Berikan tanggapan Anda yang ada pada materi dislide 7
Diskusi/Penyampaian pendapat
Npm. : 1812110202
Demokrasi Pancasila adalah sebuah sistem demokrasi pemerintahan, yangantarabisa dikenakan di negara dimanapun, dengan cara masing-masing masing-masing di indonesiasendiridemokrasi pancasila sudah mendarah daging disetiap warga nya, karenademokrasiitu mencerminkan seumur hidup bermasyarakat, sistem demokrasi /pemerintahanliberal tidak akan cocok untuk diterapkan di Indonesia karena adatdanbudaya negara Indonesia bertolak belakang dengan negara barat, NKRI hargamati,demokrasi pancasila harus dibudayakan kepada anak cucu kita.
Demokrasi yang dianut Indonesia berdasar pada keleluargaan, gotong royong yang mengandung kesadaran religius, nilai kebenaran, budi pekerti dan hal hal lain yang sesuai dengan kepribadian Indonesia.
Demokrasi yang dianut Indonesia menjadikan persetujuan rakyat sebagai syarat dalam pelaksanaan sistem penyelenggaraan negara.
Demokrasi yang dianut Indonesia tidak menjung tinggi kebebasan individu yang sifatnya absolut dan mutlak melainkan harus selaras dengan unsur tanggung jawab sosia
1. Demokrasi dilaksanakan berdasarkan kekeluargaan dan musyawarah untuk mufakat untuk kesejahteraan rakyat.
2. Sistem organisasi negara dilaksanakan sesuai dengan persetujuan rakyat.
3. Kebebasan individu dijamin namun tidak bersifat mutlak dan harus disesuaikan dengan tanggung jawab sosial.
4. Dalam pelaksanaan demokrasi ini tidak ada dominasi mayoritas atau minoritas, namun harus dijiwai oleh semangat kekeluargaan untuk mewujudkan cita-cita hidup bangsa Indonesia.
1. Demokrasi dilaksanakan berdasarkan kekeluargaan dan musyawarah untuk mufakat untuk kesejahteraan rakyat.
2. Sistem organisasi negara dilaksanakan sesuai dengan persetujuan rakyat.
3. Kebebasan individu dijamin namun tidak bersifat mutlak dan harus disesuaikan dengan tanggung jawab sosial.
4. Dalam pelaksanaan demokrasi ini tidak ada dominasi mayoritas atau minoritas, namun harus dijiwai oleh semangat kekeluargaan untuk mewujudkan cita-cita hidup bangsa Indonesia.
Npm : 1812110279
Menurut saya demokrasi adalah sistem yang dilaksanakan berdasarkan kekeluargaan dan musyawarah untuk mufakat untuk kesejahteraan rakyat.
Sistem organisasi negara dilaksanakan sesuai dengan persetujuan rakyat.
Kebebasan individu dijamin namun tidak bersifat mutlak dan harus disesuaikan dengan tanggung jawab sosial.
Dalam pelaksanaan demokrasi ini tidak ada dominasi mayoritas atau minoritas.
1. bermusyawarah dalam mengambil keputusan.
2. menghargai perbedaan di lingkungan sekitar, mulai dari perbedaan suku, agama, budaya,dll.
3. mengajarkan untuk menghargai pendapat orang lain.
4. menaati peraturan yang ada.
5. menjaga lingkungan dengan perasaan bertanggung jawab.
6. bebas mengikuti organisasi di lingkungan sekitar.
Npm : 1812110151
izin memberikan tanggapan, setelah saya membaca materi 7 saya mengambil kesimpulan bahwa bangsa Indonesia berdemokrasi sejak dulu. Dan demokrasi Indonesia adalah Demokrasi Pancasila, untuk merealisasikan bentuk praktek demokrasi di masyarakat Indonesia terutama untuk peserta didik, baik di kalangan apapun, dalam usia berapapun dan perbedaan jender.
