayat berikut ini:
- ΓÇ£Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ΓÇÿArsy. Bagimu tidak ada seorang pun penolong maupun pemberi syafaat selain Dia. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?ΓÇ¥ (QS. As-Sajadah: 4)
- ΓÇ£Sesungguhnya, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku.ΓÇ¥ (QS. Ta-Ha: 14)
2. Qidam (Awal/Terdahulu)
Qidam artinya adalah ΓÇÿterdahuluΓÇÖ yang berarti Allah Swt. merupakan sang pencipta yang ada terlebih dahulu dari yang diciptakannya.
Dengan demikian, maka tidak ada yang terdahulu sebelum Allah Swt. di dunia ini.
Sebagaimana Allah Swt. berfirman dalam Al-QurΓÇÖan:
- ΓÇ£Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir, dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.ΓÇ¥ (QS. Al-Hadid: 3)
3. BaqaΓÇÖ (Kekal)
BaqaΓÇÖ artinya adalah ΓÇÿkekalΓÇÖ yang berarti Allah Swt. Maha Kekal, tidak akan punah atau binasa.
- “…segala sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Segala keputusan menjadi wewenang-Nya, dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan.” (QS. Al-Qasas: 88)
4. Mukhalafatu Lil Hawaditsi (Berbeda Dengan Makhluk Ciptaannya)
Sebab Allah Swt. merupakan sang pencipta yang menciptakan alam semesta beserta isinya, maka Allah pasti berbeda dengan apapun yang ia ciptakan.
