Diskusi

Diskusi

oleh Taufik Se -
Jumlah balasan: 40

Silahkan perkenalkan diri, dan post soal jawab disi ;

NPM     :

Nama    :

Soal....................

Jawab ......


Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh selviana ciahyadi -
NPM : 1712120009
Nama : Selviana Ciahyadi

Pertanyaan :
Mengapa sistem pengendalian manajemen perlu memberikan perhatian kepada pusat laba?
Jawab:
Sistem pengendalian manajemen perlu memberikan perhatian kepada pusat laba karena laba merupakan ukuran kinerja yang berguna karena laba memungkinkan manajemen untuk dapat menggunakan satu indikator yang komprehenshif. Banyak keputusan manajemen yang melibatkan usulan untuk meningkatkan beban dengan harapan bahwa hal itu akan menghasilkan peningkatan yang lebih besar dalam pendapatan penjualan sehingga menghasilkan laba yang besar.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Arda Maheswari Indah Pratiwi -
Nama : Arda Maheswari Indah Pratiwi
NPM : 1712120069
soal : Sebutkan 4 keunggulan manfaat pusat laba ?
Jawaban :
ΓÇó Pusat laba mengharuskan disiplin atas indentifikasi dan penyelesaian masalah.
ΓÇó Pusat laba menyediakan pengaharan kesemua tingkatan manajemen.
ΓÇó Pusat laba meningkatkan kordinasi.
ΓÇó Pusat laba meningkatkan koordinasi dan organisasi sehingga para manajer pada organisasi lebih bebas dan lebih cepat untuk mengambil keputusan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Nando Juansyah -
Npm :1712120026

Nama : Nando Juansyah

Soal : sebutkan 3 manfaat pusat laba ?

Jawab : 1.kualitas keputusan manager lebih meningkat
2.kecepatan pengambilan keputusan operasional dapat meningkat karena tidak perlu mendapat persetujuan terlebih dahulu dari kantor pusat.
3.Manajer kantor pusat dapat lebih berkonsentrasi pada hal - hal yang lebih luas.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Febiola Wijaya -
NPM : 1712120023
Nama : Febiola Wijaya
Soal : Sebutkan bentuk-bentuk pusat laba!
Jawab :
Bentuk-bentuk pusat laba antara lain:
1. Unit bisnis (divisi) sebagai pusat laba, manajernya bertanggungjawab dan mempunyai kebijakan serta kendali terhadap pengembangan produk, proses produksi dan pemasaran serta perolehan produk, sehingga ia dapat mempengaruhi pendapatan dan biaya yang berakibat terhadap laba bersihnya.
2. Unit-unit fungsional sebagai pusat laba, pada perusahaan multibisnis setiap unit diperlakukan sebagai penghasil laba yang independen, tetapi bisa saja terorganisasi dalam bentuk fungsional.
3. Unit-unit fungsioanl pendukung (support) sebagai pusat laba, hal ini meliputi unit-unit pemeliharaan, teknologi informasi, transportasi, tekhnik, konsultan, dan layanan yang dapat dijadikan pusat laba.
4. Organisasi lainnya sebagai pusat laba meliputi organisasi cabang pada area geografis tertentu yang manajernya tidak mempunyai tanggung jawab manufaktur atau pembelian dan profitabilitasnya merupakan satu-satunya ukuran kinerjanya.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Karisma Pramesthi Anggraini -
NPM : 1712120035

Nama : Karisma Pramesthi A

Soal : Sebutkan dan jelaskan saja lima ukuran profitabilitas kinerja manajemen pusat laba!

Jawab:

1. Margin Kontribusi (Contribution Margin) : menunjukkan rentang (spread) antara pendapatan dengan beban variabel.

2. Laba Langsung (Direct Profit) : Mencerminkan kontribusi pusat laba terhadap overhead umum dan laba perusahaan.

3. Laba yang Dapat Dikendalikan : Pengeluaran- pengeluaran yang dapat dikendalikan, paling tidak pada tingkat tertentu

4. Laba sebelum Pajak : seluruh overhead korporat dialokasikan ke pusat laba berdasarkan jumlah relatif dari beban yang dikeluarkan oleh pusat laba

5. Laba bersih : laba yang mengalokasikan beban pajak penghasilan kepusat- pusat laba, tidak hanya untuk mengukur laba ekonomis tetapi juga untuk memotivasi manajer untuk meminimalkan beban pajak.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Riza Dwi Andarini -
NPM :1712120127
NAMA : RIZA DWI ANDARINI

Soal :
Apa saja kesulitan yang di hadapi pusat laba?
Jawab :

Kesulitan yang Dihadapi Pusat Laba :

┬╖ Pengambilan keputusan yang terdesentralisasi akan memaksa manajemen puncak untuk lebih mengandalkan laporan pengendalian manajemen dan bukan wawasan pribadinya atas suatu operasi, sehingga mengakibatkan hilangnya pengendalian.

┬╖ Kualitas keputusan yang diambil unit akan berkurang apabila manajemen kantor pusat lebih mampu dan memiliki informasi yang lebih baik.

┬╖ Perselisihan dapat meningkat (karena argumen-argumen tentang harga transfer yang sesuai, pengalokasian biaya umum yang tepat dan kredit untuk pendapatan yang sebelumnya dihasilkan secara bersama-sama antara 2 atau lebih unit bisnis).

┬╖ Kompetisi yang tinggi antar manajer unit.peningkatan laba untuk satu manajer dapat berarti pengurangan laba bagi manajer yang lain. Dalam situasi seperti ini, seorang manajer dapat saja gagal untuk memberikan potensi penjualan ke unit lain yang lebih tepat untuk merealisasikannya.

┬╖ Adanya biaya tambahan karena duplikasi tugas di setiap pusat laba.

┬╖ Manajer yang kompeten terhadap satu kompetensi mungkin tidak ada karena tidak ada kesempatan yang cukup bagi mengembangkan kompetensi manajemen umum.

┬╖ Cenderung kepada profitabilitas jangka pendek daripada profitabilitas jangka panjang. Hal ini disebabkan karena setiap manajemen ingin melaporkan laba yang tinggi, manajer pusat laba dapat lalai melaksanakan penelitian dan pengembangan, program-program pelatihan ataupun perawatan.

┬╖ Optimalisasi laba dari pusat laba tidak dapat menjamin optimalisasi laba perusahaan secara keseluruhan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Ulfa Rafika Damayanti -
Nama : Ulfa Rafika Damayanti
NPM : 1712120073

Pertanyaan :
Sebutkan Kelemahan dari pusat laba ?
Jawab :
1. Manajer pusat laba cenderung hanya memeperhatikan laba jangka pendek.
2. Menimbulkan persaingan organisasi, yang pada awalnya bekerja sama antara fungsi satu dengan fungsi yang lainnya.
3. Menimbulkan biaya tambahan yang dikeluarkan untuk kegiatan manajerial divisi.
4. Terlalu banyak tekanan atas profitabilitas jangka pendek dengan mengorbankan profitabilitas jangka panjang.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Intan 1712120008 -
Npm : 1712120008

Nama : Intan

Soal : Sebutkan apa saja manfaat dari pusat laba ?

Jawab:
1) Keputusan operasional dapat dilakukan lebih cepat karena tidak memerlukan pertimbangan dari kantor pusat.

2) Kualitas keputusan cenderung lebih baik, karena dilakukan oleh orang yang benar-benar mengerti tentang keputusan tersebut.

3) Manajemen kantor pusat bebas dari urusan operasional rutin dan bias lebih fokus pada keputusan yang lebih luas.

4) Kesadaran laba (Profit Consciousness) lebih meningkat pada manajer pusat laba, karena ukuran prestasinya adalah laba.

5) Pengukuran prestasi pusat laba lebih luas daripada hanya pengukuran pada pusat pendapatan dan pusat biaya yang terpisah.

6) Manajer pusat laba lebih bebas berkreasi.

7) Dapat difungsikan sebagai pusat atau sarana pelatihan yang handal, karena pusat laba hampir sama dengan satu perusahaan yang independen.

8) Memudahkan kantor pusat untuk memperoleh informasi profitabilitas dari komponen produk-produk perusahaan.

9) Untuk meningkatkan kinerja bersaing karena outputnya siap pakai atau jelas, dan sangat responsif terhadap tekanan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Indah Pramesthi Kirana -
NPM : 1712120034

NPM : Indah Pramesthi Kirana

Soal : Pusat pertanggung jawaban biaya dan pendapatan sama-sama menggunakan moneter sebagai satuan ukur, namun apakah yang membedakan dua pusat pertanggung jawaban tersebut?
Jawab : Pusat biaya dan pendapatan sama-sama menggunakan moneter sebagai tolak ukur, namun pusat biaya hanya menggunakan moneter sebagai satuan input dan bukan output. Hal ini sesuai dengan biaya yang terjadi yaitu biaya tehnik yang merupakan biaya yang jumlahnya dapat ditaksir secara pasti sesuai dengan output yang dihasilkan, misalnya biaya tenaga kerja langsung, biaya bahan baku, suku cadang dll. Sedangkan biaya kebijakan adalah biaya yang tidak dapat ditentukan secara pasti karena dikaitkan dengan kebijakan manajemen.

