Diskusi/Tanggapan

Diskusi/Tanggapan

Jumlah balasan: 17

Silahkan kalian tanggapi permasalahan yang ada di PPT slide 2.  Berikan tanggapan kalian di forum diskusi LMS.


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Restu Putra Ananda -
Nama : Restu Putra Ananda
Npm : 1811050133

Kemajuan ilmu dan teknologi (Iptek) adalah suatu gejala yang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan ini. Karena kemajuan teknologi berjalan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Kemajuan Iptek yang amatlah pesat ini menjadikan peradaban manusia pun ikut berkembang dengan cepat.
Perkembangan Iptek bukan tanpa masalah. Perkembangan Iptek memunculkan banyak masalah nilai di dalam IPTEK itu sendiri, seperti persoalan kemajemukan ilmu pengetahuan, dalam artian ilmu tidak lagi satu dengan nilai, melainkan justru berbeda atau terpisah dengan nilai.
Iptek tanpa nilai ini dapat berbahaya karena memunculkan banyak masalah. Masalah-masalah itu dapat kita lihat dalam keseharian hidup kita sendiri. Dibutuhkan jalan tengah alternatif sebagai rujukan untuk mengatasi masalah Iptek itu.

Pancasila itu ideologi dan dasar negara Indonesia. Pancasila dapat dijadikan sebagai sumber orientasi dan arah pengembangan ilmu dan teknologi itu sendiri. Setiap inovasi Iptek diciptakan untuk memberikan manfaat positif terhadap kehidupan manusia.
Iptek telah banyak memberikan kita kemudahan serta berbagai macam cara baru dalam melakukan beragam aktivitas. Iptek tidak lagi hanya bermanfaat dalam sarana kehidupan, tetapi juga untuk kebutuhan kehidupan manusia. Dengan perkembangan Iptek yang sangat pesat, manusia semakin mudah untuk berkomunikasi dalam jarak jauh, bahkan dalam lingkup dunia.

Hal ini dapat dilihat dengan munculnya berbagai teknologi canggih yang dapat membantu aktivitas kita dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pesatnya kemajuan Iptek tersebut juga memungkinan terjadinya penyimpangan dalam penggunaannya. Hal ini dikarenakan begitu mudahnya segala informasi masuk tanpa adanya proses penyaringan yang ketat.
Maka dari itu kita harus memaknai pancasila dengan benar bukan hanya mengerti arti pancasila. Kita harus menjadikan pancasila sebagai pondasi moral etika atas apa yang kita lakukan sehari-hari. Kemudian ada peran lain yang lebih khusus, yaitu peran langsung mahasiswa Indonesia, sebagai agent of change yang membawa nama baik Indonesia dalam percaturan dunia internasional.
Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar, seperti gaya hidup orang barat yang gaya hidupnya ada beberapa aspek yang bertentangan dengan nilai-nilai orang Indonesia dan juga nilai-nilai yang tercantum di dalam Pancasila.
Dari cara berpakaian para remaja sekarang, cara berdandan remaja sekarang cenderung ke budaya barat, mereka menggunakan pakaian yang minim, bahan yang memperlihatkan bentuk tubuh, gaya rambut mereka yang dicat beragam. Remaja sekarang lebih suka mengikuti gaya kebarat-baratan dibandingkan mengenakan pakaian yang sopan dan sesuai dengan kepribadian bangsa kita.
Pengembangan Iptek yang tidak selaras dengan Pancasila dapat menimbulkan masalah baru. Contoh kasus adalah munculnya hate speech di media sosial yang tidak disikapi dengan bijak-rasional. Hal ini tentunya menimbulkan keprihatinan, mengingat kampus seharusnya menjadi tempat membuka wawasan, bergaul dengan segala kalangan dan mengembangkan Iptek yang dapat bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dampak negatif yang ditimbulkan kemajuan Iptek terhadap lingkungan hidup berada dalam ancaman membahayakan eksistensi hidup manusia di masa yang akan datang. Maka sangat penting tuntunan moral bagi para ilmuwan dan cendekiawan dalam pengembangan Iptek di Indonesia.
Tidak hanya dampak negatif, tetapi ada dampak positifnya juga. Yaitu dengan kita semakin cepat dan mudah mengakses segala hal untuk kepentingan pendidikan, inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan, kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual yang berguna bagi peningkatan SDM Indonesia.

