tanggapan video 1

tanggapan video 1

oleh gracesia yuliningtyas -
Jumlah balasan: 0

ANALISIS RESIKO DAN EVALUASI PROYEK

 

A.    Analisis Risiko adalah suatu metode analisis yang meliputi faktor penilaian, karakterisasi, komunikasi, manajemen dan kebijakan yang berkaitan dengan risiko tersebut. Manajemen Risiko adalah usaha yang secara rasional ditujukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kerugian dari risiko yang dihadapi.

Analisis risiko merupakan bagian dari manajemen risiko, yang terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut :

  • Identifikasi kemungkinan kondisi, peristiwa, atau situasi negatif eksternal dan internal
  • Penentuan hubungan sebab-akibat antara peluang kejadian, skalanya, dan kemungkinan dampaknya
  • Evaluasi berbagai dampak di bawah asumsi dan probabilitas yang berbeda
  • Penerapan teknik kualitatif dan kuantitatif untuk mengurangi ketidakpastian dari dampak dan biaya, kewajiban, atau kerugian.

 

Tipe Analisis Resiko

     Analisis risiko akan tergantung informasi risiko dan data yang tersedia. Metode analisis yang digunakan bisa bersifat kualitatif, semi kuantitatif, atau kuantitatif bahkan kombinasi dari ketiganya tergantung dari situasi dan kondisinya.  Urutan kompleksitas serta besarnya biaya analisis (dari kecil hingga besar) adalah: kualitatif, semi kuantitatif, dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk memberikan gambaran umum tentang level risiko. Setelah itu dapat dilakukan analisis semi kuantitatif ataupun kuantitatif untuk lebih merinci level risiko yang ada. 

 

 

B.     Analisis sensitivitas merupakan analisis yang dilakukan untuk mengetahui akibat dari perubahan parameter-parameter produksi terhadap perubahan kinerja sistem produksi dalam menghasilkan keuntungan. Dengan melakukan analisis sensitivitas maka akibat yang mungkin terjadi dari perubahan-perubahan tersebut dapat diketahui dan diantisipasi sebelumnya.

            Contoh:

- Perubahan biaya produksi dapat mempengaruhi tingkat kelayakan

Alasan dilakukannya analisis sensitivitas adalah untuk mengantisipasi adanya perubahan-perubahan berikut:

1.      Adanya cost overrun, yaitu kenaikan biaya-biaya, seperti biaya konstruksi, biaya bahan-baku, produksi, dsb.

2.      Penurunan produktivitas

3.      Mundurnya jadwal pelaksanaan proyek

Setelah melakukan analisis dapat diketahui seberapa jauh dampak perubahan tersebut terhadap kelayakan proyek: pada tingkat mana proyek masih layak dilaksanakan.

 

Tujuan Analisis Sensitivitas

     Analisis sensitivitas bertujuan untuk melihat apa yang akan terjadi dengan hasil analisis proyek jika ada sesuatu kesalahan atau perubahan dalam dasar-dasar perhitungan biaya atau benefit (L. Grant,1996). Menilai apa yang terjadi dengan hasil analisis kelayakan suatu kegiatan investasi atau bisnis apabila terjadi perubahan di dalam perhitungan biaya atau manfaat. (Kasmir, 2010). Berikut ini merupakan tujuan analisis sensitivitas :

1.      Analisis kelayakan suatu usaha ataupun bisnis perhitungan umumnya di dasarkan pada proyeksi-proyeksi yang mengandung ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang.

2.      Analisis  pasca kriteria investasi yang digunakan untuk melihat apa yang akan terjadi dengan kondisi ekonomi dan hasil analisis bisnis jika terjadi perubahan atau ketidaktepatan dalam perhitungan biaya atau manfaat.

 

     Sensitivity analysis bukan merupakan metode pengukuran kelayakan suatu proyek, analisis ini hanya merupakan alat bantu untuk menguji sensitivity perhitungan NPV dan IRR apabila ada satu asumsi yang berubah sedangkan asumsi lainnya dianggap tetap. Perubahan asumsi menyebabkan estimasi arus kas berubah. Hasil dari analisis ini mengilustrasikan efek dari perubahan asumsi tersebut (Giatman, 2007)

 

C.     Analisis scenario

     Analisis skenario (scenario analysis) adalah proses menganalisis kemungkinan peristiwa masa depan dengan mempertimbangkan kemungkinan hasil alternatif. Ini dapat diterapkan pada banyak hal dalam ekonomi dan bisnis.

     Dalam sebuah perusahaan misalnya, analisis skenario merupakan suatu proses di mana berbagai kemungkinan perkembangan dalam lingkungan bisnis dan fleksibilitas kemampuan perusahaan diperiksa. Manajemen mengidentifikasi tren, tantangan utama dan kemungkinan masa depan lainnya, misalnya terkait dengan produksi, persaingan, pemasaran dan lain sebagainya. Dengan memeriksa berbagai kemungkinan skenario, manajemen harus dapat menilai opsi strategis yang tersedia dan mengevaluasi asumsi dan praktik yang ada.

 

D.    Evaluasi Proyek

     Evaluasi merupakan penilaian dan analisis, apakah pekerjaan atau proyek dapat dilaksanakan ( dilanjutkan ) atau tidak. Proyek adalah segala kegiatan atau aktivitas yang diharapkan memperoleh keuntungan atau kegunaan  dalam waktu tertentu. Evaluasi proyek adalah kegiatan penilaian dan analisis, apakah suatu kegiatan pekerjaan atau proyek yang dilaksanakan ( dilanjutkan )  dapat memperoleh kegunaan atau keuntungan dalam suatu waktu tertentu atau dalam waktu yang di rencanakan.

Keputusan yang dihasilkan dalam evaluasi proyek adalah :

·         Menerima atau menolak seluruh proyek tersebut.

·         Memilih satu atau beberapa proyek yang memungkinkan menghasilkan laba dan sesuai dengan dana yang tersedia.

·         Memilih skala prioritas, dari beberapa proyek yang layak.

 

Manfaat dari proyek adalah :

·         Manfaat secara langsung yang diterima sebagai akibat adanya suatu kegiatan proyek, seperti naiknya nilai produksi dan jasa.

·         Manfaat tidak langsung, dimana manfaat yang timbul sebagai akibat dan bersifat multiplier. Contoh : Pendirian mall, mengakibatkan timbulnya manfaat dari penduduk di sekitar dari adanya mall tersebut.

·         Manfaat tidak kentara yang timbul karena adanya proyek tersebut dan tidak dapat diukur dengan uang. Seperti pemikiran masyarakat yang sudah maju, sebagai akibat timbulnya pusat bisnis di daerah tersebut.

 

menganalisis resiko sangat bermanfaat agar dapat mengurangi resiko agr tidak merugikan bagi perusahaan atau diri kita sendiri, apabila kita bisa memilih dengan resiko yang kecil maka itu akan menguntungkan bagi kita.