Diskusi materi ke 9

Diskusi materi ke 9

Jumlah balasan: 40

Ruang yang tersedia ini adalah tempat kita berdiskusi. Silahkan kelompok dan anggota didalamnya ikut berpartisipasi dalam diskusi ini.. Salam...

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi ke 9

oleh sandora firdaus -
Izin bertanya
Saya mewakili kelompok 1
Sandora adinda neva
Ester Debora P
Hana Kristina
Seperti yang dijelaskan dalam ppt,
FaktorΓÇ¥ struktur oraganisasi salah satu nya adalah teknologi, mengapa teknologi menjadi salah satu faktorΓÇ¥ struktur organisasi?
Sebagai balasan sandora firdaus

Re: Diskusi materi ke 9

oleh mieke rahayu -
Baik, struktur organisasi menunjukkan bagaimana berbagai kegiatan dibagi, dikelompokkan, dan di koordinasikan. Setiap individu didalam struktur organisasi memiliki tanggung jawab masing -masing. Sedangkan pentingnya teknologi berkaitan dengan keahlian, kemampuan , masing2 individu di dalam struktur organisasi, sehingga percepatan hasil kerja dapat tercapai. Coba bayangkan jika masing masing individu tidak memiliki kemampuan , keahlian dalam bidang teknologi.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Jessika Widya ardini -
Jika masing-masing individu tidak memiliki kemampuan di bidang teknologi, akan memperlambat proses kerja, jika membutuhkan jasa orang luar pun tidak akan secepat anggota organisasi yang mengerjakannya. Bidang ini sangatlah penting di era ini jadi sebisa mungkin ada yang berkemampuan di bidang teknologi setidaknya satu orang.
Sebagai balasan sandora firdaus

Re: Diskusi materi ke 9

oleh elivia lolita -
Elivia lolita 1912110239
Perwakilan kelompok 4

Izin menjawab pertanyaan dari kelompok 1
Teknologi informasi telah merubah kegiatan dari penanganan "Back office processing" sampai pada upaya untuk meningkatkan "keunggulan bersaing" dan "keunggulan organisasionalΓÇ¥. Penerapan IOS (Interorganizational systems) sebagai suatu jaringan informasi organisasi telah merubah bentuk organisasi menjadi lebih mendatar, ramping dan fleksibel yang pada akhirnya beralih pada bentuk organisasi maya. Di samping kemudahan melakukan aliansi strategis, teknologi informasi juga menimbulkan dampak negatif bagi pemakainya, yang sering dikenal dengan istilah "TechnostressΓÇ¥. Hal ini terjadi sebagai akibat penggunaan alat-alat mesin yang serba otomatis, yang pada akhirnya akan mereduksi kehidupan bersosialisasi antar pemakai sistem
Sebagai balasan sandora firdaus

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Putu Arielsi Surya Putri -
Putu arielsi surya putri
Dira yolandari
Jessika

Izin menanggapi pertanyaan kelompok 1
Dengan adanya teknologi informasi dunia semakin tidak mengenal batas antar negara dengan negara lainnya (borderless) dalam hal ini teknologi informasi telah mengaburkan batas-batas organisasi, pasar , dan masyarakat, mempersingkat batasan ruang dan waktu, serta menyederhanakan kompleksitas.

Teknologi Informasi telah mengubah cara kerja manusia, mulai dari cara berkomunikasi, cara memproduksi, cara mengkoordinasi, cara berpikir dan perubahan-perubahan besar telah terjadi, melalui pemanfaatan teknologi informasi di dalam berbagai sistem bisnis dan organisasi.

Lingkungan bisnis yang berubah dengan pesat sebagian besar disebabkan oleh penemuan dan implementasi teknologi informasi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi ke 9

oleh mieke rahayu -
Assalamualaikum...sehat semua yaa...
Baik, salah satu bahasan materi hari ini adalah Proses pengorganisasian. 5 tahapan membentuk proses pengorganisasian. manakah yang terpenting?
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh sandora firdaus -
Sandora adinda neva
Ester Debora p
Hana Kristina
Izin menjawab bunda

