Perkenalkan diri

Perkenalkan diri

oleh Taufik Se -
Jumlah balasan: 34

Silahkan tulis identitas anda

Nama   :

NPM    :

Contoh Kasus  :

Solusi      :

Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Umi Veronica -
Nama : Umi Veronica
NPM : 1712120005

Contoh Kasus : Xerox Corporation Merupakan salah satu perusahaan manufaktur terkemuka di dunia. Kontroler perusahaan Xerox menjelaskan bahwa proses Xerox mengalami sengatan dan frustasi yang disebabkan oleh dua topik yang sangat sensitif bagi banyak perusahaan global. Harga transfer multinasional dan perdagangan valuta. Industri pemrosesan dokumen sangatlah kompetitif dan manajemen Xerox menyadari mereka harus merespon berbagai tekanan pasar dan tantangan persaiangan global.  Harga transfer domestik tidak sekomplek kondisi internasionalnya. Kontroler untuk AS menjelaskan bahwa biasanya harga transfer dibuat dalam basis full cost standar yang memasukkan presentase kecil untuk administrasi. Jika memerlukan respon atas adanya tantangan persaingan harga maka tidak akan dapat melakukan negosiasi ulang. Unit manufaktur tidak bisa menjual di bawah biaya yang menjadi struktur mereka, minimal menutupi biaya. Yang menjadi perhatian utama adalah memengaruhi harga transfer untuk mencapai target kinerja unit. Harga transfer antara unit-unit di luar negeri sedikit lebih rumit dikarenakan adanya ragam permasalahan yang lebih luas. Ada perbedaan entitas hukum, dua otoritas pengaturan yang berbeda (untuk pajak, bea, dan sebagainya), dan dua perbedaan nilai tukar uang.

Solusi : Solusi yang dilakukan untuk menghadapi situasi tersebut yaitu manajemen Xerox menggunakan harga transfer yang berbasis pada pasar (harga pasar dikurangi diskonto). Metode ini sesuai dengan aturan pajak AS dan pada aturan yang belaku di sebagian besar otoritas pajak yang lain. Mata uang harga transfer akan berbeda tergantung kepada nilai tambah dari produk. Harga produk yang berbasis pasar memberikan suatu margin pada unit yang menjual dan begitu pula margin yang cukup untuk unit yang membeli. Hal ini memungkinkan unit yang membeli bersaing di pasar lokalnya. Unit yang membeli bertanggung jawab pada cukai dan kepatuhan pada peraturan. Kantor penjualan wilayah melakukan kerja sama dengan pabrik dan menjaga mereka tetap terkabari tentang peraturan-peraturan di negara mereka dan melakukan komunikasi rutin terhadap setiap perubahan kebutuhan yang terjadi di pabrik. Mereka juga memastikan bahwa fasilitas produksi memahami adanya tekanan-tekanan kompetitif. Unit-unit penjualan Xerox secara konstan mendorong dilakukannya peningkatan unit yang membeli bersaing di pasar lokalnya. Harga pasar yang wajar menjaga independensi dari entitas hukum, tetapi dalam waktu yang bersamaan manajer diharapkan lebih berhati-hati dalam kaitannya dengan variabel-variabel ekonomi. Manajer unit dari AS mengatakan bahwa ukuran-ukuran finansial adalah adil. Namun kadang-kadang ada peristiwa di luar batas kendali mereka, misalnya devaluasi atau inflasi lokal yang tidak terantisipasi atau lingkungan peraturan yang tidak pasti yang dapat mengubah kinerja mereka. Mereka membutuhkan ukuran keuangan yang memiliki jangka waktu yang lebih panjang (lebih dari satu tahun). Seperti harga transfer domestik, harga transfer multinasional dinegosiasikan jika ada perubahan dalam situasi persaingan saat itu atau perubahan variabel ekonomi seperti nilai tukar uang, pajak, bea dan kebijakan negara. Dalam kasus ini, mereka menerapkan sebuah harga transfer yang berbasis pasar sebagai titik tolak untuk melakukan negosiasi.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh nur hidayah -
Nama : Nurhidayah
Npm : 1712121040

Contoh kasus : PT Freeport Indonesia merupakan jenis perusahaan multinasional (MNC), yaitu perusahaan internasional atau transnasional yang berpusat di satu negara tetapi cabang ada di berbagai negara maju dan berkembang.
Mogoknya hammpir seluruh pekerja PT Freeport Indonesia disebabkan karena perbedaan indeks standar gaji yang diterapkan oleh manajemen pada operasional Freeport diseluruh dunia.

Solusi : Juru bicara PT Freeport Indonesia, Ramdani sirait, mengatakan bahwa manajemen perusahaan PTFI akan berkomunikasi dengan Serikat Pekerja Seluruh indonesia (SPSI) demi mengantisipasi ancaman aksi mogok yang dilakukan pekerja. Karena isu aksi mogok tersebut terkait rencana pemutusan hubungan kerja terhadap tiga orang karyawan PTFI yang melakukan intimidasi fisik kepada karyawan lainnya. Jadi dari pihak freeport akan membicarakan kasus ini kepada Serikat pekerja dan Sebagai upaya mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada perusahaan, perusahaan sudah membentuk Crisis Management Committee. Yaitu guna menciptakan lingkungan kerja yang damai dan harmonis, PTFI dan pimpinan SPSI PTFI pun telah membentuk Crisis Management Committee.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Nando Juansyah -
Nama : Nando Juansyah

Npm :1712120026

Contoh kasus : terjadi pada perusahaan makanan yaitu dunkin donuts , saat itu ada pro kontra mengenai bergabungnya pihak MNC ke dalam perusahaan dunkin donuts,dan ini dinilai merugikan pihak dunkin dalam hal meraup keuntungan untuk pihak mereka sendiri itu yang menjadikan MNC menjadi suatu masalah bagi pihak dunkin

Solusinya : jalan satu satunya yang patut ditempuh ialah memutuskan kontrak kerjasama yang tertera dalam surat perjanjian ,karena dalam hal ini dunkin sebagai perusahaan multinasional merasa dirugikan dalam sisi finansial , dengan begitu masalah yang ada di perusahaan juga akan hilang dengan sendirinya
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Nafisah Amatullah -
Nama : Nafisah Amatullah
NPM : 1712120099

Contoh Khasus : Persoalan Budaya dalam Organisasi Multinasional
Pengaruh kebudayaan dalam organisasi pada era global tidak bisa dihindari lagi keberadaannya. Peningkatan kinerja organisasi perlu memperhatikan sumberdaya yang dimiliki dari berbagai budaya, yang berasal dari berbagai negara. Dalam eksistensinya manajer perusahaan multinasional harus memiliki ketrampilan global yang terkait dengan hukum internasional, pasar internasional, pergerakan saham, berbagai nilai dan budaya yang ada dalam organisasi.Salah satu aspek yang menjadi .pertimbangan organisasi multinasional adalah ketika mau membuat kebijakan terkait dengan perbedaan budaya di antara para anggota.

Solusinya :
Agar tidak terjadi kecemburuan di antara pegawai maka perusahaan tidak menitik beratkan atau memberi prioritas terhadap budaya dari etnis/negara tertentu melainkan berorientasi pada tujuan dan kesepakatan yang dibuat di antara mereka.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh widya Septiani -
Nama : Widya Septiani
NPM : 1712120111
Contoh kasus :
PT LG Electronics
MNC ( MultinaTional Corporation ) adalah Merupakan perusahaan dengan pendekatan etnosentris karena menjalankan operasional di banyak negara tetapi pembuatan keputusan utama dilakukan di perusahaan di negara asal. Salah satu perusahaan multinasional yaitu PT LGEl ectronics. LG adalah pemimpin global dan inovator dalam teknologi elektronik konsumen, komunikasi mobile dan home appliances, mempekerjakan lebih dari 84.000 orang yang bekerjadi 112 operasi termasuk 81 anak perusahaan di seluruh dunia.LG Electronics terdiri dari lima unit bisnis. Home Entertainment, Mobile Communications, Home Appliance, penyejuk udara dan Business Solutions. LG adalah salahsatu Perusahaan terkemuka di dunia produsen panel datar TV, produk audio dan video, mobile handset, AC dan mesin cuci. Sistem Informasi Manajemen PT.PT LG Electronics menggunakan sistem GDLS (Global Digital Logistic System ) dalam mengendalikan inventory yang dimiliki perusahaan , Sistem ini berfungsi untuk :
a) Mengetahui pengiriman barang dari pusat ke cabang perusahaan ataupun sebaliknya, meliputi ekspedisi yang digunakan dalam pengiriman, barang-barang apa saja yang dikirim dan kapan waktu keberangkatan dan kedatangan barang setelah sampai di tujuan.
b) Membuat jadwal-jadwal pengiriman barang dari pusat ke cabang perusahaan ataupun sebaliknya, meliputi zona tujuan, rute perjalanan dan no truk yang digunakan untuk melakukan pengiriman, dsb. Dengan adanya system GDLS ini, seluruh pegawai PT. LG Electronics dapat mengetahui bagaimana kondisi inventori perusahaan yang berada di gudang pusat maupun cabang. Begitupula, apabila terjadi masalah atau kesalahan yang berhubungan dengan inventori sehingga dapat segera diatasi langsung oleh pegawai yang berwenang. Hal ini akan meningkatkan efisiensi danefektifitas biaya dan kinerja perusahaan. LG memiliki program yang memperkuat pikiran dan mendorong kreativitas generasi muda , berdasarkan data yang diperoleh LG memiliki jaringan penelitian dan pengembangan meliputi enam pusat LG di korea. Pusat pusat ini ditugaskan untuk merekrut bakat bakat terhebat di tingkat local , meneliti trend-trend teknologi local terbaru dan mewujudkan teknologi-teknologi yang menawarkan keuntungan besar LG menganut Strategi. Pertumbuhan cepat , strategi ini adalah hasil dari strategi yang dirancang untuk memperluas dan penghasilan dengan cepat, sementara meningkatkan tingkat pertumbuhan dari segi nilai moneter, bukan kuantitas. Inovasi cepat, Kemajuan yang pesat melibatkan inovasi inovasi sangat tinggi tujuan dan mengamankan keunggulan kompetitif, membidik target 30% lebih dari apa yang dapat dicapai pesaing LG. Fast inovasi juga berarti 30% lebih banyak penjualan dan peningkatan pangsa pasar LG, pengembangan produk baru dan pembukaan produk tersebut 30% lebih cepat, mengembangkan teknologi dan membangun nilai perusahaan tiga tahun ke depan dari pesaing LG.