Untuk pendapatan, satuan moneter digunakan dalam perhitungan output tanpa memasukkan input (biayanya). Penjualan yang dicapai diukur dengan membandingkan dengan anggaran atau target penjualan yang harus dicapai, manajer mempertanggungjawabakan biaya yang berkaitan untuk penjualan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Anissa Wahyuningsih -
NPM : 1712120071
Nama : Anissa Wahyuningsih

Soal: sebutkan kelebihan pusat laba?
Jawaban:
Kualitas keputusan dapat meningkat karena keputusan tersebut dibuat oleh para manajer yang paling dekat dengan titik keputusan.
┬╖ Kecepatan dari pengambilan keputusan operasional dapat meningkat.
┬╖ Manajemen kantor pusat bebas dari pengambilan keputusan harian sehingga dapat berkonsentrasi pada hal-hal yang lebih luas.
┬╖ Manajer lebih bebas menggunakan imajinasi dan inisiatifnya.
┬╖ Pusat laba memberikan tempat pelatihan yang sempurna bagi manajemen umum.
┬╖ Kesadaran laba(profit consciousness) dapat ditingkatkan karena para manajer yang bertanggung jawab atas laba akan selalu mencari cara untuk meningkatkan labanya.
┬╖ Pusat laba memberikan informasi yang siap pakai bagi manajemen puncak (top manajemen) mengenai profitabilitas dari komponen-komponen individual perusahaan.
┬╖ Pusat laba sangat responsive terhadap tekanan untuk meningkatkan kinerja kompetitifnya.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Rio andika -
NPM: 1712120119
Nama: Rio Andika

Pertanyaan: Jelaskan definisi Pusat laba?
Jawab:
Pusat laba (profit center) merupakan pusat pertanggungjawaban yang memiliki kewenangan untuk mengendalikan biaya-biaya dan menghasilkan pendapatan, tetapi tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan tentang investasi. Pusat laba hanya bertanggungjawab terhadap tingkat laba yang harus dicapai.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Nanda Indriani -
Npm : 1712120041
Nama : Nanda Indriani

soal :
sebutkan apa saja yang menjadi kelebihan pusat laba?

jawaban :
. Kualitas keputusan dapat meningkat karena keputusan tersebut dibuat oleh para manajer yang paling dekat dengan titik keputusan.
┬╖ Kecepatan dari pengambilan keputusan operasional dapat meningkat.
┬╖ Manajemen kantor pusat bebas dari pengambilan keputusan harian sehingga dapat berkonsentrasi pada hal-hal yang lebih luas.
┬╖ Manajer lebih bebas menggunakan imajinasi dan inisiatifnya.
┬╖ Pusat laba memberikan tempat pelatihan yang sempurna bagi manajemen umum.
┬╖ Kesadaran laba(profit consciousness) dapat ditingkatkan karena para manajer yang bertanggung jawab atas laba akan selalu mencari cara untuk meningkatkan labanya.
┬╖ Pusat laba memberikan informasi yang siap pakai bagi manajemen puncak (top manajemen) mengenai profitabilitas dari komponen-komponen individual perusahaan.
┬╖ Pusat laba sangat responsive terhadap tekanan untuk meningkatkan kinerja kompetitifnya.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Chyntia Anastasia -
Nama : Chyntia Anastasia
NPM : 1712120150

Pertanyaan:
Sebutkan kondisi apa saja yang harus dipenuhi dalam mendelegasikan tanggung jawab laba?
Jawaban :
1.Manajer harus memiliki akses ke informasi relevan yang dibutuhkan dalam membuat keputusan serupa.
2.Harus ada semacam cara untuk mengukur efektivitasnya suatu trade-off yang dibuat oleh manajer.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Eva Novianti -
Nama : Eva Novianti
Npm : 1712120029

Soal :
Sebutkan Kinerja manajer pusat laba dinilai dari lima ukuran profitabilitas?

