Diskusi Pertemuan 11

Diskusi Pertemuan 11

Jumlah balasan: 13

Bagaimana pandanganmu mengenai Sumber Daya Manusia / karyawan yang direkrut karena ada kedekatan personal / hubungan kekeluargaan, dll. Apakah dapat bekerja professional bila terjadi seperti itu?


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh cindy utami -
Menurut saya pekerja akan profesional apabila pekerjaan mereka sama dengan skill yg mereka miliki, dan sebaliknya apabila pekerja tidak memiliki skill maka akan bekerja dengan tidak secara profesional. Maka dari itu saya simpulkan perekrutan karyawan karena ada kedekatan keluarga tidak banyak berpengaruh , hanya saja cara kita bagaimna untuk membuat mereka termotivasi dengan perusahaan untuk kerja yang profesional ke perusahaan kita .
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh helen tasiya -
Menurut saya perekrutan karyawan karena kedekatan personal/ hubungan kekeluargaan disebut tidak profesional. Karena, yang dibutuhkan perusahaan pastinya adalah sumber daya yang memiliki kemampuan dibidangnya. Sehingga dapat memajukan perusahaan tersebut. Sedangkan karyawan yang di rekrut karena kedekatan/ hubungan keluarga saja belum tentu memiliki kemampuan yg dibutuhkan perusahaan tersebut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh Wayan Eka Pratiwi -
Selamat Sore Bu, Izin Menanggapi.

Jaman sekarang mencari pekerjaan sangatlah tidak mudah. Kebanyakan mereka yang mendapatkan pekerjaan bukanlah dari jerih payah usahanya sendiri melainkan dibawa oleh keluarga atau orang dalam, yang bekerja di perusahaan tersebut.
Menurut saya hal ini kurang adil karena banyak orang yang sudah berusaha keras namun gagal sebab kalah dengan orang dalam di perusahaan. Dan Menurut saya bisa saja karyawan yang direkrut karena adanya kedekatan personal / hubungan kekeluargaan dll itu menjalankan tugasnya dengan profesional dan sebaliknya tergantung kemampuan yg mereka miliki, akan tetapi lebih baik perusahaan dalam melakukan penempatan tenaga kerja dilaksanakan berdasarkan asas terbuka, bebas, obyektif, serta adil, dan setara tanpa diskriminasi. Pemberi kerja diharapkan (perusahaan) agar menawarkan pekerjaan yang cocok kepada pencari kerja sesuai dengan kemampuannya dan persyaratan jabatan yang dibutuhkan, serta harus memperhatikan kepentingan umum dengan tidak memihak kepada kepentingan pihak tertentu (hubungan kekeluargaan dan lain sebagainya).

Terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh Rahayu Haning putri -
Menurut saya perekrutan karyawan menggunakan relasi ataupun hubungan keluarga tidak profesional karena dengan diterimanya karyawan menggunakan relasi ataupun hubungan keluarga maka karyawan tersebut akan bekerja semaunya. berbeda jika karyawan tersebut diterima karena skill yang dimilikinya karyawan tersebut akan menunjukkan kerja yang profesional.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh Mentari Syifa Ananda -
izin menjawab Bu mengenai Sumber Daya Manusia / karyawan yang direkrut karena ada kedekatan personal / hubungan kekeluargaan, dll. Dan apakah dapat bekerja professional bila terjadi seperti itu? Menurut saya itu tergantung dari pribadi masing-masing lagi , terlepas dari kerabat , keluarga atau sedarah pun apabila memang ia memiliki kriteria dan tanggung jawab atas pekerjaan yang di berikan ya tetap tidak ada salah nya .tetapi alangkah baiknya suatu perusahan merekrut karyawan dengan cara seleksi real , dan melihat langsung kerja , tanggung jawab dari si pelamar kerja,agar tidak terjadi cemburu sosial .perusahaan harus memiliki kriteria atau syarat untuk siapapun yang ingin mendaftar menjadi karyawan perusahaan dan apa saja yang harus di utamakan untuk menjadi seorang karyawan perusahaan , walaupun memang dari keluarga sekalipun tetapi syarat dan ketentuan harus tetap di berlakukan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh Linda Susanti -
Menurut saya mengenai Sumber Daya Manusia / karyawan yang direkrut karena ada kedekatan personal atau keluarga hal ini kurang adil karena banyak orang yang sudah berusaha keras namun gagal sebab kalah dengan orang dalam di perusahaan. Bekerja profesional tergantung kemampuan yang dimiliki karyawan tersebut dan penempatan karyawan pada bidang yang tepat akan menentukan profesional kerjanya juga.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh Shinta Betta -
Menurut saya mengenai Sumber Daya Manusia / karyawan yang direkrut karena ada kedekatan personal atau keluarga hal ini kurang adil karena banyak orang yang sudah berusaha keras namun gagal sebab kalah dengan orang dalam di perusahaan, dan bisa saja karyawan yang direkrut karena adanya kedekatan personal / hubungan kekeluargaan dll itu menjalankan tugasnya dengan profesional dan sebaliknya tergantung kemampuan yg mereka miliki, akan tetapi lebih baik perusahaan dalam melakukan penempatan tenaga kerja dilaksanakan berdasarkan asas terbuka, bebas, obyektif, serta adil, dan setara tanpa diskriminasi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh karisma putri -
Menurut saya karyawan yg direkrut karena ada hubungan dengan orang perusahaan tidak semuanya dapat bekerja dengan profesional. Karena tanpa melihat kualitas dahulu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh lius figo -
Saya tidak setuju dengan pernyataan tersebut, banyak orang yang mudah diterima kerja hanya karena orang dalam / kenalan, sedangkan di luar sana banyak orang yang memiliki keterampilan di bidang tersebut namun terabaikan karena hal tersebut.
Dia bisa saja berkerja secara professional tpi membutuhkan waktu untuk membentuknya. 
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh Alfira Dewi rohmah -
merekrut karyawan berdasarkan hubungan keluarga dan kerabat dapat disebut dengan nepotisme (perilaku yang memperlihatkan kesukaan yang berlebihan kepada kerabat dekat). Akibatt nya akan banyak dampak negatif yang terjadi misal tidak sesuainya karyawan dan kriteria pekerjaannya, dan ini akan membuat kerugian terhadap perusahaan tersebut karena merekrut karyawan yang tidak memiliki dasar pengetahuan dan pengalaman sesuai ppekerjaan trsbt.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh Sabila Rosidah -
Bismillah, jadi jika merekrut karyawan karena ada hubungan kekeluargaan akan berbeda dengan merekrut seseorang denga adanya skill. Jadi ada baiknya, seseorang yang mempunyai hubungan kekeluargaan tersebut harus cocok kemampuan yang dimiliki atau pengetahuan yang ia punya agar bekerja dengan profesional.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh tasya monica -
Menurut saya karyawan yang direkrut karena ada hubungan personal belum tentu dapat bekerja secara profesional.karena karyawan dapat bekerja profesional apabila karyawan tersebut memiliki skill kerja yang cukup bagus dan banyak perusahaan yang merekrut karyawan karena adanya hubungan kekeluargaan tanpa mempertimbangkan kembali apakah karyawan tersebut dapat bekerja dengan baik atau tidak.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Pertemuan 11

oleh D Fajrin -
Tidak profesional sekali dan tidak adil bagi karyawan disana karena mereka susah payah berusaha untuk masuk dan dia yang mempunyai 'hubungan dengan atasan' langsung masuk tanpa berusaha itu sangat tidak profesional dan belum tentu dia mempunyai kemampuan yang memumpuni harusnya dia tetap harus menjalani semua sesi yang diperlukan untuk bergabung ke perusahaan walaupun dia merupakan anak dari pemimpin,menurut saya diap tetap harus menjalani semua sesinya memulai semuanya dari bawah