Selamat Hari Waisak juga ibu..
MANFAAT
Yang didapat dari mempelajari
materi ini iyalah kita sebagai umat Buddha menjadi paham akan perkembangan teknologi yang kini semakin canggih. Kita tidak bisa menahan perkembangan itu, seharusnya kita bisa menggunakan teknologi tersebut untuk hal yang lebih positif.
Misalnya menyebarkan dharma melalui blog internet, maka semua orang pun dapat mempelajari nya.
PERAN
Agama dan Ilmu pengetahuan-teknologi merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan antara satu sama lain. Ilmu adalah sumber teknologi yang mampu memberikan kemungkinan untuk kemuncul berbagai penemuan baru dan ide-ide baru. sedangkan teknologi adalah aplikasi dari ilmu yang dapat ditunjukkan dalam hasil nyata yang lebih kompleks dan dapat mendorong manusia untuk berkembang lebih maju lagi. Tetapi, terlepas dari semua hal tersebut, perkembangan teknologi juga tidak boleh melepaskan diri dari nilai-nilai agama Buddha.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di satu sisi memang berdampak positif, yakni dapat memperbaiki kualitas hidup manusia. Berbagai sarana modern industri, komunikasi, dan transportasi, misalnya, terbukti bermanfaat. Tapi di sisi lain, tak jarang teknologi berdampak negatif karena merugikan membahayakan kehidupan dan martabat manusia. Di sinilah, peran agama sebagai pedoman hidup menjadi sangat penting untuk dilihat kembali.
Dalam pandangan Buddhis, tidak ada pembatasan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, sejauh ilmu pengetahuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan manusia. Seperti misalnya penemuan serum-serum dan vaksin-vaksin untuk berbagai macam penyakit, bayi tabung dan inseminasi buatan untuk menolong pasangan suami istri yang tidak mampu mempunyai keturunan secara alami, operasi ganti kelamin untuk menolong orang-orang yang mempunyai kelainan seksual sehingga tidak merasa rendah diri, pengembangan teknologi satelit dan ruang angkasa dan sebagainya. Tampak bahwa beberapa perkembangan IPTEK yang kadang-kadang menjadi perdebatan di kalangan agama lain, seperti misalnya program bayi tabung dan operasi ganti kelamin, didalam Buddhisme tidak menjadi masalah. Karena otak (daya pikir) manusia memang luar biasa dan jelas program tersebut bertujuan untuk menolong sesama manusia. Jadi manusia sebagai Sang pencipta haruslah selalu mawas diri dan mengembangkan cinta kasihnya demi kebahagiaan sesama. Janganlah manusia justru menuruti nafsu keinginan rendah, keserakahan dan kebencian yang menginginkan orang lain menderita. Dari konsep ini jelas bahwa Buddhisme tidak akan pernah menghambat kemajuan perkembangan IPTEK, tetapi seharusnya manusia mengembangakan cinta kasih terhadap sesama dengan tidak menciptakan teknologi yang bersifat destruktif tetapi yang bersifat konstruktif.
Terimakasih bu..