Jawab :
a. Margin kontribusi,

b. Direct profit,

c. Laba terkontrol,

d. Laba sebelum pajak, dan

e. Laba bersih
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Fajria Nurul ihza -
NPM : 1712120053
Nama : Fajria Nurul Ihza
Soal : Apa saja kesulitan yang dapat ditimbulkan pusat laba?
jawaban:
ΓÇó Pengambilan keputusan yang terdesentralisasi akan memaksa manajemen puncak untuk lebih mengandalkan laporan pengendalian manajemen dan bukan wawasan pribadinya atas suatu operasi, sehingga mengakibatkan hilangnya pengendalian.
ΓÇó Jika manajemen kantor pusat lebih mampu dan memiliki informasi yang lebih baik daripada manajer pusat laba pada umumnya, maka kualitas keputusan yang diambil pada tingkat unit akan berkurang.
ΓÇó Perselisihan dapat meningkat karena adanya argumen-argumen mengenai harga transfer yang sesuai, pengalokasian biaya umum yang tepat, dan kredit untuk pendapatan yang sebelumnya dihasilkan secara bersama-sama oleh dua atau lebih unit bisnis.
ΓÇó Unit-unit organisasi yang pernah bekerja sama sebagai unit funsional akan saling berkompetisi satu sama lain. Peningkatan laba untuk satu manajer dapat berati pengurangan laba bagi manajer yang lain. Dalam sitasi seperti ini, seorang manajer dapt saja gagal untuk memberikan potensi penjualan ke unit lain yang lebih tepat untuk merealisasikannya; menimbulkan pegawai atau peralatan yang akan lebih baik, dari sudut pandang seluruh perusahaan, jika dignakan di unit lain; atu membuat keputusan produksi yang memiliki konsekuensi biaya yang tidak diinginkan bagi unit lain.
ΓÇó Divisionalisasi dapat mengakibatkan biaya tambahan karena adanya tambahan manajemen, pegawai, dan pembukuan yang dibutuhkan, dan mungkin mengkibatkan duplikasi tugas di setiap pusat laba.
ΓÇó Para manajer umum yang kompeten mungkin saja tidak ada dalam organisasi fungsional karena tidak adanya kesempatan yang cukup untuk mengembangkan kompetensi manajemen umum.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Niza Afriliya -
Npm : 1712120001
Nama : Niza Afriliya
Soal:
Pusat laba seperti bagian pengendalian manajemen lain yang memiliki kelemahan, apa saja kelemahan pusat laba?
Jawab:
1) Hilangnya kendali manajemen kantor pusat terhadap keputusan yang telah disetujui
2) Manajer pusat laba fokus terhadap laba jangka pendek
3) Fungsi dalam organisasi malah bersaing satu sama lain dan bukannya bekerja sama
4) Adanya kemungkinan perbedaan pendapat dalam mengambil keputusan yang malah akan berakibat adanya pertentangan
5) Tidakk ada jaminan pembagian divisi pusat laba akan meningkatkan profit perusahaan
6) Pengambilan keputusan manajer divisi bisa saja lebih buruk dari manajer puncak
7) Adanya tambahan biaya yg dikeluarkan manajer divisi
8) Tidak diperlukannya kompetensi antar manajer wilayah
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Millenn Tiffanny -
NPM:1712120121
Nama:Millennia Tifanny Likty
Sebutkan dan jelaskan manfaat dari pusat laba?
jawab:
ΓÇó Keputusan operasional dapat dilakukan lebih cepat karena tidak memerlukan pertimbangan dari kantor pusat.
ΓÇó Kualitas keputusan cenderung lebih baik, karena dilakukan oleh orang yang benar-benar mengerti tentang keputusan tersebut.
ΓÇó Manajemen kantor pusat bebas dari urusan operasional rutin dan bias lebih fokus pada keputusan yang lebih luas.
ΓÇó Kesadaran laba (Profit Consciousness) lebih meningkat pada manajer pusat laba, karena ukuran prestasinya adalah laba.
ΓÇó Pengukuran prestasi pusat laba lebih luas daripada hanya pengukuran pada pusat pendapatan dan pusat biaya yang terpisah.
ΓÇó Manajer pusat laba lebih bebas berkreasi.
ΓÇó Dapat difungsikan sebagai pusat atau sarana pelatihan yang handal, karena pusat laba hampir sama dengan satu perusahaan yang independen.
ΓÇó Memudahkan kantor pusat untuk memperoleh informasi profitabilitas dari komponen produk-produk perusahaan.
ΓÇó Untuk meningkatkan kinerja bersaing karena outputnya siap pakai atau jelas, dan sangat responsif terhadap tekanan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Puji Lestari -
Nama: Puji Lestari
Npm: 1712120067
soal:
Apa yang dinaksud dengan margin kontribusi?
jawab:
Margin kontribusi merupakan selisih antara total pendapatan/penjualan dengan total biaya variabel, baik biaya yang terkendali maupun biaya yang tidak terkendali oleh manager pusat laba yang bersangkutan.

Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Risha Umainah -
NPM :1712120015
NAMA : RISHA UMAINAH

SOAL : Untuk mengukur Profitabilitas
Terdapat dua jenis pengukuran profitabilitas yang digunakan dalam mengevaluasi suatu pusat laba. sebutkan !

JAWAB :Pertama adalah pengukuran kinerja manjemen, yang memiliki fokus pada bagaimana hasil kerja para manajer. Yang kedua adalah ukuran kinerja ekonomis, yang memiliki fokus pada bagaimana kinerja pusat laba sebagai suatu entitas ekonomi. Maksud dari kedua ukuran diatas berbeda satu sama lain. Sebagai contoh, laporan kinerja manjemen suatu toko cabang dapat memperlihatkan bahwa manajer toko tersebut memiliki kinerja yang sangat baik; tetapi laporan kinerja ekonomisnya dapat memperlihatkan bahwa toko tersebut kehilangan posisinya di pasar dan harus ditutup karena adanya kondisi persaingan dan ekonomi yang tidak menguntungkan di wilayah tersebut.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh nur hidayah -
Npm : 1712120140
Nama : Nurhidayah
Soal : apa saja lima ukuran profitabilitas dalam pusat laba?

Jawaban:
Kinerja manajer pusat laba dapat dievaluasi berdasarkan lima ukuran profitabilitas sebagai berikut:
1. Margin kontribusi.
Margin kontribusi menunjukkan rentang (spread) antara pendapatan dengan beban variabel. Alasan utama mengapa ini digunakan sebagai alat pengukur kinerja manajer pusat laba adalah karena beban tetap berada di luar kendali manajer tersebut, sehingga para manajer harus memusatkan perhatian untuk memaksimalkan margin kontribusi.
2. Laba langsung.
Laba langsung (direct profit) mencerminkan kontribusi pusat laba terhadap overhead umum dan laba perusahaan. Ukuran ini menggabungkan pengeluaran seluruh pusat laba, baik yang dikeluarkan oleh atau dapat ditelusuri langsung ke pusat laba tersebut tanpa mempedulikan apakah pos-pos ini ada dalam kendali manajer pusat laba atau tidak. Meskipun demikian, pengeluaran yang terjadi di kantor pusat tidak termasuk dalam penghitungan ini.
3.Laba yang dapat dikendalikan.
Pengeluaran-pengeluaran kantor pusat dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, dapat dikendalikan dan tidak dapat dikendalikan. Yang termasuk dalam kategori pertama adalah pengeluaran-pengeluaran yang dapat dikendalikan, pada tingkat tertentu, oleh manajer unit bisnis, misalnya layanan teknologi informasi. Jika biaya-biaya ini termasuk dalam sistem pengukuran, maka laba yang dihasilkan setelah dikurangi dengan seluruh biaya yang dipengaruhi oleh manajer pusat laba tersebut.
4. Laba sebelum pajak.
Dalam ukuran ini, seluruh overhead korporat dialokasikan ke pusat laba berdasarkan jumlah relatif dari beban yang dikeluarkan oleh pusat laba. Jika pusat laba dibebankan dengan sebagian overhead korporat, maka hal ini harus dihitung berdasarkan biaya yang telah dianggarkan, dan bukan biaya aktual, di mana kolom ΓÇ¥anggaranΓÇ¥ dan ΓÇ¥aktualΓÇ¥ dalam laporan kinerja pusat laba menunjukkan jumlah yang sama untuk pos khusus ini. Hal ini akan memberikan kepastian bahwa para manajer pusat laba tidak akan mengeluh karena laporan kinerja mereka tidak akan menunjukkan varians dalam alokasi overhead.
5. Laba bersih.
Di sini, perusahaan mengukur kinerja pusat laba domestik berdasarkan laba bersih (net income), yaitu jumlah laba bersih setelah pajak.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh widya Septiani -
NPM : 1712120111
Nama : Widya Septiani

Soal : Mengapa sistem pengendalian manajemen perlu memberikan perhatian kepada pusat laba?

Jawab : karena laba merupakan ukuran kinerja yang berguna karena laba memungkinkan manajemen untuk dapat menggunakan satu indikator yang komprehensif. Banyak keputusan manajemen yang melibatkan usulan untuk meningkatkan beban dengan harapan bahwa hal itu akan menghasilkan peningkatan yang lebih besar dalam pendapatan penjualan sehingga menghasilkan laba yang besar.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Elvina Sujitno -

Nama : elvina sujitno

Nom :1712120124

Soal Sebutkan dan jelaskan pusat laba lainnya

Jawab : .      

1Unit-unit fungsional.

Subunit yang ada dalam unit bisnis dapat saja terorganisasi secara fungsional. Terkadang lebih mudah untuk membuat satu atau lebih unit fungsional, misalnya aktivitas operasi pemasaran, manufaktur, dan jasa. Tidak ada prinsip-prisip tertentu yang menyatakan bahwa jenis unit tertentu yang merupakan pusat laba sementara yang lainnya bukan. Keputusan pihak manajemen untuk pusat labanya haruslah berdasarkan besar pengaruhya (bahkan jika bukan pengendalian total) yang dilaksanaka oleh manajer unit terhadap aktivitas yang mempengaruhi laba bersih.

2.      Pemasaran.

Pemasaran dapat dijadikan sebagai pusat laba dengan membebankan biaya dari produk yang terjual. Harga transfer ini memberikan informasi yang relevan bagi manajer pemasaran dalam membuat trade-off pendapatan/pengeluaran yang optimal, dan praktik standar untuk mengukur manajer pusat laba berdasarkan probabilitasnya akan memberikan evaluasi terhadap trade-off yang dibuat.

3.      Manufaktur.

Aktivitas manufaktur biasanya merupakan pusat beban, di mana manajemen dinilai berdasarkan kinerja versus biaya standar dan anggaran overhead. Tetapi, ukuran ini dapat menimbulkan masalah karena ukuran tersebut tidak mengindikasikan sejauh mana kinerja manajemen atas seluruh aspek pekerjaannya. Oleh karena itu, di mana kinerja proses manufaktur diukur terhadap biaya standar, dianjurkan untuk membuat evaluasi yang terpisah atas aktivitas-aktivitas seperti pengendalian mutu, penjadwalan produk, dan keputusan buat atau beli. Salah satu cara untuk mengukur aktivitas organisasi manufaktur secara keseluruhan adalah dengan menjadikannya pusat laba dan memberikan nilai berdasarkankan untuk harga jual produk dikurangi dengan estimasi biaya pemasaran.