-Pendidikan etika demokrasi sangat penting diajarkan dalam dunia pendidikan oleh pendidik kepada peserta didik dan sejak sedini mungkin harus diperkenalka nilai-nilai dalam demokrasi kepada para peserta didik. Pendidikan etika demokrasi baik dicontohkan karena negara Indonesia sendiri menganut paham demokrasi yang berlandaskan pancasila. Supaya peserta didik dapat berinteraksi dengan masyarakat walau berbeda ras, agama, suku, kenyakinan dan lain-lain dengan memiliki tujuan yang sama.
- Ada beberapa hal pokok yang terdapat dalam pendidikan etika demokratis yang harus diterapkan oleh pendidik kepada peserta didik, yaitu:
1. Membimbing dan memperbaiki sikap, etika, dan moral demokrasi peserta didik.
2. Mengembangkang skill peserta didik lewat pelajaran akademik maupun pelajaran non akademik.
3. Proses kegiatan belajar mengajar tidak hanya di dalam kelas, melainkan bisa langsung terjun ke lapangan.
4. Mengembangkan jiwa sosial peserta didik.
-Pendidikan etika demokratis tidak hanya mengedepankan kemampuan akademik, melainkan juga kemampuan non akademik, seperti di bidang ekstrakulikuler sekolah, organisasi sekolah, dll. Peserta didik harus mempunyai minimal 2 kegiatan di bidang non akademik. Selain itu, penilaian tidak hanya berdasarkan hasil akademik tetapi juga penilain sikap, moral dan etika peserta didik selama sekolah.
-Dengan adanya rancangan pendidikan etika demokrasi dari seorang pendidik kepada pendidik, diharapkan dapat mengembalikan nilai-nilai demokrasi Indonesia yang semakin memudar bahkan menghilang dari kehidupan peserta didik. Karena adanya pengaruh perkembangan era globalisasi terhadap kemudahan dan kecanggihan dalam mengakses suatu hal melalui alat informasi dan komunikasi. Selain peran dari seorang pendidik, harus ada peran dari lembaga pendidikan, pemerintah dan masyarakat dalam rangka mendukung dan memudahkan proses pendidikan etika demokrasi kepada peserta didik.
Seperti halnya demokrasi, pendidikan demokrasi secara substantif bukan semata keterlibatan publik dalam elektoral, seperti pilkada, pileg. Pendidikan demokrasi memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk meraih pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai-nilai yang berkaitan dengan berbudaya demokratis. Pendidikan demokrasi membentuk warga negara 'politik', warga negara yang percaya, setia, menjunjung tinggi, dan mendukung prinsip-prinsip dasar demokrasi, dan menjadi warga negara yang efektif atau melek politik.
Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangakan demokrasi kini dan kedepan, yakni kohesivitas sosial dan integrasi masyakarat. Karenanya, pendidikan demokrasi secara hakiki ialah menumbuhkan sikap kesediaan berbagi dalam menghadapi persoalan yang muncul dalam masyarakat, budaya, ekonomi, politik dan lain sehingga demokrasi bukan semata bentuk pemerintahan, melainkan juga merupakan bentuk kesediaan berbagi dalam kehidupan sosial.
Salah satu contoh rancangan pendidikan demokrasi adalah pendidikan masyarakat yang merupakan salah satu program yang dirancang pada masa Demokrasi Terpimpin, salah satu manfaat program tersebut ialah lulusan SMP dapat ditugaskan sebagai akan melanjutkan ke jenjang SMA.
Oleh karena itu, kita mengalami paradoks pendidikan. Artinya, kita memiliki orang-orang yang berpendidikan tinggi, namun bermutu rendah. Kita juga menyaksikan orang-orang berpendidikan tinggi jatuh ke dalam radikalisme agama. Bahkan, dengan selubung agama, mereka menjadi semakin rakus akan kekuasaan, dan kehilangan rasa malu serta sikap beradab.
Nmp : 1912110029
Demokrasi pendidikan juga dipahami sebagai pendidikan yang berpijak pada nilai-nilai demokratis. Pendidikan demokratis merupakan pembelajaran yang dibangun untuk mewujudkan lingkungan yang kritis dan aman, menghidupkan dialog, dan keikusertaan seluruh pihak.
