FORUM DISKUSI

FORUM DISKUSI

Jumlah balasan: 15

Sila diskusikan topik pertemuan ini dengan dosen dan sesama mahasiswa!

Menurut pendapat Anda, seperti apakah yang disebut paragraf yang baik?

Dapatkah Anda memberikan sebuah contoh paragraf yang baik berdasarkan hasil gagasan Anda sendiri? Jika dapat, tulislah sebuah paragraf dengan topik "Pro dan Kontra Pembelajaran Daring" pada kolom diskusi forum ini!


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Robertus Donni Aditya -
Selamat pagi bu, izin menganggapi

Nama : Robertus Donni Aditya
NPM : 1911010007

Paragraf yang baik adalah paragraf yang memenuhi syarat kesatuan, kepaduan, kelengkapan dan urutan didalamnya.


Contoh paragraf Pro dan Kontra Pembelajaran Daring

Sejak diumumkan kasus pertama Covid-19 pada awal Maret 2020, banyak terjadi perubahan disegala bidang, termasuk bidang Pendidikan.
Pemerintah mengeluarkan kebijakan agar sekolah, kampus melakukan pembelajaran daring dan siswanya belajar di rumah.
Pembelajaran daring merupakan media pembelajaran formal melalui dunia maya, di mana siswa mengakses internet untuk mengikuti pembelajaran dari rumah karena proses balajar mengajar tidak dapat dilakukan secara tatap muka untukmenghindari resiko meluasnya penularan Covid-19. Namun dibalik kebijakan pembelajaran daring menuai pro dan kontra. Hanya ada 30% pelajar yang setuju dengan pembelajaran daring dan 70% nya setuju untuk pembelajaran secara tata muka. Banyak yang berpendapat bahwa pembelajaran daring sangat efektif dilakukan dimasa pamdemi ini. Bahkan tanpa disadari pengetahuan iptek lebih maju dairipada pembelajaran tatap muka karena sering menggunakan smartphone.
Namun ada juga yang berpendapat bahwa pembelajaran daring kurang efektif karena tidak semua memiliki smartphone dan signal internet yang bagus sehingga menghambat proses belajar.

Tapi hanya metode ini yang dapat di lakukan agar dapat melaksanakan proses pembelajaran dan mengurangi resiko terpapar Covid-19 meski ada kelebihan dan kekurangannya.
Kelebihannya adalah proses belajar mengajar menjadi lebih mudah dan menghemat waktu dan tenaga. Sedangkan kekurangannya adalah kendala dalam sarana yaitu smartphone dan pembelian kuota dikarenakan perekonomian yang sedang bermasalahakibat pandemi dan signal internet yang tidak baik.

Terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Anggi Wijaya -
Paragraf yang baik setidaknya harus memenuhi syarat kohesi, koherensi, kelengkapan dan kevariasian.

Pembelajaran daring dijadikan solusi di masa pandemi seperti ini dengan menggandeng berbagai aplikasi pendukung untuk melakukan pembelajaran bagi siswa. Kendati sistem ini telah berjalan beberapa bulan namun masih menuai pro dan kontra khususnya di kalangan orangtua. Sebagian orangtua merasa tidak masalah dengan sistem pembelajaran yang dilakukan secara daring. Sementara sebagian lain merasa keberatan dengan sistem daring ini yang mana mereka berpendapat bahwa ΓÇ£anak menjadi malas dan semakin bodohΓÇ¥.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Satrio Bagas Pratama -
Nama : satrio bagas pratama
Npm : 1911010030

Paragraf yg baik mempunyai Kelengkapan Unsur Paragraf

Kelengkapan unsur paragraf cakupannya meliputi :

a. Gagasan utama / ide pokok



Gagasan utama / ide pokok / gagasan pokok adalah suatu hal yang menjadi pokok atau inti dari permasalahan yang tertuang pada kalimat utama pada sebuah paragraf. Gagasan utama juga merupakan inti masalah yang ingin disampaikan oleh penulis terhadap pembaca.

b. Kalimat Utama

Kalimat utama adalah sebuah kalimat yang memuat gagasan utama di dalamnya dan merupakan inti permasalahan yang dibahas pada paragraf.

c. Kalimat Penjelas

Kalimat penjelas ialah kalimat yang berperan sebagai pendukung gagasan utama pada kalimat utama. Kalimat penjelas biasanya berisikan rincian, uraian, dan juga fakta yang menguatkan ide atau gagasan utama pada paragraf.

2. Kesatuan

Paragraf yang baik haruslah memenuhi syarat kesatuan utuh antar kalimat di dalam suatu paragraf. Maksudnya adalah antara gagasan utama di dalam kalimat utama dengan gagasan penjelas dalam kalimat penjelas harus saling berkaitan atau berhubungan satu sama lainnya. Tidak saling bertentangan kerena adanya kalimat sumbang di dalamnya.

3. Kepaduan

Kepaduan adalah suatu hubungan selaras antar kalimat yang saling mengikat satu dengan lainnya sehingga mampu menyampaikan gagasan utama dengan efektif dan sistematis. Kepaduan juga erat kaitannya dengan efektivitas kalimat (penggunaan kalimat efektif) serta penggunaan kata hubung (konjungsi) dan diksi yang tepat.


Contoh
Air adalah sumber kehidupan bagi makhluk hidup tak terkecuali manusia. Dalam keseharian kita mulai bangun tidur hingga tidur kembali, semuanya tak terlepas dari keterbutuhan akan air. Pagi hari kita memerlukan air untuk berwudhu, mandi, minum, memasak, mencuci, dan seterusnya. Belum lagi kebutuhan air di waktu siang sampai malam hari. Begitu tergantungnya hidup kita dengan benda yang satu ini. Bayangkan jika air tak lagi kita jumpai dalam kehidupan kita. Ketika musim kemarau tiba, kita mengalami kesulitan dan membatasi pemakaian air hanya untuk kebutuhan konsumtif saja. Di musim kemarau saja kita sudah merasa sangat kesulitan. Apalagi jika air benar-benar habis, Tentu kita akan mengalami kesulitan yang luar biasa hebatnya bahkan kita tak lagi bisa bertahan hidup. Oleh karenanya, sudah semestinya saat ini kita mulai belajar untuk bijak dalam menggunakan air.

Penjelasan :

Pada paragraf di atas telah memiliki kelengkapan unsur paragraf berupa gagasan utama, kalimat utama, kalimat penjelas. Kalimat utama terletak di akhir paragraf yang memuat gagasan utama tentang belajar bijak dalam menggunakan air. Kalimat-kalimat penjelas terletak di awal paragraf sampai pada kalimat terakhir sebelum kalimat utama. Pada aspek kesatuan, paragraf di atas pada kalimat-kalimatnya saling mendukung dan tidak bertentangan antara kalimat satu dengan kalimat lainnya. Aspek kepaduan paragraf juga ditunjukkan pada penggunaan konjungsi (kata hubung) yang tepat dan saling keterkaitan hubungan antar kalimat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Aldo Gilar visitama -
Nama : Aldo Gilar Visitama
NPM : 1911010053

Menurut saya, Paragraf yang baik adalah Paragraf yang memiliki Syarat kesatuan, kepaduan,dan kelengkapan. Dimana Kelengkapan itu berisi suatu gagasan utama, kalimat utama dan kalimat penjelas didalamnya.

