Sistem informasi manajemen adalah Gabungan antara sistem, informasi , data dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi tersebut untuk membantu operasi dan manajemen. Selain itu sistem informasi manajemen Sistem informasi memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah organisasi. Sistem informasi memiliki peran dalam menunjang kegiatan bisnis operasional, menunjang manajemen dalam pengambilan keputusan, dan menunjang keunggulan strategi kompetetif organisasi.
Karena sistem informasi manajemen sendiri Mendukung operasi bisnis mulai dari pencatatan akuntansi sampai dengan penelusuran pesanan pelanggan, sistim informasi menyediakan dukungan bagi manajemen dalam operasi atau kegiatan bisnis sehari-hari. Ketika tanggapan/respon yang cepat menjadi hal yang penting, karna jika tanggapan atau respon terlalu lama akan mengakibatkan pencatatan akuntansi sampai penelusuran pesanan pelanggan akan tidak efektif maka kemampuan Sistim informasi untuk dapat mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi keberbagai fungsi bisnis menjadi penting .
Mendukung pengambilan keputusan Sistim informasi dapat mengkombinasikan informasi untuk membantu manager menjalankan  bisnis dengan lebih baik, informasi yang sama dapat membantu para manajer mengidentifikasikan kecenderungan dan untuk mengevaluasi hasil dari keputusan sebelumnya. Sistem informasi akan membantu para manajer membuat keputusan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih bermakna.
Mendukung keunggulan strategis Sistim informasi yang dirancang untuk membantu pencapaian sasaran yang strategis atau maksimal perusahaan dapat men-ciptakan keunggulan dan bisa bersaing  di pasar.
Selain itu SIM dibutuhkan untuk membantu menyelesaikan masalah.
Dan lagi SIM punya banyak manfaat. Ini diantaranya:
1.Akses data yang cepat dan juga akurat.
2.Membantu dalam proses perencanaan. 
3.Membantu mengidentifikasikan: apa yang dibutuhkan perusahaan.
4.Membantu dalam pengambilan keputusan investasi
5.Mengantisipasi dampak kondisi ekonomi. 
6.Membantu melakukan penyesuaian terhadap teknologi baru
7.Meningkatkan produktifitas operasi.
8.Memberitahu biaya biaya yang tidak perlu dikeluarkan. Efisiensi
9.Menangkap peluang baru yang tidak terpikirkan sebelumnya
10.Membantu ini: menjaga jumlah persediaan yang minimal. Agar efisien.
11.Memonitor kegiatan operasional.