Strategi samudera biru, atau lebih populer dengan istilahnya dalam Bahasa Inggris, Blue Ocean Strategy, adalah strategi yang menantang perusahaan untuk keluar dari samudra merah persaingan berdarah dengan cara menciptakan ruang pasar yang belum ada pesaingnya, sehingga kata kompetisi pun menjadi tidak relevan. Strategi samudra biru berfokus pada menumbuhkan permintaan dan menjauh dari kompetisi dengan menciptakan suatu nilai dan keunikan yang tidak sembarang unik, namun juga merupakan pangsa pasar menguntungkan.
Inovasi nilai pada Strategi bisnis samudera biru adalah soal strategi yang mencakup seluruh sistem kegiatan yang dilakukan perusahaan. Inovasi nilai membentuk perusahaan untuk mengarahkan seluruh sistem pada tujuan mencapai peningkatan nilai bagi konsumen dan perusahaan itu sendiri.
Prinsip  dasar  yang  dikenalkan  dalam  model  Blue  Ocean  Strategy  ini  adalah mencari daerah baru yang belum dimasuki oleh para pesaing yang sudah ada pada saat ini. Untuk dapat menerapkan Blue Ocean Strategy ini dibutuhkan beberapa hal yaitu menemukan dan membangaun daerah ataupun pasar yang baru, dan kedua adalah mengeksploitasi pasar yang belum dimasuki oleh pesaing dan melindunginya sehingga tidak ada pihak lain yang dapat masuk lagi. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah membuat industri yang sama sekali baru, dan memperlebar jangkauan industri yang dimiliki oleh perusahaan.
5 Faktor Inti Strategi bisnis samudera biru( Blue Ocean Strategy):
- Keluar dari persaingan Red Ocean yang banyak pesaing dan memulai menyelami pada Strategi bisnis samudera biru yang memberikan hasil yang menguntungkan.
- Menciptakan Market Space yang baru.
- Peningkatan nilai tambah luar biasa pada pelanggan.
- Meningkatkan Keuntungan pelanggan yang utama, meminimalisir harga jual, biaya, dan bagaimana mengadaptasikan inovasi barupada keadaan internal maupun extern.
- Mempelajari situasi terbaru dalam pasar yang sudah dikenal konsumen.