Contoh Paragraf : "Pro dan Kontra Pembelajaran Daring"

Metode pembelajaran daring atau secara online dianggap menjadi solusi agar kegiatan belajar tetap berjalan meskipun di tengah pandemi seperti sekarang ini. Namun, hal itu ternyata menimbulkan pro dan kontra dikalangan pelajar maupun mahasiswa terkait penyampaian materi pembelajaran yang diberikan oleh guru ataupun Dosen. Beberapa Mahasiswa merasa sulit untuk memahami materi yang bersifat praktik maupun teori. Menurut beberapa mahasiswa kuliah online juga menyenangkan karena tidak perlu kekampus secara langsung, lebih irit ongkos, meskipun tidak bisa bertemu dengan teman-teman secara langsung. Akan tetapi proses pembelajaran online atau secara daring, mulai adanya kebosanan dengan sistem yang terkadang sering error, banyaknya tugas yang diberikan dosen serta jaringan internet yang hilang saat mengikuti zoom ataupun meet.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Iswatun Hasanah -
Assalamualaikum wr.wb
Izin menanggapi

Nama : Iswatun Hasanah
NPM : 1911010005

"Contoh Paragraf Pro dan Kontra Pembelajaran Daring"

Sejak diumumkan kasus pertama Covid-19 (Corona Virus Disease) oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus awal Maret 2020 banyak terjadi perubahan disegala bidang. Termasuk bidang pendidikan. Covid-19 yang semakin mewabah membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan agar sekolah-sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh dan siswanya belajar di rumah.
Pembelajaran jarak jauh merupakan media pembelajaran formal melalui dunia maya, dimana siswa mengakses internet untuk mengikuti pelajaran dari rumah karena proses belajar mengajar tidak dapat dilakukan secara tatap muka untuk menghindari resiko meluasnya penularan Covid-19.

Diterapkannya sistem pembelajaran jarak jauh di dunia pendidikan oleh pemerintah, banyak menuai pro dan kontra bagi pelajar. Sisi baiknya dapat dilihat dari situasi pandemi seperti sekarang yang harus melakukan pembelajaran daring demi keselamatan bersama. Sedangkan sisi negatifnya yaitu dari segi ekonomi yang sedang memburuk saat pandemi ini terjadi apalagi pelajaran daring memerlukan akses internet yang cukup dan biaya yang tidak sedikit. Kebijakan ini adalah salah satu cara agar tetap berlangsungnya pembelajaran bagi siswa siswi, meski ada kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihannya yaitu proses belajar mengajar menjadi lebih mudah dan dapat menghemat waktu dan tenaga. Sedangkan kekurangannya yaitu kesulitan dalam sarana yaitu smartphone dan pembelian kuota dikarenakan perekonomian yang tidak mendukung serta jangkauan signal internet demi kelancaran mengikuti pembelajaran jarak jauh.

Terimakasih
Wassalamu'alaikum wr.wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh I Wayan Susila Agus Dharma -
Selamat pagi.
Izin menanggapi.

Menurut saya sebuah paragraf dapat dikatakan paragraf yang baik jika terdapat kalimat-kalimat penjelas secara lengkap di dalamnya.

Contoh paragraf pro dan kontra tentang pembelajaran daring.

Kasus Covid-19 pertama kali muncul di Indonesia pada 2 Maret 2020 dan sampai saat ini kasus positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Hal ini berdampak pada segala sektor kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah sektor pendidikan. Sektor pendidikan mengalami gangguan dan perubahan dalam proses pembelajaran. Pemerintah melalui Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) telah mengeluarkan kebijakan yaitu proses belajar mengajar dilakukan secara daring atau online. Namun, pembelajaran dari rumah secara online tidak semudah yang dibayangkan. Hal tersebut menuai pro dan kontra yang mesti dipertimbangkan demi tercapainya tujuan pembelajaran mulai dari strategi, model, metode, hingga ketersediaan fasilitas dalam belajar daring. Ada banyak pro dan kontra yang terjadi, mulai dari koneksi intenet, efektivitas metode pembelajaran secara daring, gadget, serta kuota internet yang mahal. Para orang tua mahasiswa menengah kebawah juga dikeluhkan oleh biaya pendidikan yang tetap berjalan padahal fasilitas yang tersedia tidak digunakan.

