Forum Diskusi

Forum Diskusi

Jumlah balasan: 2

Adik-adik jika sudah selesai membaca dan menyimak video materi 7, jika ada pertanyaan silahkan didiskusikan diforum ya

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Vina Juniarni Rizly -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh umi, izin bertanya. Umi, para wanita itu kan nafsu nya tinggi banget. Contohnya, ingin beli barang ini barang itu, sedangkan diakhirat kelak bakalan dipertanggung jawabkan setiap yang dilakukan didunia. Ada tips nya tidak umi bagaimana cara agar bisa mengendalikan hawa nafsu terhadap diri sendiri?
Sebagai balasan Vina Juniarni Rizly

Re: Forum Diskusi

oleh Diah aji Dharmayanti -
waalaikumuusalam
Nafsu menjadi musuh paling berat dan berbahaya karena yang dihadapi adalah diri sendiri. Ia menyelinap ke dalam diri hamba yang lalai, lalu memunculkan perilaku-perilaku tercela, seperti ujub, pamer, iri, meremehkan orang lain, dusta, khianat, memakan penghasilan haram, dan seterusnya. Lantas, bagaimana cara efektif yang bisa kita ikhtiarkan untuk jihâdun nafsi, jihad mengendalikan nafsu ini?
ada 2 cara menendalikan nafsu yaitu dengan :
1. Berpuasa. Nafsu ibarat kayu kering, sementara makanan adalah bahan bakarnya. Api yang menjalar pada kayu itu akan kian berkobar manakala bahan bakar disuplai tanpa batas. Untuk memadamkannya, perlu strategi untuk mengurangi, bahkan menghabiskan, bahan bakar tersebut. Secara luas, berpuasa juga bisa dimaknai menahan diri dari berbagai keinginan-keinginan yang tak terlalu penting. Meskipun halal, mencegah diriΓÇömisalnyaΓÇödari keinginan baju baru yang lebih mewah dari yang sudah ada termasuk cara kita untuk menguasai nafsu. Contoh lainnya: menyisihkan harta untuk membantu orang lain yang butuh ketimbang untuk membeli perhiasan, dan sejenisnya. Sikap-sikap seperti ini dalam jangka panjang akan menjauhkan hati manusia dari sikap tamak, mau menang sendiri, egois, dan lain sebagainya.
2. untuk menundukkan hawa nafsu sebagaimana tertuang dalam al-Minahus Saniyyah adalah mengurangi tidur. Ini bukan berarti kita begadang dengan ragam kegiatan yang mubazir. Tidur, sebagaimana juga makanan, bisa menjadi sumber yang menutup kejernihan kita dalam menerima cahaya Tuhan. Mengurangi tidur berarti bergiat bagun menunaikan shalat malam, memperbanyak dzikir, serta bermunajat kepada Allah, dan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat