FORUM DISKUSI

FORUM DISKUSI

Jumlah balasan: 20

Sila diskusikan topik pertemuan ini dengan dosen dan sesama mahasiswa!


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Muhammad Yogi -
Assalamualaikum bu saya Muhammad Yogi Npm 1911010156,izin bertanya,apa perbedaan nya karya tulis ilmiah dan karya tulis populer? 
Sebagai balasan Muhammad Yogi

Re: FORUM DISKUSI

oleh I Wayan Susila Agus Dharma -
izin menjawab pertanyaan dari yogi
menurut saya perbedaan antara karya tulis ilmiah dan karya tulis populer terletak di segi penggunaan bahasanya. pada karya tulis ilmiah bahasa yang digunakan bahasa indonesia yang formal yang cenderung "kaku" sehingga agak sedikit sulit untuk dipahami oleh masyarakat umum. sedangkan karya tulis populer bahasa yang digunakan lebih fleksibel atau lebih luwes sehingga dapat mudah dipahami oleh masyarakat umum.
terimakasih
Sebagai balasan Muhammad Yogi

Re: FORUM DISKUSI

oleh Aldo Gilar visitama -
Assalamualaikum wr wb
Nama : Aldo Gilar Visitama
NPM : 1911010053

Izin menjawab,

Karya tulis ilmiah ditampilkan dalam bahasa baku dan sangat terikat
dengan kaidah bahasa Indonesia formal, sementara tulisan ilmiah populer ditampilkan
dengan bahasa yang lebih luwes, serta dapat dipahami masyarakat umum.
Dari segi topik bahasan, tulisan ilmiah populer cenderung membahas
permasalahan yang berkaitan dengan masyarakat di sekitarnya Berbeda dengan karya
tulis ilmiah yang lebih sering berkutat dalam bidang ilmiah yang jauh dari
jangkauan masyarakat awam.
Sebagai balasan Muhammad Yogi

Re: FORUM DISKUSI

oleh apriyansahh _ -
Nama apriyansah
NPM : 1911010022

izin menjawab pertanyaan dari yogi
Karya tulis ilmiah dapat juga berarti tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan,penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya/keilmiahannya sedangkan Karya tulis populer merupakan karya ilmiah yang bentuk, isi, dan bahasanya menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, serta disajikan dalam bahasa yang santai dan mudah dipahami oleh masyarakat awam.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Andra Ramadan Pratama -
Nama : Andra Ramadan Pratama
NPM : 1911010125

Izin bertanya Bu,

Apakah bisa membuat KTI tanpa melakukan penelitian terlebih dahulu untuk pengumpulan data, hanya menggunakan data yang ada dari Internet?
Sebagai balasan Andra Ramadan Pratama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Popi Devina Maharani -
Nama : Popi Devina Maharani
NPM : 1911010013

Izin menjawab,

untuk membuat KTI dapat memanfaatkan internet untuk pengumpulan data dengan mengangkat landasan teori dan metode ilmiah, tanpa melakukan penelitian, karna karya ilmiah dapat dikelompokkan menjadi laporan hasil penelitain, dan ulasan masalah
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Luqmanul Hakim -
Assalamualaikum Bu,saya Luqmanul Hakim (1911010059) izin bertanya apa yang harus dilakukan/disiapkan pertama kali untuk bagi seorang yang ingin membuat KTI?
Sebagai balasan Luqmanul Hakim

Re: FORUM DISKUSI

oleh I Wayan Susila Agus Dharma -
izin menanggapi pertanyaan luqman

hal yang harus disiapkan ketika akan membuat karya tulis ilmiah adalah :
1. pemilihan topik/pokok bahasan
di tahap ini kita harus menentukan apa pokok bahasan yang akan kita jadikan karya tulis ilmiah, selain itu ditahap ini kita juga harus memperhatikan kaidah-kaidah yang berlaku serta cara penulisan yang bersifat keilmuan, dan yang terpenting adalah pokok bahasan yang kita ambil harus mengutamakan fakta yang terjadi dilapangan.

2. menentukan target
di tahap ini kita harus menentukan siapa target pembaca karya ilmiah kita, sehingga kita bisa membuat karya tulis yang tepat sasaran.

3. menentukan cakupan isi
cakupan isi merupakan jenis dan jumlah informasi yang nantinya akan kita sajikan di dalam karya ilmiah. hal ini penting dilakukan agar kita lebih mudah dalam mencari atau mengumpulkan bahan referensi serta mempermudah dalam pengelolaan data.

terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Reza Andrean Revaldo -
Assalamu'alaikum bu, Saya Reza Andrean Revaldo Npm 1911010004. Izin bertanya bu, ciri - ciri KTI yaitu sistematis, Yang kategorikan sistematis yang seperti apa bu?

