Tempat Diskusi Pertemuan 10

Tempat Diskusi Pertemuan 10

Jumlah balasan: 16

Setelah membaca dan memahami materi, sila bagi yang ingin bertanya atau menanggapi bisa ditulis di dalam forum. Sangat diperbolehkan bagi mahasiswa/i untuk saling menanggapi. Terima kasih. 

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Robertus Donni Aditya -
Saya mau bertanya pak. Mengapa Moral disebut sebagai sesuatu yang lahir dari keinsyafan atau kesadaran seseorang? Terimakasih
Sebagai balasan Robertus Donni Aditya

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh clara agustin -
Izin menjawab moral sebagai sesuatu yang lahir dari keinsyafan atau kesadaran seseorang itu karena moral adalah ajaran tentang baik buruknya perbuatan dan perilaku, akhlak yang dimiliki semua orang. Seseorang dapat dianggap bermoral apabila memiliki kesadaran untuk menerima serta melakukan peraturan yang berlaku dan bersikap atau memiliki tingkah laku yang sesuai dengan nilai-nilai moral yang dijunjujung tinggi di lingkungannya. Moral juga merupakan suatu hukum perilaku yang diterapkan kepada setiap individu dalam bersosialisasi dengan sesamanya sehingga terjalin rasa hormat dan menghormati antar sesama. Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa moral adalah sesuatu yang dihasilkan oleh nilai budaya dan nilai agama yang mengatur suatu individu dalam berperilaku antar sesama manusia. Secara keseluruhan moral memiliki arti norma atau nilai-nilai yang mengatur bagaimana suatu individu saling berinteraksi dengan sesama manusia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Fx Trapsilo setiyoko -
Selamat siang pak, izin bertanya
Pak pada masa sekarang ini kan banyak orang yang sudah meninggalkan tradisi/budaya,padahal tradisi mengajarkan kita nilai luhur, bagaimana cara kita menyikapi hal tersebut pak ?
Sekian terimakasih🙏
Sebagai balasan Fx Trapsilo setiyoko

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh clara agustin -
Izin menanggapi maaf jika salah, cara menyikapinya kita sebagai generasi muda harus bisa mengambil tindakan suatu hal seperti dengan cara menjaga dan melestarikan budaya lokal yang ada dalam masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Beberapa cara yang dapat dilakukan oleh seorang anggota masyarakat khususnya kita sebagai generasi muda dalam mendukung kelestarian budaya dan ikut menjaga budaya lokal diantaranya adalah :

1. Mau mempelajari budaya tersebut, baik hanya sekedar mengenal atau bisa juga dengan ikut mempraktikkannya dalam kehidupan kita

2. Ikut berpartisipasi apabila ada kegiatan dalam rangka pelestarian kebudayaan

3. Mengajarkan kebudayaan itu pada generasi penerus sehingga kebudayaan itu tidak musnah dan tetap dapat bertahan

4. Mencintai budaya sendiri tanpa merendahkan dan melecehkan budaya orang lain

5. Mempraktikkan penggunaan budaya itu dalam kehidupan sehari-hari, misalnya budaya berbahasa

6. Menghilangkan perasaan gengsi ataupun malu dengan kebudayaan yang kita miliki

7. Menghindari sikap primordialisme dan etnosentrisme

8. Ajarkan budaya kepada orang lain
Sebagai balasan Fx Trapsilo setiyoko

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Nico Nainggolan -
Izin menanggapi. Kalau aku bertanya, Tradisi nya pada aspek dulu nih?. Kita hidup sesuai perubahan zaman, jika tradisi pada aspek tertentu tidak relevan pada saat sekarang ya tak menjadi apa-apa. Selagi tradisi tersebut masih di pandang baik, tidak mempersulit seseorang, saya kira akan tetap menjaga tradisi tersebut.
Sebagai balasan Nico Nainggolan

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Budi Nuryanto -
Terimakasih Nico. Ya pada dasarnya yang mempunyai nilai dan manfaat yang baik yang harus kita lestarikan dan kembangkan.
Sebagai balasan Fx Trapsilo setiyoko

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Budi Nuryanto -
Terimakasih FX. Trapsilo Setiyoko. pertanyaan yang menarik dan memang perlu kita sikapi.
Cara menyikapi antara lain :
1) kita mulai dengan cara pewartaan, agar masyarakat memahami nilai-nilai positif dari tradisi/budaya itu (sehingga meningkatkan super ego seseorang akan tradisi/budaya)
2) Jangan ragu-ragu melaksanakan tradisi/budaya yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.
3) Ajak orang-orang disekitar kita untuk tetap melaksanakan tradisi/budaya yang baik
4) ....
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Budi Nuryanto -
Terima kasih pertanyaan bagus dari Robertus Doni Aditya, silahkan siapa yang akan menanggapi .... jangan ragu apapun pendapat anda itu adalah ujud partisipasi dan sikap responsip yang sangat berharga
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Andreas Viktor Butar-Butar -
Moral dan etika?.. Mungkin ada yg mau menanggapi 2 aspek itu..
Sebagai balasan Andreas Viktor Butar-Butar

