nama   : Reynaldo A.
NPM    : 1612120160
yang saya dapatkan dari materi yang dibagikan ialah:
Auditing
merupakan suatu proses penyesuaian antara laporan yang dihasilkan dengan
keadaan yang nyata sesungguhnya.
·        
Kriteria
yang ditetapkan berbeda-beda tergantung objek audit
·        
Dibutuhkan
pengumpulan bukti. Dapat diperoleh dari komunikasi lisan, data elektronik yang
ada, maupun observasi
·        
Pelaksana
audit adalah auditor yang diharuskan memiliki independensi yang kuat dengan
kriteria yang terpenuhi
·        
Tahap
akhir dari auditing ialah laporan audit
Auditing berbeda
dengan akuntansi dimana akuntansi bersifat mencatat segala jenis transaksi yang
terjadi dan memprosesnya menjadi suatu laporan keuangan, sedangkan auditing
ialah memeriksa penuh laporan tersebut dan menyesuaikan dengan fakta nyata
berdasarkan bukti-bukti yang telah ditemukan sebelumnya.
Auditing tidak terpengaruh
oleh suku bunga risiko atau risiko bisnis, namun dapat menyebabkan risiko
informasi yang disebabkan:
- Jauhnya informasi
- Bias dan motif si penyedia
- Data yang sangat banyak
- Transaksi pertukaran yang kompleks
Mengurangi Risiko Informasi :
- Pemakai memverifikasi informasi
- Pemakai berbagi risiko informasi dengan manajemen
- Laporan keuangan yang diaudit sudah disediakan
Jasa assurance atau yang dapat
diartikan sebagai jasa jaminan yaitu suatu jasa untuk menjamin kualitas laporan
yang disediakan. Salah satu kategori jasa assurance ialah jasa atestasi, yang
dibagi menjadi:
- Audit atas laporan keuangan historis
- Atestasi mengenai pengendalian internal atas laporan
keuangan
- Review laoran keuangan historis
- Jasa atestasi mengenai teknologi informasi
- Jasa WebTrust
- Jasa SysTrust
- Jasa atestasi lain yang dapat diterapkan pada berbagai
permasalahan
Sedangkan untuk jasa non assurance
yang diberikan ialah:
- Jasa akuntansi dan pembukuan
- Jasa pajak
- Jasa konsultasi manajemen
Jenis-jenis audit:
·        
Audit laporan keuangan
·        
Audit ketaatan
·        
Audit operasional
Jenis-Jenis Auditor
- Kantor Akuntan Publik (KAP)
- Auditor Badan Akutabilitas Pemerintah
- Agen Penerimaan Negara
- Auditor Internal
Penyimpangan Dari Laporan Audit
Wajar Tanpa Pengecualian
- Ruang lingkup audit dibatasi
- Laporan keuangan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip
akuntansi yang berlaku umum
- Auditor tidak independen
Materialitas adalah suatu
pertimbangan penting yang diperlukan dalam auditing yang mana akan beroengaruh
kepada kualitas laporan keuangan, dimana ada tiga tingkat;
·        
Tidak material
·        
Material namun tidak berpengaruh
buruk bagi laporan keuangan
·        
Material dan berpengaruh signifikan
Batasan ruang lingkup audit ialah:
·        
Pembatasan oleh karena klien
·        
Pembatasan terkait hal lain di luar
klian dan auditor
Proses Pengambilan Keputusan Auditor
Untuk Laporan Audit
- Penentuan kondisi yang terjadi apakah wajar atau tidak
wajar
- Penentuan materialitas
- Penentuan jenis laporan audit yang tepat untuk kondisi
yang dihadapi
- Menuliskan laporan audit