Tika misdiana

Tika misdiana

oleh Tika Misdiana -
Jumlah balasan: 0

Di beberapa unit usaha, fokus adalah pada laba yang diukur dari selisih antara pendapatan dan beban. Di unit usaha yang lain, laba dibandingkan dengan aktiva yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut. Pusat tanggung jawab yang terakhir ini disebut sebagai pusat investasi. Dua metode yang menghubungkan laba dengan dasar investasi:1. Persentase tingkat pengembalian atas investasi (Return on Investment-ROI).2. Nilai tambah ekonomi (Economic Value Added-EVA).Tingkat pengembalian atas investasi (ROI) adalah suatu rasio perbandingan. Pembilangnya (numerator) adalah pendapatan yang dilaporkan pada laporan keuangan. Penyebutnya (denominator) adalah aktiva yang digunakan.Nilai tambah ekonomi (EVA) adalah jumlah uang, bukan rasio. EVA dapat diperoleh dengan mengurangkan beban modal (capital charge) dari laba operasi bersih (net operating profit).Dalam analisis mengenai perlakuan alternatif atas aktiva dan perbandingan ROI dengan EVA- dua cara dalam mengaitkan laba dengan aktiva yang digunakan- yang paling menarik adalah seberapa baiknya alternatif-alternatif tersebut melayani kedua tujuan diatas untuk menyediakan informasi guna pengambilan keputusan yang baik dan pengukuran kinerja ekonomi suatu unit usaha. 

Study kasus

Perusahaan JKL menggunakan EVA untuk mengukur kinerja laba divisional. Perusahaan membebankan tingkat pengembalian sebesar 5% ke tiap divisi atas aktiva rata-rata lancar dan tingkat pengembalian 10% atas rata-rata aktiva tetap. Dibawah ini adalah statistik keuangan dari 3 divisi perusahaan JKL.

DivisiJKLData anggaran (dalamribuan $)Anggaranlaba 1987 $ 90 $ 55 $ 50Anggaranaktivalancar 1987 100 200 300Anggaranaktivatetap 1987 400 400 500DivisiJKLData aktual (dalamribuan $)Laba 1987 $ 80 $ 60 $ 50Aktivalancar 1987 100 200 300Aktivatetap 1987 400 450 550.

Solusi: Disini prestasi manajer dinilai atas laba dan investasi yang diperlukan untuk memperoleh laba.Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kinerja sebuah pusat investasi adalah ROI (Return on Investment) dan EVA (Economic Value Added). Alat ukur yang banyak digunakan untuk mengukur kinerja sebuah pusat investasi adalah ROI. Alasannya adalah perhitungan untuk mencari ROI itu lebih mudah dibanding EVA. Selain itu juga ROI mengukur seberapa baik seorang manajer divisi menggunakan aktiva perusahaan untuk menghasilkan laba dan memberikan cara yang baik untuk mengecek akurasi proposal investasi modal yang diajukan.