Nurul Khotimah

Nurul Khotimah

oleh nurrul khotimah -
Jumlah balasan: 0

1. Dalam ekologi, keberlanjutan, berasal dari kata 'sustain' yang artinya 'berlanjut' dan 'ability' yang artinya 'kemampuan'; yaitu sebuah sistem biologis yang tetap mampu menghidupi keanekaragaman hayati dan produktivitas tanpa batas. (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Keberlanjutan)


2. Sustainability accounting merupakan hasil dari proses dan pengukuran terhadap sistem akuntansi untuk menyampaikan bagaimana tata keuangan dikelola dan memperhitungkan keberlanjutan lingkungan (https://accounting.binus.ac.id/2020/04/27/kebutuhan-akan-laporan-akuntansi-keberlanjutan-yang-handal/)


3. Karena Dengan menerapkan konsep sustainability accounting, maka manajemen perusahaan telah menghubungkan antara strategi bisnis perusahaan dengan kerangka kerja keberlanjutan (sustainability framework) dan proses ini akan membuat perusahaan tidak hanya berfokus pada dampak finansial saja, tetapi juga mempertimbangkan dampak

(https://osf.io/preprints/inarxiv/b7juy/download#:~:text=Dengan%20menerapkan%20konsep%20sustainability%20accounting,saja%2C%20tetapi%20juga%20mempertimbangkan%20dampak)


4. Konsep akuntansi keberlanjutan (sustainability accounting) kini 

menjadi paradigma baru dalam pengembangan sistem akuntansi di 

organisasi. Lamberton (2005) menyatakan bahwa konsep mengenai 

sustainability accounting muncul pada awal tahun 1990 dan 

perkembangan konsep ini sangat baik sampai dengan munculnya 

Sustainability Reporting Guidelines pada tahun 2002. Secara 

konseptual, konsep sustainability accounting dapat dimaknai sebagai 

alat atau teknik yang dapat dipergunakan oleh manajemen perusahaan 

untuk membantu perusahaan menjadi lebih sustainable. Kata 

“sustainable” disini bermakna bahwa terjadi transformasi dalam sistem 

akuntansi perusahaan dimana perusahaan beralih dari “akuntansi 

tradisional” menjadi akuntansi yang berfokus pada informasi ekonomi, 

informasi sosial, dan informasi lingkungan. Proses transformasi ini 

akan mengakibatkan perubahan pada setiap aktivitas bisnis 

perusahaan, misalnya keputusan manajemen tidak hanya berfokus 

pada dampak finansial perusahaan, namun juga berfokus pada 

dampak sosial dan dampak lingkungan. Konsep sustainability accounting dapat diterapkan pada organisasi 

selain organisasi bisnis. Salah satu turunan dari praktek sustainability 

accounting adalah melakukan pengungkapan informasi keuangan, 

informasi sosial, dan informasi lingkungan dalam bentuk laporan 

keberlanjutan perusahaan (corporate sustainability reporting).

Domingues et al. (2017) membahas mengenai praktek pengungkapan 

sustainability reporting pada organisasi sektor publik. Hasil penelitian

Domingues et al. (2017) menunjukkan bahwa praktek implementasi 

pengungkapan informasi melalui corporate sustainability reporting

dapat berdampak pada proses bisnis internal organisasi dan sangat 

dipengaruhi oleh peran dari pemangku kepentingan organisasi. Riset 

yang dilakukan oleh Farneti & Guthrie (2009) meneliti mengenai 

praktek pengungkapan informasi melalui pelaporan keberlanjutan 

pada organisasi sektor publik di Australia. Riset ini menemukan bahwa 

pelaporan keberlanjutan yang dilakukan di dalam organisasi sektor 

publik sangat bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan 

organisasi. Riset lain dilakukan oleh Adams et al. (2014) yang meneliti 

mengenai pengukuran dari kinerja keberlanjutan (sustainability 

performance) dari organisasi sektor publik. Riset dari Adams et al.

(2014) menemukan bahwa pengukuran kinerja keberlanjutan pada 

organisasi sektor publik dapat berfokus pada aspek sustainability, 

environmental responsibility, dan social responsibility. Riset lain dari

Adams (2013) bertujuan untuk menyusun konsep pelaporan 

keberlanjutan bagi universitas dan riset ini memiliki implikasi bagi 

kebijakan universitas dalam konteks penerapan konsep keberlanjutan.

Adanya riset ini akan mengisi “ruang kosong” pada topik riset 

akuntansi keberlanjutan pada organisasi non-bisnis. Riset ini akan 

mencoba untuk memberikan pemahaman mengenai peluang 

diterapkannya konsep akuntansi keberlanjutan pada organisasi nonbisnis di Indonesia, khususnya pada institusi pendidikan tinggi. (https://osf.io/preprints/inarxiv/b7juy/download#:~:text=Dengan%20menerapkan%20konsep%20sustainability%20accounting,saja%2C%20tetapi%20juga%20mempertimbangkan%20dampak)


5.Silent Spring adalah kisah yang memicu gerakan lingkungan akar rumput global pada tahun 1962, menjelaskan cara kerja pestisida kimia, apa kekurangannya, dan bagaimana kita dapat melindungi tanaman dengan cara yang lebih baik dan lebih berkelanjutan. Silent Spring adalah kisah yang memicu gerakan lingkungan akar rumput global pada tahun 1962, menjelaskan cara kerja pestisida kimia, apa kekurangannya, dan bagaimana kita dapat melindungi tanaman dengan cara yang lebih baik dan lebih berkelanjutan.

Silent Spring  dianggapsebagai buku yangmemulai gerakan lingkungan akar rumput global. Dirilis pada tahun 1962, ini berfokus pada efek negatif dari pestisida kimia yang pada saat itu merupakan bagian besar dari pertanian AS.


Rachel Carson dan karyanya mulai memprakarsai pergeseran kesadaran lingkungan global. Carson, dengan pendidikan formal, adalah seorang ahli biologi kelautan yang juga menerbitkan beberapa buku laris tentang biosfer laut dan samudra. Karyanya dikatakan telah mengarah pada pembentukan Badan Perlindungan Lingkungan AS. Dia juga secara anumerta dianugerahi Presidential Medal of Freedom oleh Presiden Jimmy Carter .


Silent Spring membawa pesan yang relevan hari ini seperti di tahun 1960-an. Manusia bergantung pada lingkungan hidup mereka dan, oleh karena itu, adalah kegilaan murni untuk mengabaikan perlindungan lingkungan ini. Karena keberanian dan kesederhanaan Carson mengartikulasikan kebenaran ini, bukunya masih menginspirasi para aktivis di seluruh dunia saat ini.


Berikut adalah 3 pelajaran yang saya ambil tentang penggunaan pestisida dan perlindungan lingkungan: 

1. Masalah utama dengan pestisida adalah bahwa mereka tidak menargetkan hama secara eksklusif.

2. DDT dapat membahayakan orang bahkan tanpa paparan langsung.

3. Untuk mencegah efek berbahaya dari pestisida, kita membutuhkan lebih banyak pendidikan dan cara lain yang ramah lingkungan untuk melestarikan tanaman. (https://fourminutebooks-com.translate.goog/silent-spring-summary/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc)