tanggapan vidio di atas

tanggapan vidio di atas

oleh gusti asih -
Jumlah balasan: 0
NAMA : GUSTI ASIH
NPM : 1812110220


SUMBER-SUMBER DANA

Untuk mendanai suatu kegiatan investasi maka biasanya diperlukan dana yang relative cukup besar. Perolehan dana dapat dicari dari berbagai sumber dana yan ada seperti dari modal sendiri atau dari modal pinjaman atau keduanya. Pilihan apakah menggunakan modal sendiri atau modal pinjaman atau gabungan dari keduanya tergantung dari jumlah modal yang dibutuhkan dari kebijakan pemilik usaha. Pertimbangannya tidak lain adalah untung ruginya jika menggunakan salah satu modal atau dengan modal gabungan

Dilihat dari segi sumber asalnya, modal dibagi 2 (dua) macam, yaitu:

1.         Modal asing (modal pinjaman)

Modal asing atau modal pinjaman merupakan modal yang diperoleh dari pihak luar  perusahaan dan biasanya diperoleh secara pinjaman Sumber dana dari modal asing dapat siperoleh antara lain:

      a.        Pinjaman dari dunia perbankan

      b.       Pinjaman darilembaga keuangan seperti perusahaan modal ventura, asuransi, leasing, dana pension, atau lembaga keuangan lainnya.

      c.        Pinjaman dari perusahaan nonbank.

 2.         Modal sendiri

Modal sendiri adalah modal yang diperoleh dari pemilik perusahaan dengan cara mengeluarkan saham baik tertutup atau terbubuka. Perolehan dana dari modal sendiri biasanya berasal dari:

     a.        Setoran dari pemegang saham.

     b.       Dari cadangan laba.

     c.        Atau dari laba yang belum dibagi


KRITERIA PENILAIAN INVESTASI

Adapun kriteria yang biasa digunakan untuk menuntukan kelayakan suatu usaha atau investasi adalah:

   1.       Playback period (PP)

   2.       Average rate of return (ARR)

   3.       Net present value (NPV)

   4.       Internal rate of return (IRR)

   5.       Profitability index (IP)

   6.       Serta berbagai rasio keuangan seperti rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan profabilitas.

 

 RASIO-RASIO KEUANGAN

        Pengertian laporan keuangan

Pada praktiknya setiap perusahaan, baik bank maupun nonbank pada suatu waktu(periode) akan melaporkan semua kwgiatan keuanganya. Pembuatan masing-masing laporan laporan keuangan memiliki tujuan tersendiri. Secara umum tujuan pembuatan laporan keuangan suatu perusahaan adalah sebagai berikut:

1.       Memberikan informasi keaungan, jumlah aktiva, jenis-jenis aktiva

2.       Jumlah kewajiban, jenis-jenis kewajiban, dan jumlah modal.

3.       Membirikan informasi tentang hasil usaha yang tercermindari jumlah pendapatn yang diperoleh,sumber-sumber pendapatan.

4.       Jumlah biaya-biaya yang dikeluarkan berikut jenis-jenis biaya yang dikeluarkan dalam periode tertentu.

5.       Memberikan informasi tentangperubahan-perubahan yang terjadi dalam aktiva, kewajiban, dan modal suatu perusahaan

6.       Memberikan informasi tentang kinerja manajemen dalam suatu periode dari hasil laporan keuangan yang disajikan.

          Pihak-pihak yang berkepentingan

Adapun pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap laporan keuangan perusaan adalah sebagai berikut:

1.       Kreditor

2.       Pemegang saham

3.       Pemerintah

4.       Manajemen

5.       Karyawan

         Jenis- jenis laporan keuangan

Dalam praktiknya jenis-jenis laporan keuangan yang ada adalah sebagai berikut:

1.       Neraca

2.       Laporan laba/ rugi

3.       Laporan arus kas

4.       Laporan perubahan modal

         Bentuk-bentuk laporangan  keuangan

Berikut ini bentuk laporan keuangan yang umum yang sesuaidengan ketentuan yang berlaku:

1.       Laporan keuangan neraca

Dalam laporan keuangan neraca terdapat tiga macam bentuk, yaitu:

a.        Bentuk skontro atau horizontal(account form)

b.       Bentuk laporan atau vertical(report form)

c.        Bentuk lainnya dengan kebutuhan dan posisi keuangan perusahaan

2.       Bentuk laporan laba / rugi

Khusus untuk laporan laba/rugi hanya memiliki dua macam yaitu:

a.       Bentuk tunggal (single step system)

b.      Bentuk majemuk (multiple step system)