PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

Jumlah balasan: 18

"Bagaimana sikap kita sebagai generasi milenial dalam menerapkan Pancasila"?

Berikan tanggapan Anda di forum diskusi LMS 

DIWAJIBKAN MEMBERIKAN TANGGAPAN MELALUI LMS.

MOHON DIPERHATIKAN BATAS AKHIR TANGGAL DAN WAKTU TERAKHIR PENGIRIMAN !!! 


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh EZRA HILKIA -
Nama : Ezra Hilkia Simamora
NPM : 201101010100
Kelas : 2TI-P3

Untuk membentengi diri dari kehancuran akibat pesatnya perkembangan teknologi dan upaya-upaya memecah bangsa, maka bangsa ini harus kembali kepada Pancasila. Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia, telah berkembang secara alamiah dari perjalanan panjang sejarah, berisikan pandangan hidup, karakter dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila itu ialah semangat bersatu, menghormati perbedaan, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, patriotisme, nasionalisme, optimisme, harga diri, kebersamaan, dan percaya pada diri sendiri.
Pancasila harus dijadikan cara hidup seluruh anak bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan tampilan kaku, tetapi yang terpenting ialah hakikatnya tetap terpelihara dan diamalkan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh Syifa Salma Della -
Nama : Syifa Salma Della
NPM : 2011010112

Generasi millenial sangat berdampak besar di era globalisasi seperti sekarang. Karena pengaruhnya yang cukup besar maka dibutuhkan suatu pedoman atau acuan bagi generasi millenial untuk berglobalisasi dengan baik dan benar. Agar nantinya para millenial bisa menyikapi dengan tidak menyimpang atau tidak sesuai dengan ajaran dan budaya Indonesia.
Pancasila harus dijadikan cara hidup seluruh anak bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan cara yang kaku, tetapi hal yang penting yaitu prakteknya.
tugas kita sebagai generasi millenial untuk tetap menjaga dan melestarikan.
pedoman Pancasila harus dipegang sebagai prinsip para generasi millennial. Agar generasi millenial tidak gampang terpengaruh oleh radikalisme dan tindakan intoleran ditengah derasnya arus informasi yang beredar bebas di media sosial dan internet.
Pancasila agar fungsi dan nilainya tidak punah. Kita hanya perlu berkembang dan belajar dalam bidang yang kita minati dengan jalan yang benar dan harus selalu memupuk diri terhadap sikap kritis, nsionalis, dan spiritualis guna membangun dan memajukan bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh Indri Mada Aprilia -
Nama : Indri Mada Aprilia
NPM : 2011010086

Saat ini di era generasi millenial, Pancasila harus dijadikan cara hidup seluruh anak bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan cara yang kaku, tetapi hal yang penting yaitu prakteknya.

Dalam melaksanakan langkah itu perlu di wadahi oleh kelembagaan untuk bersama-sama menerapkan nilai Pancasila melalui sistem dan cara yang kekinian. Dan inilah tugas kita sebagai generasi millenial untuk tetap menjaga dan melestarikan Pancasila agar fungsi dan nilainya tidak punah. Kita hanya perlu berkembang dan belajar dalam bidang yang kita minati dengan jalan yang benar dan harus selalu memupuk diri terhadap sikap kritis, nsionalis, dan spiritualis guna membangun dan memajukan bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh Audina Tazkia -
Nama: Audina Tazkia
NPM: 2011010090
Kelas: 2TI-P3

Jawaban:
Menurut saya sikap kita sebagai generasi milenial dalam menerapkan Pancasila yaitu dengan memanfaatkan sejumlah tokoh pemengaruh (influencer) di media sosial sebagai media untuk mengenalkan nilai-nilai Pancasila. Gali berbagai nilai Pancasila yang bisa disampaikan dengan metode yang tidak menggurui dan sesuai dengan selera generasi milenial.

Disini pemanfaatan media sosial maupun teknologi informasi menjadi metode yang dinilai efektif untuk mengaplikasikan pendidikan karakter dengan acuan nilai-nilai Pancasila. Misalnya saja sekarang sedang tren aplikasi Tik Tok. Pemerintah dapat menggunakan aplikasi tersebut untuk membuat konten edukasi penanaman karakter yang sesuai dengan generasi muda mealui video yang berdurasi pendek namun tetap menarik visualnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh muhammad isa ahdiatullah -
Muhammad isa ahdiatullah
2011010095

Nilai yang terkandung di dalam Pancasila yaitu semangat bersatu, menghormati perbedaan, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, patriotisme, nasionalisme, optimisme, harga diri, kebersamaan, dan percaya pada diri sendiri Harus melekas di dalam jiwa setiap milenial.

