KLIK DI SINI >> DISKUSI PERTEMUAN KE 6

KLIK DI SINI >> DISKUSI PERTEMUAN KE 6

oleh toni nurhadianto -
Jumlah balasan: 5

Assalamualaikum Wr. Wb

Selamat Pagi Mahasiswa..

Silahkan mahasiswa presensi dengan menyebutkan nama dan NPM bahaslah apa yang anda dapat dari materi hari ini. Dan silahkan memberikan pertanyaan jika ada yang ingin di tanyakan terkait materi perkuliahan hari ini atau materi sebelumnya.

Salam

Toni Nurhadianto, SE., M.Sc

Jangan Lupa banhagia

Sebagai balasan toni nurhadianto

Re: KLIK DI SINI >> DISKUSI PERTEMUAN KE 6

oleh Anissa rizki Nurkarimah -
Nama : Anissa Rizki nurkarimah
Npm : 1612120025

Yg saya dapat simpulkan dari materi hari ini
Audit sistem informasi merupakan suatu proses pengumpulan dan pengevakuasian bukti-bukti yang dilakukan oleh pihak yang independen dan kompeten untuk mengetahui apakah suatu sistem informasi dan sumber daya terkait , secara memadai telah telah dapet digunakan untuk melindungi aset, menjaga integritas,dan ketersediaan sistem dan data, menyediakan informasi yg relevan, dan handal, mencapai tujuan organisasi, dengan efektif, menggunakan sumber daya dengan efisien,sistem informasi menyiratkan penggunaan teknologi komputer dalam suatu organisasi untuk menyediakan informasi bagi pengguna
Sebagai balasan toni nurhadianto

Re: KLIK DI SINI >> DISKUSI PERTEMUAN KE 6

oleh Nanik Parwanti -
Nama : Nanik Parwanti
NPM: 1612120249
Pada materi ini saya mengetahui berbagai macam atau jenis audit sistem informasi karena Sistem informasi merupakan sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan. Sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi, dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi.serta mengetahui berbagai fungsi dan tujuan audit sistem informasi
Pada materi ini merupakan keseluruhan dalam audit informasi yang di gunakan pada setiap perusahaan atau auditor yang menggunakan sistem informasi untuk perusahaannya.serta terdapat ssuatu rencana/planning pada audit sistem informasi untuk pengendalian pada setiap perusahaan yang akan di audit. Audit sistem informasi tidak hanya di gunakan perusahaan saja, tapi juga bisa digunakan untuk berbagai bisnis dengan kata lain bisa untuk mengembangkan suatu bisnis agar semua orang bisa mengetahui bisnis yang digunakan atau dijual belikan.
Sebagai balasan toni nurhadianto

Re: KLIK DI SINI >> DISKUSI PERTEMUAN KE 6

oleh ridho arif -
Yang saya dapat simpulan dari materi ini adalah :
Tujuan Audit Sistem Informasi
Tujuan audit sistem informasi menurut Ron Weber ΓÇ£1999:11-13ΓÇ¥ secara garis besar terbagi menjadi empat tahap yaitu:
Pengamanan Aset
Aset informasi suatu perusahaan seperti perangkat keras ΓÇ£hardwareΓÇ¥, perangkat lunak ΓÇ£softwareΓÇ¥, sumber daya manusia, file data harus dijaga oleh suatu sistem pengendalian intern yang baik agar tidak terjadi penyalahgunaan aset perusahaan. Dengan demikian sistem pengamanan aset merupakan suatu hal yang sangat penting yang harus dipenuhi oleh perusahaan.
Audit sistem informasi merupakan suatu proses pengumpulan dan pengevakuasian bukti-bukti yang dilakukan oleh pihak yang independen dan kompeten untuk mengetahui apakah suatu sistem informasi itu
Sebagai balasan toni nurhadianto

Re: KLIK DI SINI >> DISKUSI PERTEMUAN KE 6

oleh Nur Fitriyani -
Waalaikumsalam pak,,,
Nama : Nur fitriyani
Npm : 1612120183
Materi hari ini yang saya dapat mengenai pengertian audit dan jenis jenis dari audit, serta perbedaan nya dengan audit keuangan. Hubungan auditor dan auditee, bahwa auditee harus memahami beberapa hal mendasar seperti: definisi audit, definisi temuan, atribut temuan, fungsi audit, jenis bukti, proses audit dan jenis temuan. Ada beberapa tahapan dalam proses audit yaitu:
1. Perencanaan audit
2. Pengumpulan bukti audit
3. Evaluasi bukti audit
4. Komunikasi hasil audit
Dari tahapan proses audit tersebut setiap tahapan terdiri dari bbrapa tahap untuk melakukan proses audit.
Proses audit juga menjelaskan Pengendalian, Proses pengelolaan, identifikasi aktivitas kunci, dan peran audit. Dalam pendekatan audit berbasis risiko, secara umum dikenal 3 jenis risiko yaitu:
1. Risiko inheren : kemungkinan kerugian terjadi sebelum memperhitungkan faktor-faktor pengurang risiko.
2. Risiko kontrol : mengukur kemungkinan proses kontrol yang ada untuk membatasi atau menangani risiko inheren apakah tidak efektif.
3. Risiko audit : risiko bawha cakupan audit tidak menjangkau exposure bisnis yang cukup penting.
Efek risiko dalam sistem informasi ditemui pada: strategi, operasi, pelaporan dan kepatuhan. Bukti audit hendak nya memenuhi kriteria berikut; cukup, kompeten, relevan dan berguna.
Jenis bukti audit yaitu sebagai berikut:
1. Bukti fisik: secara umum diperoleh dari hasil pengamatan terhadap orang, properti atau peristiwa bisa dalam bentuk foto, peta dan sebagainya.
2. Bukti kesaksian: dapat berbentuk surat, pernyataan atau wawancara yang tidak bersifat konklusif karena merupakan pendapat seseorang.
3. Bukti dokumen: Merupakan bukti yang paling lazim dalam audit bisa berupa surat, perjanjian, kontrak, perintah, memo dan berbagai jenis dokumen yang lain.
4. Bukti analitis: umumnya diperoleh dari hasil komputasi, perbandingan terhadap standar, operasi masa lalu atau operasi sejenis.
Jenis-jenis pengendalian diantara nya: preventative controls, detective controls, corrective controls, directive controls, dan compensating controls.
Sebagai balasan toni nurhadianto

Re: KLIK DI SINI >> DISKUSI PERTEMUAN KE 6

oleh Amin Nullah -
Aminullah
1612120231

Dari materi yang telah saya baca terkait "Proses Audit"

Saya dapat memahami pengertia audit sistem informasi menurut beberapa ahli salah satu nya adalah :
Audit Sistem Informasi adalah pengumpulan dan evaluasi terhadap bukti untuk menentukan derajat kesesuaian anatar informasi dan criteria yang telah ditetapkan.

Mengetahui tahapan audit yang di tugas kan oleh manajemen puncak
1.perencanaan
2.penggunaan
3.organisir
4.pengendalian
5.perawatan
6.optimasi

Mengetahui tujuan aduit sistem informasi
1.pengamanan aset
2.menjaga integritas data
3. Efektifitas sistem
4.efisiensi sistem
5. Ekonomis

Mengetahui Peran Audit
sistem informasi dapat dilakukan oleh pihak internal, eksternal maupun
pemerintah.

1. Control Strategy Assessment
2. Control Adequacy and Effectiveness
3. Performance Quality Assessment
4. Unit Performance Reporting
5. Following Up Overall the standards of audit performance must be up to a
professional level (misal mengikuti ISACA standards