Pengaruh prototyping terhadap sistem informasi bisnis

Pengaruh prototyping terhadap sistem informasi bisnis

oleh Haris Roba'in -
Jumlah balasan: 0

Nama : Haris Roba'in

Npm   : 1812120020

Prototyping ialah tahapan yang ditujukan untuk mentransformasi sifat-sifat abstrak dari adanya sebuah ide yang akan menjadi lebih terwujud atau terealisasi. Prototyping mempunyai dua kategori yaitu low-fidelity dan high-fidelity. Tahapan prototyping tidak hanya berupa dengan proses visualisasi ide namun juga sebagai proses pembangunan sebuah ide. Prototyping juga memiliki kelebihan dan kekurangan, antara lain:

Kelebihan:

Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan

Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan

Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan system

Lebih menghemat waktu dalam pengembangan system

Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.

Kelemahan:

Pelanggan kadang tidak melihat atau menyadari bahwa perangkat lunak yang ada belum mencantumkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan juga belum memikirkan kemampuan pemeliharaan untuk jangka waktu lama.

Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek. Sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman yang sederhana untuk membuat prototyping lebih cepat selesai tanpa memikirkan lebih lanjut bahwa program tersebut hanya merupakan cetak biru sistem .

Hubungan pelanggan dengan komputer yang disediakan mungkin tidak mencerminkan teknik perancangan yang baik.

Dapat disimpulkan bahwa pengaruh prototyping dalam perkembangan informasi bisnis sangatlah di perlukan. Sebab prototyping dapat membantu kinerja pengusaha atau perkembangan bisnis agar lebih maksimal dan efisien secara waktu dan planning.