SOLUSI
LG Electronics (LG) adalah salah satu MNC yang menjadi pemimpin global dan inovator dalam teknologi elektronik konsumen, komunikasi mobile dan home appliances, terdiri dari limaunit bisnis Home Entertainment, Mobile Communications, Home Appliance, penyejuk udara dan Business Solutions. LG merupakan salah satu perusahaan terkemuka di dunia produsen panel datar TV, produk audio dan video, mobile handset, AC dan mesin cuci.Sistem yang digunakan oleh PT. LG Electronics Indonesia dalam mengendalikan inventori yang dimiliki perusahaan tersebut dinamakan Global Digital Logistic System atau dapat disingkat dengan GDLS. Selain GDLS , LG menggunakan sitem berbasis IT atau yang dikenal sebagai SIstem Informasi Manajemen. Untuk menghubungkan antara perusahaan induk dengan semua anak perusahaannnya dibutuhkan sitem IT yang canggih.Perusahaan LG memiliki 81 cabang di berbagai Negara salah satunya adalah Indonesia, tentu saja hal ini membawa dampak positif terhadap Home Country yaitu membuka lapangan pekerjaan yang bersifat padat Karya. Hal ini didukung oleh statement bahwa tidak mungkin perusahaan LG mendatangkan karyawan berasal dari dari Negara asalnya pasti mereka akan merekrut sedikit banyaknya SDM yang berada di home Country. Selain itu, dengan berkecimpungnya LG di dalam Pasar Internasinonal maka dengan otomatis strategi LG sejalan dengan visi/misi yang disusunya.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Niza Afriliya -
Nama : Niza Afriliya
NPM : 1712120001

Contoh kasus:
Salah satu Perusahaan Multinasional yang bergerak di bidang kafe ataupun gerai-gerai pangan adalah DunkinΓÇÖ Donuts, atau yang lebih akrab disingkat dengan sebutan DD. DunkinΓÇÖ Donuts sendiri mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1985, DunkinΓÇÖ Donuts bukan merupakan perusahaan donut multinasional pertama yang masuk ke Indonesia. Perusahaan-perusahaan Multinasional dianggap sebagai ancaman bagi usaha-usaha lokal di negara tempat ia berada. Jadi menurut usaha-usaha lokal jika perusahaan multinasional masuk ke dalam Indonesia akan menyebabkan perusahaaan lokal tidak diminati lagi. Namun,.Kehadiran MNC ( MultinaTional Corporation ) terkadang memang membawa keuntungan dan kerugian. Hal inilah yang menjadi perdebatan antara pihak-pihak yang pro dan kontra atas kehadiran Perusahaan Multinasional di negara mereka.

Solusi:
Pemerintah harus memberikan pernyataan bahwa tidak semua perusahaan multinasional dianggap sebagai ancaman. Hadirnya suatu Perusahaan Multinasional baru, tentunya membawa pengaruh bagi negara penerima perusahaan tersebut. Demikian pula kehadiran DunkinΓÇÖDonuts sendiri yang juga membawa pengaruh bagi masyarakat. kehadiran dan keberadaan DunkinΓÇÖDonuts tidak sampai mengancam eksistensi (keberadaan) usaha-usaha donut lokal yang ada. Buktinya saja sampai saat ini kita masih menjumpai penjual-penjual yang menjajakan donut buatan industri rumah tangga ataupun industri kecil. Kehadiran Perusahaan Multinasional DunkinΓÇÖDonuts di Indonesia telah memancing timbulnya persaingan dari perusahaan lokal yang sejenis. Terbukti saat ini mulai banyak bermunculan perusahaan donut lokal yang menghasilkan donut-donut berkualitas sampai dengan yang berbentuk resto donut dan kopi. Sebut saja donut J.C, I-Crave, Java Donut, dan lain sebagainya yang semakin digemari para penikmat donut.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Ulfa Rafika Damayanti -
Nama : Ulfa Rafika Damayanti
Npm : 1712120073

Contoh kasus :
PT Megasari Makmur (di daerah gunung Putri, Bogor, Jawa Barat)

Perjalanan obat nyamuk bermula pada tahun 1996, diproduksi oleh PT Megasari Makmur yang terletak di daerah Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. PT Megasari Makmur juga memproduksi banyak produk seperti tisu basah, dan berbagai jenis pengharum ruangan. Obat nyamuk HIT juga mengenalkan dirinya sebagai obat nyamuk yang murah dan lebih tangguh untuk kelasnya. Selain di Indonesia HIT juga mengekspor produknya ke luar Indonesia.
Obat anti-nyamuk HIT yang diproduksi oleh PT Megarsari Makmur dinyatakan ditarik dari peredaran karena penggunaan zat aktif Propoxur dan Diklorvos yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan terhadap manusia. Departemen Pertanian, dalam hal ini Komisi Pestisida, telah melakukan inspeksi di pabrik HIT dan menemukan penggunaan pestisida yang menganggu kesehatan manusia seperti keracunan terhadap darah, gangguan syaraf, gangguan pernapasan, gangguan terhadap sel pada tubuh, kanker hati dan kanker lambung.

Solusinya :
Pihak produsen (PT. Megasari Makmur) menyanggupi untuk menarik semua produk HIT yang telah dipasarkan dan mengajukan izin baru untuk memproduksi produk HIT Aerosol Baru dengan formula yang telah disempurnakan, bebas dari bahan kimia berbahaya. HIT Aerosol Baru telah lolos uji dan mendapatkan izin dari Pemerintah. Pada tanggal 08 September 2006 Departemen Pertanian dengan menyatakan produk HIT Aerosol Baru dapat diproduksi dan digunakan untuk rumah tangga (N0. RI. 2543/9-2006/S). Sementara itu pada tanggal 22 September 2006 Departemen Kesehatan juga mengeluarkan izin yang menyetujui pendistribusiannya dan penjualannya di seluruh Indonesia.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Anissa Wahyuningsih -
Nama : Anissa Wahyuningsih
NMP : 1712120071

Contoh kasus
Freeport di Indonesia, “Dalam 20 tahun berikutnya, proses pemakaian tanah yang tidak transparan—dan pemindahan paksa komunitas lokal—berlanjut pada 1995, anggota-anggota masyarakat memahami untuk pertama kalinya bahwa, menurut sumber-sumber pemerintah, mereka telah menyerahkan tanah-tanah ulayat di wilayah Timika (hampir 1 juta hektar) kepada pemerintah untuk penempatan transmigrasi, termasuk kota Timika dan lokasi Freeport yang baru, Kuala Kencana.” 

Solusi
3 pendekatan dalam menanggulangi masalah di  atas sebagai  berikut:

1. Pendekatan hukum. Dilema perusahaan akan profit oriented dapat dicegah melalui legislasi, dimana peraturan perundang-undangan yang mengikat semua pihak akan menempatkan perusahaan pada standar yang sama. Perusahaan yang berbisnis dengan standar tinggi pasti akan menyambut baik hal ini. Perusahaan yang berbisnis dengan standar tinggi, dalam menjalankan praktiknya akan memperhatikan etika berbisnis (code of conduct). Peraturan dan legislasi akan melindungi perusahaan  tersebut terhadap kompetisi yang tidak fair dari perusahaan yang tidak memenuhi standar yang sama.

2. Pendekatan sosial dan etika. Pendekatan lainnya untuk menjamin pertanggungjawaban publik perusahaan multinasional ialah melalui berbagai macam tekanan  sosial dan etik masyarakat. Paling tidak ada 4 kelompok yang dapat mengadakan presure antara lain, konsumen, investor, pekerja dan LSM. Menurut Wegner-Tsukamoto, kelompok ini dapat menciptakan apa yang disebut “ethical capital” yang artinya nilai yang merasuki empat kelompok tadi untuk melakukan gerakan moral secara aktif.

3. pendekatan melalui transformasi konflik. Konflik itu seperti pedang bermata dua, di satu sisi bisa menghambat tetapi jika dikelola dengan baik dapat menjadikannya sesuatu yang konstruktif. Kalau dinamika konflik dikelola secara tepat akan berdampak pada perubahan sosial yang transformative dan significant bagi kepentingan rakyat banyak. Negosiasi dan mediasi konflik merupakan cara pendekatan yang berprinsip pada nonkekerasan dan dialog untuk mengakomodasi kepentingan semua pihak yang bertikai. Para pihak yang berkonflikperlu duduk bersama dan setara di meja perundingan negosiasi guna mencari titik temu dan menjembatani perbedaan persepsi dan kepentingan dan secara bersama-sama membangun consensus yang membangun dan mengakomodasi semua pihak.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Arda Maheswari Indah Pratiwi -
Nama : arda maheswari I.P
NPM : 1712120069
Kasus :
KFC (dulu dikenal dengan nama Kentucky Fried Chicken) adalah salah satu perusahaan multinalional yang merupakan suatu merek dagang waralaba dari Yum! Brands, Inc., yang bermarkas di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. Didirikan oleh Col. Harland Sanders, KFC dikenal terutama karena ayam gorengnya, yang biasa disajikan dalam bucket. Col. wartawan telah membuat video tentang cara KFC memperlakukan binatang. Mereka menggambarkan ayam yang dilemparkan ke tembok, dipukuli dan dibantai tanpa ampun. Kelompok yang terakhir ini juga mengklaim bahwa pemasok KFC menyiksa ayam mereka dan membuat kehidupan ayam mereka sangat sengsara. Beberapa pemasok ini juga terlibat dalam paruh pemangkasan yang merupakan proses pemotongan paruh ayam.

solusi :
KFC telah melakukan banyak perubahan demi perubahan untuk memperbaiki citra perusahaan. Dari membuat alternatif non-ayam dalam makanan mereka. Ini diberikan kepada konsumen vegetarian yang tidak dapat mengkonsumsi daging. Namun, masih banyak kekurangan dalam meperbaiki citra perusahaan tersebut. Lemak tran pada ayam tidak dapat diminimalisir sehingga gangguau seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung koroner dan penyakit lainnya tidak dapat dihindarkan. KFC telah memberikan komposisi dan standar mutu kualitas makanan yang baik. Jika makanan tersebut menyebabkan penyakit, KFC mengembalikan kepada konsumen masing-masing dalam mengkonsumsinya. Masyarakat tahu apa yang mereka konsumsi dan yang baik bagi kesehatan tubuhnya. KFC berpegang teguh pada norma dan nilai yang telah mereka patuhi, tugas KFC untuk mematuhi sehingga dapat menunjukkan warga perusahaan yang baik dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip etika.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Fajria Nurul ihza -
Nama : Fajria Nurul Ihza
Npm :1712120053
Contoh Kasus:
PT. Marumitsu Indonesia merupakan salah satu perusahaan di bawah kelompok Nitori CO.,Ltd. Dimana Perusahaan Nitori merupakan salah satu perusahaan terbesar dalam bidang pembuatan dan penjualan furnitur di Jepang. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) Jepang. Sehingga Perusahaan ini pro dan kontra karena menerapkan Budaya Perusahaan Berbasis Jepang di indonesia.
Solusi :
Oleh karena perusahaan memiliki budaya yang harus disesuaikan di tiap negara. Alwi (Muba, 2009) menyatakan, begitu pula banyak organisasi di Jepang, utamanya organisasi bisnis, memiliki tradisi yang tumbuh berdasarkan kekuatan masyarakatnya yang mengandalkan nilai-nilai komitmen, dedikasi, loyalitas, kompetensi yang tinggi dan hasrat yang kuat untuk menghasilkan kinerja karyawannya. Maka, sedikit banyak budaya kerja yang dianut di Jepang akan diterapkan di Indonesia. Secara umum budaya kerja di perusahaan Jepang sangat mementingkan komitmen karyawan yang tinggi.
PT. Marumitsu Indonesia memberlakukan sistem absensi karyawan yang cukup ketat sehingga komitmen karyawan terhadap perusahaan dapat dilihat melalui rekapitulasi absensi karyawan. Pemeliharaan komitmen ini juga dilakukan dengan pemberian kompensasi yang layak dan berimbang sesuai dengan kinerja yang karyawan berikan pada karyawan. Kinerja karyawan pada PT. Marumitsu Indonesia tidak dinilai secara formal, tetapi penilaian oleh atasan lewat ide-ide (gagasan) pengembangan yang dikemukakan oleh karyawan. Gagasan yang mampu menciptakan pengembangan bagi produk ataupun perusahaan akan diberikan reward (penghargaan) oleh atasan. Kesan yang diterima seorang bawahan tentang penilaian terhadap diri mereka berdampak kuat bagi mereka dalam mengukur kemampuan mereka sendiri, dan yang lebih penting lagi, bagi kinerja mereka untuk masa-masa yang akan datang.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Yusanti Maulidia Sekar Sari -
Nama : Yusanti Maulidia Sekar Sari
NPM : 1712120056

Contoh Kasus :
Globalisasi pada saat ini mempengaruhi perkembangan perusahaan Multinasional yang ada di Indonesia. Indonesia semakin terlibat dalam ekonomi yang lebih global, sehingga membuka peluang besar bagi masuknya ekspatriat yang melakukan penugasan internasional. Peningkatan jumlah ekspatriat di indikasi dengan tingginya Foreign Direct Investmen (FDI). B╨░ny╨░kny╨░ juml╨░h ╨╡ksp╨░tri╨░t y╨░ng m╨╡m╨░suki p╨╡rus╨░h╨░╨░n Multin╨░sion╨░l di Indon╨╡si╨░ m╨╡nj╨░dik╨░n k╨╡nd╨░l╨░ b╨░gi k╨░ry╨░w╨░n lok╨░l d╨░n ╨╡ksp╨░tri╨░t. K╨╡nd╨░l╨░ y╨░ng dir╨░s╨░k╨░n ╨░k╨░n b╨╡r╨░kib╨░t str╨╡ss d╨░l╨░m b╨╡k╨╡rj╨░, m╨╡m╨░suki bud╨░y╨░ y╨░ng b╨╡rb╨╡d╨░ m╨╡mbu╨░t individu m╨╡nj╨░di or╨░ng ╨░sing di bud╨░y╨░ t╨╡rs╨╡but. H╨░l ini d╨░p╨░t m╨╡nimbulk╨░n individu t╨╡rk╨╡jut d╨╡ng╨░n bud╨░y╨░ y╨░ng b╨╡rb╨╡d╨░ d╨░n str╨╡s. B╨╡b╨╡r╨░p╨░ p╨╡n╨╡liti╨░n t╨╡rd╨░hulu m╨╡nyimpulk╨░n b╨░hw╨░ p╨╡ny╨╡su╨░i╨░n bud╨░y╨░ m╨╡nj╨░di j╨░l╨░n k╨╡lu╨░r untuk m╨╡ng╨░t╨░si cross dist╨░nc╨╡. Hal ini b╨╡rtuju╨░n untuk m╨╡ng╨╡t╨░hui d╨░mp╨░k p╨╡ny╨╡su╨░i╨░n bud╨░y╨░ y╨░ng b╨╡r╨░kib╨░t p╨░d╨░ str╨╡ss k╨╡rj╨░ k╨░ry╨░w╨░n d╨░n ╨╡ksp╨░tri╨░t. P╨╡n╨╡liti╨░n ini b╨╡rfokus p╨░d╨░ c╨░r╨░ k╨░ry╨░w╨░n lok╨░l d╨░n ╨╡ksp╨░tri╨░t d╨░l╨░m m╨╡ny╨╡su╨░ik╨░n diri t╨╡rh╨░d╨░p bud╨░y╨░ y╨░ng b╨╡rb╨╡d╨░ y╨░ng n╨░ntiny╨░ p╨╡ny╨╡su╨░i╨░n diri ╨░k╨░n b╨╡rp╨╡ng╨░ruh t╨╡rh╨░d╨░p str╨╡ss k╨╡rj╨░. P╨╡n╨╡liti╨░n ini dil╨░kuk╨░n di PT. K╨░ltim M╨╡th╨░nol Industri d╨╡ng╨░n k╨░ry╨░w╨░n lok╨░l d╨░n ╨╡ksp╨░tri╨░t s╨╡b╨░g╨░i p╨░rtisip╨░n.

Solusi :
Untuk m╨╡ng╨░t╨░si k╨╡sulit╨░n t╨╡rs╨╡but, ╨╡ksp╨░tri╨░t d╨░n k╨░ry╨░w╨░n lok╨░l m╨╡milih untuk m╨╡ny╨╡su╨░ik╨░n bud╨░y╨░, ╨╡ksp╨░tri╨░t b╨╡rus╨░h╨░ untuk m╨╡ny╨╡su╨░ik╨░n bud╨░y╨░ d╨╡ng╨░n bud╨░y╨░ y╨░ng ╨░d╨░ di Indon╨╡si╨░ t╨░np╨░ m╨╡ningg╨░lk╨░n bud╨░y╨░ J╨╡p╨░ng y╨░ng b╨░ik d╨░n h╨░rus dit╨╡r╨░pk╨░n di PT. K╨░ltim M╨╡th╨░nol Industri, k╨░ry╨░w╨░n lok╨░l b╨╡rus╨░h╨░ untuk m╨╡ny╨╡su╨░ik╨░n d╨╡ng╨░n k╨╡bud╨░y╨░╨░n disiplin y╨░ng dib╨░w╨░ ol╨╡h ╨╡ksp╨░tri╨░t s╨╡b╨░g╨░i p╨╡mimpin. D╨░l╨░m m╨╡ng╨░t╨░si str╨╡s k╨╡rj╨░, ╨╡ksp╨░tri╨░t d╨░n k╨░ry╨░w╨░n lok╨░l m╨╡milik k╨╡s╨░m╨░╨░n p╨░d╨░ p╨╡nd╨╡k╨░t╨░n individu, di╨░nt╨░r╨░ny╨░ m╨╡l╨░lui b╨╡rol╨░hr╨░g╨░ d╨░n t╨╡rlib╨░t/ikut s╨╡rt╨░ d╨░l╨░m k╨╡gi╨░t╨░n F╨░mily G╨░th╨╡ring y╨░ng di f╨░silit╨░si ol╨╡h PT. K╨░ltim M╨╡th╨░nol Industri.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Chyntia Anastasia -
Nama : Chyntia Anastasia
NPM : 1712120150

Kasus : ada tahun 2009 Toyota mengalami krisis yang mengharuskan perusahaannya melakukan product recall. Kasus ini diawali dengan adanya kecelakaan di California, USA, kecelakaan ini telah menewaskan empat orang yang merupakam penumpang dari mobil Lexus ES350. Setelah dilakukan penyelidikan diketahui bahwa kecelakaan ini terjadi karena adanya permasalahan pada sistem pengereman salah satu produk Toyota tersebut.

Solusi : Pada akhir 2009 Toyota memutuskan melakukan product recall terhadap 8,5 Juta produk Toyota dan Lexus. Kasus ini berdampak buruk terhadap bisnis perusahaan Toyota secara global, karena kasus ini memicu dilakukannya product recall kepada kurang lebih delapan produk merk Toyota di antaranya, Toyota Avalon, Toyota Camry, Toyota Corolla, Toyota Highlander, Toyota Matrix, Toyota RAV4, Toyota sequoia, Toyota Tundra.

Pada periode 2009 menuju 2010 telah membuktikan bahwa citra Toyota yang awalnya baik menjadi buruk dan akhirnya mempengaruhi penjualan (Mototrend.com).
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Nur Safitri -

Nama : Nur Safitri

NPM : 1712120123


Kasus: 

PT Dunkindo Lestari atau yang sering disebut dengan Dunkin’ Donuts adalah salah satu Perusahaan Multinasional yang bergerak di bidang kafe ataupun gerai-gerai pangan. Dunkin’ Donuts mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1985, dengan gerai pertamanya di Jl. Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Sebenarnya, Dunkin’ Donuts bukan merupakan perusahaan donut multinasional pertama yang masuk ke Indonesia.  Kembali kepada isu mengenai MNC yang mengundang banyak polemik dari berbagai kalangan, terutama mengenai kehadirannya di Negara-Negara Dunia Ketiga. Salah satu isu yang paling kontroversial mengenai kehadiran MNC—terutama di negara-negara berkembang—adalah isu mengenai outsourcing. Contohnya: Kehadiran Dunkin’Donuts yang memacu hadirnya usaha-usaha donut lokal seperti J.CO, I-Crave, Java Donut, dan lain sebagainya.


Solusi : Perusahaan Multinasional Dunkin’Donuts terbukti tidak sampai mengancam eksistensi (keberadaan) perusahaan lokal yang ada. Pedagang-pedagang tradisional banyak yang menjajakan donut-donut dari usaha industri kecil ataupun usaha rumah tangga. 

1. Adanya segmentasi pasar juga menjamin keberlangsungan perusahaan donut-donut lokal. Sehingga kehadiran Dunkin’Donuts tidak terlalu mengancam usaha-usaha tersebut. 

2. Perusahaan-perusahaan donut lokal yang mampu agar menghasilkan produk-produk donut berkualitas. Bahkan sebagian dari mereka sudah mempunyai nama ataupun membuka gerai berkonsep resto donut dan kopi seperti halnya Dunkin’Donuts. 


Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Cindy Graceilla hadi pratiwi -
Nama: Cindy Graceilla Hadi Pratiwi
Npm: 1712120028

Contoh kasus:
Pada tahun 1970an Nike memusatkan produksinya di Jepang karena upah buruh di Jepang lebih murah dibanding di kantor pusatnya yang ada di Amerika Serikat. Selanjutnya pada tahun 1982, sebagian besar produk Nike dihasilkan di Korea dan Taiwan karena tertarik oleh tenaga kerja murah di sana.Namun, karena upah buruh di kedua negara tersebut kian mahal, Nike merelokasi perusahaannya ke Indonesia, Cina, dan Vietnam. Pada 1980-an saat Nike mencoba membuat produksi di Cina, dalam kemitraan dengan perusahaan milik negara, tapi hal ini malah mendatangkan bencana. Nike lantas memindahkan investasinya ke Taiwan. Nike lantas mengambil keuntungan dari ongkos tenaga kerja yang lebih murah di sana.
Pada akhir 1980-an dengan adanya pergolakan buruh di Korea Selatan, -peningkatan tingkat upah dan hilangnya kontrol dari tempat kerja oleh otoritas Korea - telah membuat negara tersebut menjadi kurang menarik bagi investor, baik asing maupun dalam negeri, yang mulai mencari lokasi lain yang lebih menyenangkan. Nike lantas memindahkan operasi mereka ke Thailand selatan dan Indonesia, dalam mencari tenaga kerja lebih murah dan tidak merepotkan. Upah di kedua negara tersebut disebut-sebut sebagai salah satu yang murah karena hanya memakai seperempat tarif dari yang dibayarkan di Korea Selatan. Beberapa asosiasi Nike yang bermarkas di Taiwan juga didirikan di Asia Tenggara.Alasan lain untuk perpindahan ini adalah bahwa pada tahun 1988, baik Korea Selatan dan Taiwan kehilangan akses khusus untuk pasar AS, yang telah lama mereka nikmati sebagai status "negara berkembang" di bawah Sistem Preferensi Umum (GSP) AS. investor Korea dan Taiwan lantas bergerak ke pabrik di Thailand, Indonesia dan Cina dengan menggunakan pembuatan hak istimewa GSP dari negara-negara miskin.Kesalahan Manajemen Sumber Daya Manusia Meskipun telah menetapkan standar panduan kebijakan pabrik perusahaan berupa kesepakatan yang ideal mengenai buruhnya namun NIKE banyak melakukan kesalahan terhadap sumber daya manusianya, seperti berikut :
1. Tidak ada keadilan kinerja untuk pekerja.
2. Tidak ada reward apapun yang diterima pekerja setelah menjalankan tugasnya.
3. Perusahaan tidak memfasilitasi karyawan ketika ingin berorganisasi melalui serikat pekerja.
4. Manajer tidak menghargai hak-hak pekerja untuk menerima uang lembur, mendapatkan hari libur, dan diperlakukan selayaknya manusia.
5. Manajer cenderung memaksa pekerja memenuhi target produksi, tanpa memberikan fasilitas yang memadai.
6. Perusahaan tidak memotivasi karyawan bekerja dengan baik, tapi cenderung mengancam.
7. Perusahaan tidak pernah mendengar keluhan dan aspirasi pekerja.
8. Pekerja merasa terancam dan terpaksa bekerja karena takut menerima upah lebih rendah lagi.
9. Upah yang diterima pekerja dibawah standar hidup layak, padahal mereka bekerja di atas jam kerja normal.
10. Nike memperkerjakan banyak anak dibawah umur, demi meningkatkan kapasitas produksi dengan harga murah.

Solusi: Masalah yang menjadi penyebab utama dalam kasus Nike adalah penggunaan tenaga kerja buruh yang dianggap sebagai eksploitasi tenaga kerja. Nike terlibat dalam sebuah kontroversi atas penggunaan buruh murah di negara-negara berkembang untuk membuat produk dengan biaya yang lebih murah.Masalah outsourcing ini diperkeruh dengan bocornya laporan rahasia oleh Ernst & Young yang mengaudit Nike dan perusahaan-peusahaan milik subkontraktor Nike di Vietnam yang di informasikan melalui media yang beranama Global Exchange. Laporan mengungkapkan gambaran suram tentang susana kerja yang tidak kondusif dengan mempekerjakan pemuda di bawah umur dengan jam kerja yang lama tetapi dengan upah yang minimum atau sedikit, serta terkontaminasinya para pekerja oleh bahan kimia yang menyebabkan menderita masalah pernapasan.
Negara yang dijadikan produksi dengan menerapkan upah yang rendah untuk buruh, hal ini dilandasi oleh alasan: kualitas pekerja memang masih rendah, jumlah pengangguran banyak, dan memperkuat keunggulan kompetitif bangsa sebagai tempat investasi yang dapat mereduksi biaya produksi.
Perlu ada manajemen sumber daya yang baik antara pemerintah, kontraktor (produsen), dan pekerja untuk mencapai target dan memenuhi peraturan dari perusahaan asing penanam modal. Namun harus tetap dikritisi jika terdapat peraturan yang memberatkan pihak lokal.Perlu adanya perbaikan sumber daya manusia disamping kuantitas yang besar,Penerapan setiap kebijakan yang telah dibuat oleh perusahaan dalam kegiatan berbisnis.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Tiara Anggia Dewi -
Nama : Tiara Anggia Dewi
Npm : 1712120020

Contoh kasus : PT Freeport Indonesia merupakan jenis perusahaan multinasional (MNC), yaitu perusahaan internasional atau transnasional yang berpusat di satu negara tetapi cabang ada di berbagai negara maju dan berkembang.
Mogoknya hammpir seluruh pekerja PT Freeport Indonesia disebabkan karena perbedaan indeks standar gaji yang diterapkan oleh manajemen pada operasional Freeport diseluruh dunia. Pekerja Freeport di Indonesia diketahui mendapatkan gaji lebih rendah dari pada pekerja Freeport di negara lain untuk level jabatan yang sama.

Solusinya : Juru bicara PT Freeport Indonesia, Ramdani sirait, mengatakan bahwa manajemen perusahaan PTFI akan berkomunikasi dengan Serikat Pekerja Seluruh indonesia (SPSI) demi mengantisipasi ancaman aksi mogok yang dilakukan pekerja. Karena isu aksi mogok tersebut terkait rencana pemutusan hubungan kerja terhadap tiga orang karyawan PTFI yang melakukan intimidasi fisik kepada karyawan lainnya.
Ia menyebutkan, terhadap intimidasi fisik yang memenuhi ketentuan PHI (Pedoman Hubungan Industrial) Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sebagaimana kasus tiga karyawan yang melakukan intimidasi fisik, diproses berdasarkan ketentuan PHI-PKB.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Riza Dwi Andarini -
Nama : Riza Dwi Andarini
NPM : 1712120127

Penyesuaian budaya dalam konteks MNC (Studi Kasus Pada Karyawan PT.Kaltim Methanol Industri)
Permasalahan : Globalisasi pada saat ini mempengaruhi perkembangan perusahaan Multinasional yang ada di Indonesia. Indonesia semakin terlibat dalam ekonomi yang lebih global, sehingga membuka peluang besar bagi masuknya ekspatriat yang melakukan penugasan internasional. Peningkatan jumlah ekspatriat di indikasi dengan tingginya Foreign Direct Investmen (FDI).B╨░ny╨░kny╨░ juml╨░h ╨╡ksp╨░tri╨░t y╨░ng m╨╡m╨░suki p╨╡rus╨░h╨░╨░n Multin╨░sion╨░l di Indon╨╡si╨░ m╨╡nj╨░dik╨░n k╨╡nd╨░l╨░ b╨░gi k╨░ry╨░w╨░n lok╨░l d╨░n ╨╡ksp╨░tri╨░t. K╨╡nd╨░l╨░ y╨░ng dir╨░s╨░k╨░n ╨░k╨░n b╨╡r╨░kib╨░t str╨╡ss d╨░l╨░m b╨╡k╨╡rj╨░, m╨╡m╨░suki bud╨░y╨░ y╨░ng b╨╡rb╨╡d╨░ m╨╡mbu╨░t individu m╨╡nj╨░di or╨░ng ╨░sing di bud╨░y╨░ t╨╡rs╨╡but. H╨░l ini d╨░p╨░t m╨╡nimbulk╨░n individu t╨╡rk╨╡jut d╨╡ng╨░n bud╨░y╨░ y╨░ng b╨╡rb╨╡d╨░ d╨░n str╨╡s. Kondisi ini m╨╡ny╨╡b╨░bk╨░n s╨╡b╨░gi╨░n b╨╡s╨░r individu m╨╡ng╨░l╨░mi k╨╡c╨╡m╨░s╨░n dan dapat m╨╡ny╨╡b╨░bk╨░n s╨╡b╨░gi╨░n b╨╡s╨░r individu m╨╡ng╨░l╨░mi g╨░nggu╨░n m╨╡nt╨░l d╨░n fisik, s╨╡tid╨░kny╨░ untuk j╨░ngk╨░ w╨░ktu t╨╡rt╨╡ntu. R╨╡╨░ksi t╨╡rh╨░d╨░p situ╨░si t╨╡rs╨╡but dis╨╡but d╨╡ng╨░n istil╨░h cultur╨╡ shock. PT.Kaltim Methanol Industri m╨╡miliki ╨╡ksp╨░tri╨░t y╨░ng m╨░sih b╨░ru b╨╡k╨╡rj╨░ p╨░d╨░ bul╨░n F╨╡bru╨░ri 2017 s╨╡rt╨░ m╨░sih m╨╡m╨╡rluk╨░n p╨╡ny╨╡su╨░i╨░n bud╨░y╨░, k╨╡bud╨░y╨░╨░n org╨░nis╨░si d╨░n lingkung╨░n k╨╡rj╨░ y╨░ng b╨╡rb╨╡d╨░ d╨╡ng╨░n Indon╨╡si╨░
Solusi :
a) Еkspаtriаt dаn kаryаwаn lokаl mеmiliki kеsulitаn sеndiri dаlаm bеkеrjа di PT. Kаltim Mеthаnol Industri, еkspаtriаt mеmiliki kеsulitаn kаrеnа kаryаwаn lаmbаt dаlаm mеlаkukаn sеsuаtu dаn bаhаsа yаng digunаkаn kаryаwаn sеhаri-hаri, sеdаngkаn kаryаwаn lokаl mеmiliki kеsulitаn diаntаrаnyа kаrеnа еkspаtriаt mаsih mеmbаwа kеbudаyааn аsаl. Untuk mеngаtаsi kеsulitаn tеrsеbut, еkspаtriаt dаn kаryаwаn lokаl mеmilih untuk mеnyеsuаikаn budаyа, еkspаtriаt bеrusаhа untuk mеnyеsuаikаn budаyа dеngаn budаyа yаng аdа di Indonеsiа tаnpа mеninggаlkаn budаyа Jеpаng yаng bаik dаn hаrus ditеrаpkаn di PT. Kаltim Mеthаnol Industri, kаryаwаn lokаl bеrusаhа untuk mеnyеsuаikаn dеngаn kеbudаyааn disiplin yаng dibаwа olеh еkspаtriаt sеbаgаi pеmimpin.
b) D╨░l╨░m m╨╡ng╨░t╨░si str╨╡s k╨╡rj╨░, ╨╡ksp╨░tri╨░t d╨░n k╨░ry╨░w╨░n lok╨░l m╨╡miliki k╨╡s╨░m╨░╨░n p╨░d╨░ p╨╡nd╨╡k╨░t╨░n individu, di╨░nt╨░r╨░ny╨░ m╨╡l╨░lui b╨╡rol╨░hr╨░g╨░ d╨░n t╨╡rlib╨░t/ikut s╨╡rt╨░ d╨░l╨░m k╨╡gi╨░t╨░n F╨░mily G╨░th╨╡ring y╨░ng di f╨░silit╨░si ol╨╡h PT. K╨░ltim M╨╡th╨░nol Industri.
c) PT. K╨░ltim M╨╡th╨░nol Industri m╨╡l╨░kuk╨░n p╨╡l╨░tih╨░n b╨░h╨░s╨░ y╨░ng dip╨╡runtukk╨░n untuk k╨░ry╨░w╨░n lok╨░l d╨░n ╨╡ksp╨░tri╨░t.
d) Adanya progr╨░m CCU ( Cross Cultur╨╡ Und╨╡rst╨░nding) ╨░g╨░r ╨╡ksp╨░tri╨░t bis╨░ m╨╡mp╨╡rsi╨░pk╨░n diri untuk b╨╡k╨╡rj╨░ p╨░d╨░ lingkung╨░n y╨░ng b╨╡rb╨╡d╨░.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Yusinta Sekarani -
Nama : Yusinta Maulidia Sekarani
NPM : 1712120057

Contoh kasus:
Perusahaan multinasional Mitsubishi dan ShowaChemicals padatahun 1976 - 1979 mencemarkan Iingkungan dam merusak ratusan
hektar tambak ikan dan sawah penduduk di desa Tugu Rejo, Randugarut, Semarang. Perusahaan Jepang ini merupakan salah┬╖ satu
perusahaan multinasional Jepang yang beroperasi di Indonesia, yang mana mereka kebanyakan bergerak atau mengusahakan industriindustri kimia dan logam berat.

Solusi:
Untuk menanggulangi masalah pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh perusahaan multinasional memang dibutuhkan kerja sarna oleh semua pihak yang menginginkan terciptanya lingkungan yang seimbang dan serasi dengan kehidupan manusia.
Oleh karena itu, yang perlu kita lakukan sekarang adalah bagaimana mencegah dan mengamankan agar Iingkungan tidak tercemar lagi. Untuk menciptakan hal tersebut, disarnping dibutuhkan tanggung jawab moral secara keseluruhan, juga perlu kesadaran yang mendasar bagi umat manusia bahwa bumi yang satu-satunya tempat berpijak ini merupakan milik kita yang harus kita jaga dan dilestarikan demi keberadaannya.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Phillemon Noah Danis Junior -
Nama : Phillemon Noah Danis Jr
NPM : 1712120146

Contoh Kasus :

KASUS 21 KARYAWAN POSITIF COVID-19 DI PT UNILEVER INDONESIA

Sebanyak 21 karyawan di pabrik Unilever Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi meminta masyarakat tidak khawatir soal keamanan produk Unilever.

Saat ini Pemkab Bekasi masih melakukan tracing atau pencarian kasus COVID dari temuan di pabrik Unilever Cikarang.

Solusi dari pihak Unilever :

Unilever akan terus memastikan semua standar keselamatan dan kesehatan kerja di pabrik terpenuhi sebelum kegiatan operasional normal dimulai di era new normal ini. Unilever juga memastikan bahwa semua stock yang tersedia di gudang tidak terkontaminasi dengan dilakukan pengecekan secara mendalam oleh pihak internal terkait di perusahaan multi nasional tersebut. Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Bekasi Alamsyah mengatakan bahwa masharakat menghimbau agar masyarakat tidak terlalu panik. Tindakan yang dilakukan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat di lingkungan sekitar sudah dilakukan dengan sangat ketat dan sesuai protokol kesehatan. Tidak perlu khawatir mengenai kontaminasi produk, karena sejauh ini belum ada bukti transmisi penyakit melalui barang konsumen dan/atau produk sehari-hari, baik selama wabah ini atau wabah yang serupa sebelumnya (misalnya SARS). Untuk itu, kemungkinan adanya hal ini sangat kecil untuk terjadi.

Saat ini Unilever masih menghentikan sementara kegiatan operasional perusahaannya sembari melakukan pengecekan dan identifikasi serta memastikan bawhwa semua stock da di barang yang tersedia mencukupi dan tidak terkontaminasi.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Suji Krisdayana -
Nama : Suji Krisdayana
NPM : 1712120043

Kasus :
Pada bulan September 2015, Perusaahan multinasional pembuat mobil asal Jerman Volkswagen AG diketahui menggunakan perangkat lunak untuk mencurangi uji emisi di Amerika Serikat atas 11 juta kendaraan Volkswagen dan Audi bermesin disel yang dipasarkan antara tahun 2009 dan 2015. Perangkat lunak tersebut mendeteksi kondisi apakah kendaraan sedang menjalani uji emisi, lalu menyalakan panel elektronik untuk mengendalikan kinerja mesin dan perangkat kendali emisi sedemikian rupa sehingga emisi yang dikeluarkan berada dalam jangkauan batas aman. Hal ini mengakibatkan mobil-mobil tersebut lolos uji EPA (United States Environmental Protection Agency). Sedangkan pada penggunaan sehari-hari perangkat kendali emisi tidak bekerja seperti saat uji emisi sehingga mobil keluaran tahun antara tahun 2009 dan 2015 tersebut mengeluarkan hingga 40 kali batas resmi Nitrogen Oksida (NOx).

Solusi :
Perusahaan ini meminta-maaf atas tindakan tersebut dan menghadapi tindakan-tindakan pidana, penyelidikan peraturan, dan tuntutan atas tindakan kolektif di beberapa negara. Lalu, Volkswagen Didenda Rp16,7 Triliun atas Kasus Dieselgate (Uji emisi).
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Febiola Wijaya -

Nama : Febiola Wijaya

NPM : 1712120023

Kasus: Pabrik Chisso, Jepang

Perkembangan industri sekarang mengalami perkembangan tanpa kontrol. Industri berlomba-lomba melakukan berbagai cara untuk mendapatkan hasil yang melimpah. Tanpa disadari semua tingkah laku industrialisasi menjadikan banyak problematika didalam setiap kehidupan dibanyak Negara, salah satunya yatu tragedi Minamata di Negara Jepang.

Pada kasus ini karena buruknya pengolahan dan pembuangan limbah yang dilakukan Pabrik Chisso, ditemukannya 200-600 ton Hg merkuri yang terdapat di teluk Minamata, terdapat pula mangan, thalium dan selenium yang sangat jelas berefek negatif jika masuk ke dalam tubuh manusia. Kasus pertama Minamata terjadi pada tahun 1956 dimana penderita mengalami gejala kerusakan otak dan jaringan saraf tulang belakang. 

Semakin lama, jumlah penderita yang mengalami penyakit serupa bertambah, hingga dilakukan penelitian serius oleh Universitas Kumamoto. Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah adanya kandungan logam berat dan tinggi pada tubuh penderita karena memakan ikan yang berasal dari teluk Minamata yang sudah tercemar oleh limbah Pabrik Chisso.

Solusi: 

"Kasus Minamata ditangani dengan pengerukan sampai dasar sungai dan teluk yang tercemar merkuri, bukan dengan jaringan dibentangkan di atas sungai," kata Yoshida.

Jaringan yang dipasang di atas sungai dan daerah teluk Minamata setelah pengerukan dasar sungai bersih, dan dimaksudkan guna menghindari orang menangkap ikan yang tercemar merkuri, maka dipasanglah jaringan.

Jadi jaringan dipasang agar orang tidak mengambil ikan yang tercemar racun merkuri.

Jaringan ini dipasang sejak tahun 1970-an hingga tahun 1997 pada area sekitar 1.510.000 meter persegi.

Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh riska setya ningrum -
Nama : Riska Setya Ningrum
NPM : 1712120072

Kasus : 
Pada perusahaan multinasional Nestle.
Pada tahun 1974, seorang wartawan Inggris menerbitkan sebuah laporan yang menyatakan bahwa pabrikan formula-bubuk memiliki kontribusi ada kematian bayi di Dunia Ketiga dengan menjual secara agresif produk mereka kepada orang-orang yang tidak mampu menggunakannya secara tepat. Laporan sepanjang 28 halaman tersebut menuduh industry susu bayi mendorong ibu-ibu untuk menghentikan pemberian ASI dan menggunakan susu formula bubuk. Laporan tersebut kemudian diterbitkan oleh Third World Working Group (Kelompok Kerja Dunia Ketiga), sebuah kelompok lobi yang mendukung Negara-negara terbelakang. Pamflet tersebut diberi judul “Nestle membunuh bayi-bayi,” dan menuduh Nestle atas perilaku yang tidak etis dan tidak bermoral.

Solusi :
1. Tetap melakukan pendekatan edukasi pada ibu bayi sebagai pelaku pemakai formula bayi dalam rangka memberikan formula bayi tersebut pada bayi-bayinya.
2. Nestle tetap memberikan produk sampling berupa pemakaian gratis melalui rumah sakit ΓÇô rumah sakit lokal dengan tidak meninggalkan etika dan moral.
3. Produk formula bayi sangat dipengaruhi oleh budaya masyarakat khususnya ibu bayi, maka Nestle dapat melakukan pemasaran produk formula bayinya melalui produk-produk pendukung yang digunakan oleh ibu bayi secara langsung seperti susu bubuk khusus ibu hamil yang telah direkomendasikan oleh organisasi kesehatan.
4. Nestle melakukan survei dan observasi mengenai segemntasi pasar berdasar budaya masyarakat dan perlikau konsumen tiap negara di bagian negara dunia ketiga sehingga pemasaran formula bayi akan tepat sasaran.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Millenn Tiffanny -
Nama :Millennia Tiffanny Likty
Npm :1712120121
Contoh kasus:
XEROX CORPORATION
Salah satu perusahaan multinasional dalam bidang manufuktur, Raghunandan ΓÇ£SachΓÇ¥ Sachdev yang merupakan Kontroler perusahaan Xerox menjelaskan bahwa proses Xerox mengalami sengatan dan frustasi yang disebabkan oleh dua topik yang sangat sensitif bagi banyak perusahaan global. Harga transfer multinasional dan perdagangan valuta.
Harga TransferSach mendekripsikan mengenai kebijakan harga tranfer, harga transfer domestik murni menggunakan metode biaya penuh (full cost) standar sedangkan harga transfer luar negeri menggunakan metode harga pasar yang wajar (armΓÇÖs length). Ini adalah aturan umum, tetapi sistem tersebut cukup fleksibel yang bisa dengan cepat merespon perubahan keadaan pasar. Industri pemrosesan dokumen sangatlah kompetitif dan manajemen Xerox menyadari mereka harus merespon berbagai tekanan pasar dan tantangan persaiangan global. Seorang manajer Xerox di Brasil menegaskan bahwa Sistem harga transfer didesain untuk menghadapi pasar. Kita mendorong pemakaian produk di pasaran dan Xerox mengetahui sumber dari pendapatan adalah berasal dari pelanggan. Harga transfer domestik tidak sekomplek kondisi internasionalnya. Kontroler untuk AS menjelaskan bahwa biasanya harga transfer dibuat dalam basis full cost standar yang memasukkan presentase kecil untuk administrasi. Jika memerlukan respon atas adanya tantangan persaingan harga maka tidak akan dapat melakukan negosiasi ulang. Unit manufaktur tidak bisa menjual di bawah biaya yang menjadi struktur mereka, minimal menutupi biaya. Yang menjadi perhatian utama adalah memengaruhi harga transfer untuk mencapai target kinerja unit
Solusi:
Manajer perusahaan menjelaskan bahwa Direktur lokasi Venray saat ini memberikan laporannya kepada MS melalui organisasi operasi manufaktur Rank Xerox. Kami sedang mengerjakan rekomendasi mengenai bagaimana cara menyelaraskan dan memindahkan pabrik-pabrik yang difokuskan untuk melapor kepada tim bisnis / divisi bisnis. Bagaimanapun, jajaran produk Venray mendukung lebih dari satu divisi bisnis. Masih akan terdapat area-area yang tidak dimasukkan ke dalam pabrik-pabrik fokus dan akan tetap memberikan laporannya kepada MS. Pengukuran kerja akan dirorong oleh organisasi Manufacturing Supportdengan peralatan dan material serta fungsi pasokan didorong oleh masing-masing organisasi yang mengelolanya seperti yang diindikasikan di dalam bagan organisasi. Tanggung jawab ini akan berpindah kepada divisi-divisi sesuai dengan struktur pelanggan yang direferentsikan di atas dengan dukungan terus-menerus dari MS, Persediaan, Rantai Pasokan Terintergrasi dan Organisasi Operasi Pelanggan. Pada intinya, organisasi dukungan pusat menyediakan pelayanan bagi divisi bisnis dan mengembangkan pengukuran kinerja secara tepat.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Karisma Pramesthi Anggraini -
NPM: 1712120035
Nama: Karisma Pramesthi

