Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

Jumlah balasan: 16

Semua WAJIB mengikuti forum diskusi ini. 

Simaklah video berikut ini, kemudian kajilah. Apa pendapat saudara terkait kasus tersebut? Saling lempar dan jawab pertanyaa. Yang aktif diskusi forum ini akan mendapatkan nilai tambahan dari Ibu.


http://

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh Masud Rifai -
Bu Dr. Meli ijin bertanya terkait materi ini:
Monopoli raksasas teknologi dunia sepertinya memang menjadi momok bagi negara berkembang mereka merajai pasar negara-negara berkembang dan menyedot kekayaan negara berkembang yang memanfaatkan teknologi mereka tanpa memberikan keuntungan sedikitpun kepada negara berkembang karena uang yang dibayarkan biasanya langsung masuk ke dalam rekening mereka. Sampai-sampai menteri keuangan kita juga kerepotan menghadapi raksasa teknologi ini karena pajak mereka belum masuk. Pertanyaannya bagaimanakah sebaiknya peran negara dalam hal ini?
sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200401125420-532-489074/darurat-corona-sri-mulyani-kejar-pajak-zoom-dan-netflix
Sebagai balasan Masud Rifai

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh Meli yanti -
Wah, keren Sdr. Masud Rifai komentarnya. Terima kasih. Oke, ada yang mau menanggapi dalam forum ini. Ayo....
Sebagai balasan Masud Rifai

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh Mukarson Aribowo -
Menambahkan sedikit pertanyaan bu mengenai topik praktik monopoli raksasa teknologi.
Apakah organisasi bisnis atau pemerintah di Indonesia mampu menciptakan cloud system sendiri tanpa harus bergantung pada penguasa teknologi seperti google dan facebook. Sampai saat ini perusahaan saja masih banyak yang menggunakan email google, ataupun jaringan komunikasi zoom untuk mendukung bisnisnya.
sumber: https://www.cnbcindonesia.com/news/20180911180945-4-32618/waspada-ekspansi-bisnis-google-cs-berujung-monopoli-bisnis
Sebagai balasan Mukarson Aribowo

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh S.jafani gandi -
assalamalaikum
izin menanggapi komentar dari pak mukarson ya bu, semoga berkenan. sedikit pendapat fani sepertinya tidak akan mudah pak. seperti yang kita ketahui, jangankan indonesia negara lain yang sudah maju di daerah barat masih banyak sekali yang bergantung padaa penguasa teknologi, terutama google. apalagi membuat sebuah situs proxy bukanlah hal yang mudah dan memerlukan dana yang tidak sedikit. Namun baiknya hal ini baiknya bukan dianggap sebagai sebuah masalah, melainkan motivasi untuk negara-negara berkembang dimana Indonesia termasuk didalamnya.
demikian pendapat yang bisa fani sampaikn
wassalamualaikum
Sebagai balasan Masud Rifai

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh I WAYAN ADI INDRA GAUTAMMA -
Saya mau menambahkan bang, kalo menurut saya, negara kita sebaiknya melakukan hal yang serupa dengan China. China membuat google sendiri yaitu baidu, China memiliki Weibo pengganti facebook, dan segala macam teknologinya. Didukung dengan proteksi dari dalam negeri
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh Ikke Yuliani -
assalamualaikum.
pendapat ike, dengan era teknologi saat ini tidak menutup kemungkinan praktik monopoli raksasa teknologi sangat berpengaruh di dunia terutama didunia perbisnisan yang mempengaruhi ekonomi negara. lalu bagaimana ya bu peran lingkungan bisnis yang awam akan teknologi bisa mengikuti atau mengimbangi monopoli teknologi yang semakin maju? dan apakah praktik monopoli raksasa teknologi ini mempunyai pengaruh besar di suatu negara? dan apa dampak bila dinegara berkembang terjadi praktik monopoli raksasa teknologi ini bu? terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh Benny Nugraha -
Ass. Wr. Wb. Bu Dosen

Menurut saya, justru dengan tersadarnya Negara-negara yang sedang berkembang itu dapat dijadikan motivasi untuk meningkatkan SDM dan juga pengembangan teknologi di Negara-negara tersebut. Secara teori, dengan meningkatnya SDM dan Teknologi maka Pemerintah dapat melakukan law enforcement secara nyata, bisa dengan menggunakan semacam sistem aplikasi untuk mem-filter kebocoran pajak.

Demikian, atas kesempatan yang diberikan... saya ucapkan Terima Kasih....
Wassalamu'alaikum.wr.wb.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh windarti win -
assalamualaikum bu doktor meli..saya tertarik membahas materi ini..karena saya salah satu penggemar google,tapi saya kurang berminat dengan layanan iklannya. Ternyata google harus kembali bersiap menghadapi dugaan telah melakukan tindakan monopoli dalam usaha bisnisnya. Hal itu setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat beserta gabungan koalisi jaksa agung dari berbagai negara bagian berencana untuk mengajukan gugatan hukum kepada Google terkait dakwaan antimonopoli. fokus utama dari penyelidikan ini adalah jaringan periklanan online yang dimiliki oleh Google.Investigasi ini merupakan salah satu upaya terbesar yang pernah dilakukan oleh pemerintah AS dalam mengatur bisnis Google Investigasi ini meliputi peran Google dalam bisnis periklanan yang dinilai sangat masif. Namun, investigasi ini tidak melibatkan kebijakan-kebijakan Google pada platform yang dimilikinya, seperti YouTube dan Google Play Store. Investigasi ini juga menarik perhatian politisi, terutama mesin-mesin politik Partai Republik yang segera menjadikannya bahan kampanye. Google adalah salah satu yang terbesar dari dua raksasa iklan online, sebagian besar berkat mesin pencari yang telah menjadi identik dengan mencari sesuatu.

Perusahaan juga memiliki browser web terkemuka di Chrome, sistem operasi seluler terbesar di dunia di Android, situs video teratas di YouTube dan sistem pemetaan digital paling populer.Google secara konsisten mempertahankan layanannya menghadapi persaingan yang ketat dan telah meluncurkan inovasi yang membantu orang mengelola kehidupan mereka.Sebagian besar layanan ditawarkan secara gratis dengan imbalan informasi pribadi yang membantu Google menjual iklannya.Regulator antitrust di Eropa telah berusaha untuk menindak Google dengan memberlakukan denda multi-miliar dolar dan meminta perubahan pada praktiknya.Itu mungkin termasuk upaya pemerintah untuk memaksa Google untuk memisahkan berbagai layanannya ke dalam bisnis yang terpisah, suatu upaya yang kemungkinan besar akan ditentang oleh perusahaan.https://infokomputer.grid.id/read/122158202/diduga-monopoli-iklan-raksasa-teknologi-google-dituntut-pemerintah-as?page=all
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh Ikke Yuliani -
Dengan adanya kemajuan teknologi yang begitu pesat hingga timbul di berbagai negara praktik monopoli teknologi raksasa. Bagaimana strategi lingkungan bisnis menanggapi situasi ini, dengan faktor adanya SDM yang awam akan teknologi?
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh I WAYAN ADI INDRA GAUTAMMA -
Selamat malam ibu, maaf baru bisa menanggapi. Pandangan saya mengenai praktik monopoli raksasa teknologi adalah: hal tersebut wajar dilakukan oleh pemilik perusahaan. karena tujuannya adalah merebut pangsa pasar, semakin banyak pengguna menggunakan teknologi tersebut maka akan semakin besar perusahaan tersebut. Sama hal nya seperti starup unicorn yang ada di Indonesia, mereka terus melalukan inovasi promosi hanya untuk merebut pangsa pasar. Layaknya seperti google, buka berarti google tidak memiliki pesaing. Akan tetapi penggunanya sendiri lah yang menciptakan monopoli tersebut, di tambah dengan berbagai macam inovasi yang dilakukan perusahaan terkait untuk mempertahankan pangsa pasar.

