1.saya tidak pernah mengalami masalah keamanan dalam bidang e-commerce.kemudian teman,keluarga dan tetangga saya juga tidak pernah mengalami masalah sprti itu,kami selalu menerima barang sesuai dengan pesanan dan tepat waktu.
2. Dalam perdagangan elektronik, seperti yang dilakukan Tokopedia dan BukaLapak, keamanan mutlak dibutuhkan. Perdagangan Elektronik (E-commerce) mengacu pada pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui saluran elektronik, terutama Internet. Berbagai aplikasi yang menunjang E-commerce meliputi toko buku online, e-banking, pemesanan tiket online (kereta api, jalan udara, film, dll.), membeli dan menjual barang, transfer dana online dan sebagainya. Selama transaksi E-commerce, informasi rahasia disimpan dalam database juga dikomunikasikan melalui saluran jaringan.
Aplikasi E commerce rentan terhadap berbagai ancaman keamanan. Tahun 2018, Jinson Varghese Sarjana Keamanan Komputer dari Universitas Northumbria dalam artikelnya di laman getastra.com ΓÇ£Ecommerce Security: Importance, Issues & Protection MeasuresΓÇ¥ mencatat serangan cyber yang berhasil terhadap perdagangan elektronik mencapai 32,4 persen di seluruh dunia.
Ada beragam ancaman keamanan terhadap E commerce ini. Profesor Dr. Mohammed Ali Hussain di, Dept. Electronics and Computer Engineering, KL University, Guntur Dist., A.P., India dalam paper hasil studinya ΓÇ£Study of Information Security in E- Commerce ApplicationsΓÇ¥ yang diterbitkan Jurnal International Journal of Computer Engineering Science (IJCES) , menyebut ada tujuh ancaman keamanan potensial yang mengintai E Commerce, yaitu serangan otentikasi ;serangan integritas, serangan kerahasiaan, serangan virus, serangan trojan horse, serangan cacing dan serangan /ancaman basis data.
Berbagai ancaman serangan itu menimbulkan dampak yang berbeda, mulai yang paling ringan hingga yang masif melumpuhkan sistem operasi dan infrastruktur perdagangan elektronik ini.
Selaian beragam ancaman keamanan yang mengintai tersebut, keamanan e-commerce sangat dibutuhkan karena beberapa hal yang mendasari dari perdagangan elektronik ini. Profesor Dr. Mohammed Ali Hussain menyebut enam hal pokok yang menjadi dasar umum kebutuhan keamanan dalam perdagangan elektronik, yaitu kontrol akses, kerahasiaan, autentikasi, non repudiation, integritas dan ketersediaan.alam perdagangan elektronik, seperti yang dilakukan Tokopedia dan BukaLapak, keamanan mutlak dibutuhkan. Perdagangan Elektronik (E-commerce) mengacu pada pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui saluran elektronik, terutama Internet. Berbagai aplikasi yang menunjang E-commerce meliputi toko buku online, e-banking, pemesanan tiket online (kereta api, jalan udara, film, dll.), membeli dan menjual barang, transfer dana online dan sebagainya. Selama transaksi E-commerce, informasi rahasia disimpan dalam database juga dikomunikasikan melalui saluran jaringan.
Aplikasi E commerce rentan terhadap berbagai ancaman keamanan. Tahun 2018, Jinson Varghese Sarjana Keamanan Komputer dari Universitas Northumbria dalam artikelnya di laman getastra.com ΓÇ£Ecommerce Security: Importance, Issues & Protection MeasuresΓÇ¥ mencatat serangan cyber yang berhasil terhadap perdagangan elektronik mencapai 32,4 persen di seluruh dunia.
Ada beragam ancaman keamanan terhadap E commerce ini. Profesor Dr. Mohammed Ali Hussain di, Dept. Electronics and Computer Engineering, KL University, Guntur Dist., A.P., India dalam paper hasil studinya ΓÇ£Study of Information Security in E- Commerce ApplicationsΓÇ¥ yang diterbitkan Jurnal International Journal of Computer Engineering Science (IJCES) , menyebut ada tujuh ancaman keamanan potensial yang mengintai E Commerce, yaitu serangan otentikasi ;serangan integritas, serangan kerahasiaan, serangan virus, serangan trojan horse, serangan cacing dan serangan /ancaman basis data.
Berbagai ancaman serangan itu menimbulkan dampak yang berbeda, mulai yang paling ringan hingga yang masif melumpuhkan sistem operasi dan infrastruktur perdagangan elektronik ini.
Selaian beragam ancaman keamanan yang mengintai tersebut, keamanan e-commerce sangat dibutuhkan karena beberapa hal yang mendasari dari perdagangan elektronik ini. Profesor Dr. Mohammed Ali Hussain menyebut enam hal pokok yang menjadi dasar umum kebutuhan keamanan dalam perdagangan elektronik, yaitu kontrol akses, kerahasiaan, autentikasi, non repudiation, integritas dan ketersediaan.