Namun demikian, ada juga beberapa hal positif yang bisa diambil dari jalannya pembelajaran secara daring. Dari segi bahan ajar yang bisa diakses dengan waktu yang lama dan lengkap dari pada tatap muka. Konsep pembelajaran juga dikemas lebih menarik oleh para dosen. Dalam kondisi belajar daring mahasiswa juga lebih belajar dan memahami cara menggunakan teknologi terbaru. Dari sisi waktu, mahasiswa juga bisa lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan berkumpul bersama. Kita juga mesti kreatif dan produktif menggali hobi baru disela banyaknya waktu setelah kuliah daring. Bukan hanya belajar mengenai hal yang berkaitan dengan jurusan saja, tapi menggali potensi-potensi baru juga penting.

Terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Muhammad Yogi -
Nama : Muhammad Yogi
NPM : 1911010156

paragraf yang baik dalam artikel adalah :

Memperhatikan faktor kesatuan topik, kepaduan bentuk makna, dan kelengkapan gagasan.
Satu paragraf hanya menyajikan satu topik atau satu gagasan, tidak boleh lebih.
Kalimat-kalimat dalam paragraf dapat diikat dengan kata hubung, kata ganti, atau kata kunci. ┬╖
Kalimat-kalimat dalam paragraf harus saling mendukung kesatuan gagasan.
Kalimat topik paragraf harus dirinci dengan beberapa kalimat penjelas.
Paragraf yang hanya terdiri atas satu kalimat topik harus dihindari.

Contoh pragraf "Pro dan Kontra Pembelajaran Daring"

Pembelajaran daring adalah bagaimana seorang mahasiswa dituntut untuk menggunakan suatu smartphone yang di jadikan alat belajar untuk masa pandemic seperti ini, banyak kalangan masyarakat yang menerima dan ada juga yang tidak menerima, dikarenakan kurang nya ke efektifan belajar dan tidak meningkatkan kepintaran seseorang melainkan meningkatkan kasus kriminal di kalangan masyarakat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Idham Mubaraq -
Paragraf yang baik adalah paragraf yang memenuhi persyaratan
ΓÇó Kesatuan
ΓÇó Kepaduan
ΓÇó Kelengkapan
ΓÇó Urutan
Paragraf hendaknya hanya memuat satu kalimat topik dan setiap paragraf hendaknya memiliki unsur kelengkapan, yaitu memiliki beberapa kalimat penjelas yang bisa berupa fakta-fakta atau contoh-contoh. Selain itu, kalimat-kalimat yang membangun paragraf tersebut hendaknya benar-benar saling berhubungan.

Contoh Paragraf Gagasan Sendiri
Pro dan Kontra Pembelajaran Daring

Pembelajaran Daring pada masa pandemic ini merupakan suatu solusi yang diterapkan agar terhindar dari virus covid-19 yang mana sedang melanda dan banyak korban yang sudah terpapar dengan pembelajaran secara daring ada yang Pro dan Kontra yang mana menurut Pro pembelajaran ini sangat fleksibel karena hanya melalui online kita sudah dapat belajar dari rumah namun untuk menurut Kontra nya adalah banyak materi yang disampaikan.

Membuat mahasiswa bingung karena ada dosen yang menjelaskan secara zoom atau video conference dan tidak sehingga mahasiswa kurang banyak memahami materi yang diberikan, sedangkan dari segi kuota pun saat ini pemerintah telah memberhentikan kuota bantuan kepada mahasiswa yang dimana sekarang mahasiswa dibebankan dengan biaya pribadi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Silvana Dika Nugraha -
Nama : Silvana Dika Nugraha
NPM : 1911010017