Selama negara kita belum menciptakan hal yang sama, dan kebijakan yang tidak memproteksi produk dalam negeri serta membebaskan produk asing, maka kita akan selalu menggunakan produk negara lain.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh Septi Dwi Kurnia -
Menurut saya,Perkembangan teknologi informasi sangat pesat, bahkan internet kini seolah menguasai dunia. Lantaran sangat memudahkan aktivitas manusia, banyak orang yang bergantung pada jaringan digital. Dengan koneksi internet, informasi apapun dengan mudah dan cepat tersebar luas ke seluruh dunia. Berkat internet pula, apapun bisa dilakukan untuk membantu segala bentuk kegiatan manusia. Internet merupakan jaringan luas yang memungkinkan komputer di seluruh dunia saling terhubung. Jaringan ini dihubungkan dengan berbagai jenis perangkat yang memungkinkan informasi digital bisa diakses oleh banyak orang. Salah satunya adalah Facebook. Siapa yang tak kenal facebook, semua lapisan dapat mengaksesnya secara gratis. Facebook sdh lama berdiri bahkan facebook dapat menghubungkan link nya dengan fitur internet lainnya seperti WA, Instagram, dsbnya. Sehingga tak heran jika facebook sendiri dapat dikatakan telah melakukan praktik monopoli raksasa teknologi. Namun, selain facebook salah satu penguasa teknologi terbesar adalah Google. Banyak fitur layanan dari aplikasi ini yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Untuk sementara Google menduduki peringkat paling unggul dalam penerapan monopoli raksasa teknologi. Bagaimana hal itu dapat terjadi karna facebook sendiri masih tergantung dalam penyediaan pengendalian sistem layanannya dengan Google. Namun, facebook sendiri tidak ingin selalu tergantung dengan Google, sehingga banyak rancangan fitur yang akan dikembangkan untuk mengatasi hal tersebut. Sehingga dapat dikatakan antara keduanya berusaha bersaing memonopoli teknologi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh Evi Antika -
Mohon ijin menanggapi Bu,

Globalisasi pertama-tama dimungkinkan oleh teknologi; teknologi yang bersifat menentukan dan ditentukan oleh dirinya sendiri. Kemungkinan-kemungkinan yang ditawarkan teknologi memungkinkan dunia berada dalam satu kesatuan. Namun ketika teknologi dimanfaatkan sebagai modal dalam kerangka kapitalisme, maka segala kemungkinan baru yang terus dan terus ditawarkan oleh teknologi menjelma komoditas baru. Inilah mungkin kenapa relevan kritikan Manuel Castell kepada Luchan bahwa globalisasi tidak hanya menciptakan satu kampung global namun menciptakan sebuah jejaring laba-laba global; dunia tidak menjadi satu komoditas saja (sebuah tayangan televisi ditonton oleh semua orang di seluruh dunia) melainkan dunia menjadi berjuta-juta komoditas yang ditawarkan ke seluruh dunia (berjuta-juta tayangan televisi hadir di hadapan kita dan kita tinggal memilihnya).

Segala kebijaksanaan politikΓÇöpolitik yang menguasai dunia saat ini adalah liberalismeΓÇölantas turut memuluskan jalan menciptakan globalisasi sebagai sebuah pasar besar untuk kapitalisme. Dengan kemajuannya teknologi yang berada di bawah logika kapitalisme menciptakan spesifikasi kerja baru dan juga komoditas baru; dan, manusia di seluruh penjuru dunia lantas menjadi konsumen sekaligus pekerja untuk komoditas baru itu yang dimungkinkan oleh modal teknologi dan pengetahuan atasnya yang dikuasai oleh segelintir kalangan saja. Dari posisi ini teknologi turut melanggengkan sebuah tatanan masyarakat yang sama seperti pada masa industri berat atau Masa Fordisme. Di hadapan teknologi yang demikian, masyarakat haruslah pandai-pandai menggunakan teknologi sebagai komoditas itu sendiri. Tidak sekadar menjadi konsumen tetapi konsumen yang terjaga dalam pengertian menggunakan teknologi informasi sebagai cara memperkuat dirinya dan mencoba melawan dominasi-dominasi yang terjadi.