Pembagian kerja Karen dengan melakukan pembagian kerja dalam organisasi akan mempermudah pekerjaan serta meringankan pekerjaan ,selain itu juga dapat mempercepat bagian kerja dalam suatu organisasi.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh mieke rahayu -
Kondisi saat ini sangat berpengaruh pada lingkungan organisasi. Diterapkannya New Normal tentu akan berdampak pada organisasi. Bagaimana jika Saudara sebagai pengambil keputusan ?
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh mieke rahayu -
Coba jelaskan dengan contoh yang real saat ini melalui Feedforward Control, Concurrent Control dan Feedback Control...
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Adhit Ari Saputra -
Kelompok 7
ΓÇó Adhit Ari Saputra
ΓÇó Ketut Karlina
ΓÇó Ricardo Valentino.T

Ijin menjawab pertanyaan bunda mengenai teori control atau pengendalian.
•Sistem pengendalian umpan maju (feedforward control). Merupakan pengendalian yang ditetapkan sebelum pelaksanaan aktifitas. Misalnya system pengadaan karyawan yang menetapkan criteria-kriteria tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan kebutuhan pekerjaan seperti penentuan calon pejabat negara yang harus memenuhi Fit and Proper Test  dan memenuhi kelayakan Track Record, untuk memastikan bahwa pejabat yang dipilih tepat sesuai agar mampu mengemban tugas dengan baik dan memuaskan.

•Sistem Pengendalian Pencegahan (Concurrent Control), adalah system monitor yang dikembangkan untuk memantau pelaksanaan pekerjaan yang sedang berlangsung sesuai dengan standar. Misalnya pabrik makanan yang memiliki alat untuk mengontrol apakah produk yang sedang diproduksi sesuai dengan standar (ukuran, berat, campuran, kualitas, dll) yang ditetapkan, yang dapat dioperasionalkan sendiri oleh karyawan yang bertugas.

•Pengendalian Umpan balik (Feedback Control), adalah control yang biasanya dilakukan dengan menggunakan informasi  evaluasi berkala pelaksanaan pekerjaan untuk menentukan apakah kinerja sesuai dengan standar. Misalnya jika suatu perusahaan menargetkan kenaikan laba sebesar 12 % tahun berikutnya, maka manajer harus memantau laporan laba perbulan. Apabila setelah 3 bulan kenaikan laba mencapai 3 % maka dapat diasumsikan bahwa rencana berjalan sesuai dengan jadwal.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Adhit Ari Saputra -
Jika saya sebagai pengambil keputusan dalam situasi ini saya tidak hanya fokus kepada pemecahan masalah, namun juga pada kapabilitas (inner drive) yang merupakan dorongan motivasi internal dan inti permasalahan tersebut.Untuk kemudian bagaimana saya mampu menyelaraskan orientasi hidup sehingga membentuk mentalitas yang tangguh pada situasi ini,sehingga saya dapat mengatasi situasi ini pastinya dengan menerapkan segala aspek dalam lingkungan organisasi dengan tetap mengikuti protokol yang diterapkan dalam situasi new normal
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Mitha Adilla Sari -
Nama : Mitha Adilla Sari
Npm : 1912110231
Dari kelompok 2

menurut saya yang terpenting itu DEPARTEMENTALISASI karena Departementalisasi itu proses pengelompokan dan penanaman bagian atau kelompok pekerjaan menurut kriteria
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Jessika Widya ardini -
Jessika widya ardini
Dira yolandari
Arielsi putu

Menurut saya yang terpenting dan yang utama adalah pembagian kerja. Karena dengan pembagian tersebut kita bisa tahu kemampuan masing-masing yang dimiliki setiap individu dan diberikan tugas yang sesuai. Pembagian kerja merupakan pengelompokan kegiatan atau aktifitas serta tenaga kerja kedalam bagian-bagian tertentu sesuai dengan kategori yang ditentukan. Tujuan suatu organisasi memerlukan pembagian kerja adalah terbatasnya kemampuan individu-individu dalam malakukan berbagai kegiatan. Untuk mencapai tujuan di mana individu-individu tidak dapat mencapainya sendiri, maka diperlukan pembagian kerja menjadi beberapa kelompok di dalam organisasi. Sebagai contoh, pembagian kerja dalam team sepak bola : dimana ada manajer tim, kepala pelatih, asisten pelatih, dokter tim, penjaga gawang, dan pemain lainnya.
Sebagai balasan Jessika Widya ardini

