Ijin menanggapi pak
Berikut beberapa faktor yang menyebabkan seorang sarjana menjadi pengangguran.
1.Paradigma Sarjana. Ketika lulus dari Perguruan Tinggi, Sebagian besar lulusan perguruan tinggi hanyalah berkeinginan menjadi pencari kerja (job-seeker) dan jarang yang berkeinginan menjadi pencipta kerja (job-creator). Hal ini dapat dikatakan sudah menjadi paradigma dan kebiasaan dari para lulusan yang menginginkan kemudahan dan mengindari resiko kegagalan.
2 Kurangnya lapangan Pekerjaan.Lapangan kerja di sektor formal di Indonesia mengalami penurunan, hal itu disebabkan lemahnya kinerja sektor riil dan daya saing Indonesia, yang menyebabkan sektor industri menjadi lemah dan membuat produksi manufaktur yang berorientasi ekspor. Melemahnya sektor riil dan daya saing Indonesia secara langsung menyebabkan berkurangnya permintaan untuk tenaga kerja terdidik, yang mengakibatkan meningkatnya jumlah pengangguran terdidik.
3.Ketidaksesuaian Keahlian Lulusan dengan Kriteria yng dibutuhkan. Maksudnya adalah, keahlian para sarjana yang lulus dari Perguruan Tinggi tidak sessuai dengan kriteria yang dibutuhkan oleh perusahaan tempat kerja
Berikut beberapa faktor yang menyebabkan seorang sarjana menjadi pengangguran.
1.Paradigma Sarjana. Ketika lulus dari Perguruan Tinggi, Sebagian besar lulusan perguruan tinggi hanyalah berkeinginan menjadi pencari kerja (job-seeker) dan jarang yang berkeinginan menjadi pencipta kerja (job-creator). Hal ini dapat dikatakan sudah menjadi paradigma dan kebiasaan dari para lulusan yang menginginkan kemudahan dan mengindari resiko kegagalan.
2 Kurangnya lapangan Pekerjaan.Lapangan kerja di sektor formal di Indonesia mengalami penurunan, hal itu disebabkan lemahnya kinerja sektor riil dan daya saing Indonesia, yang menyebabkan sektor industri menjadi lemah dan membuat produksi manufaktur yang berorientasi ekspor. Melemahnya sektor riil dan daya saing Indonesia secara langsung menyebabkan berkurangnya permintaan untuk tenaga kerja terdidik, yang mengakibatkan meningkatnya jumlah pengangguran terdidik.
3.Ketidaksesuaian Keahlian Lulusan dengan Kriteria yng dibutuhkan. Maksudnya adalah, keahlian para sarjana yang lulus dari Perguruan Tinggi tidak sessuai dengan kriteria yang dibutuhkan oleh perusahaan tempat kerja