Aisyah Aulia Wijaya 2012120009

Aisyah Aulia Wijaya 2012120009

oleh aisyah aulia wijaya -
Jumlah balasan: 0

1. Kerangka sustainability merupakan prinsip, inisiatif ataupun panduan (guidelines) yang berguna bagi perusahaan untuk menilai pengungkapan yang telah dilakukan oleh perusahaan berkaitan dengan upaya keberlanjutan yang telah dilakukan oleh perusahaan. Berbagai kerangka sustainability telah diajukan oleh banyak pihak yang mendukung konsep keberlanjutan/sustainability baik untuk perusahaan maupun untuk kota. Berbagai kerangka ini memberikan panduan mulai dari bagaimana memulai suatu proses berkelanjutan, bagaimana mengidentifikasi tahap-tahap keberlanjutan sampai dengan bagaimana cara pengukuran serta pelaporan dari apa yang disebut sebagai keberlanjutan. 

2. -Inisiatif pelaporan global (GRI)

-Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO)

-Prinsip investasi yang bertanggung jawab (PRI)

-Dewan standar akuntansi keberlanjutan (SASB)

-Kompak Global PBB

3. Driving Force, Pressure, State, Impact and Response (DPSIR) yang merupakan pengembangan dari model analisis PSR (Pressure State-Response).

DPSIR merupakan metode dalam melakukan analisis sistem untuk mengamati masalah lingkungan dan cara pandang masyarakat terhadap permasalahan tersebut. 

DPSIR secara terminologi merupakan cara penilaian terhadap perkembangan sosial dan ekonomi (Driving Forces/D) dalam mengendalikan tekanan (Pressures / P) terhadap lingkungan dan, sebagai konsekuensinya, adalah bentuk (State / S) dari perubahan lingkungan. Hal ini akan menyebabkan dampak (Impact / I) pada ekosistem, kesehatan masyarakat yangmenimbulkan respon (Response / R)  masyarakat sebagai umpan balik terhadap (Driving Forces / D), (State / S) atau (Impact / I ). 

4. 

- Dari perkenalkan pada tahun 1999 guna mendukung Departemen perdagangan dan industri Inggris.

 prinsip panduan sigma terdiri dari dua elemen inti :

*pengelolaan holistic dari 5 jenis modal yang berbeda yang mencerminkan keseluruhan dampak organisasi dan kekayaan. 

*pelaksanaan akuntabilitas dengan bersikap transparan dan responsif terhadap pemangku kepentingan dan mematuhi peraturan dan standar yang relevan.

- Jenis modal berdasarkan pengelompokan Sigma : 

*Natural capital (modal alam) - lingkungan

*Sosial capital (modal manusia) - struktur dan hubungan sosial 

* Human capital (modal manusia) - manusia

*Manufactured capital (modal manufaktur) - aset tetap

*financial capital (modal keuangan) - keuntungan, penjualan, saham, kas, dan lain-lain.