Menjawab Pertanyaan

Menjawab Pertanyaan

oleh Thiara Refornica -
Jumlah balasan: 0

Kelompok 4:

Rizki Gayatri 1712120081

Thiara Refornica 1712120149


1.      Mia

Pertanyaan:

Standar Akuntansi yang disusun masing-masing negara berbeda. Perbedaan akuntansi yang disusun masing-masing negara itu seperti apa?

Jawab:

Perbedaan standar akuntansi di berbagai Negara dipengaruhi oleh factor-faktor:

1)      Pertumbuhan Ekonomi 

Semakin pesat pertumbuhan ekonomi suatu negara, maka semakin berkembang kegiatan bisnis dengan demikian juga semakin besar tuntutan informasi akuntansi perusahaan dari pemakai informasi. 

2)      Inflasi 

Bagi negara-negara yang punya pengalaman inflasi, memilki standar tinggi akuntansinya mencakup standar akuntansi inflasi, dan bagi negara-negara yang tidak pernah atau tidak sadar akan inflasi standar akuntansinya tidak mencakup masalah-masalah inflasi. 

3)      Sistem Politik 

Negara-negara yang menganut sisttem demokrasi memiliki laporan keuangan yang disusun perusahaan di negara tersebut cenderung lebih transparan, lebih rinci dan lengkap. Hal ini disebabkan oleh tuntutan pemakai informasi yang kedudukannya kuat relatif sama dengan perusahaan atau organisasi penyaji informasi keuangan. 

4)      Pendidikan 

Semakin maju pendidikan suatu negara semakin banyak ahli-ahli di bidang akuntansi dan akan semakin banyak akuntan handal dan profesional. Dengan semakin maju tingkat pendidikan akuntansi, semakin banyak juga aktivitas riset di bidang akuntansi yang akan menambah kualitas standar dan praktik-praktik akuntansi. 

5)      Profesi Akuntan 

Semakin maju ttingkat pendidikan dan ekonomi suatu negara, profesi akuntan juga semakin kuat dan kemungkinan besar profesi tersebut dapat mendorong perbaikan dan pengembangan akuntansi, baik standar maupun praktik akuntansi. 

6)      Peraturan Perpajakan 

Undang-undang pajak di suatu negara mempunyai pengarruh terhadap perkembangan standar dan praktik akuntansi. 

7)      Pasar Uang dan Modal 

Semakin maju pasar uang dan pasar modal di suatu negara maka semakin maju juga akuntansinya. Hal ini disebabkan oleh persyaratan perusahaan yang akan mendaftarkan sebagai perusahaan go public di pasar modal atau akan mendapatkan pinjaman di pasar uang, persyaratan tersebut adalah penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan harus disudit oleh akuntan publik. 

8)      Dengan adanya perbedaan akuntansi di seluruh dunia cukup signifikan untuk membuat pekerjaan dari analis keuangan sangat sulit dalam periode pembuatan perbandingan internasional. Jika sekarang kita fokus pada beberapa pengukuran kunci dalam pemilihan beberapa negara besar, kita bisa melihat variasi dari prinsip akuntansi yang digunakan bisa berpengaruh berbeda terhadap pendapatan dan aset.

 

2.      Siska

Pertanyaan:

Apa tujuan utama dan fungsi dibentuknya FAF?

Jawab:

Organisasi sektor swasta independen yang terutama bertanggung jawab untuk menetapkan dan memperbaiki standar akuntansi dan operasi keuangan, dan mendidik konstituennya mengenai standar tersebut. Financial Accouting Foundation bertanggung jawab atas pengawasan, administrasi dan keuangan Dewan Standar Akuntansi Keuangan (FASB), Dewan Standar Akuntansi Keuangan (GASB), dan dewan penasihat mereka. Ini juga memilih anggota dewan dan dewan yang menetapkan standar akuntansi, dan melindungi independensi mereka.

Karena pasar modal dan pemerintah terdiri dari begitu banyak peserta dengan tuntutan dan kepentingan berpemilik yang bersaing, independensi adalah kunci bagi kegiatan dewan penetapan standar FAF, FASB dan GASB. Independensi ini memungkinkan mereka untuk memberikan objektivitas dan integritas pada sistem pelaporan keuangan U. S.. Karena FAF adalah entitas independen yang tidak memiliki saham dalam hasil yang spesifik, dewan FAF dapat membuat keputusan yang obyektif mengenai standar akuntansi tanpa terpengaruh oleh kelompok lobi industri atau tekanan politik.

