Fungsi Manajemen
Ada beberapa konsep yang menjelaskan tentang fungsi manajemen, yang terkenal adalah POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Selain itu ada juga yang memberikan konsep sejenis yaitu PODC (Planning, Organizing, Directing, Controlling). Tetapi bagi saya pribadi, apapun konsepnya manajemen harus bisa berfungsi mengorganisir pekerjaan individu dan kelompok dengan efisien.
Planning (Perencanaan)
Pada tahap ini manajemen berfungsi untuk menentukan tujuan akhir (goal) yang ingin dicapai. Selanjutnya dari tujuan akhir tersebut dibuatkan penjabaran yang lebih detail tentang apa saja yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.
Organizing (Pengorganisasian)
Pada tahap ini manajemen berfungsi untuk membagi tugas dan tanggung jawab sesuai dengan fungsinya. Biasanya pembagian tugas ini diawali dengan pembagian kelompok besar, seperti bagian produksi, administrasi, keuangan, marketing, dst.
Actuating (Pelaksanaan)
Manajemen berfungsi sebagai standar pelaksanaan kerja di semua divisi. Semua standar harus bisa terukur, mulai dari jam kerja, standar kualitas, sampai kapasitas kerja. Kemudian tujuan dari actuating ini adalah agar semua individu yang terlibat mampu bekerja secara maksimal agar mencapai goal yang sudah direncanakan.
Controlling (Pengendalian)
Manajemen berfungsi sebagai pengendalian atau pengawasan dari seluruh aktivitas organisasi. Pada tahap ini semua bagian akan dievaluasi apakah telah mencapai goal yang direncanakan atau tidak. Secara umum proses controlling ini adalah mengukur dan membandingkan seluruh pelaksanaan. 
Dan ada juga fungsi manajamen yaitu : 
Perencanaan adalah hal pertama yang wajib dilakukan seorang manajer. Dengan adanya perencanaan, manajer mengevaluasi segala tindakan, baik yang sudah dilakukan maupun yang belum. Tanpa adanya perencanaan yang matang, tujuan dari kegiatan manajemen tidak akan tercapai.
2. Setelah itu, jalankan fungsi pengorganisasian. Tujuannya untuk mempermudah proses pengawasan yang dilakukan manajer.
3. Fungsi penempatan, manajer bertugas untuk menempatkan sumber daya yang tersedia sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, proses pencapaian tujuan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.
4. Fungsi pengarahan sebagai upaya agar perencanaan yang telah dibuat dapat berjalan dengan lancar. Jadi pengarahan perlu dilakukan agar segala sesuatu yang dilakukan dapat berjalan sesuai arahan atau rencana.
5. Terakhir fungsi pengawasan. Tujuannya agar kegiatan manajemen dapat berlangsung sesuai rencana. Jika tidak berjalan baik, dapat dilangsungkan proses evaluasi. Jadi, tujuan manajemen pun dapat tercapai dengan lebih efektif dan efisien.