Paragraf yang baik ialah paragraf yang memenuhi persyaratan: kesatuan, kepaduan, dan kelengkapan.
  1. Kesatuan : sebuah paragraf dianggap memenuhi kriteria kesatuan apabila kalimat-kalimat dalam paragraf tersebut bersama-sama mendukung suatu hal atau tema tertentu yang diangkat. Hal ini karena sebuah paragraf yang baik biasanya hanya mengangkat satu gagasan pokok saja.
  2. Kepaduan : sebuah paragraf dianggap memenuhi kriteria kepaduan apabila semua kalimat yang membangun paragraf saling terkait antara kalimat yang satu dan kalimat lainnya yang membentuk paragraf tersebut.
  3. Kelengkapan: sebuah paragraf dianggap lengkap jika paragraf tersebut dibangun oleh beberapa kalimat yang terdiri atas kalimat utama dan kalimat-kalimat uraian atau penjelas.

Contoh Pro Kontra Belajar Daring

Sejak diumumkan kasus pertama Covid-19 (Corona Virus Disease) oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus awal Maret 2020 banyak terjadi perubahan disegala bidang. Termasuk bidang pendidikan. Hingga diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di beberapa wilayah. Covid-19 yang semakin mewabah membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan agar sekolah-sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh dan siswanya belajar di rumah. Pembelajaran jarak jauh merupakan media pembelajaran formal melalui dunia maya, dimana siswa mengakses internet untuk mengikuti pelajaran dari rumah karena proses belajar mengajar tidak dapat dilakukan secara tatap muka untuk menghindari resiko meluasnya penularan Covid-19.

Pembelajaran daring ini sangat menguntungkan dan aman di masa pandemi seperti sekarang, karena sekolah di pindahkan di rumah jadi tidak perlu keluar rumah untuk mengurangi penularan COVID-19 dan sebagai ganti nya uang bensin di gunakan untuk membeli kuota internet. Akan tetapi, kelemahan daring ini bagi orang tua yang tidak mampu dan tidak bisa membelikan smartphone serta uang untuk beli kuota internet yang akan dirugikan, karena anaknya akan ketinggalan materi dan mendapat nilai buruk hanya karena sarana dan prasarana padahal sebenarnya anak ini termasuk anak pintar di sekolahnya

Belajar daring ini banyak pro dan kontra-nya dikalangan pelajar, banyak positif dan negatifnya. Positifnya bisa dilihat dari situasi pandemi seperti sekarang yang harus melakukan pembelajaran daring demi keselamatan bersama. Walaupun banyak sisi baik, tetapi banyak juga keluh kesah yang disampaikan dari segi ekonomi yang sedang memburuk saat pandemi ini terjadi apalagi pelajaran daring memerlukan akses internet yg cukup dan biaya yang tidak sedikit.

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh apriyansahh _ -
Izin menganggapi

Nama : Apriyansah
NPM : 1911010022

Paragraf yang baik adalah suatu kalimat yang terdiri dari kalimat yang di padupadakan yang berisi gagasan utama atau inti permasalahan paragraf.

Sebuah paragraf dikatakan sebagai paragraf yang memenuhi syarat diantaranya ialah:
1. mempunyai kelengkapan unsur paragraf
a. Gagasan utama ide pokok
b. Kalimat utama
c. kalimat penjelas
2. Kesatuan
3. Kepaduan
4. Kelengkapan

Fungsi Paragraf
Dapat mengekspresikan gagasan yang dituangkan dalam tulisan dengan memberikan bentuk sebuah pikiran dan perasaan ke dalam rangkaian kalimat yang tersusun dengan logis dalam suatu kesatuan.
1. Menandai peralihan gagasan baru untuk sebuah karangan yang terdapat beberapa paragraf, ganti paragraf dapat berarti juga ganti pikiran.
2. Memudahkan pengorganisasian gagasan untuk yang menulis serta memudahkan dalam pemahaman bagi pembaca.
3. Memudahkan pengembangan topik sebuah karangan ke dalam satuan unit pemikiran yang lebih kecil.
4. Memudahkan pengendalian variabel, terlebih pada suatu karangan yang mempunyai beberapa variabel.

