Diskusi Pertemuan 3

Diskusi Pertemuan 3

oleh M. Dimas Aulia Pranata -
Jumlah balasan: 0
1. Pencarian Buta adalah metode pencarian yang tidak memanfaatkan informasi tambahan untuk memandu proses pencarian.

Peran utama pencarian buta dalam pemecahan masalah ialah sebagai teknik dasar untuk menjelajahi ruang kemungkinan solusi, terutama ketika informasi heuristik atau evaluasi tambahan tentang langkah-langkah atau jalur solusi tidak tersedia.

2). BFS :

- Menjelajahi semua node pada satu level sebelum pindah ke level berikutnya. Pencarian dilakukan secara berurutan dan menyeluruh pada setiap kedalaman.

- Menggunakan lebih banyak memori karena menyimpan semua node pada level saat ini dalam antrian (queue).

- Cocok untuk masalah yang membutuhkan jalur terpendek, seperti pencarian rute dalam graf tidak berbobot.

DFS :

- Menyusuri satu jalur hingga ke kedalaman maksimum sebelum kembali dan menjelajahi jalur lainnya.

- Lebih hemat memori, hanya membutuhkan tumpukan (stack) untuk menyimpan jalur saat ini dari akar ke node saat ini.

- Lebih efektif dalam eksplorasi mendalam, seperti pemecahan teka-teki atau penelusuran graf dengan solusi yang jauh dari akar.

Sumber referensi : https://dgraph.io/blog/post/depth-first-search-vs-breadth-first-search/

3). BFS dapat digunakan untuk menemukan rute terpendek di jaringan transportasi atau sistem navigasi, seperti peta jalan atau jaringan kereta api, di mana setiap jalur dieksplorasi secara bertahap hingga tujuan ditemukan.

DFS sering digunakan untuk memecahkan puzzle seperti teka-teki labirin atau permainan catur, di mana setiap langkah diikuti hingga jalur tertentu selesai sebelum kembali dan mencoba opsi lain.

Sumber referensi :

https://www.analyticsvidhya.com/blog/2021/02/uninformed-search-algorithms-in-ai/

https://databasetown.com/uninformed-search-strategies-in-artificial-intelligence/

4). Waktu komputasi: Seberapa lama algoritma membutuhkan waktu untuk menemukan solusi. Ini biasanya diukur dalam jumlah langkah atau operasi yang dilakukan.

Optimalitas: Apakah solusi yang ditemukan adalah solusi terbaik yang mungkin (misalnya, solusi dengan biaya terendah).

Ukuran masalah: Semakin besar masalah, semakin kompleks pula perhitungan yang diperlukan.

Sifat masalah: Beberapa masalah mungkin memiliki struktur yang lebih mudah dipecahkan daripada yang lain.