Guna generasi millenial tidak gampang terpengaruh oleh radikalisme dan tindakan intoleran ditengah derasnya arus informasi yang beredar bebas di media sosial dan internet.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh Ismail Marzuki -
Nama: Ismail Marzuki
NPM: 2011010093
Kelas: 2TI-P3

.
Generasi millenial sangat berdampak besar di era globalisasi seperti sekarang. Karena pengaruhnya yang cukup besar maka dibutuhkan suatu pedoman atau acuan bagi generasi millenial untuk berglobalisasi dengan baik dan benar. Agar nantinya para millenial bisa menyikapi dengan tidak menyimpang atau sesuai dengan ajaran dan budaya Indonesia

Pancasila harus dijadikan cara hidup seluruh anak bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan cara yang kaku, tetapi hal yang penting yaitu prakteknya dalam kehidupan.

Dalam melaksanakan langkah itu perlu di wadahi oleh kelembagaan untuk bersama-sama menerapkan nilai Pancasila melalui sistem dan cara yang kekinian. Dan inilah tugas kita sebagai generasi millenial untuk tetap menjaga dan melestarikan Pancasila agar fungsi dan nilainya tidak punah. Kita hanya perlu berkembang dan belajar dalam bidang yang kita minati dengan jalan yang benar dan harus selalu memupuk diri terhadap sikap kritis, nsionalis, dan spiritualis guna membangun dan memajukan bangsa Indonesia.

Maka dari itu pedoman Pancasila harus dipegang sebagai prinsip para generasi millennial. Agar generasi millenial tidak gampang terpengaruh oleh radikalisme dan tindakan intoleran ditengah derasnya arus informasi yang beredar bebas di media sosial dan internet.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh Yessindah Citra Raya -
NAMA : YESSINDAH CITRA RAYA
KELAS : 2TI-P3
NPM : 2011010094

pedoman Pancasila harus dipegang sebagai prinsip para generasi millenial. Agar generasi millenial tidak gampang terpengaruh oleh radikalisme dan tindakan intoleran ditengah derasnya arus informasi yang beredar bebas di media sosial dan internet. Pancasila harus dijadikan cara hidup seluruh anak bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan cara yang kaku, tetapi hal yang penting yaitu prakteknya. Tugas kita sebagai generasi millenial untuk tetap menjaga dan melestarikan Pancasila agar fungsi dan nilainya tidak punah. Kita hanya perlu berkembang dan belajar dalam bidang yang kita minati dengan jalan yang benar dan harus selalu memupuk diri terhadap sikap kritis, nsionalis, dan spiritualis guna membangun dan memajukan bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh Indah Pratiwi -
Nama : Indah Pratiwi
Npm : 2011010109
Kelas : 2TI-P3

Menurut saya sikap kita sebagai generasi milenial terhadap pancasila adalah kita harus menggunakan pancasila sebagai salah satu pedoman hidup kita dalam bermasyarakat, kenapa demikian agar seluruh generasi milenial tidak terperosok jauh dari hal hal yang menyimpang seperti sekarang contohnya budaya barat sudah dengan mudahnya masuk dan menjadi budaya baru untuk generasi milenial, sehingga jika kita berpedoman kepada pancasila kita tidak akan pernah melupakan tuhan, pergaulan yang sehat dan gotong royong dalam segala hal, menghargai orang, dan sopan santun. Maka dari itu kenapa generasi milenial harus menerapkan pancasila untuk menjadi salah satupedoman hidupnya.

Dan tidak hanya di indonesia kita sebagai generasi penerus bangsa menerapkan nilai nilai pancasila mau di manapun kita harus menerapkannya, karena kita adalah generasi penerus bangsa sehingga, mau sejauh apapun kita pergi kita akan kembali ke tanah air kita tercinta.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh Herika Risky Dinanti -
Nama : Herika Risky Dinanti
Npm : 2011010097