contoh paragraf :
Nasi adalah makanan pokok yang biasa dikonsumsi oleh kebanyakan penduduk di wilayah benua Asia tak terkecuali Indonesia. Di Indonesia sebagian besar penduduknya mengonsumsi nasi sebagai panganan utama mereka. Meskipun sebagian kecil lainnya di wilayah Indonesia ada yang mengonsumsi jagung, singkong, dan sagu, sebagai makanan pokok mereka. Pada zaman kolonial, hanya dari kalangan priyayi dan orang kaya saja yang bisa mengonsumsi nasi. Meskipun sebagian besar penduduk berprofesi sebagai petani, namun hal tersebut tak lantas membuat rakyat miskin bisa dengan mudah mengonsumsi nasi sebagai panganan utama mereka. Hal tersebut disebabkan karena berbagai sistem pemerintah kolonial yang merugikan petani. Kini nasi dapat dinikmati oleh semua kalangan tak terkecuali warga masyarakat biasa.

penjelasan :
Paragraf di atas terdapat beberapa kelengkapan unsur paragraf seperti gagasan utama, kalimat utama, kalimat penjelas. Gagasan utama pada paragraf tersebut membahas tentang nasi sebagai panganan pokok bangsa Indonesia. Kalimat utama terletak di awal paragraf yang memuat gagasan utama. Selanjutnya diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas sampai akhir paragraf. Paragraf tersebut juga telah memenuhi aspek kesatuan dan kepaduan dengan adanya keterkaitan hubungan antar kalimat yang menyampaikan gagasan utama dengan sistemik dan berurutan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Arya Dwi Gusmantoro -
Izin menanggapi bu,

Paragraf merupakan bagian dari sebuah karangan yang tersusun dari sekelompok kalimat yang dirangkai untuk membuat pikiran utama.

Contoh paragraf Pro dan kontra pembelajaran daring

Kehadiran Covid-19 sejak awal tahun tidak hanya menganggu ekonomi namun juga tatanan kehidupan sehari-hari. Sektor yang dianggap paling terpengaruh adalah sektor pendidikan, mulai pendidikan tingkat dasar sampai tingkat tinggi. Kementerian Pendidikan Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 dengan menginstruksikan proses belajar mengajar dirubah metodenya menjadi pembelajaran daring atau online.

Pembelajaran daring saat ini dianggap solusi ditengah pandemi agar mengurangi resiko penyebarab Covid-19. Bagi tenaga pendidik pembelajaran daring dengan belajar di rumah dianggap lebih cocok untuk pemberian PR atau tugas yang dikerjakan secara daring namun tidak efektif dalam penyampaian materi ke peserta didik. Selain itu tidak semua peserta didik memiliki teknologi yang sama seperti kualitas koneksi, gadget, dan kuota internet yang masih mahal menjadi hambatan utama baik bagi pengajar maupun siswa/mahasiswa idi Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Selvi Permatasari -
selvi permatasari
1812110190

Paragraf yang baikmemiliki kesatuan, kepaduan, kelengkapan, dan urutan. Paragraf hendaknya hanya memuat satu kalimat topik dan setiap paragraf hendaknya memiliki unsur kelengkapan, yaitu memiliki beberapa kalimat penjelas yang bisa berupa fakta-fakta.

Contoh paragraf pro dan kontra pembelajaran daring

Kondisi saat ini dimana semua aktivitas dilakukan secara daring termasuk perkuliahan membuat semua harus bisa beradaptasi dengan baik.