4.      Unit pendukung dan pelayanan.

Unit-unit pemeliharaan, teknologi informasi, tranportasi, teknik, konsultan, layananan konsumen, dan aktivitas pendukung sejenis dapat dioperasikan kantor pusat dan divisi pelayanan perusahaan, atau dapat dipenuhi oleh unit bisnis itu sendiri. Unit bisnis tersebut membebankan biaya pelayanan yang diberikan, dengan tujuan finansial untuk menghasilkan bisnis yang mencukupi sehingga pendapatan setara dengan pengeluaran. Perusahaan yang melakukan pembebanan ΓÇ£berdasarkan penggunaanΓÇ¥ mungkin memperlakukan unit tersebut sebagai pusat laba.


Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh adinda diah -
Nama : Adinda Diah Utami
NPM : 1712120141
Soal : Mengapa hampir semua unit bisnis diciptakan sebagai pusat laba ?
Jawab :
Karena manager yang bertanggung jawab atas unit bisnis tersebut memiliki kendali atas pengembangan produk, proses produksi, dan pemasarannya. Para manager tersebut berperan untuk mempengaruhi pendapatan dan beban sehingga diangaap bertanggung jawab atas laba.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Umi Veronica -
NPM : 1712120005
Nama : Umi Veronica

Pertanyaan : bagaiman cara menilai kemampuan perusahaan dalam mengukur kinerja pusat laba?
Jawaban : 1. Margin Kontribusi
Margin kontribusi menujukkan rentang antara pendapatan dengan beban variabel. Alasan utama mengapa ini digunakan sebagai alat pengukur kinerja manajer pusat laba adalah bahwa karena beban tetap berapa di luar kendali manajer tersebut, sehingga para manajer harus memusatkan perhatian untuk memaksimalkan margin kontribusi.
2. Laba Langsung
Laba langsung adalah margin kontribusi dikurangi biaya tetap pada pusat laba. Ini merupakan gabungan seluruh pengeluaran pusat laba atau dapat ditelusuri langsung ke pusat laba. Oleh sebab itu, pengeluaran di kantor pusat tidak termasuk dalam perhitungan ini.
3. Laba yang Dapat Dikendalikan
Pengeluaran-pengeluaran kantor pusat dapat dikelompokkan menjadi dua kategori: dapat dikendalikan dan tidak dapat di kendalikan. Yang termasuk dalam kategori pertama adalah pengeluran-pengeluaran yang dapat dikendlikan, paling tidak tingkat tertentu, oleh manajer unit bisnis.
4. Laba sebelum Pajak
Dalam ukuran ini, seluruh overhead korporat di alokasikan ke pusat laba berdasarkan jumlah relatif dari beban yang dikeluarkan oleh pusat laba.
5. Laba Bersih
Perusahaan mengukur kinerja pusat laba domestik berdasarkan laba bersih, yaitu jumlah laba bersih setelah pajak.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Tiara Anggia Dewi -
Npm: 1712120020
Nama: Tiara Anggia Dewi

Pertanyaan:
Sebutkan kelemahan dari pusat laba?
Jawab:
Kelemahan pusat laba adalah:
1) Manajemen kantor pusat kehilangan kendali menegenai keputusan yang telah didelegasikan.
2) Manajer pusat laba cenderung hanya memperhatikan laba jangka pendek.
3) Organisasi yang pada awalnya bekerja sama antara fungsi satu dengan lainnya menjadi saling bersaing.
4) Terdapat kemungkinan peningkatan perbedaan pendapat dalam pengambilan keputusan yang dapat menimbulkan pertentangan antar pusat pertanggungjawaban.
5) Tidak ada yang menjamin bahwa divisionalisasi pada masing-masing pusat laba akan menjamin peningkatan laba perusahaan menjadi lebih optimal.
6) Kualitas pengambilan keputusan oleh manajer divisi mungkin bisa lebih jelek daripada manajer puncak.
7) Menimbulkan terjadinya tambahan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan manajerial divisi.
8) Kompetensi general manajer seringkali menjadi tidak diperlukan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Nafisah Amatullah -
NPM : 1712120099
Nama : Nafisah Amatullah

Soal :
Apakah Jenis-jenis pengukuran Pusat Laba?
Jawaban :
1) Margin kontribusi, yaitu selisih (spread) antara pendapatan dan biaya variabel. Hal ini Disebabkan karena biaya variabel berada dalam kendali manajer tersebut,sedangkan biaya tetap diluar kendalinya.
2) Laba langsung adalah margin kontribusi dikurangi biaya tetap pada pusat laba. Ini merupakan gabungan seluruh pengeluaran pusat laba atau dapat ditelusuri langsung ke pusat laba. Oleh sebab itu, pengeluaran di kantor pusat tidak termasuk dalam perhitungan ini.
3) Laba yang dapat dikendalikan, yaitu laba langsung dikurangi beban biaya korporat yang dapat dikendalikan oleh manajer pusat laba. Contoh biaya yang dapat dikendalikan oleh manajer unit bisnis ini misalnya Biaya Layanan Teknologi Informasi
4) Laba sebelum pajak, yaitu laba yang dapat dikendalikan dikurangi beban-beban korporat lainnya.
5) Laba bersih, yaitu laba yang diperoleh setelah dikurangi oleh kewajiban-kewajiban pajak.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Mutiara Dwi Firdiana -
NPM : 1712120044

Nama : Mutiara Dwi Firdiana

soal : sebutkan dan jelaskan dua ukuran profitabilitas pusat laba?