Soal:
Meskipun dalam perusahaan Neo terdapat pembatasan hukum terhadap fleksibilitas perusahaan dalam menentukan harga transfer, namun masih terdapat cukup ruang gerak di dalam pembatasan ini. Dan juga Dalam situasi tertentu pada perusahaan Neo, pembatasan hukum dapat mendikte jenis-jenis harga transfer yang harus diterapkan. Apa yang dapat dilakukan oleh perusahaan Neo?

Solusi:
Beberapa perusahaan mengizinkan anak perusahaan berurusan satu sama lain sesuai dengan prinsip ekonomi yang wajar dan membiarkan dampak akibat pajak serta tariff apa adanya. Dengan kebijakan ini, tak ada lagi keraguan tentang legalitas harga transfer karena anak perusahaan mencoba melakukan hal ini sesuai dengan yang diminta oleh peraturan yang berlaku ΓÇô melakukan transaksi secara wajar. Dengan kebijakan ini, kebijakan harga transfer untuk Negara asing pada pokoknya akan sama dengan harga transfer untuk domestic. Akibatnya, system harga transfer akan mendukung system pengendalian manajemen. Di dalam situasi tertentu, pembatasan hukum dapat meminta digunakannya system harga transfer tertentu, atau sebuah system transfer yang disukai untuk tidak digunakan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Rosdiana dewi Amelia -
Nama : Rosdiana Dewi Amelia
Npm :1712120110


Kasus :Pada tahun 2009 Toyota mengalami krisis yang mengharuskan perusahaannya melakukan product recall. Kasus ini diawali dengan adanya kecelakaan di California, USA, kecelakaan ini telah menewaskan empat orang yang merupakam penumpang dari mobil Lexus ES350. Setelah dilakukan penyelidikan diketahui bahwa kecelakaan ini terjadi karena adanya permasalahan pada sistem pengereman salah satu produk Toyota tersebut. Pada akhir 2009 Toyota memutuskan melakukan product recall terhadap 8,5 Juta produk Toyota dan Lexus. Kasus ini berdampak buruk terhadap bisnis perusahaan Toyota secara global, karena kasus ini memicu dilakukannya product recall kepada kurang lebih delapan produk merk Toyota
Solusinya
Jadi, terkait krisis yang menimpa Toyota pada 2009 akibat adanya kesalahan produksi, pada akhirnya dapat menemukan titik terang.  Setelah diterpa berbagai macam tekanan dan kritik dari publik yaitu konsumen maupun media pada akhirnya Toyota menyiapkan strategi komunikasi untuk dapat memperbaiki kinerja serta citranya. adapun hal-hal yang dilakukan oleh Toyota pada periode 2009-2010 adalah melakukan penyesuaian manajerial terhadap SDM yang tidak kompeten, khususnya pada 2009 banyak petinggi perusahaan yang mengundurkan diri agar posisinya dapat diisi dengan individu yang lebih baik, melakukan audit keseluruhan kepada perusahaan, memperbarui model bisnis perusahaan, hingga melakukan quality control yang lebih ketat terhadap produk yang sebelumnya di-recall.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Indah Pramesthi Kirana -
Nama : Indah Prameethi Kirana
NPM : 1712120034
Contoh kasus : sebuah perusahaan multinasional mendapatkan pesanan produk dalam jumlah besar. Namun kemudian konsumen menolak membayar karena harga produk yang ternyata dianggap tidak sesuai. Apa yang dapat dilakukan controller regional dalam mengatasi permasalahan manajer penjualan?

Solusi : Sebagai controller Regional Sales untuk wilayah barat yang diminta untuk memberikan bantuan terhadap masalah ini kepada manajer penjualan, dapat ditentukan bahwa terdapat dua opsi utama yang dilakukan oleh perusahaan tersebut, yaitu :
a) Memperbaiki kebijakan penentuan metode harga transfer yang digunakan
b) Komitmen terhadap strategy TQL (Total Quality Leadership) yang telah dijalankan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh adinda diah -
Nama : Adinda Diah Utami
NPM : 1712120141

Contoh Kasus :
Nestle Adalah salah satu perusahaan besar dan berkelas internasional yang berkantor pusat di Switzerland dan pada tahun 1866 yang lebih dari 100 tahun yang lalu yang pada saat ini juga telah dikenal perusahaan yang bergerak dalam industri formula bayi. Berjalan seiring waktu dalam pemasaran susu bubuk produksi Nestle pada negara-negara dunia mereka Nestle mendapat kecaman dari berbagai pihak yang berkepentingan seperti ibu-ibu bayi, organisasi kesehatan lokal negara, dan pemerintah lokal karena produk susu bayinya diindikasikan telah terkontaminasi dan malnutrisi untuk bayi yang mengakibatkan kematian pada bayi. Susu bubuk yang beredar di negara mereka yang diproduksi oleh Nestle dianggap merupakan hasil produksi untuk percobaan penggunaan pemakaian pada bayi guna menemukan solusi terbaik dan evaluasi untuk produk-produk baru selanjutnya. Banyak pendapat khususnya di negara dunia ketiga ini mengatakan Nestle membunuh bayi generasi muda mereka dan Nestle tidak mempunyai etika dan berperilaku tidak bermoral. Dengan adanya kecaman bagaimana Nestle melakukan aktifitas dan perubahan cara pemasaran dalam rangka memasarkan produk formula bayi terkait adanya perubahan budaya masyarakat dan perilaku konsumen ?

Solusi :
Nestle dapat menggunakan strategi pemasaran secara berkala dan berkolaborasi dengan partner lokal seperti organisasi maupun pemerintah melalui program edukasi berkelanjutan secara jangka panjang dalam memasarkan inovasi-inovasi produk formula bayi. Nestle mengimplementasikan Strategi Adaptasi dan Komunikasi dengan menggunakan Dual Adaptation dan Product Invention dimana berusahaa mengkomunikasikan secara bersama dengan diskusi dengan pihak-pihak terkait sebagai pengontrol maupun partner pemasaran produknya.
Sebagai pengontrol kualitas produk, Nestle bekerja bersama WHO dengan menggunakan syarat dan requirement berdasar kode-kode WHO yang telah ditetapkan sehingga formula bayi yang dikonsumsi telah dijamin layak konsumsi oleh bayi. Begitu pula dengan organisasi UNESCO sebagai pihak kontroler peredaran produk formula bayi dimana penertiban industri formula bayi haruslah memenuhi standarisasi-standarisasi tertentu untuk mencapai hasil produk yang paling aman dan terjamin sehingga resiko kematian bayi dapat dihilangkan atau seminim mungkin.
Produk formula bayi sangat dipengaruhi oleh budaya masyarakat khususnya ibu bayi, maka Nestle dapat melakukan pemasaran produk formula bayinya melalui produk-produk pendukung yang digunakan oleh ibu bayi secara langsung seperti susu bubuk khusus ibu hamil yang telah direkomendasikan oleh organisasi kesehatan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Mutiara Dwi Firdiana -
Nama : Mutiara Dwi Firdiana
Npm : 1712120044

Contoh kasus :Studi Kasus PT Freeport Indonesia tentang Gaji Upah Pekerja.

PT Freeport Indonesia merupakan jenis perusahaan multinasional (MNC), yaitu perusahaan internasional atau transnasional yang berpusat di satu negara tetapi cabang ada di berbagai negara maju dan berkembang.
Mogoknya hammpir seluruh pekerja PT Freeport Indonesia disebabkan karena perbedaan indeks standar gaji yang diterapkan oleh manajemen pada operasional Freeport diseluruh dunia. Pekerja Freeport di Indonesia diketahui mendapatkan gaji lebih rendah dari pada pekerja Freeport di negara lain untuk level jabatan yang sama. Gaji sekarang perjam USD 1.5-USD 3. Padahal, dibandingkan gaji di negara lain mencapai USD 15-USD 35 perjam. Sejauh ini, perundingannya masih menemui jalan buntu. Manajemen Freeport bersikeras menolak tuntutan pekerja, entah apa dasar pertimbangannya.

Solusi:manajemen perusahaan PTFI akan berkomunikasi dengan Serikat Pekerja Seluruh indonesia (SPSI) demi mengantisipasi ancaman aksi mogok yang dilakukan pekerja. Karena isu aksi mogok tersebut terkait rencana pemutusan hubungan kerja terhadap tiga orang karyawan PTFI yang melakukan intimidasi fisik kepada karyawan lainnya.
Ia menyebutkan, terhadap intimidasi fisik yang memenuhi ketentuan PHI (Pedoman Hubungan Industrial) Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sebagaimana kasus tiga karyawan yang melakukan intimidasi fisik, diproses berdasarkan ketentuan PHI-PKB.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Eva Novianti -
Nama : Eva Novianti
Npm : 1712120029

Contoh Kasus:
Perusahaan ini memproduksi dan mendistribusikan produk Coca-Cola ke lebih dari 400.000 outlet melalui lebih dari 120 pusat penjualan.
Coca-Cola Bottling Indonesia merupakan nama dagang yang terdiri dari perusahaan-perusahaan patungan (joint venture) antara perusahaan-perusahaan lokal yang dimiliki oleh pengusaha-pengusaha independen dan Coca-Cola Amatil Limited, yang merupakan salah satu produsen dan distributor terbesar produk-produk Coca-Cola di dunia.
Coca-Cola Amatil pertama kali berinvestasi di Indonesia pada tahun 1992. Mitra usaha Coca-Cola saat ini merupakan pengusaha Indonesia yang juga adalah mitra usaha saat perusahaan ini memulai kegiatan usahanya di Indonesia.