Re: Diskusi materi ke 9

oleh mieke rahayu -
Jesika dan Sandora, betul yang paling penting pembagian kerja, karena untuk membentuk depatementalisasi dibuhtuhkan pembagian kerja dulu Mitha...coba bagaimana departemen itu diwujudkan tanpa pembagian kerja lebih dahulu. Bagaimana?
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Ketut Karlina -
Nama kelompok:
ketut Karlina
Adit ari saputra
Richardo valentino

Izin menjawab bunda , 5 tahapan membentuk proses pengorganisasian yg terpenting menurut saya adalah pembagian pekerjaan karena masing-masing anggota inti dalam organisasi memiliki pekerjaan berbeda-beda. Pekerjaan berbeda ini, selanjutnya digabung menjadi kesepahaman dan menjadi gabungan yang saling terkait. Serta akan dapat mempercepat dan mempermudah suatu pekerjaan.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Defi elfina Wanda -
Menurut saya dari 5 tahap proses pengorganisasian tahapan yang terpenting adalah tahap pembagian kerja karena setiap organisasi perlu melakukan tahap ini agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan pekerjaan sehingga menimbulkan penumpukan pekerjaan pada satu titik dan kekosongan pada titik yang lain. pembagian tugas dalam organisasi juga bertujuan untuk mempermudah pekerjaan para anggota organisasi sehingga pekerjaan cepat selesai
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Adhit Ari Saputra -
Menurut saya yang paling penting iyalah tahapan,
Pembagian kerja
Karena tahapan ini sangat penting untuk kita dapat mencapai tujuan yang di harapkan dengan mudah dan efektif. Dengan pengelompokan kegiatan atau aktifitas serta tenaga kerja kedalam bagian-bagian tertentu sesuai dengan kategori yang ditentukan dan sesuai dengan kemampuan individu-individu dalam malakukan berbagai kegiatan. Dengan pembagian kerja ini pastinya sangat membantu perusahaan dalam berproses pada tahapan-tahapan lainnya.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Shella Rosananda -
Nama Shella Rosananda
Perwakilan Kelompok 2
Mitha Ardila Sari
Vinta Mella
Izin menanggapi
Menurut saya adalah pembagian kerja agar kita dapat mengetahui seseorang dapat bekerja di bidang yang mereka kuasai dan kita dapat mengkelompokannya dengan orang orang dengan keahlian yg sama agar pekerjaan dapat berjalan dengan efektif dan efesien sehingga memudahkan untuk menjalankan pekerjaan dan dapat dengan mudah mencapai tujuan organisasi
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Ester Debora Pelealu -
Nama : Ester Debora Pelealu
NPM : 1912110220

Kelompok 1
Sandora Adinda Neva
Hana Kristina

Ijin menjawab Bunda 🙏🏻

Dari 5 tahapan membentuk proses pengorganisasian yang terpenting adalah Pengkoordinasian yang sangat diperlukan dalam setiap organisasi, agar dalam setiap organisasi tersebut saat menjalankan masing-masing tugasnya dapat dengan baik dan tanpa ada timpang tindih tugas atau kewajibannya, sehingga tercapailah tujuan bersama dalam organisasi tersebut. Dan bagi saya jika tanpa adanya pengkoordinasian, semua pihak dalam organisasi memang akan bergerak sesuai dengan kepentingannya namun terlepas dari itu peran masing-masing belum tentu untuk mencapai tujuan bersama atau sesuai dengan perencanaan awal.
Sebagai balasan Ester Debora Pelealu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh mieke rahayu -
Bagaimana mengkoordinasikan antar bagian jika belum ada pembagian kerja ?
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Adhit Ari Saputra -
Kelompok 7

Iya bunda mengkoordinasikan antar bagian jika belum ada pembagian kerja itu pastinya sangat sulit dan tidak mungkin berjalan baik karena pengkoordinasian sendiri merupakan penerapan sistem yang telah disepakati dalam mencapai tujuan,jadi tidak mungkin bisa terjadi jika tidak mekalukan pembagian kerja terlebih dahulu.karena dalam pengorganisasian terdapat anggota yang pastinya memiliki kemampuan yang berbeda-beda.Maka dari itulah pembagian kerja sangat penting untuk dapat menentukan setiap individu sesuai dengan kemampuannya,sehingga pada tahapan selanjutnya akan berjalan dengan sesuai.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Vinta Mella yolandita -
-
Negotiator adalah sebagai perunding baik di dalam organisasi dan dengan organisasi lain
-
Penangkan kesulitan adalah dapat menyelesaikan berbagai masalah yang sulit dan menelusuri, sampai mengeluarkan keputusan yang tidak disenangi, serta berfikir secara konseptual dan analitis.
-
Pengalokasian sumber daya adalah kapan, untuk apa, kepada siapa sumber daya dialokasikan antara berbagai tujuan dan kebutuhan, sumber daya sangat terbatas.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Ester Debora Pelealu -
Sebelumnya mohon maaf Bunda, diawal penalaran saya berfikir yang dimaksud pertanyaan Bunda mana yang lebih penting dan bukan tahapan awal yang terlebih dahulu. Jadi saya keliru menjawab 🙏🏻.