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh clara agustin -
Izin menanggapi, kalau menurut saya, teologi moral Katolik adalah sebuah kategori besar dari doktrin di dalam Gereja Katolik Roma, sejajar dengan sebuah etika religius. Teologi moral meliputi ajaran sosial, etika medis, etika seksual dan berbagai doktrin Gereja Katolik Roma terhadap kebajikan moral dan teori moral individu. Teologi ini bisa dibedakan sebagai suatu hal yang berkenaan dengan "bagaimana seseorang itu akan bertindak", dan bukannya teologi dogmatis yang membahas "apa yang seseorang percaya". Sumber-sumber teologi moral Katolik meliputi baik Kitab Perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru, serta etika-etika filosofis seperti hukum alam yang dipandang selaras dengan doktrin Katolik. Teologi moral sebagian besar tidak dapat dibedakan dari teologi secara umum selama era patristik (Bapa-bapa Gereja), dan ditemukan di dalam berbagai homili, surat-surat dan komentar-komentar mengenai Kitab Suci dari para Bapa Gereja. Selama Abad Pertengahan, teologi moral berkembang dalam ketelitian dan wawasan melalui pandangan skolastisisme atau etika dalam agama.

Sedangkan etika.
Etika adalah suatu ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk, menerangkan apa yang harus dilakukan oleh manusia dangan yang lainnya, menyatakan tujuan yang harus dituju oleh manusia dalam perbuatan mereka, dan menunjukan jalan untuk melakukan apa yang harus diperbuat.

* Etika Menurut Agama Katolik
Teologi moral Katolik adalah sebuah kategori besar dari doktrin di dalam Gereja Katolik Roma, sejajar dengan sebuah etika religius. Teologi moral meliputi ajaran sosial, etika medis, etika seksual dan berbagai doktrin Gereja Katolik Roma terhadap kebajikan moral dan teori moral individu. Teologi ini bisa dibedakan sebagai suatu hal yang berkenaan dengan "bagaimana seseorang itu akan bertindak", dan bukannya teologi dogmatis yang membahas "apa yang seseorang percaya". Sumber-sumber teologi moral Katolik meliputi baik Kitab Perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru, serta etika-etika filosofis seperti hukum alam yang dipandang selaras dengan doktrin Katolik. Teologi moral sebagian besar tidak dapat dibedakan dari teologi secara umum selama era patristik (Bapa-bapa Gereja), dan ditemukan di dalam berbagai homili, surat-surat dan komentar-komentar mengenai Kitab Suci dari para Bapa Gereja. Selama Abad Pertengahan, teologi moral berkembang dalam ketelitian dan wawasan melalui pandangan skolastisisme atau etika dalam agama.
Sebagai balasan clara agustin

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Andreas Viktor Butar-Butar -
Orang yang tak bermoral apa bisa juga di bilang tak beretika..
Sebagai balasan Andreas Viktor Butar-Butar

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh clara agustin -
Moral adalah suatu hukum perilaku yang diterapkan kepada setiap individu dalam bersosialisasi dengan sesama sehingga terjalin rasa hormat dan menghormati antar sesama manusia.

Etika merupakan sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi tentang standar dan penilaian moral. Selain itu, etika ini mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab seseorang.

Jadi kesimpulan nya Moral merupakan kewajiban mutlak yang harus dimiliki oleh manusia sedangkan etika tidak mutlak tapi lebih baik apabila manusia memilikinya.
Sedangkan Etika kurang pas apabila dikatakan untuk seseorang yang melakukan perbuatan baik karena etika ialah sebuah studi, sedangkan moral lebih tepat, karena moral lebih mengarah ke sifat manusia.
Bisa di pahami dulu penjelasan nya ya andreas
Sebagai balasan clara agustin

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Budi Nuryanto -
Terimakasih Clara, lebih jauh dapat ditambahkan bahwa etika dimengerti tentang baik buruk dan benar salah serta pantas tidak pantas ketika sesuatu itu diterapkan ditengah masyarakat,
Sebagai balasan Budi Nuryanto

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Budi Nuryanto -
Karena waktu yang sudah habis, terima kasih atas kebersamaan dan partisipasinya hari ini. Tugas dapat kalian lihat pada topik TUGAS yang sudah Saya unggah di Assignment. Sila mengunduh pertanyaannya dan mengerjakannya.

Sampai bertemu Jumat tanggal 26 Juni, pukul 10.30. Jaga kesehatan dan tetap semangat. Mari kita akhiri dengan doa. Terima kasih.
Sebagai balasan clara agustin

Re: Tempat Diskusi Pertemuan 10

oleh Andreas Viktor Butar-Butar -
Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral.[butuh rujukan] Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. @wikipedia karna etika dan moral itu berhubunganan sama sama tujuannya mengatur baik buruk seseorang.. Kalo kamu bilang lebih tepat moral emang iya karna semua semua orang dengan moral masyarakat yang hidup di masyarakat.. Tapi pahami clara etika itu gambaran moral juga, dan moral itu menarik makanya di pelajari dan menjadi dasar studi.. lalu tidak pas dimananya.. Apa kamu sekaarang tidak menjalankan studi?