Produksi pertama Coca-Cola di Indonesia dimulai pada tahun 1932 di satu pabrik yang berlokasi di Jakarta. Produksi tahunan pada saat tersebut hanya sekitar 10.000 krat.
Saat itu perusahaan baru memperkerjakan 25 karyawan dan mengoperasikan tiga buah kendaraan truk distribusi. Sejak saat itu hingga tahun 1980-an, berdiri 11 perusahaan independen di seluruh Indonesia guna memproduksi dan mendistribusikan produk-produk The Coca-Cola Company. Pada awal tahun 1990-an, beberapa diantara perusahaan-perusahaan tersebut mulai bergabung menjadi satu.
Tepat pada tanggal 1 Januari 2000, sepuluh dari perusahaan-perusahaan tersebut bergabung dalam perusahaan-perusahaan yang kini dikenal sebagai Coca-Cola Bottling Indonesia.
Saat ini, dengan jumlah karyawan sekitar 10.000 orang, jutaan krat produk kami didistribusikan dan dijual melalui lebih dari 400.000 gerai eceran yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rangkaian produk Coca-Cola Bottling meliputi empat dari lima merek terkenal di dunia saat ini, seperti Coca-Cola, diet Coke, Fanta, dan Sprite. Produk-produk ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat konsumen Indonesia dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi. Juga memproduksi dan mendistribusikan teh siap minum bermerek Frestea, Sunfill dan minuman mengandung soda bermerek Schweppes.

Solusi :

Pengembangan pendekatan manajemen Sistem Informasi (Information System / IS) yang terarah pada organisasi coca-cola bottling merupakan bentuk pengaruh evolusi teknologi terhadap dunia usaha dewasa ini. Peran penting sistem informasi terhadap kinerja bisnis kami, pengembangan sumber daya manusia dan nilai tambah lainnya, terutama bagi pemegang saham, membutuhkan tim yang berdedikasi tinggi dan profesional dalam bidang manajemen sistem informasi.
Tantangan akan muncul sesuai dengan kebutuhan. Setiap tantangan harus ditangani sesuai prioritas guna menjamin kepuasan terhadap jasa layanan pelanggan dalam skala bisnis yang luas. Perusahan ini menggunakan sistem terintegrasi yang menghubungkan seluruh aspek bisnis. Terlepas dari fokus dari aktifitas baik berupa supply chain, financial, atau yang berhubungan langsung dengan kegiatan penjualan, manfaat dari sistem informasi akan dirasakan oleh seluruh komunitas bisnis Coca-Cola Bottling.
Salah satu manfaat terpenting dari investasi CCBI pada teknologi sistem informasi selama lima tahun terakhir adalah dengan meningkatnya kemampuan karyawan di seluruh level organisasi Coca-Cola Bottling.
Masa depan akan menjelang. Teknologi akan terus berkembang dan menciptakan peluang baru untuk peningkatan produktifitas sumber daya manusia.
Kemampuan karyawan untuk menggunakan informasi akan terus meningkat, kualitas infrastruktur publik akan meningkat, dan pelanggan akan membangkitkan kebutuhan akan layanan baru seiring kemajuan teknologi. Seluruh hal tersebut membutuhkan dukungan dari tim yang profesional dalam organisasi kami.
Departmen IS akan melanjutkan kemitraannya dengan pimpinan dari setiap lini bisnis internal,
serta ikut membantu proses evolusi guna meningkatkan kualitas investasi sistem informasi di perusahaan, dan pada akhirnya untuk meningkatkan layanan terhadap pelanggan.
Adalah filosofi dan komitmen perusahaan untuk menjadi bagian integral di setiap kelompok masyarakat di mana perusahaan melaksanakan kegiatan usaha. Perusahaan aktif memberikan kontribusi kepada masyarakat baik melalui aktifitas bisnis kami sehari-hari, maupun melalui berbagai kegiatan hubungan masyarakat yang bermanfaat dan memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Elvina Sujitno -
nama : elvina sunitno
Npm : 1712120124
Studi Kasus Pada Coca Cola

The Coca Cola Company merupakan perusahaan minuman terbesar dunia, dengan manufaktur terbesar, serta distributor dan pemasar yang memusatkan penjualan minuman non-alkohol dan sirup di Dunia. Perusahaan Coca Cola mulai dikenal masyarakat melalui salah satu produknya yang terkenal, yaitu Coca-Cola. Coca-Cola atau Coke adalah minuman bersoda kola yang dijual di berbagai restoran, toko, dan mesin pengecer di lebih dari 200 negara. Coke adalah salah satu merek yang paling dikenal dan paling luas penjualannya. Saingan utamanya adalah Pepsi.
Upaya mengiklankan merek Coca-Cola ini pada mulanya tidak mendorong penggunaan kata Coke, bahkan konsumen dianjurkan untuk membeli Coca-Cola dengan kata-kata berikut: "Mintalah Coca-Cola sesuai namanya secara lengkap; nama sebutan hanya akan mendorong penggantian produk dengan kata lain". Tetapi konsumen tetap saja menghendaki Coke, dan akhirnya pada tahun 1941, perusahaan mengikuti selera popular pasar. Tahun itu juga, nama dagang Coke memperoleh pengakuan periklanan yang sama dengan Coca-Cola, dan pada tahun 1945, Coke resmi menjadi merek dagang terdaftar.

Solusi :
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memasuki dunia pasar global yaitu, memutuskan untuk berekspansi ke luar negeri, memutuskan pasar mana yang akan dimasuki (berapa banyak pasar yang akan dimasuki, dan bagaimana pasar negara maju versus pasar negara berkembang), dan mengevaluasi pasar potensial.
Dalam ajang pemasaran global setidaknya ada empat isu sentral yang patut mendapatkan pusat perhatian serius dari pemasar, yaitu standarisasi versus adaptasi, sensitivitas kultural, nasionalisme, dan mode of entry (strategi memasuki pasar luar negeri). Dalam konsep pemasaran global mencakup beberapa hal diantaranya yaitu, kebutuhan, keinginan, dan permintaan, produk, nilai, biaya dan kepuasan, pertukaran, transaksi dan hubungan, pasar, pemasaran dan pemasar. Segmentasi pasar global dibagi dalam beberapa segmen, yaitu pemasaran massal (mass marketing), pemasaran segmen, pemasaran ceruk, dan pemasaran mikro.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Puji Lestari -
Nama: Puji Lestari
Npm: 1712120067

Contoh kasus pada perusahaan coca cola : Konsep MNC merupakan dapat dilihat
dari upaya Coca-Cola dalam mengatasi perubahan iklim. Melalui analisis konsep diplomasi lingkungan,
upaya negosiasi dilakukan dalam COP21 di Paris dan menghasilkan Paris Agreement. Paris Agreement
sebagai acuan untuk mengatasi perubahan iklim, mengingat rezim internasional ialah seperangat aturan,
nilai dan norma internasional yang disepakati oleh negara-negara yang menyepakatinya dan dapat
berlaku bagi aktor internasional.

Solusi:
Coca-Cola sebagai MNC berupaya untuk mengatasi perubahan iklim dengan menjadi sponsor dan berinvestasi, selain itu itu juga mendirikan rumah untuk daur ulang libah botol plastik yang disebabkan olehnya.
Melalui teori dan konsep yang ada bahwasanya perubahan iklim dinegosiasikan dalam COP21 di Paris, sehingga terbentuk prinsip-aturan dan norma yang dilakukan untuk mengatasi perubahan iklim, sehingga pada akhirnya sebagai landasan untuk mengatasi perubahan iklim, bisa disebut rezim internasional. Coca-cola ikut serta dalam proses diplomasi lingkungan, namun hanya 
sebatas memberikan dukungan dan
penekanan agar perusahaan multinasional lain untuk menggunakan paris agreement sebagai landasar revolusi terhadap bisnis, sehingga akan terbangun perkekonmian yang ramah lingkungan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Intan 1712120008 -
Nama : Intan

NPM : 1712120008

Contoh Kasus : kasus Freeport di Indonesia, ΓÇ£Dalam 20 tahun berikutnya, proses pemakaian tanah yang tidak transparanΓÇödan pemindahan paksa komunitas lokalΓÇöberlanjut pada 1995, anggota-anggota masyarakat memahami untuk pertama kalinya bahwa, menurut sumber-sumber pemerintah, mereka telah menyerahkan tanah-tanah ulayat di wilayah Timika (hampir 1 juta hektar) kepada pemerintah untuk penempatan transmigrasi, termasuk kota Timika dan lokasi Freeport yang baru, Kuala Kencana.

Solusi : Terkait dengan kasus yang terjadi di Papua, mungkin solusi yang perlu dimanifestasikan di dalam masyarakat itu sendiri adalah berupa pola alokasi dana ke titik tertentu mungkin perlu dikembangkan ke kelompok-kelompok yang lebih kecil, mengingat suku-suku yang mendiami kawasan pegunungan itu hidup dalam kelompok-kelompok kecil di daerah-daerah terisolasi sehingga dampak yang terjadi lebih dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh selviana ciahyadi -
Nama : Selviana Ciahyadi
NPM : 1712120009

Contoh kasus :
PT Freeport Indonesia merupakan jenis perusahaan multinasional (MNC), yaitu perusahaan internasional atau transnasional yang berpusat di satu negara tetapi cabang ada di berbagai negara maju dan berkembang.

Mogoknya hammpir seluruh pekerja PT Freeport Indonesia disebabkan karena perbedaan indeks standar gaji yang diterapkan oleh manajemen pada operasional Freeport diseluruh dunia. Pekerja Freeport di Indonesia diketahui mendapatkan gaji lebih rendah dari pada pekerja Freeport di negara lain untuk level jabatan yang sama. Gaji sekarang perjam USD 1.5-USD 3. Padahal, dibandingkan gaji di negara lain mencapai USD 15-USD 35 perjam. Sejauh ini, perundingannya masih menemui jalan buntu. Manajemen Freeport bersikeras menolak tuntutan pekerja, entah apa dasar pertimbangannya.

Solusi :
Juru bicara PT Freeport Indonesia, Ramdani sirait, mengatakan bahwa manajemen perusahaan PTFI akan berkomunikasi dengan Serikat Pekerja Seluruh indonesia (SPSI) demi mengantisipasi ancaman aksi mogok yang dilakukan pekerja. Karena isu aksi mogok tersebut terkait rencana pemutusan hubungan kerja terhadap tiga orang karyawan PTFI yang melakukan intimidasi fisik kepada karyawan lainnya.
Sebagai upaya mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada perusahaan, perusahaan sudah membentuk Crisis Management Committee. Yaitu guna menciptakan lingkungan kerja yang damai dan harmonis, PTFI dan pimpinan SPSI PTFI pun telah membentuk Crisis Management Committee.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Shofiah Nurhajati -
Nama: Shofiah Nurhajati
Npm: 1712120116


Contoh Kasus:
Citibank sebagai perusahaan dengan pendapatan tertinggi di bidang perbankan sedunia, yang memasuki daftar Fortune 500 (terdaftar dengan nama Citigroup). Sebagai perusahaan multinasional di sektor keuangan yang begitu berhasil di kancah globalisasi pasar bebas, Citibank memiliki struktur dan pergerakan bisnis yang begitu mapan dan kuat.
Citibank yang semestinya memilki sistem dan pengendalian manajemen yang baik, masih bisa juga mengalami kerusakan pada kinerja SDMnya.