Akhirnya, kita sebagai rakyat harus menjaga, merawat, memberdayakan sarana teknologi informasi berbasis etika Pancasila, serta dapat memanfaatkannya dengan sebaik baiknya agar bermanfaat untuk setiap orang Indonesia. Karena segala suatu yang kita lakukan sekarang pasti akan berdampak besar di masa depan, begitu juga dengan teknologi di era globalisasi sekarang.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Divca Florensia -
Nama : Divca Florensia
NPM : 1811010143

Banyak contoh permasalahan perkembangan Iptek di Indonesia salah satunya adalah bullying yang berunsur SARA di media sosial, pengguna media sosial tidak mengenal umur dan gender membuat pengguna media sosial semena-mena dengan pendapat yang mereka keluarkan. Selain bullying juga ada penipuan online, di mana penipu-penipu yang berkeliaran di online mempunyai sikap yang individualis karena tidak memikirkan orang yang mereka tipu, juga penyebaran pornografi di banyak platform itu juga termasuk permasalahan perkembangan Iptek.
Ideologi Pancasila yang kita anut ini bisa mengatasi permasalahan Iptek yang ada di Indonesia ini, dengan menganut Tuhan yang kita percayai sangat mencerminkan sila pertama, ketuhanan yang maha esa. Bergotong royong dan berperilaku kemanusiaan dan adil, tidak melihat orang secara rasis bahwa Indonesia berbeda beda budaya tetapi tetap satu maka terciptanya sila ke 3 yaitu persatuan Indonesia. Negara kita demokrasi yang setiap argumennya didengar oleh pemerintah juga menganut sila ke 4 yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan. Yang terakhir dalam menggunakan media sosial dan online dengan baik harus terciptanya keadilan sosial, tidak membeda-bedakan dan tidak adanya kesenjangan sosial. Opini saya yang terakhir sangat sesuai dengan sila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh indra wijaya -
nama: indra wijaya
npm: 1811010005
menurut saya kasus terkait iptek dan pancasila salah satunya adalah penyalahgunaan teknologi cenderung yang negatif. hal ini sangat bertentangan tentang sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Anugrah Rezky -
Nama : Anugrah Rezky.S
NPM : 1811010061

Menurut saya, Permasalahan IPTEK dan Pancasila adalah bentuk penyalah guaan teknologi terhadap idiologi Bangsa Indonesia sebagai contoh ada nya rasisme yang bertentangan dengan sila ke-3 yaitu "Persatuan Indonesia"
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Anggun Kurnia Wijaya -
Nama : Anggun Kurnia Wijaya
Npm : 1811010169

Iptek adalah singkatan dari ΓÇÿilmu pengetahuan dan teknologiΓÇ¥, yaitu suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan ataupun wawasan seseorang di bidang teknologi. Berkembangnya globalisasi memunculkan perkembangan-perkembangan baru, seperti muncul-munculnya teknologi. Hampir semua orang menggunakan tekhnologi untuk mempermudah aktivitas individual.
Indonesia mempunyai ideologi yang disebut Pancasila, berisi lima (5) sila yaitu: Ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan atau perwakilan, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dengan berkembangnya ipetek saat ini, memunculkan banyak kasus yang terjadi di Indonesia. Diantaranya budaya luar lebih mudah masuk yang memberikan lebih banyak dampak negatif dari masuknya budaya luar tersebut seperti nilai-nilai yang bertentangan dengan pancasila. Banyaknya penyelewengan yang terjadi di media sosial seperti kasus bullying, hate speech yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Gaya berpakaian masyarakat yang sekarang mulai meniru dari budaya luar yang bertentangan dengan pancasila sebagai budaya kita.
Dari banyaknya kasus iptek dan pancasila, kita harus bijak dalam menggunakan iptek sehingga kemajuan teknologi tidak dapat mempengaruhi Kita sebagai warga Indonesia yang memgang teguh nilai pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Iwanahmad Jaya -
Hal itu mengandung arti bahwa negara harus tunduk kepadanya, membela dan melaksanakannya dalam seluruh perundang-undangan. menurut Ernest Renan kehendak untuk bersatu dan memahami Pancasila dari sejarahnya dapat diketahui bahwa Pancasila merupakan sebuah kompromi dan konsensus nasional karena memuat nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh semua golongan dan lapisan masyarakat Indonesia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Luthfi Larasati -

Nama : Luthfi Larasati

NPM : 1811050090

Melihat faktanya,,.

Banyaknya permasalahan perkembangan Iptek di Indonesia salah satunya bullying berunsur SARA di media sosial, pengguna mediasosial tidak mengenal umur dan gender membuat penggunamedia sosial bersemena-mena dengan pendapaty yangmereka keluarkan. Selain contoh bullying juga ada penipuan online, di mana penipu-penipu yang berkeliaran di online mempunyai sikap yang individualis karena tidak memikirkan orang lain yang mereka tipu dan tidak berkemanusiaan juga penyebaran pornografi di banyak platformitu juga termasuk permasalahan perkembangan Iptek.