Pendidikan demokratis acap kali disepadankan dengan pendidikan inklusif, yang dimanifestasikan melalui pembukaan akses pendidikan bermutu bagi setiap warga bangsa dengan latar belakang beragam, juga pendidikan demokratis merupakan proses dan lingkungan pembelajaran yang dirancang untuk memelihara kelangsungan kehidupan yang demokratis, pengembangan sikap tanggung jawab dalam masyarakat, ketaatan terhadap perilaku etis, dan penanaman cara pandang luas atau global, selain sebagai pembelajaran tentang proses demokratis dalam pengelolaan pemerintahan.
Demokrasi pendidikan diwujudkan dalam sekolah/pembelajaran demokratis. Sekolah demokratis dicirikan dengan keterlibatan stakeholder (guru, murid, pimpinan sekolah, staf, dan orangtua murid/masyarakat) dalam hal-hal yang berkaitan dengan tata kelola sekolah (school governance) dan pembuatan keputusan pendidikan (sekolah) yang seharusnya dipandu dengan nilai-nilai dan melalui proses yang demokratis.
Dalam sekolah demokratis, peserta didik dilibatkan dalam penyelenggaraan sekolah, seperti penentuan pembelajaran, memilih apa yang ingin dipelajari menurut rangkaian waktu dan kepemimpinan. Kepemimpinan dibangun atas perkhidmatan kepada publik (servant leadership). Seorang pimpinan sekolah mempunyai 10 ciri utama, antara lain mempunyai komitmen yang tinggi untuk mendengar orang lain dan empati; menjadi baik untuk dirinya dan orang (saleh secara pribadi dan secara sosial); kemampuan melihat lebih jauh dan melakukan perubahan (inovasi), transparan, jujur, dan konsisten untuk mendorong partisipasi peserta didik dan unsur lainnya dalam komunitas belajar.
Npm : 1912118001p
Rancangan pendidikan demokrasi
A) Membangun persepsi dan sikap positif terhadap upaya peningkatan
kinerja Demokrasi.
b) Merancang dan melaksanakan serta menilai pembelajaran
pendidikan kewarganegaraan yang mampu mengembangkan konsep,
nilai, sikap dan keterampilan demokrasi konstitusional sesuai UUD
1945 melalui variasi interaksi edukatif yang mengaktifkan,
mencerdaskan, dan memberdayakan.
c) Membangun budaya yang demokratis melalui
pengembangan materi kewarganegaraan secara baik agar tersampaikan apa demokrasi yg baik
-Pendidikan etika demokrasi sangat penting diajarkan dalam dunia pendidikan oleh pendidik kepada peserta didik dan sejak sedini mungkin harus diperkenalka nilai-nilai dalam demokrasi kepada para peserta didik. Pendidikan etika demokrasi baik dicontohkan karena negara Indonesia sendiri menganut paham demokrasi yang berlandaskan pancasila.
penerapaan demokrasi pancasila ialah dgn adanya keterbukaaan saluran ide dan gagasan sehingga semua org bisa menerima informasi dan memperlihatkan kepedulian terhadapat kesejahteraan org lain dan persoalan publik.
Rancangan pendidikan demokrasi di Indonesia adalah terlebih dahulu dahulu harus ada nilai demokrasi seperti kebebasan dalam berpendapat, berkelompok dan berpartisipasi. Serta ada penghormatan kepada guru, kesetaraan, rasa percaya , kerjasama dan persaingan. Sehingga akan terbentuk pendidikan yang demokrasi. Sebenarnya pengertian pokok demokrasi ialah adanya jaminan hak hak asasi manusia dan partisipasi rakyat.
ijin menanggapi bu
Demokrasi suatu perubahan orde lama ke orde baru dan berhak memberikan pendapat sesuai dengan keinginanya masing-masing demi majunya negara. Di indonesia pergerakan nasionalisme juga mencita-citakan pembentukan negara demokrasi yang berwatak anti feodalisme dan anti imperialisme dengan tujuan membentuk masyarakat sosial. Demokrasi juga adalah kebebasan manusia untuk berserikat dan berkumpul dalam menyampaikan aspirasi, tetepi harus sesuai dengan norma yang berlaku dan memetuhi aturan. Misalnya unjuk rasa awalnya harus mengajukan surat izin keramain akan mengadakan unras, pas unras harus berjalan dengan tertib dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Bisa juga hak yang harus diperjuangkan contohnya demokrasi masalah gaji dan masalah bahan pangan. Kebebasan dalam demokrasi yang sekarang sudah melenceng jauh dari demokrasi Pancasila yang menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia.