Jawab : kinerja manajemen dan kinerja ekonomis.
1. Kinerja manajemen berkaitan dengan kegiatan perencanaan, pengkoordinasian dan pengendalian kegaiatan sehari-hari pusat laba.
2. Kinerja ekonomis berkaitan dengan kinerja pusat laba sebagai entitas ekonomi.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Phillemon Noah Danis Junior -
NPM : 1712120146
Nama : Phillemon Noah Danis Jr

Soal:
Sebutkan batasan- batasan yang dikenakan oleh manajemen korporat dikelompokkan menjadi 3 bagian, Sebutkan!

Jawab:
1) Batasan yang timbul dari pertimbangan- pertimbangan stategis;
(2) Batasan yang timbul karena adanya keseragaman yang diperlukan;
(3) Batasan yang timbul darai nilai ekonomis sentralisasi
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Annisa Ahyarika -
NPM : 1712120102
Nama : Annisa Ahyarika

Pertanyaan :
Apa yang dimaksud dengan Pusat Laba?
Jawab :
Pusat laba merupakan pusat pertanggungjawaban dimana kinerja finansialnya diukur dalam ruang lingkup laba, yaitu selisih antara pendapatan dan pengeluaran. Laba merupakan ukuran kinerja yang berguna karena laba memungkinkan pihak manajemen senior dapat menggunakan satu indikator yang komprehensif dibandingkan harus menggunakan beberapa indikator.
Keberadaan suatu pusat laba akan relevan ketika perencanaan dan pengendalian laba mengaku kepada pengukuran unit masukan dan keluaran dari pusat laba yang bersangkutan. Langkah utama dalam membuat pusat laba adalah menentukan titik terendah dalam organisasi dimana kedua kondisi diatas terpenuhi.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Rosdiana dewi Amelia -
Npm:1712120110
Nama:Rosdiana Dewi Amelia
"Mengapa Sistem pengendalian manajemen perlu memberikan perhatian kepada pusat laba?"
Jawab:
sistem pengendalian manajemen perlu memberikan perhatian kepada pusat laba karena laba merupaan ukuran kinerja yang berguna karena laba memungkinkan manajemen untuk dapat menggunakan satu indikator yang komprehensif, banyak keputusan manajemen yang melibatkan usulan untuk meningkatkan beban dengan harapan bahwa hal itu akan menghasilkan peningkatan yang lebih besar dalam pendapatan penjuala sehingga menghasilkan laba yang cukup besar.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh riska setya ningrum -
NPM : 1712120072

Nama : Riska Setya Ningrum


Soal : Sebutkan 3 saja kesulitan yang dihadapi Pusat Laba !

Jawab : 1. Pengambilan keputusan yang terdesentralisasi akan memaksa manajemen puncak untuk mengandalkan laporan pengendalian manajemen dan bukan wawasan pribadinya atas suatu operasi, sehingga mengakibatkan hilangnya pengendalian.
2. Kualitas keputusan yang diambil pada tingkat unit berkurang, jika manajemen kantor pusat lebih mampu dan meiliki informasi yang lebih baik daripada manajer pusat laba pada umumnya.
3. Perselisihan dapat meningkat karena adanya argumen-argumen mengenai harga transfer yang sesuai, pengalokasian biaya umum yang tepat, dan kredit untuk pendapatan yang sebelumnya dihasilkan secara bersama-sama oleh dua atau lebih unit bisnis.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Yusanti Maulidia Sekar Sari -
NPM : 1712120056
Nama : Yusanti Maulidia Sekar Sari

Pertanyaan :
Jenis pengukuran apa yang biasanya digunakan dalam mengevaluasi pusat laba?

Jawaban :
2 jenis pengukuran yang biasanya digunakan dalam mengevaluasi suatu pusat laba, yaitu kinerja manajemen dan kinerja ekonomis. Jenis-jenis ukuran kinerja manajer dapat dievaluasi dengan margin kontribusi,  laba langsung, laba yang dapat dikendalikan, laba sebelum  pajak, dan laba bersih. Pemilihan metode pengakuan pendapatan harus lah tepat.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Yusinta Sekarani -
Nama : Yusinta Maulidia Sekarani
NPM : 1712120057

Pertanyaan:
Sebutkan beberapa karakteristik yang terdapat di dalam Pusat Laba?

