Yemina Sianturi

Yemina Sianturi

oleh Yemina Sianturi -
Jumlah balasan: 0

Menurut saya memungkinkan saja, tergantung dari penggunaan model investor dalam penilaian yang berguna dalam analisis investasi untuk memprediksi risiko dan retun saham. Salah satunya model CAPM(Capital Asset Pricing Model). Model ini didasarkan pada adanya asumsi bahwa tingkat pengembalian yang diharapkan dari suatu saham adalah sama dengan tingkat pengembalian bebas risiko plus premi risiko yang hanya tinggal mencerminkan risiko yang tersisa setelah dilakukan diversifikasi.