Npm: 1812110185
Menurut saya Demokrasi yang di anut di Indonesia adalah demokrasi Pancasila... Demokrasi suatu perubahan orde lama ke orde baru dan berhak memberikan pendapatsesuai dengan keinginanya masing-masing demi majunya negara, Di indonesia pergerakan nasionalisme juga mencita-citakan pembentukan negara demokrasi yang berwatak anti feodalisme dan anti imperialisme dengan tujuan membentuk masyarakat sosial. Landasan demokrasi adalah keadilan dalam arti terbukanya peluang kepada semua. Demokrasi juga adalah kebebasan manusia untuk berserikat dan berkumpul dalam menyampaikan aspirasi, tetepi harus sesuai dengan norma yang berlaku dan memetuhi aturan. Misalnya unjuk rasa awalnya harus mengajukan surat izin keramain akan mengadakan unras, pas unras harus berjalan dengan tertib dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Bisa juga hak yang harus diperjuangkan contohnya demokrasi masalah gaji dan masalah bahan pangan.
Dari sumber internet yang saya baca Pemilihan umum adalah wajah demokrasi. Ia mencerminkan tingkat dan kadar demokrasi di suatu negara, seberapa demokratis sistem pemerintahannya dan seberapa mendalam kesadaran suatu bangsa atas hak-hak demokrasi.Tanpa proses pemilu yang sebenarnya, negara akan dicap tidak demokratis atau otoriter meski menyandang atribut ΓÇ¥demokrasiΓÇ¥ dalam namanya (seperti Republik Demokrasi Rakyat Korea). Pemilu bukan semata-mata alat untuk merebut kekuasaan, tetapi sarana demokrasi guna mencapai kesepakatan tentang siapa yang berhak menduduki tampuk kekuasaan. Itu berarti keikhlasan untuk memberi dukungan bersama kepada presiden terpilih selama jangka waktu lima tahun ke depan, tidak hanya dari pendukung yang memilih si pemenang, tetapi juga dari seluruh unsur bangsa (termasuk mereka yang tidak memilihnya).
Kebebasan dalam demokrasi yang sekarang sudah melenceng jauh dari demokrasi Pancasila yang menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia. Rakyat seperti tidak mempunyai pemimpin karena kekuatan rakyat yang besar menjadi mayoritas bagi penentu kebijakan pemerintahan ini. Namun sayangnya kekuatan rakyat yang besar ini di dominasi oleh rakyat bayaran,rakyat yang suka terima uang sogokan dari para politisi busuk dan korup,dan juga rakyat yang tingkat intelektualitasnya rendah serta sangat mudah dipengaruhi oleh para pemimpin massa yang tergabung dalam organisasi massa keagamaan yang suka pamer baik dari segi kekuatan maupun keangkeran (lebih cenderung seperti preman daripada organisasi keagamaan yang santun dan toleran).
Pendidikan Demokrasi di Indonesia sudah berjalan dengan baik atau belum??
Menurut opini saya
Pendidikan demokrasi di Indonesia blum berjalan baik karena banyaknya fonomena fenomena yang terjadi akibat demokrasi sehingga tidak bisa menghantarkan negri ke keadaan maju dan sejahtera
Npm : 1812110091
Menurut saya mengenai pendidikan demokrasi harus diterapkan dari sejak dini,karena dengan kita belajar mengenai pendidikan demokrasi ini kita sebagai generasi mudadapat memahami kehidupan berdemokrasi itu seperti apa, untuk meneruskan cita-cita bangsake depannya.Dengan adanya pendidikan demokrasi, generasi muda diharapkan juga memilikikemampuan berfikir kritis, inovatif dan kreatif dalam menghadapi tantangan globalisasisehingga merubah kondisi bangsa kea rah yang lebih baik, karena generasi muda merupakanujung tombak perjuangan bangsa untuk meneruskan perjuangan dan perkembangan bangsasehingga menjadi lebih maju dari sebelumnya.
