1. adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai penggunaan sumber daya yang bersifat langka (scarcity) yang digunakan untuk memilih (decision making) dari beberapa pilihan (choices) yang ada. Pada dasarnya, pembuatan keputusan akan pilihan yang ada berarti mengorbankan sebagian dari sumber daya terbatas yang kita miliki ini. Ketiga hal ini adalah unsur utama dari ilmu ekonomi.
2. Jadi teori ekonomi adalah pengetahuan ilmiah yang mencangkup penjelasan mengenai faktor tertentu dari disiplin ilmu ekonomi. Model artinya pola, contoh atau acuan yang akan dihasilkan. Model ekonomi adalah pola dari suatu teori ekonomi yang dinyatakan secara verbal, diagram dan matematis.
3. a. Interaksi Pasar Barang: Pada sebuah pandangan ekonomi mikro, pada setiap kegiatan perekonomian menjadi sebuah gabungan dari berbagaimacam jenis dari pasar barang. Kemudian, pasar pasar itu sendiri yang dimana adalah sebuah pengertian ekonomi yang dimana tidak berwujud sebuah bentuk fisik tetapi adalah sebuah tempat dari pertemuan yang dimana adanya sebuah permintaan dan juga penawaran dari barang yang akan di produksi, atau terjadi sebuah pertemuan yang dimana dilakukan antar penjual dan juga pembeli dari suatu barang. Kemudian, dari interaksi tersebut yang dimana terjadi antara penjual dan juga pembeli tersebut kemudian pasasr yang dimana akan menentukan sebuah tingkat harga atase suatu barang dan juga dair jumlah barang yang dimana akan diperjual-belikan. Sebagaimana contohnya adalah pasar beras, pasar kain, pasar handphone.
b. Tingkah laku pembeli dan juga penjual: Pada analisis ini kemudian dari teori ekonomi mikro bertolak terhadap dua jenis asumsi. Pada asumsi pertama adalah ketika pembeli dan juga penjual melakukan kegiatan ekonomi yang dimana terjadi secara rasional. Asumsi kedua adalah dimana ketika para pembeli ingin mendapatkan sebuah kepuasan yang maksimal yang dingin didapatkan dan juga para penjual ingin memaksimalkan keuntungan yang dimana akan diperoleh dari perusahaan. Hal tersebut kemudian menunjukkan bahwa pada ekonomi mikro pembeli menggunakan pendapatan yang mereka miliki guna untuk membeli berbagai jenis barang yang dibutuhkan dan juga pada seorang penjual yang dimana akan menetukan tingkat produksi yang akan dilakukan.
c. Interaksi pasar faktor produksi: Menentukan harga jual dari faktor produksi yang terjadi.
4. 
a. Harga Barang Itu Sendiri
Apabila harga suatu barang semakin murah, maka jumlah permintaan terhadap barang tersebut akan bertambah. Hal ini berlaku juga sebaliknya. Jika harga suatu barang semakin mahal, maka jumlah permintaan terhadap barang tersebut akan berkurang.
b. Tingkat Pendapatan
Tingkat pendapatan konsumen akan menunjukkan daya beli konsumen. Semakin tinggi tingkat pendapatan, maka semakin meningkat permintaan terhadap barang tersebut. 
c. Selera Masyarakat
Selera atau kebiasaan juga akan memengaruhi permintaan suatu barang. Jika selera masyarakat terhadap suatu barang meningkat, permintaan terhadap barang itu pun akan meningkat.
d. Jumlah Penduduk
Semakin besar jumlah penduduk suatu daerah atau negara, maka semakin tinggi permintaan suatu barang untuk harga tertentu.
5.   
a. Harga Barang Itu Sendiri
Produsen atau perusahaan akan menawarkan lebih banyak barang jika harga barang tersebut naik. Begitupun sebaliknya. Jika harga barang turun, maka jumlah penawaran barang tersebut akan sedikit. 
b. Biaya Produksi
Produsen membutuhkan berbagai faktor produksi untuk dapat menghasilkan barang dan jasa. Oleh karena itu, jika biaya produksi mengalami kenaikan, maka harga barang akan cenderung naik. Akibatnya, produsen cenderung mengurangi jumlah produksinya, sehingga jumlah penawarannya pun akan berkurang. Hal ini juga berlaku sebaliknya.
c. Tingkat Teknologi
Perusahaan yang menggunakan teknologi maju dapat meningkatkan hasil produksinya dengan cepat. Di samping itu, penggunaan teknologi yang maju juga dapat menyebabkan biaya produksi semakin murah. Hasil produksi yang meningkat dan biaya produksi yang semakin murah, akan menyebabkan jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak pada tingkat harga tertentu.
d. Jumlah Produsen
Semakin banyak jumlah produsen, maka semakin banyak pula jumlah barang yang ditawarkan. Misalnya, jika beberapa produsen es krim memutuskan untuk berhenti berjualan dan keluar dari pasar, maka tentu jumlah es krim yang dijual di pasar akan turut berkurang.
 
e. Kebijakan Pemerintah
Kebijakan pemerintah yang berpengaruh terhadap penawaran, dibedakan menjadi dua jenis, yakni pajak dan subsidi.