Jadi memang benar tahapan awal yang terpenting sebelumnya adalah pembagian kerja dan untuk pengkoordinasian adalah hal penting pula setelah pembagian kerja agar tanggung jawab dalam pembagian kerja dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan pencapaian tujuan di awal perencanaan.

Terimakasih Bunda koreksinya 🙏🏻
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh lusy fatrisia -
izin menjawab pertanyaan bunda,
menurut saya yg terpenting yaitu Menurut saya yang paling penting iyalah tahapan,
Pembagian kerja
Karena tahapan pembagian kerja ini sangat penting untuk kita dapat mencapai tujuan yang di harapkan dengan mudah dan juga efektif. Dan dengan pengelompokan kegiatan atau aktifitas serta tenaga kerja kedalam bagian-bagian tertentu sesuai dengan kategori yang ditentukan dan sesuai dengan kemampuan individu-individu dalam malakukan berbagai kegiatan.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh I Wayan Feriyanto -
Izin menjawab bunda , 5 tahapan membentuk proses pengorganisasian yg terpenting menurut saya adalah pembagian pekerjaan
Karena ,dengan melakukan pembagian kerja dalam organisasi akan mempermudah pekerjaan serta meringankan pekerjaan ,selain itu juga dapat mempercepat bagian kerja dalam suatu organisasi.
Membagi pekerjaan ke dalam aktivitas-aktivitas yang secara masuk akal dan menyenangkan dapat dilakuka oleh sekelompok orang. Biasanya dalam organisasi yang telah merinci pekerjaan apa yang akan dilakukan, organisasi tersebut akan membagi pekerjaan tersebut ke dalam bidang-bidang tertentu. Bidang-bidang itu yang akan mengerjakan tugas tersebut dengan koordinasi dari koordinator masing-masing bidang.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh grecya indah -

5 tahapan yang membentuk proses pengorganisasian yang terpenting menurut saya yaitu adalah pembagian pekerjaan karena masing2 anggota inti dalam organisasi mempunyai pekerjaan yang berbedabeda,dan setiap organisasi perlu melakukan tahap ini agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan pekerjaan.Tujuan suatu organisasi memerlukan pembagian kerja adalah terbatasnya kemampuan individu-individu dalam malakukan berbagai kegiatan dengan pembagian kerja pasti sangat membantu dalam proses tahapan yang lain
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Nadya Rahma Agustiani -
izin menjawab bunda.menurut saya yang terpenting adalah pembagian kerja karena dengan melakukan pembagian kerja diawal proses pengorganisasian aalah langkah efektif dan tidak membuang-buang waktu dan tenaga, dengan pembagian kerja maka semua anggota dapat bekerja langsung dengan yang sudah ditetapkan.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Ricardo Valentino Tambunan -
Menurut saya tahap pembagian kerja adalah yang paling penting karena pembagian kerja yang tepat merupakan salah satu kunci meraih prestasi kerja yang optimal dari setiap pekerjaan, baik kreativitas dan prakaryanya akan berkembang. Pembagian kerja juga berkaitan dengan pencocokan seseorang dengan pekerjaan yang dipegangnya berdasarkan pada kebutuhan dan pengetahuan yang dimiliki.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Vinta Mella yolandita -
Nama: vinta Mella yolandita
Npm:1912110210
Dari kelompok 2