Kasus:
Pertama adalah kasus atas kematian salah satu nasabahnya, Irzen Octa yang katanya meninggal sesaat setelah pertemuannya dengan pihak penagih (Debt Collector) dari Citibank. Dari pihak Bank Indonesia menyatakan bahwa nasabah irzen octa tersebut masih masuk pada kategori kolektibilitas dua yaitu tahap perhatian khusus. Yang seharusnya dalam standar penugasan penagihan hutang menggunakan jasa debt collector adalah pada nasabah di level kolektibilitas empat (diragukan) atau lima (macet). Dalam hal ini Citibank melakukakn kelalaian dalam mengikuti prosedur penugasan debt collectornya.

Kedua adalah kasus pembobolan uang nasabah yang dilakukan oleh manajer Citibank, Malinda Dee (selanjutnya disingkat MD) yang menyebabkan runtuhnya kepercayaan masyarakat pada Citibank yang dianggap memiliki kualitas kinerja yang ketat. Sebagai bank terbesar sedunia, seharusnya Citibank mampu mengendalikan SOP kinerja perbankannya dengan tingkat pengendalian yang tinggi.
Pada kasus pembobolan uang nasabah ini, MD sebagai bagian dari sistem tubuh perusahaan Citibank, SDM satu ini bekerja pada tingkatan yang menyimpang dari sistem pengendalian organisasi bisnis. Kasus ini merupakan kasus yang bisa terjadi di perusahaan perbankan di negara mana saja. Tapi bagi perusahaan sekelas Citibank, kelalaian dalam pengendalian manajemen ini sangat memprihatinkan.
Memang dalam kasusnya pembobolan uang nasabah oleh MD tersebut terjadi pada program Citigold, bagian dari program Citibank yang dimana privasi adalah sebuah keunggulan dalam transaksinya. Dimana dalam SOP Citigold ini, nasabah memiliki ruang privasi dengan sang manajer dalam melakukan transaksi dibandingkan bila si nasabah hanya merupakan nasabah reguler. Dalam hal ini, setiap nasabah Citigold seharusnya tetap memilki kewaspadaan. Kewaspadaan yang perlu dipertegas adalah waspada pada ruang privasi itu sendiri. Nasabah citigold terlanjur merasa percaya dan aman pada pihak manajer, karena nasabah meyakini program privasi dalam Citigold ini telah menjamin kenyamanan dan keamanan mereka (tentu saja, karena untuk mengikuti program Citigold inipun juga tidak bisa sembarang orang). Sehingga kasus yang terjadi adalah, nasabah terkadang lalai dalam memberikan blangko kosong atau cek yang telah ditanda tangani kepada pihak manajer bank. Pada kejadian ini, pihak manajer yang nakal memiliki kesempatan untuk mencurangi blangko cek tersebut. Namun, tidak bisa juga menyalahkan nasabah pada kejadian ini. Karena sebenarnya nasabah melakukan hal itu karena sudah mempercayai pihak bank dalam program Citigold ini. Pihak manajer bank-lah yang seharusnya menjamin kepercayaan pihak nasabah dengan melayaninya penuh rasa jujur dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan perusahaan.
Di kasus Citibank ini yang menjadi poin utamanya adalah pengendalian SOP yang kurang ketat. Menyebabkan dua kasus terjadi berurutan di mulai darikematian nasabahnya karena kelalaian dalam prosedur pemakaian debt collector yang seharusnya pada kasus tersebut masih tidak diperlukan. Kelalaian yang kedua adalah pada kasus MD yang dimana dalam manajemen pengendalian SOPnya kurang diperhatikan/ disupervisi oleh atasan MD. Dimana seharusnya semua kinerja para manajer disupervisi dengan ketat agar pekerjaan yang mereka lakukan tetap berjalan di atas rel sistem perusahaan. Apalagi dalam program Citigold ini, nasabah dan manajer tersebut memilki hubungan yang jauh lebih privasi dibandingkan dengan hubungan antara pihak Citibank dengan nasabah regular. Supervisi yang dilakukan juga seharusnya jauh lebih ketat.
Saya yakin betul bahwa ini adalah satu dua kelalaian yang mungkin terjadi tidak hanya pada Citibank saja, tapi juga bank lain yang tidak hanya di Indonesia bahkan di negara lain juga punya kemungkinan mengalami kasus ini. Pada kejadian ini, menjadi PR yang serius bagi Citibank untuk memperbaiki pengendalian sistem manajemennya. Sebagai perusahaan raksasa di sektor jasa keuangan terbesar di dunia, Citibank yang telah memiliki kredibilitas dan integritasnya sebagai bank terbesar harus mampu membenahi sistem di dalam tubuhnya dan juga meningkatkan pengendalian manajemennya agar perusahaan tetap bergerak sesuai sistem yang telah diatur sebelumnya.

Solusi:
Ada dua poin utama yang perlu dibenahi oleh Citibank mengenai kesalahan yang terjadi di bulan April ini. Yang pertama adalah benahi sistemnya. Sistem yang harus dibenahi agar kejadian dua kasus di bulan April ini tidak terjadi lagi. Benahi sistem prosedur dalam penugasan debt collector, dalam undang-undang peraturan perbankan telah diatur tentang prosedur penugasan debt collector. Citibank sebenarnya tinggal mengikuti regulasi yang telah diatur di peraturan tersebut. Namun dari Citibank juga perlu ditambahkan sistem prosedur mengenai membangun hubungan komunikasi dengan nasabah yang memiliki hutang. Tidak serta merta saat nasabah lama tak membayar hutangnya, pihak bank langsung menugaskan debt collectornya. Itu yang salah, seharusnya bank melakukan kontak komunikasi dengan nasabah secara berkala. Selalu mengingatkan nasabah mengenai waktu pelunasan hutangnya secara periodik. Bila perlu pihak bank juga ikut membantu memberikan solusi pada nasabah bagaimana cara melunaskan hutangnya. Bukan asal langsung main hantam saja. Sebagai bank terbesar di dunia, Citibank harus dapat membuat strategi penagihan hutang yang cerdas dan menawan. Alhasil nantinya reputasi Citibank juga akan makin terangkat di mata masyarakat.
Dalam kasusnya MD, sistem yang perlu diperkuat adalah tanggung jawab memenuhi kepercayaan pada nasabah. Pihak manajer yang menangani program Citigold ini seharusnya adalah orang-orang yang kompeten, jujur dan bertanggungjawab. Citibank perlu melakukan training secara berkala pada manajernya. Melakukan sejumlah tes secara berkala. Regulasi yang mengikat program inipun juga harusnya jauh lebih ketat dibandingkan dengan regulasi yang mengikat manajer yang bertugas di program nasabah regular. Citibank telah berdiri hampir satu abad lebih, seharusnya memiliki sistem regulasi yang jauh lebih matang dibandingan dengn bank lainnya.
Yang kedua adalah pengendalian. Sistem hanyalah menjadi aturan omong kosong bila tak dilakukan pengendalian. Supervisi yang baik dan ketat akan membuahkan sinergisitas antar SDM dengan sistem yang diberlakukan. Ibaratnya SDM Citibank adalah kereta api. Sistem adalah relnya. Maka pengendalian ini ibarat kemudinya. Siapa yang menjadi masinisnya, yaitu supervisor. Atau dalam bahasa ekonominya disebut manager middle-class. Manajer ini bertanggungjawab agar kereta berjalan tetap di atas relnya. Apabila ada bagian dari kereta yang keluar jalur dari relnya, akan mempengaruhi keseimbangan bagian kereta lainnya. Pengendalian yang cakap dan handal dari sang masinis perusahaan inilah menjadi bagian kritis yang menentukan lancar tidaknya perusahaan berjalan.
Sebagai balasan Taufik Se

Re: Perkenalkan diri

oleh Risha Umainah -
NAMA : RISHA UMAINAH
NPM : 1712120015
Contoh kasus : Hilangnya sejumlah lapangan kerja domestik. Ini karena perusahaan multinasional mengalihkan sebagian modal dan aktivitas bisnisnya ke luar negeri, serta kecenderungan praktik pengalihan harga sehingga mengurangi pemasukan perpajakan. Perusahan berkompetisi ketat, yang akan mengakibatkan perusahaan harus melakukan operasi seefisien mungkin dengan cara menghasilkan untung yang sebesar-besarnya dan menekan biaya dalam waktu singkat agar dapat tetap survive. Dalam kondisi seperti ini, tentu perusahaan akan menghindari segala biaya yang tidak esensial bagi operasi seperti, misalkan biaya pembangunan rumah sakit bagi warga sekitar.

Solusi :
1. Melalui pendekatan hukum. Dilema perusahaan akan profit oriented dapat dicegah melalui legislasi, dimana peraturan perundang-undangan yang mengikat semua pihak akan menempatkan perusahaan pada standar yang sama. Perusahaan yang berbisnis dengan standar tinggi pasti akan menyambut baik hal ini. Perusahaan yang berbisnis dengan standar tinggi, dalam menjalankan praktiknya akan memperhatikan etika berbisnis (code of conduct). Peraturan dan legislasi akan melindungi perusahaan tersebut terhadap kompetisi yang tidak fair dari perusahaan yang tidak memenuhi standar yang sama. Pentingnya peraturan dan hukum ini, seperti dikatakan oleh stiglitz, ΓÇ£tanpa tekanan peraturan pemerintah dan masyarakat, korporasi enggan melindungi dampak lingkungan secara memadai. Sejatinya mereka memiliki motivasi untuk merusak lingkungan hidup jika hal tersebut dapat menyelamatkan uang merekaΓÇ¥
2. Pendekatan sosial dan etika. Pendekatan lainnya yang dilakukan untuk menjamin pertanggungjawaban publik perusahaan multinasional ialah melalui berbagai macam tekanan sosial dan etik masyarakat. Paling tidak ada 4 kelompok yang dapat mengadakan presure antara lain, konsumen, investor, pekerja dan LSM. Menurut Wegner-Tsukamoto, kelompok ini dapat menciptakan apa yang disebut ΓÇ£ethical capitalΓÇ¥ yang artinya nilai yang merasuki empat kelompok tadi untuk melakukan gerakan moral secara aktif. Contoh nyatanya adalah boikot yang dilakukan Gandhi, tentu saja diikuti pengikutnya, atas perusahaan kapas kolonialis Inggris di India, kemudian boikot partai solidaritas buruh di Glasgow atas perusahaan galangan kapal.Kemudian, contoh dari LSM yang memberikan tekanan adalah yang sering didengar tentang kampanye ΓÇ£blood diamondΓÇ¥ di Sierra atau ΓÇ£Dirty OilΓÇ¥ di Nigeria yang cukup efektif menarik perhatian dunia sehingga perusahaan multinasional yang bersangkutan tidak bisa seenaknya sendiri.