(Mengembangkan Rencana dan Strategi Pemasaran)
Tugas setiap bisnis adalah menyampaikan value/nilai  yang menguntungkan bagi konsumen. Prinsipnya, setiap sebuah perusahaan dapat memenangkan persaingan dan menyelaraskan penyampaian Value/ Nilai proses mulai dari produksi,pemilihan,penyediaan, pengiriman, hingga komunikasi dengan konsumen yang semakin banyak informasi.
Proses Penyampaian Value : 
1. Tradisional (Selling),yaitu perusahaan membuat produk,lalu menjualnya.
2. Modern (Marketing),yaitu perusahaan membuat produk dengan kaidah pemasaran yang mempertimbangkan konsumen dan membuat konsumen mencari dan datang membeli.
Terdapat 3 tahap penyampaian Nilai/Value:
1. memilih Value menentukan Segmentasi,Targeting,Positioning.
2. Menyediakan Value(3P: Benefits,Fitur, Distribusi)
3. Mengkomunikasikan Value promotion mix ( promotion mix terdiri dari iklan,seles promotion,direct marketing,dll).
Value Chain:
Rantai nilai adalah sebuah alat untuk mengidentifikasi dan menciptakan nilai yang lebih banyak bagi konsumen. Karena setiap perusahaan adalah perpaduan pada aktivitas utama dan aktivitas pendukung yang terwujud dalam design, produksi,pasar,pengantaran,dan pendukung produk.(Michele Porter).
Value Chain terdiri dari sembilan kegiatan yang relevan secara straegis yaitu 5 kegiatan utama+4 kegiatan pendukung.bertujuan untuk menetapkan nilai dan biaya dalam bisnis.
5 kegiatan Utama Value Chain : Logistik material, Operasional industri (Dari material menjadi produk), distribusi, markeing, dan pelayanan.
4 Kegiatan Pendukung : Pengadaan, Pengembangan Teknologi, SDM , dan infrastruktur.
Proses bisnis Inti (Core Business):Keberhasilan perusahaan tidak hanya bergantung pada seberapa baik masing-masing departemen melakukan pekerjaannya, tetapi juga pada seberapa baik perusahaan mengkoordinasikan kegiatan departemen untuk melakukan proses bisnis inti yang meliputi: 
1.Proses merasakan pasar(Marketing inteliigence memperoleh informasi tentang pasar)
2. Proses realisasi penawaran baru ( Research and development dan penawaran).
3.proses akusisi konsumen(Memilih target pasar dan prospeknya)
4. Proses Customers Relathionship Management (Deeper Understandig of customers)
5. Proses pemulihan management( Receiving,shipping, and collecting payments)
Peran dalam perencanaan strategis.Planning, Implementing, Controling
->Planning:
1. Corporate Planning( Pusat Perusahaan) biasanya bertugas untuk merancang rencana strategis perusahaan untuk memandu seluruh perusahaan. meliputi membuat keputusan  tentang sumber daya untuk dialokasikan kepada masing-masing devisi dimana bisnis akan dimulai atau diakhiri
2. Division Planning,setiap devisi menyusun rencana yang mencakup dalam alokasi dana untuk setiap unit bisnis dalam devisi tersebut.
3. Business Planning pada setiap unit bisnis mengembangkan rencana strategis untuk membawa unit bisnis kepada masa depan yang menguntungkan.
4. Product Planning/Limit produk dan merek pengembangan rencana pemasaran untuk mencapai tujuan.
Rencana Pemasaran (Marketing Plan) adalah instrumen pokok untuk mengelola dan mengkoordinasikan upaya pemasaran, ini dioprasikan di level strategic dan tactical. Level strategic adalah rencna pemasaran strategis menjabarkan pasar target dan proporsi nilai perusahaan, berdasarkan analisis peluang pasar terbaik. sementara di level tactical dimana rencana pemasaraan taktis menentukan taktik pemasaran, termasuk fitur produk,promosi,merchandising,penetapan harga,saluran penjualan, dan layanan.dari 4 level tersebut yang pertama adalah corporate headquarites tugasnya mengidentifikasikan misi perusahaan,menetapkan strategic bisnis unit(SBUs), menempatkan sumber daya pada setiap SBU,memperkirakan peluang pengembangan. hal yang perlu di perhatikan untuk misi perusahaan yang baik:
1. Fokus pada beberapa tujuan terbatas
2. Menekankan kepada kebijakan utama dan nilai.
3. Menetapkan Area persaingan utama.
4. membawa pandangan jangka panjang.
5. Pendek, Mengessankan dan Penuh makna.