Sistem organisasi negara dilaksanakan sesuai dengan persetujuan rakyat.
Kebebasan individu dijamin namun tidak bersifat mutlak dan harus disesuaikan dengan tanggung jawab sosial.
Dalam pelaksanaan demokrasi ini tidak ada dominasi mayoritas atau minoritas.
Dengan kata lain demokrasi pancasila adalah yang menerapkan kelima sila dari pancasila
NPM : 1912110025
Ijin memberi pendapat, menurut saya demokrasi itu adalah salah satu hak dan kewajiban di masyarakat. Dengan adanya demokrasi, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi/ pendapat, dengan cara : bermusyawarah dan kekeluargaaan,sistem organisasi yang sama-sama disetujuhkan oleh masing-masing pihak,dan dalam berdemokrasi tidak kata minoritas dan mayoritas.
Dan demokrasi ini bisa mengjarkan kita untuk saling menghargai dalam perbedaan satu sama lain dan menghargai pendapat satu sama lain.
Demokrasi juga dapat terjadi karna hukum politik, perbedaan maupun ekonomi.
Sperti contoh berdemokrasi pada saat peraturannyang belum lama ini di gencarkan, sperti contoh : ayam makan di lahan orang denda 10jt dan banyak lainnya . Nah ,disitu kan masyarakat tidak setujuh krna tidak sesuai dengan pancasila... Dan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi terima atau tidak.
1. Demokrasi dilaksanakan berdasarkan kekeluargaan dan musyawarah untuk mufakat untuk kesejahteraan rakyat.
2. Sistem organisasi negara dilaksanakan sesuai dengan persetujuan rakyat.
3. Kebebasan individu dijamin namun tidak bersifat mutlak dan harus disesuaikan dengan tanggung jawab sosial.
4. Dalam pelaksanaan demokrasi ini tidak ada dominasi mayoritas atau minoritas, namun harus dijiwai oleh semangat kekeluargaan untuk mewujudkan cita-cita hidup bangsa Indonesia.
dalam pendidikan, demokrasi ditunjukkan dgn pemusatan perhatian serta usaha pada sianak didik dalam keadaan sewajarnya ( intelegensi, kesehataan, keadaan sosial, dsb ). contoh dikalangan tamansiswa dianut sikap Tutwuri Handayani, suatu sikap demokrasi yang mengakui hak si anak untuk tumbuh dan berkembang menurut kodratnya.
Proses demokrasi pendidikan lazimnya akan berlangsung antra pendidik dengan anak didik dalam pergaulan, baik secara perorangan , maupun secara kolektif. yang demikian tidak hanya berlangsung secara tatap muka , tetapi lebih jauh dpt trjadi dgn penggunaan media cetak maupun elektronik.
namun, tidak semua pergaulan trsbt berintikan demokrasi pendidikan, kecuali ada maksud dri pendidik agar anak didik terpengaruh shingga anak didik mampu mengembangkan diri untuk mncapai kedewasaan dan mampu mengubah tingkah lakunya untuk mncpai sesuatu yang brmanfaat srta trgalinya potensi2 yg dipunyai oleh anak didik .
Npm : 1812110064
Menurut saya Pendidikan demokrasi adalah upaya sistematis yang dilakukan oleh negara dan masyarakat untuk memfasilitasi individu warga negara agar memahami, menghayati, mengamalkan, dan mengembangkan konsep, prinsip, dan niali demokrasi sesuai dengan status dan perannya di masayarakat. Pendidikan demokrasi bertujuan mempersiapkan warga masyarakat untuk berperilaku dan bertindak demokratis, melalui aktifitas yang menanamkan pada generasi muda akan pengetahuan, kesadaran, dan nilai-nilai demokrasi. Dan pendidikan demokrasi juga harus mampu melahirkan manusia-manusia yang demokratis tanpa manusia yang memegang teguh nilai-nilai demokrasi, masyarakat yang demokratis hanya akan merupakan impian belaka. Pancasila sebagai landasan ideologi negara terafiliasi dengan pelaksanaan kehidupan demokrasi sehari-hari.
Seperti halnya demokrasi, pendidikan demokrasi secara substantif bukan semata keterlibatan publik dalam elektoral, seperti pilkada, pileg. Pendidikan demokrasi memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk meraih pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai-nilai yang berkaitan dengan berbudaya demokratis. Pendidikan demokrasi membentuk warga negara 'politik', warga negara yang percaya, setia, menjunjung tinggi, dan mendukung prinsip-prinsip dasar demokrasi, dan menjadi warga negara yang efektif atau melek politik. Ada beberapa hal pokok yang terdapat dalam pendidikan etika demokratis yang harus diterapkan oleh pendidik kepada peserta didik, yaitu:
1. Membimbing dan memperbaiki sikap, etika, dan moral demokrasi peserta didik.
2. Mengembangkang skill peserta didik lewat pelajaran akademik maupun pelajaran non akademik.
3. Proses kegiatan belajar mengajar tidak hanya di dalam kelas, melainkan bisa langsung terjun ke lapangan.
4. Mengembangkan jiwa sosial peserta didik.
Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangakan demokrasi kini dan kedepan, yakni kohesivitas sosial dan integrasi masyakarat. Karenanya, pendidikan demokrasi secara hakiki ialah menumbuhkan sikap kesediaan berbagi dalam menghadapi persoalan yang muncul dalam masyarakat, budaya, ekonomi, politik dan lain sehingga demokrasi bukan semata bentuk pemerintahan, melainkan juga merupakan bentuk kesediaan berbagi dalam kehidupan sosial.
Nama   : Adinda Pratiwi
NPM    : 1812110054
Izin memberikan tanggapan pada slide ke 7 , yaitu Rancangan Pendidikan Demokrasi
Sebelumnya apa itu Pengertian Pendidikan Demokrasi  ?
Seperti halnya demokrasi, pendidikan demokrasi secara substantif bukan semata keterlibatan publik dalam elektoral, seperti pilkada, pileg. Pendidikan demokrasi memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk meraih (a) pengetahuan, (b) keterampilan, (c) sikap, dan (d) nilai-nilai yang berkaitan dengan berbudaya. Pendidikan demokrasi membentuk warga negara 'politik', warga negara yang percaya, setia, menjunjung tinggi, dan mendukung prinsip-prinsip dasar demokrasi, dan menjadi warga negara yang efektif atau melek politik
Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan demokrasi kini dan kedepan, yakni kohesivitas sosial dan integrasi masyakarat. Karenanya, pendidikan demokrasi secara hakiki ialah menumbuhkan sikap kesediaan berbagi dalam menghadapi persoalan yang muncul dalam masyarakat, budaya, ekonomi, politik dan lain .sehingga demokrasi bukan semata bentuk pemerintahan, melainkan juga merupakan bentuk kesediaan berbagi dalam kehidupan social.
Strategi penerapan untuk Pendidikan  demokrasi sebagai berikut:
1.       Proses kegiatan belajar mengajar tidak hanya di dalam kelas, melainkan bisa langsung terjun ke lapangan.
Pendidik memberikan materi dil luar kelas (outing class) dengan materi apa yg sudah diberikan dan di praktekkan dalam lapangan.
2.       Mengembangkang skill peserta didik lewat pelajaran akademik maupun pelajaran non akademik.
Sebagai seorang pendidik dalam kegiatan belajar mengajar dapat memberikan tugas-tugas tambahan yang merangsang kreatifitas peserta didik, baik tugas individu maupun tugas kelompok, seperti memberikan tugas projek membuat sebuah benda hasil kreatifitas dari penggunaan bahan bekas yang memilki nilai guna.
3.        Membimbing dan memperbaiki sikap, etika, dan moral peserta didik.
Seorang pendidik tidak hanya murni memberikan imu akademik, namun juga memeberikan nilai-nilai yang penting untuk perkembangan peserta didik, seperti : kedisiplinan, kepatuhan, kerjasama, dll
4.        Mengembangkan jiwa sosial peserta didik.
Peseta didik dilatih untuk dapat bersosialisasi dengan lingkungannya, baik lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat.
