Name : Vindi Milenia Putri
NPM   : 1812120142
Class   : 2AK-P2
Manipulasi Laporan Keuangan PT. Kimia Farma Tbk.
Kasus :
Permasalahan Kasus Skandal Manipulasi Laporan Keuangan
PT. Kimia Farma Tbk. Badan Pengawas
Pasar Modal (Bapepam) melakukan
pemeriksaan atau penyidikan baik atas manajemen
lama direksi PT Kimia Farma Tbk. Ataupun terhadap akuntan publik Hans
Tuanakotta dan Mustofa (HTM).
Akuntan
publik (Hans Tuanakotta dan Mustofa) harus bertanggung jawab, karena akuntan
publik ini juga yang mengaudit Kimia Farma
tahun buku 31 Desember 2001 dan dengan
yang interim 30 Juni tahun 2002.
Awalnya, pada tanggal 31 Desember 2001,
manajemen Kimia Farma melaporkan adanya laba bersih sebesar Rp 132 milyar, dan
laporan tersebut di audit oleh Hans Tuanakotta dan Mustofa (HTM). Akan tetapi,
Kementerian BUMN dan Bapepam menilai bahwa laba bersih tersebut terlalu besar
dan mengandung unsur rekayasa. Setelah dilakukan audit ulang, pada
3 Oktober 2002 laporan keuangan Kimia Farma 2001 disajikan kembali (restated),
karena telah ditemukan kesalahan yang cukup mendasar.
Kesalahan penyajian yang berkaitan
dengan persediaan timbul karena nilai yang ada dalam daftar harga persediaan
digelembungkan. PT Kimia Farma, melalui direktur produksinya, menerbitkan dua
buah daftar harga persediaan (master prices) pada tanggal 1 dan 3 Februari
2002.
Opinion:
In my opinion, the case of manipulation of financial statements at PT.Kimia Farma Tbk. caused
by errors in recording and calculation, but there are also parties who
commit fraud that were not detected initially, but in the end can be
detected. The fraud that
occurred in this case can't be separated from the help of accountants
who understand and manage financial statements.
By
manipulating financial statements, accountants violate professional
ethics. The accountant no longer has a sense of responsibility for his
profession as an accountant who should present financial reports
correctly and accurately, but presents his financial statements before
the financial engineering.
To avoid fraud cases, the financial reporting process must always be controlled, inspected, and evaluated every month. Because if the examination is carried out only every period or per year becomes out of control, and it is difficult to detect fraud committed.