Angka positif Covid-19 yang setiap harinya bertambah tentu saja membuat kita semakin tidak tahu kapan pandemi ini usai. Pihak kampus atau yang bersangkutan tentu berfikir dua kali jika mengizinkan pembelajaran secara luring atau yang dikenal dengan istilah pembelajaran tatap muka.
Pembelajaran secara daring tentu saja memiliki banyak sekali permasalahan, tidak hanya sinyal dan gawai yang tidak tercukupi. Akan tetapi, banyak hal lain di luar sana yang membuat pembelajaran secara daring ini bisa dibilang kurang efektif. Mungkin bagi masyarakat perkotaan hal seperti ini sudah sangat wajar dilakukan sebelum adanya pandemi seperti ini. Namun, tak demikian halnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah-daerah dimana kondisi nya tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran secara daring.

Kondisi seperti itulah yang menjadi pertimbangan tersendiri jika terus dilakukan pembelajaran secara daring, karena semua fasilitas yang ada tidak merata dan adanya ketimpangan yang sangat mencolok antara satu daerah dengan daerah lainnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Andra Ramadan Pratama -
Nama : Andra Ramadan Pratama
NPM : 1911010125

Izin Menanggapi Bu,

Paragraf baik adalah paragraf yang terdapat kalimat-kalimat penjelas secara lengkap di dalamnya. Kalimat penjelas berfungsi untuk menunjang kejelasan gagasan utama yang terdapat dalam kalimat utama.

Contoh :
Pembelajaran jarak jauh merupakan media pembelajaran formal melalui dunia maya, dimana siswa mengakses internet untuk mengikuti pelajaran dari rumah karena proses belajar mengajar tidak dapat dilakukan secara tatap muka untuk menghindari resiko meluasnya penularan Covid-19
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Luqmanul Hakim -
Selamat Siang Bu,Izin Menanggapi

Nama : Luqmanul Hakim
NPM : 1911010059

Paragraf yang baik adalah paragraf yang memenuhi syarat-syarat yang terdiri dari Kelengkapan (Completeness),Kesatuan (Unity) dan Kepaduan (Coherence)

Contoh Paragraf Pro Dan kontra Pembelajaran Daring

Pembelajaran dimasa pandemi saat ini yang dilakukan secara daring menuai banyak permasalahan yang ada,dimana banyak daerah yang masih belum terjangkau dengan sinyal internet,sehingga tidak dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar karena terkendala sinyal internet dan tidak bisa melaksanakan pembelian secara daring namun berbanding terbalik dengan daerah yang tersedia sinyal internet memiliki permasalahan sendiri dimana banyaknya siswa yang mengeluhkan karena tugas yang diberikan dari guru yang terlalu banyak namun guru sendiri tidak/kurang melaksanakan tugasnya dengan baik mulai dari tidak hadir saat jam pembelajaran dan lain sebagainya.

Terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Renaldi Ali -
Paragraf yang baik ialah paragraf yang memenuhi persyaratan: kesatuan, kepaduan, dan kelengkapan.
Kesatuan : sebuah paragraf dianggap memenuhi kriteria kesatuan apabila kalimat-kalimat dalam paragraf tersebut bersama-sama mendukung suatu hal atau tema tertentu yang diangkat. Hal ini karena sebuah paragraf yang baik biasanya hanya mengangkat satu gagasan pokok saja.

Kepaduan : sebuah paragraf dianggap memenuhi kriteria kepaduan apabila semua kalimat yang membangun paragraf saling terkait antara kalimat yang satu dan kalimat lainnya yang membentuk paragraf tersebut.

Kelengkapan: sebuah paragraf dianggap lengkap jika paragraf tersebut dibangun oleh beberapa kalimat yang terdiri atas kalimat utama dan kalimat-kalimat uraian atau penjelas.

Contoh pragraf "Pro dan Kontra Pembelajaran Daring"

Pembelajaran daring adalah bagaimana seorang mahasiswa dituntut untuk menggunakan suatu smartphone yang di jadikan alat belajar untuk masa pandemic seperti ini, banyak kalangan masyarakat yang menerima dan ada juga yang tidak menerima, dikarenakan kurang nya ke efektifan belajar dan tidak meningkatkan kepintaran seseorang melainkan meningkatkan kasus kriminal di kalangan masyarakat.