Salah satu contoh yang patut kita perhatikan untuk hal ini adalah usaha untuk melawan apa yang disebut HAKI oleh beberapa kalangan. HAKI bisa jadi kita lihat sebagai wajah baru dari hal yang sama dengan konsep penguasaan tanah dan mesin-mesin besar di zaman Fordisme. Ketika dunia memasuki era ΓÇÿPost-FordismeΓÇÖ maka HAKI adalah penguasaan atas modal baru yakni pengetahuan. Perlawanan terhadap HAKI dengan demikian bisa dijadikan salah satu contoh kecil dari usaha melawan kapitalisme yang membawa teknologi menjelma sebuah sistem penciptaan komoditas.

Berdasarkan pernyataan di atas maka dapat dikatakan bahwa fungsi dari teknologi adalah untuk meng-globalisasikan dunia. Sedangkan untuk praktek monopoli menurut saya merupakan sesuatu yg wajar, karena dari pihak pendiri perusahaan tujuan utama dari pendirian perusahaan adalah untuk mencari keuntungan, meskipun tidak dipungkiri bahwa kita sebagai pengguna, konsumen sekaligus pekerja merasakan berbagai manfaat dan kemudahannya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh Rizki Ramadhan -
Assalamualaikum Bu DR. Meliyanti, Saya tertarik membahas materi ini karena disaat ini teknologi informasi bukan hanya berkembang dengan pesat, tetapi juga sering mengalami perubahan yang sangat cepat. Hampir setiap detik selalu ditemukan penemuan baru dengan tujuan untuk memperbaiki atau menyempurnakan hasil teknologi sebelumnya. manfaat teknologi nformasi pada saat ini tidak hanya dipergunakan untuk kepentingan organisasi saja, tetapi juga untuk kebutuhan individu. Bagi organisasi teknologi informasi dapat digunakan untuk mencapai keunggulan kompetitif, sedangkan untuk kebutuhan individu, teknologi dipergunakan untuk kepentingan pribadiseperti mencari pekerjaan.
Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini, bisa dikatakan teknologi informasi telah memasuki ke segala bidang, salah satunya dibidang bisnis. Bisnis tanpa adanya memanfaatkan teknologi informasi tidak akan bisa maju dan terancam bangkrut. Banyak pelaku bisnis yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kemajuan bisnis dan mendapatkan keuntungan yang diinginkan.
Dengan memanfaatkan teknologi informasi di bidang bisnis akan memberikan dampak positif yang besar untuk jalanya bisnis yang kita bangun. Berikut beberapa manfaat penting teknologi informasi dalam bidang bisnis:
1). Munculnya peluang bisnis baru (E-business), dengan semakin majunya teknologi dan informasi akan mendorong beberapa orang untuk menciptakan beberapa peluang yang sangat menguntungkan dan sebagai modal bisnis yang sangat menguntungkan. Contohnya pemanfaatan kemajuan teknologi dan komunikasi adalah google. Di mana search engine google banyak digunakan untuk mencari sesuatu di internet dan perusahaan google akan mendapatkan banyak keuntungan.
2). Mengurangi biaya produksi dan operasional, kemajuan teknologi dan informasi dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya produksi sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang besar dengan mengeluarkan pengeluaran yang sedikit. dan mengurangi operasional sehingga perusahaan dapat menambah jumlah produksi di setiap barang produksinya.
3). Mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan, mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan yang bekerja, sehingga karyawan tidak perlu repot-repot datang ke ruang rapat dan berkumpul bersama, dan bisa melakukan teleconference untuk saling berkomunikasi mengenai beberapa ide. Hal tersebut membuat rapat menjadi lebih praktis dan juga dapat mengawasi kinerja para karyawan.
4). Akses informasi dan penyebaran informasi, mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas dengan cepat dibandingankan dengan enggunakan fax atau pos. Kita dapat menyebar luaskan informasi ke seluruh dunia dan dapat berinteraksi langsung melalui komputer.
5). Komunikasi yang cepat, fasilitas yang ada di internet banyak membuktikan kecepatanya berkomunikasi dengan orang yang dituju, seperti E-mail yang telah banyak digunakan untuk mengirim dan menerima dokumen. Chat atau video conferencing juga mempercepat komunikasi.
Jadi peran perkembangan teknologi informasi pada saat ini tidak bisa dipisahkan dari dunia bisnis, karena perkembangan teknologi informasi dapat memberikan berbagai keuntungan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas bisnis. Namun selain memberikan manfaat dalam bidang bisnis, teknologi infromasi juga dapat disalah gunakan dalam hal yang kurang baik. Oleh karen itu, untuk pengunaannya harus digunakan secara bijak.