Rancangan pendidikan demokrasi tersebut harus mempunyai indikator oleh pendidik dalam setiap penerapannya. Memberitahu mengenai seluk beluk tentang demokrasi dan dampak-dampak beserta aplikasi dalam kehidupan sehari-hari bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Dan, peserta didik juga dituntuk untuk melakukan interaksi dan aktif dalam proses pendidikan yang diberikan oleh pendidiknya.
Dengan adanya rancangan pendidikan demokrasi dari seorang pendidik kepada pendidik, diharapkan dapat mengembalikan nilai-nilai demokrasi Indonesia yang semakin memudar bahkan menghilang dari kehidupan peserta didik. Karena adanya pengaruh perkembangan era globalisasi terhadap kemudahan dan kecanggihan dalam mengakses suatu hal melalui alat informasi dan komunikasi. Selain peran dari seorang pendidik, harus ada peran dari lembaga pendidikan, pemerintah dan masyarakat dalam rangka mendukung dan memudahkan proses pendidikan etika demokrasi kepada peserta didik.
Pendidik, pemerintah dan masyarakat harus bisa memberikan contoh Pendidikan demokrasi dengan baik dan benar, sehingga dengan adanya dukungan dari lingkungan sekitar peserta didik, peserta didik dapat mencontoh dan menyesuaikan dengan lingkungan, selain itu juga akan menanamkan jiwa yang apabila tidak sesuai dengan apa yang di lingkungan masyarakat, hal tersebut adalah menyimpang dan akan mendapatkan sanksi sosial.
 
 
mendukung pendidikan demokrasi di Indonesia, yaitu ditunjukkan dengan pemusatan perhatian serta usaha pada si anak untuk tumbuh dan berkembang menurut kodratnya. Dengan demikian tampaklah bahwa demokrasi pendidikan merupakan pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama di dalam berlangsungnya proses pendidikan antara pendidik dan anak didik, serta juga dengan pengelola pendidikan.Poin penting yang perlu diketahui bahwa konsep "perlakuan yang sama" dalam demokrasi pendidikan adalah memperlakukan peserta didik secara adil dengan tetap memahami diferensiasi dan keunikan mereka. Sistem pembelajaran ini sangat mengharamkan "pilih kasih". Semuanya berhak mendaptkan pendidikan yang baik.Hubungan guru dan murid haruslah berimbang.
Nom : 1812110087
Ijin menanggapi,
Pendidikan Demokrasi dapat diartikan sebagai upaya sistematis yang dilakukan Negara dan masyarakat untuk memfasilitasi individu warga negaranya agar memahami, menghayati, megamalkan dan mengembangkan konsep, prinsip dan nilai demokrasi sesuai dengan status dan perannya dalam masyarakat.
demokrasi merupakan pandangan atau keyakinan bahwa tidak ada seorangpun yang memiliki kedudukan istimewa di muka hukum.demokrasi pendidikan dipahami sebagai pendidikan yang berpijak pada nilai-nilai demokratis.pendidikan demokratis merupakan pembelajaran yang dibangun untuk mewujudkan lingkungan yang kritis dan aman menghidupkan dialog dan keikutsertaan seluruh pihak. pendidikan demokratis sepadan dengan pendidikan inklusif yaitu manifestasikan melalui pembukaan akses pendidikan bermutu bagi setiap warga bangsa dengan latar belakang beragam juga pendidikan demokratis merupakan proses dan lingkungan pembelajaran yang dirancang untuk memelihara kelangsungan hidup yang demokratis, pengembangan sikap tanggung jawab dalam masyarakat, ketaatan terhadap perilaku etis dan penanaman cara pandang luas atau global selain sebagai pembelajaran tentang proses demokratis dalam pengelolaan.pendidik demokrasi pendidikan diwujudkan dalam sekolah pembelajaran demokratis. Sekolah demokratis dicirikan dengan keterlibatan guru murid pimpinan sekolah staf dan orang tua dalam hal-hal yang berkaitan dengan tata kelola sekolah dan pembuatan keputusan pendidikan.Indonesia menganut pendidikan demokrasi Pancasila yang berarti segala peraturan yang berada di sekolah mengacu pada poin-poin yang terdapat pada Pancasila sebagai bahan bahan pertimbangan atau pengambilan keputusan. Pendidikan demokrasi Pancasila harus ditanamkan sejak dini karena dengan begitu anak-anak mulai memahami pentingnya demokrasi yang berpacu pada poin-poin Pancasila sehingga kedepannya mereka tidak akan menyalahgunakan arti penting demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. Dan dapat berperan aktif dalam demokrasi di Indonesia.