Terimakasih
Sebagai balasan Reza Andrean Revaldo

Re: FORUM DISKUSI

oleh Rima Gustianita -
sistematis berarti runtut. KTI disusun berdasarkan bagian-bagian yang utuh sesuai dengan sitandar sistematika KTI. Misal pada skripsi terdapat 5 bab mulai dari pendahuluan, kajian teori, metodologi penelitian, hasil, dan simpulan. kelima bab tersebut harus urut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Robertus Donni Aditya -
Nama : Robertus Donni Aditya
NPM : 1911010007

Izin bertanya bu
Metode apa yang digunakan untuk menulis karya ilmiah?
Sebagai balasan Robertus Donni Aditya

Re: FORUM DISKUSI

oleh Selvi Permatasari -
Selvi permatasari
1812110190

Izin menjawab
Metode yang digunakan yaitu
1. Metode Penelitian Kuantitatif

Metode kuantitatif digunakan untuk mencari data yang membutuhkan observasi. Proses analisis data menggunakan statistik. Nantinya, data tersebut dapat diolah menggunakan diagram, grafik, tabel, dan sebagainya.

2.Metode Penelitian Kualitatif
Metode kualitatif adalah kebalikan dari metode kuantitatif. Hasil dari metode ini adalah data yang sifatnya narasi dan bukan angka.

3.Metode Penelitian Eksperimen (Percobaan)
Pada metode eksperimen, peneliti akan melakukan percobaan pada suatu hal untuk mencari tahu dampak dari perlakuan yang diberikan.

4.Metode Penelitian Deskriptif
Metode penelitian deskriptif dilakukan dengan membuat gambaran keadaan suatu subjek atau objek dengan rinci.

5.Metode Survey
Metode survey dilakukan dengan cara terjun langsung ke lapangan untuk mencari data yang sudah ditetapkan
Sebagai balasan Robertus Donni Aditya

Re: FORUM DISKUSI

oleh Iswatun Hasanah -
Nama : Iswatun Hasanah
NPM : 1911010005

Assalamualaikum wr.wb
Izin menjawab,
Untuk metode yang digunakan dalam menulis karya ilmiah ada 5 metode yaitu :
1. Metode Kualitatif, yaitu metode riset yang sifatnya memberikan penjelasan dengan menggunakan analisis. Pada pelaksanaannya, metode ini bersifat subjektif dimana proses penelitian lebih diperlihatkan dan cenderung lebih fokus pada landasan teori.

2. Metode Kuantitatif, yaitu bentuk penelitian yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, serta terperinci. Pada pelaksanaaannya, metode riset ini fokus pada penggunaan angka, tabel, grafik, dan diagram untuk menampilkan hasil data/ informasi yang diperoleh.

3. Metode Survei, yaitu metode yang digunakan untuk mendapatkan hasil riset dalam bentuk opini atau pendapat dari orang lain yang berinteraksi langsung dengan objek yang diamati. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk mendapatkan gambaran umum melalui sampel beberapa orang.

4. Metode Ekspos Facto, yaitu metode riset untuk meneliti hubungan sebab-akibat dari suatu peristiwa. Dari keterkaitan sebab-akibat tersebut akan ditemukan kemungkinan baru yang bisa dijadikan indikator dalam proses riset.

5. Metode Deskriptif, yaitu metode riset yang bertujuan untuk menjelaskan suatu peristiwa yang sedang berlangsung pada masa sekarang dan juga pada masa lampau.

Mohon maaf jika terdapat kesalahan,
Terimakasih
Wassalamu'alaikum wr.wb
Sebagai balasan Robertus Donni Aditya

Re: FORUM DISKUSI

oleh Rima Gustianita -
ada banyak metode dalam menulis karya ilmiah. metode yang digunakan pada tiap KTI berbeda sesuai dengan jenis penelitiannya. Misal ada metode kualitatif dan kuantitatif.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Idham Mubaraq -
Assalamualaikum

izin bertanya:
Apakah bisa membuat satu karya tulis ilmiah namun menggunakan 2 atau 3 metode dalam satu karya ?
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Aditya Dwi Nugroho -
Assalamualikum
Nama : Aditya Dwi Nugroho
Npm : 1911010031

Izin bertanya salah satu ciri ciri KTI itu adalah ΓÇ£kebenarannya dapat diujiΓÇ¥ , apakah maksud dari ciri ciri itu?
Sebagai balasan Aditya Dwi Nugroho

Re: FORUM DISKUSI

oleh Rima Gustianita -
waalaikumsalam, artinya semua gagasan/pernyataan yang ada dalam KTI tersebut dapat dicari sumbernya, dapat dibuktikan kebenarannya, bukan hasil dari mengarang/mengada-ada.