Pancasila sebagai dasar negara mengandung makna bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila menjadi dasar atau pedoman masyarakat Indonesia. Nilai Pancasila dasarnya adalah nilai-nilai filsafat yang mendasar yang menjadikan aturan dan dasar dari norma-norma yang berlaku dalam Indonesia. Pada masa sekarang ini diadakan tentang penegasan dan mengembalikan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, dan ini merupakan hal yang sangat penting karena sudah terlalu banyak terjadi kesalahan penafsiran tentang Pancasila sebagai dasar negara. Maka dari itu, sangat perlu Pendidikan Pancasila diajarkan pada jenjang sekolah maupun perguruan tinggi. Kita sebagai generasi penerus bangsa yang hidup di era millenial tentunya harus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, agar apa yang kita lakukan sejalan dan sesuai dengan norma yang berlaku. Dan kita tidak sampai salah arah. Dengan kita menerapkan nilai-nilai Pancasila, secara tidak langsung kita juga sudah menghargai jasa-jasa pahlawan yang tak kenal putus asa dalam merumuskan rancangan Pancasila dimana mereka menghadapi tantangan yang begitu besar.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh mutia putri -
NAMA : MUTIA PUTRI A
NPM : 2011010082


Jika ditinjau lebih jauh, generasi milenial kini berada di usia produktif yang memiliki peranan penting untuk kelanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara di masa depan. Berkembang pesatnya globalisasi dan digitalisasi menjadikan generasi ini unggul dalam hal kreativitas dan kemudahan dalam menghubungkan dirinya dengan dunia luar dirinya. Sayangnya, keunggulan ini banyak dilihat milenial sebagai sesuatu yang membuka ruang untuk menginginkan segalanya, serba instan dan interaksi antarbudaya yang terbuka mengakibatkan generasi ini mudah dipengaruhi oleh pikiran dan perilakunya. Perilakunya dinamis dan fleksibel. Maka di titik inilah Pancasila relevan dan berperan penting untuk kita generasi milenial.

Eksistensi Pancasila menurut generasi milenial dapat menjadi jembatan emas untuk kaum milenial membangun batas apa yang bisa diterima dari pengaruh luar yang merugikan dan tidak etis-negatif. Dengan luar biasanya ideologi Pancasila kita menempatkan ΓÇ£Ketuhanan Yang Maha EsaΓÇ¥ sebagai sila ke-1 berguna untuk memperingatkan generasi milenial bahwa ada Tuhan sebagai pusat dari kehidupan segala sesuatu dalam bentangan dunia ini. Kecanggihan teknologi tidak akan pernah menggantikan kehebatan Tuhan dan memiliki iman yang kuat pada Tuhan menjadi sebuah keharusan (keniscayaan). Generasi Milenial harus sadar bahwa semuanya milik Tuhan, sehingga kesombongan dalam diri manusia bisa terminimalisir dan berusaha untuk selalu mengambil manfaat positif dalam setiap kemudahan, bukan untuk mengambil kekuasaan apalagi menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang dalam kekuasaan. Kekuasaan Tuhan melampaui kekuasaan manusia.

Pancasila harus dijadikan acuan bagaimana generasi milenial juga dalam menjalani hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam relevansinya dengan sila ke-2. Di mana kaum milenial Indonesia harus dengan bijaksana, harus selalu adil dalam pikiran dan perilaku etis pada sesama, tidak menggampangkan segala sesuatu dan terus berbuat kebaikan yang mementingkan kepentingan umum demi cita-cita bonum commune (kebaikan bersama).

Generasi milenial harus sadar diri untuk selalu bersinergi menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia (sila ke-3) melalui sikap toleransi akan perbedaan dan memegang teguh pendirian yang tidak bisa diacak oleh bangsa luar. Sesama bangsa Indonesia, generasi milenial harus bergotong royong mengangkat derajat bangsa Indonesia lebih tinggi darpada negara lain untuk menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara lemah yang gampang terjajah, tapi negara yang kuat karena generasi penerusnya mampu bersatu memajukan Indonesia lebih baik di tengah tantangan global masa kini.

Generasi muda milenial juga harus bersikap demokratis dengan mementingkan aspek musyawarah untuk mufakat dalam pengambilan keputusan (sila ke-4). Keputusan tidak boleh diambil secara otoriter namun hasil kesepakatan dan musyawarah bersama. Juga sila kelima anak muda milenial harus mengusahakan keaadilan sosial. Perlu mengkritik struktur social, ideologi, politik dalam negara dan masyarakat yang menciptakan ketidakadilan social bagi rakyat Indonesia.

