DIKSI (PILIHAN KATA)

DIKSI (PILIHAN KATA)

Jumlah balasan: 4

Apa itu kalimat diksi?

Pengertian kalimat diksi adalah kalimat yang tersusun dari kata yang tepat, sehingga mampu memberikan arti dan penyampaian pesan yang baik.

Dalam kalimat diksi selalu mengandung unsur kalimat, Sinonim, Antonim, Polisemi, Homograf, Homofon, Homonim, Hiponim, Hipernim, tujuannya untuk menyampaikan maksud penulis kepada pembaca.

Fungsi kalimat diksi

Berikut ini 4 fungsi kalimat diksi dalam karya sastra, diantaranya:

  1. Untuk membuat pembaca mudah memahami isi bacaan (karya sastra)
  2. Untuk membangun komunikasi yang lebih efektif.
  3. Untuk menjelaskan gagasan secara verbal, baik tertulis ataupun tidak.
  4. Untuk suatu gagasan yang tetap, sehingga tulisan tetap enak dibaca dan menyenangkan.

Contoh kalimat diksi

Berikut ini adalah contoh kalimat diksi, diantaranya:

  1. Seorang perempuan ditemukan mati di dalam mobilnya. Kata mati lebih tepat untuk binatang, maka sebaiknya diganti dengan kata wafat atau meninggal.
  2. Kenapa kamu selalu mengacuhkan janji dengan kami. Mungkin kata mengabaikan lebih tepat untuk mengganti kata mengacuhkan.
  3. Pelaku pengrusakan itu sudah diamankan polisi. Pengrusakan akan lebih baik jika menggunakan kata perusakan.
  4. Setelah kami mengetahui siapa pelakunya, dia berkilah untuk menutupi kesalahannya. Kata berkilah bisa diganti dengan berdalih tentunya itu dapat disesuaikan dengan konteks maksud penulis.
  5. Menurut info prakiraan cuaca kemarin, hari ini mendung. Kata prakiraan dapat diganti dengan perkira
  6. Diksi bisa diartikan sebagai pilihan kata pengarang untuk menggambarkan sebuah cerita. Diksi bukan hanya berarti pilih memilih kata melainkan digunakan untuk menyatakan gagasan atau menceritakan peristiwa tetapi juga meliputi persoalan gaya bahasa, ungkapan-ungkapan dan sebagainya.

Agar dapat menghasilkan cerita yang menarik melalui pilihan kata maka diksi yang baik harus memenuhi syarat, seperti :

  1. Ketepatan dalam pemilihan kata dalam menyampaikan suatu gagasan.
  2. Seorang pengarang harus mempunyai kemampuan untuk membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai dengan situasi dan nilai rasa bagi pembacanya.
  3. Menguasai berbagai macam kosakata dan mampu memanfaatkan kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat yang jelas, efektif dan mudah dimengerti.

Diksi bisa diartikan sebagai pilihan kata pengarang untuk menggambarkan sebuah cerita. Diksi bukan hanya berarti pilih memilih kata melainkan digunakan untuk menyatakan gagasan atau menceritakan peristiwa tetapi juga meliputi persoalan gaya bahasa, ungkapan-ungkapan dan sebagainya.

Agar dapat menghasilkan cerita yang menarik melalui pilihan kata maka diksi yang baik harus memenuhi syarat, seperti :

  1. Ketepatan dalam pemilihan kata dalam menyampaikan suatu gagasan.
  2. Seorang pengarang harus mempunyai kemampuan untuk membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai dengan situasi dan nilai rasa bagi pembacanya.
  3. Menguasai berbagai macam kosakata dan mampu memanfaatkan kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat yang jelas, efektif dan mudah dimengerti.

Contoh Paragraf :

  • Hari ini Aku pergi ke pantai bersama dengan teman-temanku. Udara disana sangat sejuk. Kami bermain bola air sampai tak terasa hari sudah sore. Kamipun pulang tak lama kemudian.
  • Liburan kali ini Aku dan teman-teman berencana untuk pergi ke pantai. Kami sangat senang ketika hari itu tiba. Begitu sampai disana kami sudah disambut oleh semilir angin yang tak henti-hentinya bertiup. Ombak yang berkejar-kejaran juga seolah tak mau kalah untuk menyambut kedatangan kami. Kami menghabiskan waktu sepanjang hari disana, kami pulang dengan hati senang.

Kedua paragraf diatas punya makna yang sama. Tapi dalam pemilihan diksi pada contoh paragraf kedua menjadi enak dibaca, tidak membosankan bagi pembacanya.