Nom : 1812110087
Ijin menanggapi,
Pendidikan Demokrasi dapat diartikan sebagai upaya sistematis yang dilakukan Negara dan masyarakat untuk memfasilitasi individu warga negaranya agar memahami, menghayati, megamalkan dan mengembangkan konsep, prinsip dan nilai demokrasi sesuai dengan status dan perannya dalam masyarakat.
demokrasi merupakan pandangan atau keyakinan bahwa tidak ada seorangpun yang memiliki kedudukan istimewa di muka hukum.demokrasi pendidikan dipahami sebagai pendidikan yang berpijak pada nilai-nilai demokratis.pendidikan demokratis merupakan pembelajaran yang dibangun untuk mewujudkan lingkungan yang kritis dan aman menghidupkan dialog dan keikutsertaan seluruh pihak. pendidikan demokratis sepadan dengan pendidikan inklusif yaitu manifestasikan melalui pembukaan akses pendidikan bermutu bagi setiap warga bangsa dengan latar belakang beragam juga pendidikan demokratis merupakan proses dan lingkungan pembelajaran yang dirancang untuk memelihara kelangsungan hidup yang demokratis, pengembangan sikap tanggung jawab dalam masyarakat, ketaatan terhadap perilaku etis dan penanaman cara pandang luas atau global selain sebagai pembelajaran tentang proses demokratis dalam pengelolaan.pendidik demokrasi pendidikan diwujudkan dalam sekolah pembelajaran demokratis. Sekolah demokratis dicirikan dengan keterlibatan guru murid pimpinan sekolah staf dan orang tua dalam hal-hal yang berkaitan dengan tata kelola sekolah dan pembuatan keputusan pendidikan.Indonesia menganut pendidikan demokrasi Pancasila yang berarti segala peraturan yang berada di sekolah mengacu pada poin-poin yang terdapat pada Pancasila sebagai bahan bahan pertimbangan atau pengambilan keputusan. Pendidikan demokrasi Pancasila harus ditanamkan sejak dini karena dengan begitu anak-anak mulai memahami pentingnya demokrasi yang berpacu pada poin-poin Pancasila sehingga kedepannya mereka tidak akan menyalahgunakan arti penting demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. Dan dapat berperan aktif dalam demokrasi di Indonesia.
Selain itu, ada demokrasi pendidikan, yaitu diwujudkan dalam sekolah/pembelajaran demokratis. Sekolah demokratis dicirikan dengan keterlibatan stakeholder (guru, murid, pimpinan sekolah, staf, dan orangtua murid/masyarakat) dalam hal-hal yang berkaitan dengan tata kelola sekolah (school governance) dan pembuatan keputusan pendidikan (sekolah) yang seharusnya dipandu dengan nilai-nilai dan melalui proses yang demokratis.
Dalam sekolah demokratis, peserta didik dilibatkan dalam penyelenggaraan sekolah, seperti penentuan pembelajaran, memilih apa yang ingin dipelajari menurut rangkaian waktu dan kepemimpinan. Kepemimpinan dibangun atas perkhidmatan kepada publik (servant leadership). Seorang pimpinan sekolah mempunyai 10 ciri utama, antara lain mempunyai komitmen yang tinggi untuk mendengar orang lain dan empati; menjadi baik untuk dirinya dan orang (saleh secara pribadi dan secara sosial); kemampuan melihat lebih jauh dan melakukan perubahan (inovasi), transparan, jujur, dan konsisten untuk mendorong partisipasi peserta didik dan unsur lainnya dalam komunitas belajar.