Maka dari itu, pada hakikatnya generasi milenial harus terus memelihara dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan nyata sehari-hari. Melalui pendidikan, generasi milenial harus sadar bahwa nilai-nilai Pancasila yang ditanam, seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, gotong royong, musyawarah untuk mufakat, keadilan sosial, patriotisme, nasionalisme, menghormati perbedaan bukan hanya untuk dihafal, namun terlebih dan paling penting adalah untuk diterapkan pada diri sendiri dan menebarkannya kepada generasi milenial lain yang sama-sama berperan penting dalam menciptakan Indonesia yang damai, aman dan tentram. Marilah kita maju ke depan dengan membawa obor yang dapat menyalakan api semangat membangun Indonesia jaya pada kehidupan lebih baik lagi di masa mendatang menuju keabadian.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh Welda Syahfira -
Nama : Welda Syahfira
Npm. : 2011010096

Kita sebagai generasi milenial harus menerapkan sikap Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

Bagi anak muda sekarang, contoh penerapan pada sila ke satu ialah beribadah dan berdoa serta menghormati antar pemeluk agama lain. Itu merupakan pengamalan sila ke Satu.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

Saling membantu satu sama lain dan tidak memilih dalam bergaul dan berteman adalah penerapan sila ke Dua.

3. Persatuan Indonesia

Mencintai dan memakai produk asli negeri sendiri merupakan contoh penerapan sila ke Tiga.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

Bermusyawarah dan berdiskusi merupakan contoh penerapan sila ke Empat. Ini bisa dilakukan ketika kita berada di suatu lingkungan dan berdiskusi dengan teman untuk menyelesaikan suatu masalah.


5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Melaksanakan tugas yang diberikan di suatu organisasi atau pergaulan yang baik dan bekerja sama merupakan penerapan sila ke Lima.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh ADRYAN SUTTAMA -
Generasi millenial sangat berdampak besar di era globalisasi seperti sekarang. Karena pengaruhnya yang cukup besar maka dibutuhkan suatu pedoman atau acuan bagi generasi millenial untuk berglobalisasi dengan baik dan benar. Agar nantinya para millenial bisa menyikapi dengan tidak menyimpang atau tidak sesuai dengan ajaran dan budaya Indonesia. Dalam melaksanakan langkah itu perlu di wadahi oleh kelembagaan untuk bersama-sama menerapkan nilai Pancasila melalui sistem dan cara yang kekinian. Dan inilah tugas kita sebagai generasi millenial untuk tetap menjaga dan melestarikan Pancasila agar fungsi dan nilainya tidak punah. Kita hanya perlu berkembang dan belajar dalam bidang yang kita minati dengan jalan yang benar dan harus selalu memupuk diri terhadap sikap kritis, nsionalis, dan spiritualis guna membangun dan memajukan bangsa Indonesia.
Pancasila harus dijadikan cara hidup seluruh anak bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan cara yang kaku, tetapi hal yang penting yaitu prakteknya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh CHANDRY VIVIA KHOIRUNNISA -
Nama : Chandry Vivia Khoirunnisa
Npm : 2011010105

pedoman Pancasila harus dipegang sebagai prinsip para generasi milenial. Agar generasi milenial tidak gampang terpengaruh oleh radikalisme dan tindakan intoleran ditengah derasnya arus informasi yang beredar bebas di media sosial dan internet.
Nilai yang terkandung di dalam pancasila yaitu semangat bersatu, menghormati perbedaan, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, patriotisme, nasionalisme, optimisme, harga diri, kebersamaan, dan percaya pada diri sendiri. Pancasila harus dijadikan cara hidup seluruh anak bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pemerintah juga perlu menyiapkan strategi kekinian dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di generasi muda. Memanfaatkan platform media sosial maupun teknologi informasi yang ada merupakan metode efektif memanfaatkan sejumlah tokoh pemengaruh (influencer) di media sosial sebagai media untuk mengenalkan nilai-nilai Pancasila. Gali berbagai nilai Pancasila yang bisa disampaikan dengan metode yang tidak menggurui dan sesuai dengan selera generasi milenial. Strategi selanjutnya adalah penguatan nilai Pancasila berbasis kearifan lokal.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh indra effendy -
Nama :Indra Effendy
Kelas : 2TI P3
Npm : 2011010103

Generasi millenial sangat berdampak besar di era globalisasi seperti sekarang. Karena pengaruhnya yang cukup besar maka dibutuhkan suatu pedoman atau acuan bagi generasi millenial untuk berglobalisasi dengan baik dan benar. Agar nantinya para millenial bisa menyikapi dengan tidak menyimpang atau tidak sesuai dengan ajaran dan budaya Indonesia.

Generasi millenials atau Generasi Y yang saat ini berumur antara 18-37 tahun, adalah genarasi di usia yang produktif. Generasi ini yang akan memainkan peran penting dalam keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Generasi ini memiliki keunggulan dibidang kreativitas yang tinggi, penuh percaya diri serta terkoneksi antara satu dengan lainnya. Tetapi karena hidup di zaman sekarang serba praktis, generasi ini cenderung ingin segala sesuatunya secara instant.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh ari saputra -
NAMA : ARI SAPUTRA
KELAS : 2TI-P3

Saat ini di era generasi millenial, Pancasila harus dijadikan cara hidup seluruh anak bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan cara yang kaku, tetapi hal yang penting yaitu prakteknya.