Menurut saya manajemen bisnis itu adalah suatu kegiatan merancang, mengelola suatu usaha dan mengoperasikan sebuah usaha atau bisnis yang kita jalanin yang mencakup semua pengaturan baik dari dalam proses pengerjaan, pengelolaan sampai cara mencapai suatu tujuan yang akan kita ingini. Disuatu manajemen bisnis ada yang namanya komponen bisnis yang dapat menyusun yaitu:
1. Deskripsi bisnis
Tujuannya untuk memberikan informasi mengenai bisnis yang kita jalani lebih jelas dan paham kepada semua orang.
2. Melakukan analisis pesaing
Tujuannya untuk menyusun strategi yang tepat untuk memajukan bisnis kita. kita perlu melakukan analisis serta pengamatan mendalam sehingga bisa mengetahui dari segi kelemahan dan kekuatan pesaing.
3. Memiliki strategi pemasaran
Sebagai pembisnis atau pengusaha kita perlu memiliki strategi pemasaran maka besaran potensi tujuannya untuk mendapatkan keuntungan besar.
4. Laporan keuangan
Laporan keuangan ini sangat penting bagi kita yang menjalankan bisnis karena kita akan mengetahui tentang pemasukan dan pengeluaran .
5. Menjaga kualitas produk dan layanan
Sebagai pengusaha yang tetap kita harus memperhatikan kualitas produk yang kita juga supaya tetap sama dan tentunya memberikan layanan yang puas kepada konsumen kita supaya konsumen merasa puas atas produk yang kita jual.
Sebagai balasan Vinta Mella yolandita

Re: Diskusi materi ke 9

oleh mieke rahayu -
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Vinta Mella yolandita -
Nama: vinta mella Yolandita 
Npm:1912110210
Dari kelompok 2
Ijin membenarkan Menurut saya yang paling penting dalam suatu manajemen bisnis yaitu tahap pembagian kerjanya sebab tahap ini sangat penting dalam mencapai suatu tujuan yang diharapkan dan yang diinginkan sesuatu target yang dicapai dan tentunya efektif. Dengan hal ini manajemen bisnis dapat mengelompokkan aktifitas atau tugasnya masing-masing sesuai basic atau kemampuan masing-masing s
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Gilang Ramadhan -
Izin menjawab bun,5 Tahap-tahap tersebut yaitu
1.Tahap Kreatifitas