Sumber: https://www.kompasiana.com/emijulaikah/57492108337b61ad0f7fa86a/manfaat-teknologi-informasi-di-bidang-bisnis
Sebagai balasan Rizki Ramadhan

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh irvan oktapia -
Assalamualaikum Ibuu DR. Meliyanti,
Menurut Saya selama satu dekade terakhir, Uni Eropa telah melakukan penyelidikan atas praktik monopoli Google. Alhasil perusahaan itu harus membayar denda hingga miliaran dolar AS. Terakhir, regulator Uni Eropa mengenakan denda kepada Google sebesar 1,49 miliar euro atau sekitar US$1,7 miliar setara Rp24,48 triliun (mengacu kurs Rp14.400 pr dolar AS). Denda itu diberikan karena Google memblokir pengiklan online yang merupakan kompetitornya.

pengawasan yang meningkat memaksa Google untuk memikirkan kembali strateginya, termasuk aksi akuisisi. Ia mengatakan Google kadang melihat potensi akuisisi, namun memutuskan untuk tidak merealisasikan aksi itu karena kekhawatiran terlalu banyak konsentrasi bisnis dalam suatu sektor. Catatan serupa dengan Mark Zuckerberg dan Sheryl Sandberg dari Facebook yang menyatakan bahwa memecah belah perusahaan-perusahaan teknologi AS dapat menguntungkan bisnis di China. artinya perang dagang antara AS dan China juga masih menjadi sentimen negatif bagi pasar.
Sebagai balasan irvan oktapia

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh Rusdee Chemoh -
Assalamualaikum
Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini, bisa dikatakan teknologi informasi telah memasuki ke segala bidang, salah satunya dibidang bisnis. Bisnis tanpa adanya memanfaatkan teknologi informasi tidak akan bisa maju dan terancam bangkrut. Banyak pelaku bisnis yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kemajuan bisnis dan mendapatkan keuntungan yang diinginkan
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi PRAKTIK MONOPOLI RAKSASA TEKNOLOGI

oleh ega dwi chelsia -
Assalamualaikum Ibu Dr. MELIYATI
Izin menangapi ibu menurut pendapat saya Monopoli identik dengan sesuatu yang dianggap negatif dan melanggar hukum di banyak negara sistem ekonomi pasar bebas. Tim Worstall, analis teknologi yang menulis untuk Forbes mengatakan bahwa monopoli dianggap negatif karena menihilkan kompetisi dan pihak pemenang umumnya tak mengembangkan lebih lanjut produknya. Namun di sisi lain ada istilah penguasa pasar yang belum tentu melakukan monopoli. Telkom bisa jadi contohnya, yang menguasai pasar fixed line. Namun, siapa yang hari ini masih menggunakan layanan tersebut? Ada memang, tak seberapa dibandingkan pengguna layanan data. Kini menelepon tak lagi harus dengan fixed line. Asal memiliki sambungan internet, menggunakan WhatsApp atau Skype, pengguna smartphone bisa melakukan panggilan telepon. Selain itu, Google sang pemilik mesin pencari dan Facebook sang penguasa media sosial, tak peduli melalui alat apa penggunanya mengakses layanan mereka. Apakah PC atau ponsel pintar, tak terlalu berpengaruh untuk mereka.
Sekian Terimakasih ibu walaikumsalam Wr. Wb.