Dalam melaksanakan langkah itu perlu di wadahi oleh kelembagaan untuk bersama-sama menerapkan nilai Pancasila melalui sistem dan cara yang kekinian. Dan inilah tugas kita sebagai generasi millenial untuk tetap menjaga dan melestarikan Pancasila agar fungsi dan nilainya tidak punah. Kita hanya perlu berkembang dan belajar dalam bidang yang kita minati dengan jalan yang benar dan harus selalu memupuk diri terhadap sikap kritis, nsionalis, dan spiritualis guna membangun dan memajukan bangsa Indonesia

Pancasila harus dijadikan acuan bagaimana generasi milenial juga dalam menjalani hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam relevansinya dengan sila ke-2. Di mana kaum milenial Indonesia harus dengan bijaksana, harus selalu adil dalam pikiran dan perilaku etis pada sesama, tidak menggampangkan segala sesuatu dan terus berbuat kebaikan yang mementingkan kepentingan umum demi cita-cita bonum commune (kebaikan bersama).

Generasi milenial harus sadar diri untuk selalu bersinergi menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia (sila ke-3) melalui sikap toleransi akan perbedaan dan memegang teguh pendirian yang tidak bisa diacak oleh bangsa luar. Sesama bangsa Indonesia, generasi milenial harus bergotong royong mengangkat derajat bangsa Indonesia lebih tinggi darpada negara lain untuk menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara lemah yang gampang terjajah, tapi negara yang kuat karena generasi penerusnya mampu bersatu memajukan Indonesia lebih baik di tengah tantangan global masa kini.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh Teuku Dava Revanza -
Nama : Teuku Dava Revanza
NPM : 2011010108

Sebagai milenial kita harus paham nilai yang terkandung di dalam Pancasila yaitu semangat bersatu, menghormati perbedaan, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, patriotisme, nasionalisme, optimisme, harga diri, kebersamaan, dan percaya pada diri sendiri.

Pancasila harus dijadikan cara hidup seluruh anak bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan cara yang kaku, tetapi hal yang penting yaitu prakteknya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh ZUZLIFATUL ADNAN -
Nama : Zuzlifatul Adnan
NPM : 2011010104
Kelas : 2TI-P3

Jawab :
Generasi millenials atau Generasi Y yang saat ini berumur antara 18-37 tahun, adalah genarasi di usia yang produktif. Generasi ini yang akan memainkan peran penting dalam keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.Tetapi karena hidup di zaman sekarang serba praktis, generasi ini cenderung ingin segala sesuatunya secara instant.

Oleh karena itu generasi milenial harus bisa menerapkan Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila yaitu semangat bersatu, menghormati segala perbedaan, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, patriotisme, nasionalisme, optimisme, harga diri, kebersamaan, dan percaya pada diri sendiri
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: PENYAMPAIAN PENDAPAT/TANGGAPAN INDIVIDU

oleh Hapizd Asari -
Nama : Hapizd Asari
Npm : 2011010113

Menurut saya di masa sekarang ini semua ideologi dan cita-cita tersebut seolah terlimpahkan pada generasi milenial, sebagai generasi muda yang dimiliki bangsa Indonesia di tengah arus globalisasi. Generasi ini memiliki usia yang cukup produktif yang diharapkan dapat membangun bangsa Indonesia menuju Indonesia maju dan memiliki kesempatan emas untuk bersaing dengan negara lain. Milenial saat ini tentunya erat kaitannya dengan perkembangan globalisasi dan digitalisasi. Oleh karena itu generasi milennial cenderung lebih unggul karena kemudahan untuk mengakses dan menghubungkan dirinya ke dunia luar. Generasi ini juga merupakan tabungan emas serta tumpuan bangsa Indonesia untuk lebih maju dan unggul di masa depan.

Melihat usaha para pahlawan Indonesia dalam memperjuangkan Pancasila dengan segenap jiwa dan raganya, ditambah kompleksitas situasi saat itu, generasi milenial tentu saja tidak bisa hanya duduk berdiam menikmati kemerdekaan yang telah diperjuangkan di masa lalu. Generasi milenial harus mampu memainkan peran yang aktif untuk mewujudkan Indonesia yang unggul, aman, damai, dan tentram di masa depan melalui pengimplementasian nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sosial sehari-hari sebagai kaum yang milenial.