Padahal di Indonesia mempunyai ideologi yang disebut Pancasila, dimana ldeologi Pancasila yang kita anut ini bisa mengatasi permasalahanIptek yang ada di Indonesia ini, dengan adanya 5 sila ini kita harus dapat menganut Tuhan yang kita percayai sangat mencerminkan sila pertama ketuhanan yang maha Esa dan Bergotong royong dan berperilaku kemanusiaan dan adil, tidak melihat orang secarar rasis. Karena Indonesia berbeda beda budaya tetapi tetap satu. Begitu menurut pemahaman saya dan sila sila kedua sampai ke lima pastinya akan melengkapi sesuai dengan apa yang kita kerjakan untuk pedoman tepat bagi hidup kita kelak dalam menghadapi permasalahan Iptek yang ada.

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Abimanyu Nugroho -
Abimanyu Nugroho
1611050174


Iptek adalah singkatan dari ΓÇÿilmu pengetahuan dan teknologiΓÇ¥, yaitu suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan ataupun wawasan seseorang di bidang teknologi. Berkembangnya globalisasi memunculkan perkembangan-perkembangan baru, seperti muncul-munculnya teknologi. Hampir semua orang menggunakan tekhnologi untuk mempermudah aktivitas individual.
Indonesia mempunyai ideologi yang disebut Pancasila, berisi lima (5) sila yaitu: Ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan atau perwakilan, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Alexsander Hendra Wijaya -
Nama: Alexsander Hendra Wijaya
NPM:1811010007

Di era perkembangan teknologi yang mengarah ke digital, mempengaruhi kehidupan masyarakat terlebih di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tantangan ini yang harus dihadapi oleh pengembang Teknologi agar dapat menciptakan teknologi yang tetap menjunjung norma2 bangsa Indonesia yang terkandung dalam sila-sila di Pancasila. Contoh hal buruk dimana perkembangan teknologi tidak sejalan dengan norma-norma Pancasila diantaranya adalah banyaknya muncul aplikasi yang cenderung memberi dampak negatif terhadap generasi muda. Sebut saja aplikasi video yang merekam aktivitas pengguna untuk dibagikan secara online, dan tidak sedikit merekam aktivitas yang berbau hal-hal negatif, seperti contoh kekerasan, pornografi dan ujaran kebencian.

Pengembang aplikasi tersebut tidak menyadari bahwa pentingnya nilai-nilai Pancasila yang harus terkandung dalam produk yang dibuatnya, karena memang pengembang aplikasi bukan berasal dari produk bangsa kita sendiri. Andaikata produk itu dari anak bangsa sendiri, mungkin bisa dimasukkan aturan2 yang sejalan dan selaras dengan norma - norma Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Akbar Anugrah -
Akbar Anugrah
1711050030

Banyak sekali problem yang terjadi akibat penggunaan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang diterapkan di Indonesia. Dengan adanya fenomena ini, kita sebagai pihak yang berada dalam era ini seharusnya mampu menjadi filter antara yang baik dan yang buruk. Karena jika tidak, besar kemungkinan ada beberapa hal negatif yang masuk dan pada akhirnya merusak moral bangsa dan kebudayaan Indonesia. Untuk bisa menjalankan fungsi penyaringan, diperlukan peranan Pancasila sebagai dasar negara. Dan diperlukan juga kesadarran mahasiswa sebagai generasi perubah dann penerus bangsa yang lebih baik.

Dengan kemajuan iptek, norma pancasila lama kelamaan akan hilang jika tidak dicegah, karna kemajuan iptek sungguh pesat seperti budaya luar yang masuk ke indonesia, gaya berpakaian dan berdandan dan lain hal. Remaja sekarang lebih menyukai hal-hal yang berbau kebarat-baratan. Jadi apabila tidak di cegah nantinya akan lebih meluas problemm yang akan ditanggung. Makin kesini harusnya iptek menjadikann remaja memiliki wawasan yang luas dan positif tetapi kebannyakan remaja sekarang malah menyalah gunakan yang seharusnya tidak mereka contoh. Begitulah kira2 problem yang merajalela dallam perkembanngan iptek dan pancasila. Terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Mohammad Fabbly Abdurrahman -
1711050052
Mohammad Fabbly Abdurrahman