Jawab:
Berikut Karakteristik Pusat Laba:
1. Kualitas keputusan cenderung lebih baik, karena dilakukan oleh orang yang benar-benar mengerti tentang keputusan tersebut.
2. Manjemen kantor pusat bebsat dari urusan operasionalpenting dan bias lebih fokus pada keputusan yang lebih luas.
3. Kesadaran Laba lebih meningkat pada manajer pusat laba, karena ukuran prestasinya adalah laba.
4. Pengukuran prestasi pusat laba lebih luas dari pada hanya pengukuran pada pusat pendapatan dan pusat biaya yang terpisah.
5. Manajer pusat laba lebih bebas berkreasi.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Tika Misdiana -

Nama :Tika Misdiana 

NPM :1712120031 

Soal : mengapa sistem pengendalian manajemen perlu memberikan perhatian kepada pusat laba? 

Jawaban: karena laba merupakan ukuran kinerja yang berguna karena laba memungkinkan manajemen untuk dapat menggunakan satu indikator yang komprehensif. Banyak keputusan manajemen yang melibatkan usulan untuk meningkatkan beban dengan harapan bahwa hal itu akan menghasilkan peningkatan yang lebih besar dalam pendapatan penjualan sehingga menghasilkan laba yang besar. 


Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh indah wulandari -
Nama : indah wulandari
Npm. : 1712120098

Soal : mengapa sistem pengendalian manajemen perlu memperhatikan pusat laba?

Jawab : Sistem pengendalian manajemen perlu memberikan perhatian kepada pusat laba karena laba merupakan ukuran kinerja yang berguna karena laba memungkinkan manajemen untuk dapat menggunakan satu indikator yang komprehenshif.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Nur Safitri -
NPM : 1712120123
Nama : Nur Safitri
Soal : Kelemahan yang terjadi apabila perusahaan menerapkan sistem pusat laba dalam perusahaannya?
Jawab :
1) Manajemen kantor pusat kehilangan kendali menegenai keputusan yang telah didelegasikan.
2) Manajer pusat laba cenderung hanya memperhatikan laba jangka pendek.
3) Organisasi yang pada awalnya bekerja sama antara fungsi satu dengan lainnya menjadi saling bersaing.
4) Terdapat kemungkinan peningkatan perbedaan pendapat dalam pengambilan keputusan yang dapat menimbulkan pertentangan antar pusat pertanggungjawaban.
5) Tidak ada yang menjamin bahwa divisionalisasi pada masing-masing pusat laba akan menjamin peningkatan laba perusahaan menjadi lebih optimal.
6) Kualitas pengambilan keputusan oleh manajer divisi mungkin bisa lebih jelek daripada manajer puncak.
7) Menimbulkan terjadinya tambahan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan manajerial divisi.
8) Kompetensi general manajer seringkali menjadi tidak diperlukan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Suji Krisdayana -
NPM : 1712120043
Nama : SUJI KRISDAYANA

Soal : Bagaimana pengukuran profitabilitas dan berikan contohnya!

Jawab : Terdapat dua jenis pengukuran profitabilitas yang digunakan dapat mengevaluasi sebuah pusat laba, sama halnya dalam mengevaluasi perusahaan secara keseluruhan. Pertama adalah pengukuran kinerja manajemen, yang memiliki fokus bagaimana hasil kinerja para manajer. Pengukuran ini digunakan untuk planning, coordinating, dan controlling kegiatan sehari-hari dari pusat laba dan sebagai alat untuk memberikan motivasi yang tepat untuk para manajer. Yang kedua adalah ukuran kinerja ekonomis, yang memiliki fokus bagaimana kinerja pusat laba sebagai entitas ekonomis. Maksud dari kedua ukuran di atas berbeda satu sama lain, sebagai CONTOH, laporan kinerja manajemen suatu toko cabang dapat memperlihatkan bahwa manajer toko tersebut memiliki kinerja yang baik; tetapi laporan kinerja ekonomisnya dapat memperlihatkan bahwa toko tersebut kehilangan posisinya di pasar dan harus di tutup.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Diskusi

oleh Nadia Putri -
Npm : 1712120142

Nama : Nadia Putri

Soal: apa saja kelemahan dari pusat laba?

Jawab: Kelemahan pusat laba adalah:
1) Manajemen kantor pusat kehilangan kendali menegenai keputusan yang telah didelegasikan.
2) Manajer pusat laba cenderung hanya memperhatikan laba jangka pendek.
3) Organisasi yang pada awalnya bekerja sama antara fungsi satu dengan lainnya menjadi saling bersaing.
4) Terdapat kemungkinan peningkatan perbedaan pendapat dalam pengambilan keputusan yang dapat menimbulkan pertentangan antar pusat pertanggungjawaban.
5) Tidak ada yang menjamin bahwa divisionalisasi pada masing-masing pusat laba akan menjamin peningkatan laba perusahaan menjadi lebih optimal.
6) Kualitas pengambilan keputusan oleh manajer divisi mungkin bisa lebih jelek daripada manajer puncak.
7) Menimbulkan terjadinya tambahan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan manajerial divisi.
8) Kompetensi general manajer seringkali menjadi tidak diperlukan.