Jenny Andriani 2012120034 , 3/4/23

Jenny Andriani 2012120034 , 3/4/23

oleh JENNY ANDRIANI -
Jumlah balasan: 0

1. Sustainability sendiri mempunyai pengertian yang luas dan sampai saat ini tidak ada, apabila diterjemahkan sustainability ini mempunyai arti berkelanjutan, namun banyak para ahli menyatakan bahwa adanya persamaan persepsi antara pengertian sustainability dengan sustainability development. bila di terjemahkan pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan saat ini tanpa harus mengorbankan kemampuan generasi masa depan dalam memenuhi kebutuhannya.

Szekely ( 2005 ) menyatakan bahwa sustainability adalah bagaimana membangun masyarakat di mana ekonomi, sosial dan tujuan ekologi harus seimbang. kesimpulan nya adalah bagaimana kita memanfaatkan sumber daya lingkungan yang ada dengan efektif, efesien dan ekonomis.

( sumber : buku akt keberlanjutan , Eko Ganis Sukoharsono dan Wuryan Andayani halaman 45 )


2. Sustainability accounting ialah dapat diartikan sebagai cara bagaimana mengolah pengaruh negatif menggunakan data dan informasi untuk menciptakan pengaruh positif  terhadap ekosistem dan lingkungan. Sustainability accounting merupakan hasil dari proses dan pengukuran terhadap sistem akuntansi untuk menyampaikan bagaimana tata keuangan dikelola dan memperhitungkan keberlanjutan lingkungan

( sumber : https://accounting.binus.ac.id/2020/04/27/kebutuhan-akan-laporan-akuntansi-keberlanjutan-yang-handal/ )


3. Penting, karena ketika digunakan oleh pemakai informasi untuk membuat keputusan bisnis dan juga non bisnis. Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat relasi antara kualitas sustainability report dengan nama baik perusahaan. menghubungkan antara kualitas laporan keberlanjutan perusahaan dengan persepsi terhadap reputasi perusahaan.

( sumber : https://accounting.binus.ac.id/2020/04/27/kebutuhan-akan-laporan-akuntansi-keberlanjutan-yang-handal/  )


4. Sejarah Keberlanjutan (History of Sustainability)


Konsep akuntansi keberlanjutan telah muncul dari perkembangan akuntansi. Perkembangan yang luas dalam akuntansi telah terjadi selama empat puluh tahun terakhir, meskipun perkembangan yang sempit telah terjadi selama sepuluh tahun terakhir. Perkembangan tersebut mengungkapkan dua garis analisis yang berbeda. Baris pertama adalah perdebatan filosofis tentang akuntabilitas, jika dan bagaimana kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan, dan langkah-langkah apa yang diperlukan menuju keberlanjutan. Pendekatan ini didasarkan pada sistem akuntansi yang sama sekali baru yang dirancang untuk mempromosikan strategi keberlanjutan. Baris kedua adalah perspektif manajemen yang terkait dengan berbagai istilah dan alat menuju keberlanjutan. Hal ini dapat dilihat sebagai perpanjangan atau modifikasi biaya keuangan konvensional atau akuntansi manajemen.[6] : p.375ΓÇô376ΓÇè Perkembangan yang mengarah pada akuntansi berkelanjutan dapat dibedakan dalam beberapa periode waktu di mana sejumlah tren terbukti: 1971ΓÇô1980, 1981ΓÇô1990, 1991ΓÇô1995 dan hingga saat ini. Periode-periode ini membedakan studi empiris, pernyataan normatif, diskusi filosofis, program pengajaran, literatur dan kerangka peraturan. ( Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Sustainability_accounting)


5. Buku Carson yang berjudul Silent Spring (1962) membahas tentang penyelidikan lingkungan yang telah meningkatkan kesadaran publik terhadap masalah lingkungan untuk pertama kalinya, termasuk bahaya pestisida.

( sumber :https://artsandculture.google.com/story/lQXxh11KtA4e0w?hl=id )