Manusia harus hidup dengan pola pikiran yang baik agar hidupnya tidak tercela dan tidak dibodoh-bodohi oleh orang lain. Dan ilmu pengetahuan sangat berdampak bagi keahlian individual sampai perkembangan globalisasi. Banyak orang juga yang membagi ilmu pengetahuannya untuk orang lain dan ilmu itu sangat bermanfaat bagi orang itu tersendiri.
Kemajuan ilmu dan teknologi (Iptek) adalah suatu gejala yang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan ini. Perkembangan Iptek memunculkan banyak masalah nilai di dalam IPTEK itu sendiri, seperti persoalan kemajemukan ilmu pengetahuan, dalam artian ilmu tidak lagi satu dengan nilai, melainkan justru berbeda atau terpisah dengan nilai. Pancasila dapat dijadikan sebagai sumber orientasi dan arah pengembangan ilmu dan teknologi itu sendiri. Setiap inovasi Iptek diciptakan untuk memberikan manfaat positif terhadap kehidupan manusia. Pengembangan Iptek yang tidak selaras dengan Pancasila dapat menimbulkan masalah baru. Contoh kasus adalah munculnya hate speech di media sosial yang tidak disikapi dengan bijak-rasional. Hal ini tentunya menimbulkan keprihatinan, mengingat kampus seharusnya menjadi tempat membuka wawasan, bergaul dengan segala kalangan dan mengembangkan Iptek yang dapat bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Tias Prasetio -
Nama : Tias Prasetio
Npm : 1811050152

Salah satu contoh kasus Iptek dan Pancasila ialah dimana teknologi dapat mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau jadi apa generasi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak. Hubunganya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat, dimana generasi muda merupakan penerus masa depan bangsa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh yogi pedliyansah -
Nama:Yogi pedliyansah
Npm :1811050035
Menurut saya kasus penyalahgunaan iptek yang melanggar norma pancasila karena masyarak kurang bijak dalam menggunakan iptek itu sendiri padahal dengan iptek kita lebih mudah dalam mengerjakan suatu perkerjaan oleh karena itu kita sebagai pengguna iptek harus lebih bijak lagi dalam memanfaatkan teknologi sehingga dapat lebih berguna dan bisa menimbulkan suatu hal yang positif.
Contoh kasus pelanggaran nya seperti bullying, pornografi
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Susilawati 1811050084 -
Nama : Susilawati
Npm : 1811050084

Menurut saya kasus terkait iptek dan pancasila banyak terjadi belakangan ini, salah satunya adalah penyalahgunaan teknologi yang mengakibatkan terjasinya suatu konflik antar sesama. Dalam kasus seperti ini betentangan dengan dua sila dalam pancasila yaitu sila ke-2 "Kemanusiaan yang adil dan beradab" serta sila ke-3 "Persatuan Indonesia"
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Hendri Susanto -
Nama : Hendi Susanto
NPM : 1811010056

salah satu permasalahan perkembangan Iptek di Indonesia Contohnya handphone atau telepon genggam seluler. Telepon genggam terbagi menjadi dua telepon biasa dan juga daring. Perkembangan Iptek ini sangat mempermudah berkomunikasi. Iptek berdampak positif maupun negatif juga, di bidang ekonomi, bidang politik, bidang sosial, juga di bidang budaya,
salah satu contoh negatif di bidang ekonominya ialah sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental instant.
kita sebagai rakyat harus menjaga, merawat, memberdayakan sarana teknologi informasi berbasis etika Pancasila, serta dapat memanfaatkannya dengan sebaik baiknya agar bermanfaat untuk setiap orang Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh Defi Oktri Sari -
Nama : Defi Oktri Sari
NPM : 1811050110
Kelas : 6SI-P2

Menurut saya, dalam generasi zaman sekarang ini perkembangan IPTEK semakin hari semakin pesat sehingga memudahkan orang mencari atau mendapatkan informasi berbagai macam pengaruh dari luar seperti informasi mengenai gaya hidup bangsa barat atau negara lain yang sifatnya ada yang bertentangan dengan Pancasila. Oleh karena itu IPTEK tidak selaras dengan pancasila sehingga dapat menimbulkan masalah, seperti hate speech atau body shaming bahkan pelecehan seksual di media sosial sehingga korban tersebut dapat mengalami trauma dan kurangnya percaya diri. Selain itu ada penyebaran ujaran kebencian di media sosial sehingga dapat menyebabkan terpecah belahnya persatuan bangsa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Tanggapan

oleh fernando ignasius -
Nama : fernando ignasius a
Npm : 1811050096

Menurut saya
Kemajuan ilmu dan teknologi Iptek adalah suatu gejala yang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan ini. Karena kemajuan teknologi berjalan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Kemajuan Iptek yang amatlah pesat ini menjadikan peradaban manusia pun ikut berkembang dengan cepat.

Perkembangan Iptek bukan tanpa masalah. Perkembangan Iptek memunculkan banyak masalah nilai di dalam IPTEK itu sendiri, seperti persoalan kemajemukan ilmu pengetahuan, dalam artian ilmu tidak lagi satu dengan nilai, melainkan justru berbeda atau terpisah dengan nilai.
Iptek tanpa nilai ini dapat berbahaya karena memunculkan banyak masalah. Masalah-masalah itu dapat kita lihat dalam keseharian hidup kita sendiri. Dibutuhkan jalan tengah alternatif sebagai rujukan untuk mengatasi masalah Iptek itu.