Pertanyaan Anggie Triana :
1. Apakah Kapitalisasi bunga ada kriteria/syarat nya? 
2. Kenapa bunga harus di kapitalisasi? 
3. Apa efek nya apabila bunga dikapitalisasi/tidak dikapitalisasi?
Jawaban :
1. Standar akuntansi menentukan aset yang memenuhi syarat untuk dilekati biaya bunga (qualifying assets) yang dalam PSAK No. 26 disebut aset tertentu. Dengan Syarat :
- Aset yang dibangun atau diproduksi untuk digunakan sendiri oleh perusahaan. Termasuk aset yang dibangun atau diproduksi oleh pihak lain atas pesanan perusahaan untuk digunakan sendiri oleh perusahaan. Dan untuk pesanan/ kontrak tersebut perusahaan melakukan pembayaran uang muka. Atau pembayaran terhadap atas dasar kemajuan pekerjaan pembangunan aset bersangkutan.
- Aset dibangun atau diproduksi dengan tujuan untuk dijual sebagai suatu unit atau proyek yang berdiri sendiri terpisah dari kegiatan operasi lainnya. Misalnya, kapal, kawasan industri, real estate, jembatan, atau semacamnya.
- Investasi jangka panjang, seperti ekuitas, pinjaman, dan penanaman kas yang diperlakukan dengan metode ekuitas. Sementara terinvestasi (investee) sedang melaksanakan kegiatan pembangunan fasilitas fisik. Asalkan kegiatan tersebut menggunakan dana investasi itu untuk memperoleh fasilitas fisik tersebut.
2. Bunga harus dikapitalisasi karena kapitalisasi beban bunga  untuk memperoleh nilai perolehan yang paling faktual terhadap investasi aset yang dilakukan perusahaan. Misalnya perusahaan membangun gedung perkantoran dengan pendanaan yang berasal dari pinjaman. Dan waktu penyelesaian dari pembangunan gedung perkantoran tersebut relatif lama. Tujuan terakhir kapitalisasi beban bunga adalah agar terjadi penandingan (matching) yang tepat. Antara harga perolehan dengan pendapatan yang dihasilkan dari manfaat gedung perkantoran tersebut.
3. Efek apabila di beban bunga di kapitalisasi 
- Efek negatif : penerapan kapitalisasi atas biaya bunga disinyalir justru mendatangkan banyak permasalahan di dunia bisnis dan dianggap tidak mampu memberikan kontribusi positif terhadap para pengguna laporan keuangan. Hal yang banyak disorot, terutama terkait dengan keputusan calon investor dalam memilih investasi yang menguntungkan apabila metode NPV dipakai. Dari segi karakteristik kualitatif laporan keuangan, terjadi permasalahan serius dimana laporan keuangan produk penerapan kapitalisasi biaya bunga, cenderung menyalahi beberapa karakteristik utama. Sehingga laporan keuangan tersebut dipandang tidak akurat untuk dijadikan dasar penting dalam pengambilan keputusan.
- Efek Positif : Mendapatkan angka harga perolehan yang mereflesksikan investasi total kesatuan usaha dalam aset. Dengan fungsi bunga untuk membebankan suatu biaya yang berkaitan dengan perolehan suatu sumber ekonomi yang akan memberi manfaat di masa datang. Untuk ditandingkan dengan pendapatan yang dihasilkan oleh manfaat tersebut. Tujuannya adalah agar terjadi penandingan yang tepat, terutama bila waktu pembangunan atau periode perolehan (acquisition period) cukup lama.