 

3.      Mario

Pertanyaan:

Apa bentuk reformasi standar akuntansi di Amerika?

Jawab:

American Institute of Certified Public Accountants (AICPA)/ Ikatan Akuntan Publik Amerika Bersertifikat (AICPA)

Pada tahun 1939, mendesak oleh SEC, AICPA menunjuk Komite Akuntansi Prosedur (CAP). Selama tahun 1939-1959 CAP diterbitkan 51 Akuntansi Buletin Penelitian yang berurusan dengan berbagai masalah akuntansi yang tepat waktu. Namun, masalah ini-dengan pendekatan-masalah gagal mengembangkan terstruktur yang sangat dibutuhkan tubuh prinsip akuntansi. Dengan demikian, pada tahun 1959, AICPA menciptakan Prinsip Akuntansi Board (APB), yang misi itu adalah untuk mengembangkan suatu kerangka kerja konseptual secara keseluruhan. Ini diterbitkan 31 pendapat dan dibubarkan pada tahun 1973 karena kurangnya produktivitas dan kegagalan untuk bertindak segera. Setelah penciptaan FASB , AICPA membentuk Komite Eksekutif Standar Akuntansi (AcSEC). Hal ini menerbitkan:

1.      Audit dan Pedoman Akuntansi, yang merangkum praktik akuntansi industri spesifik (kasino misalnya, perguruan tinggi, maskapai penerbangan, dll) dan memberikan petunjuk khusus mengenai hal-hal tidak ditangani oleh FASB atau GaSb.

2.      Laporan Posisi, yang memberikan petunjuk pada topik pelaporan keuangan sampai FASB atau GaSb menetapkan standar dalam masalah ini.

3.      Praktek Buletin, yang mengindikasikan AcSEC’s pandangan pada masalah pelaporan keuangan yang sempit tidak dianggap oleh FASB atau GaSb.

4.      Financial Accounting Standards Board (FASB)/ Dewan Standar Akuntansi Keuangan (FASB)

 

5.      Umar

Pertanyaan:

Kenapa masing-masing negara masih harus mempunyai organisasi yang bertanggung jawab atas standar akuntansi sendiri. Kenapa tidak memakai standar akuntansi yang sama atau global?

Jawab:

Standar akuntansi berbeda di berbagai negara - Dalam akuntansi internasional ada standar yang harus diikuti, permasalahan yang timbul yaitu akuntansi yang dipraktekan di satu negara tentu berbeda dengan negara lainnya. Hal ini disebabkan karena metode akuntansi yang digunakan dalam satu negara berbeda-beda tergantung kondisi lingkungan, dan situasi ekonomi dan social yang ada di suatu negara. Tidak menutup kemungkinan bahwa suatu negara dapat melakukan transaksi dengan negara lain, contoh sebuah perusahaan yang berdiri di Singapura memiliki anak perusahaan di Indonesia, tentu pelaporan keuangannya dapat berbeda, untuk itu diperlukan standar akuntansi internasional. Ternyata standar tersebut justru menimbulkan masalah baru dan  permasalahan yang mungkin timbul dengan mengadopsi standar akuntansi internasional.  

Permasalahan yang mungkin timbul adalah sebagai berikut:

1.      Penerjemahan standar

IFRS menggunakan bahasa Inggris dan penerjemahan itu sendiri akan mengalami kesulitan di antaranya adanya ketidakkonsistenan dalam penggunaan kalimat bahasa Inggris, penggunaan istilah yang sama untuk menerangkan konsep yang berbeda, dan penggunaan istilah yang tidak terdapat padanannya dalam penerjemahaannya.

2.      Ketidaksesuaian antara IFRS dengan hukum nasional

Ketidaksesuaian antara IFRS dengan hukum nasional ini terjadi pada beberapa negara, termasuk sebagai bagian dalam hukum nasional. Sehingga standar akuntansinya ditulis dalam bahasa hukum dan di sisi lain IFRS tidak ditulis dalam bahasa hukum, sehingga harus diubah oleh Dewan Standar Akuntansi tiap negara.

3.      Struktur dan kompleksitas standar internasional

4.      IFRS mungkin akan menimbulkan kekhawatiran bahwa standar akan semakin tebal dan kompleks.