Prototyping adalah salah satu metode pengembangan perangkat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembangan dan pelanggan dapat saling beriteraksi selama proses pembuatan sistem. Prototype mewaliki model produk yang akan dibangun, fungsionalitas, dan operasi sitem. Prototyping berguna sebagia alat untuk mendesign dan memperbaiki User Interface.
Prototipe merupakan hal penting di langkah awal pengembangan usaha. Tanpa prototipe, rencana dan kalkulasi bisa jadi tidak akurat, bahkan memungkinkan kesalahan pengambilan keputusan. 
Beberapa manfaat yang didapatkan jika suatu bisnis menggunakan teknik protoype, yaitu :
1. Visualisasi ide, kita dapat menuangkan ide kedalam bentuk yang nyata sehingga ide tsb akan semakin matang. Pembisnis paham dan mengerti bagaimana proses desain kebutuhan konsumen. Begitu pula dalam proses pengambilan keputusan dan pembuatan strategi pengembangan produk akan tepat sasaran.
2. Hemat biaya, untuk membuat ptotorype tidak harus menggunakan bahan yang mahal, kita bisa menggunakan bahan yang murah dan dapat dibuat sendiri.
3. Mengetahui keinginan konsumen, Prototipe tentu tidak menggambarkan seluruh fungsi dan tujuan produk yang kita inginkan, tapi dari gambaran sederhana ini bisa membantu mengamati keinginan pasar. Dengan interaksi dan pengalaman yang dicobakan pada konsumen, dapatkan masukan guna pengembangan produk yang lebih sempurna. 
4. Memudahkanpresentasi kepada investor, model fisik dapat membantu mempresentasikan ide secara nyata. Dengan adanya prototipe, kesempatan menarik investor akan lebih besar, karena investor akan melihat potensi keberhasilan dan keuntungan dari acuan prototipe tersebut.
5. Eksplorasi ide baru, Sebuah prototipe dapat membuka kesempatan untuk mengeksplorasi ide-ide baru. Karena dengan menganalisanya, kita dapat menemukan kekurangan, masalah hingga potensi kerusakan. Informasi yang didapat bisa dikembangkan untuk menciptakan produk yang lebih sempurna dan berkualitas tinggi pada saat peluncurkan produk.