ΓÇó Orientasi pada kemampuan operasional dan wira-usaha.
ΓÇó Titik berat Organisasi pada produksi dan pemasaran.
ΓÇó Sifat komunikasi nonformal
ΓÇó Jam kerja relatif lama dengan imbalan yang menarik.
ΓÇó Kegiatan organisasi dikontrol berdasarkan umpan balik kondisi pasar atau reaksi konsumen.
Dengan berkembang pesatnya organisasi,maka
ΓÇó Efisiensi perlu ditingkatkan.
ΓÇó Dengan bertambahnya pegawai, pola komunikasi kerja yang formal tepat dilakukan.
ΓÇó Motivasi kerja bukan dilandaskan pada pengabdian.
ΓÇó Perlu pengendalian yang ketatpada kompleksitas operasional.
ΓÇó Tahap ini menuntut kepemimpinan yang baik.
Timbul ΓÇ£KRISIS KEPEMIMPINANΓÇ¥
(karena aktivitas manajerial kurang diperhatikan)
2. Tahap Pengarahan
ΓÇó Organisasi fungsional memisahkan produksi dengan pemasaran.
ΓÇó Penetapan pegawai didasarkan pada spesialisasi.
ΓÇó Pengadaan produksi dan pembelian dikendalikan dengan sistem pembukuan yang baik.
ΓÇó Standar beban kerja, sisten insentif dan penyusunan anggaran mulai dianut.
ΓÇó Komunikasi semakin formal sesuai dengan hirarki jabatan.
ΓÇó Fungsi pimpinan mulai berperan.
Pada tahap ini terdapat masalah yang timbul yaitu "Krisis Otonomi".Dan masalah ini dapat dilihat dengan tanda-tanda sebagai beikut :
ΓÇóPengarahan sulit dilakukan dengan spesifik.
ΓÇóPemusatan keputusan memperlebar kesenjangan hubungan pimpinan dengan bawahan.
ΓÇóSistem dan prosedur kerja semakin rumit, egoisme pegawai semakin menonjol sebab semua pegawai menuntut otonomi.
ΓÇóMulai dirasakan pentingnya pendelegasian autoritas (Pendelegasian Kewenangan).
3.Tahap Pendelegasian
ΓÇóTanggung jawab pegawai bertambah.
ΓÇóProfit Center & Bonus sebagai sarana untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai.
ΓÇóKomunikasi antara atasan dengan bawahan semakin jarang dilakukan, dilakukan melalui media surat, edaran, buletin, atau bentuk komunikasi tertulis semakin digunakan.
ΓÇóDengan delegasi, semangat kerja pegawai meningkat.
ΓÇóMendorong perluasan pasar, sehingga penghayatan kebutuhan pelanggandapat bertambah disanubari pegawai.
Tahap ini tumbuh ΓÇ£KRISIS PENGAWASANΓÇ¥
4. Tahap Koordinasi
ΓÇóFungsi perencanaan dimanfaatkan secara formal dan selalu direview.
ΓÇóAktivitas organisasi diarahkan secara produktif.
ΓÇóStaf Peneliti dan Pengawas untuk memperkuat kantor pusat mulai direkrut.
ΓÇóPengeluaran mulai diperhitungkan secara matang.
ΓÇóUnit operasional diarahkan untuk menjadi sentral pendapatan secara ekonomis Data Processing cenderung disentralisasikan untuk mempermudah & mempercepat pengambilan keputusan.
Tahap ini muncul krisis birokrasi,dan dapat ditandai dengan seperti berikut :
ΓÇóKoordinasi kerja yang efektif akan mampu meningkatkan efisiensi organisasi, tanggung jawab pegawaipun nampak bertambah, tetapi merka lama kelamaan harus berhati ΓÇô hati dalam pelaksanaan tugasnya sebab pengawasan cukup ketat. Berkembanglah Birokrasi.
ΓÇóKetatnya pengawasan menekan kepercayaan diri pegawai. Kerjasama antar kantor pusat ddengan kantor cabang semakin kabur dan sulit. Informasi yang ada kurang dapat diandalkan kebenarannya. Kenyataan ini sebagai akibat kompleksnya organisasi besar yang semakin formal dan kaku.
5. tahap Kerjasama
ΓÇóPengembalian kputusan dilakukan secara tim
ΓÇóKerjasama secara tim lebih diartahkan sebagai kekuatan tugas / kerja.
ΓÇóStaf ahli di kantor pusat mulai dikurangi, ditinjau penempatannya dan dikombinasikan dalam bentuk tim untuk mengarahkan unit operasional.
ΓÇóSistem yang formal disederhanakan.
ΓÇóRapat pucuk pimpinan difokuskan pada masalah ΓÇô masalah pokok saja.
ΓÇóProgram Pengembangan diarahkan untuk menumbuhkan semangat kerjasama serta mengatasi keresahan pegawai.
ΓÇóSistem informasi diselaraskan dengan kebutuhan pengambilan keputusan, untuk itu ketepatan pelaporan dituntut.
ΓÇóPenghargaan ditujukan pada tim.
ΓÇóPengalaman kerja diharapkan dapat mematangkan pegawai sebagai manusia organisasi.

Sumber:blogspot.com
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Adhit Ari Saputra -
Kelompok 7
ΓÇó Adhit Ari Saputra
ΓÇó Ketut Karlina
ΓÇó Ricardo Valentino.T

Ijin bertanya mengenai materi proses pengorganisasian.
Seperti yang kita ketahui bahwasannya dalam proses pengorganisasian itu terdapat kegiatanΓÇôkegiatan utama yang harus dilakukan para manajer dalam kegiatan pengorganisasian. yang terdapat 5 tahapan dalam proses pengorganisasian,dari penjelasan ini saya ingin bertanya mengenai apa saja sih peran-peran manajer dalam manajemen sebagai ΓÇ£Pengambil keputusanΓÇ¥?
Karena segala kegiatan seorang manajer perlu suatu tindakan keberanian dalam pengambilan keputusan.
Sebagai balasan Adhit Ari Saputra

Re: Diskusi materi ke 9

oleh Vinta Mella yolandita -
-
Negotiator adalah sebagai perunding baik di dalam organisasi dan dengan organisasi lain
-
Penangkan kesulitan adalah dapat menyelesaikan berbagai masalah yang sulit dan menelusuri, sampai mengeluarkan keputusan yang tidak disenangi, serta berfikir secara konseptual dan analitis.
-
Pengalokasian sumber daya adalah kapan, untuk apa, kepada siapa sumber daya dialokasikan antara berbagai tujuan dan kebutuhan, sumber daya sangat terbatas.