Pengaruh Bahasa asing

Pengaruh Bahasa asing

oleh amanda rastika futri -
Jumlah balasan: 0

1.Penyerapan kata dari bahasa asing membawa dampak positif dan negatif bagi bahasa indonesia .

*Dampak Positif 

- Penggayaan Kosakata: Bahasa indonesia telah banyak menyerap kata-kata dari berbagai bahasa seperti Arab ,Belanda, dan Inggris ,yang digunakan dalam berbagai bidang seperti teknologi,agama,hukum dll. Sebagai contoh "Gawai" istilah baru untuk gadget menggantikan kata serapan dari bahasa inggris.

- Penyesuaian dengan Globalisasi: Kata asing yang diserap membantu Bahasa indonesia tetap relevan diera Globalisasi terutama dalam ilmu pengetahuan.

- Fleksibilitas Bahasa: Penyerapan kosakata Bahasa asing menjadikan bahasa indonesia lebih responsif terhadap perkembangan zaman terutama dibidang pendidikan .

*Dampak Negatif 

- Menggeser penggunaan kosakata asli bahasa indonesia dan bahasa daerah diindonesia.

- Dapat terjadi kesalahpahaman makna 

Sumber Referensi:

1. Wayan Pastika, “Pengaruh Bahasa Asing Terhadap Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah,” Jurnal Kajian Bali, Volume 02, Nomor 02, Oktober 2012 

2. Dwi Fajar, “Dampak Globalisasi Terhadap Bahasa Indonesia,” Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 6, 2020 

3. Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Edisi Keempat 



2.Kriteria yang digunakan dalam menentukan apakah suatu kata asing dapat diserap ke dalam bahasa Indonesia diatur oleh Pusat Bahasa dan didasarkan pada kaidah ejaan, fonologi, morfologi, dan sintaksis bahasa Indonesia. B erikut beberapa kriteria yang umum digunakan:

        1.     Keselarasan dengan Sistem Fonologis Bahasa Indonesia: Kata asing harus disesuaikan dengan aturan bunyi dan pelafalan yang berlaku dalam bahasa Indonesia. Misalnya, kata “computer” dari bahasa Inggris diserap menjadi “komputer” dengan penyesuaian pada huruf “c” menjadi “k” sesuai dengan sistem fonologi bahasa Indonesia.

2. Keperluan atau Ketiadaan Padanan Lokal: Jika suatu kata tidak memiliki padanan yang tepat dalam bahasa Indonesia, penyerapan dilakukan. Contoh, kata ΓÇ£teknologiΓÇ¥ diserap dari bahasa Inggris technology karena tidak ada kata asli dalam bahasa Indonesia yang dapat menggantikan makna ini secara tepat.

3. Sederhana dan Efisien: Kata serapan harus lebih mudah diucapkan dan dipahami daripada istilah asli yang lebih panjang atau rumit. Contohnya, kata ΓÇ£filmΓÇ¥ dari bahasa Inggris tetap diserap tanpa perubahan karena lebih singkat daripada alternatif lokal yang mungkin lebih rumit.

4. Penyesuaian Bentuk Ejaan: Penyesuaian ejaan dari kata asing ke dalam bentuk yang sesuai dengan aturan bahasa Indonesia . Misalnya, kata ΓÇ£philosophyΓÇ¥ dari bahasa Inggris diadaptasi menjadi ΓÇ£filsafatΓÇ¥, menggantikan fonem ΓÇ£phΓÇ¥ menjadi ΓÇ£fΓÇ¥ dan ΓÇ£yΓÇ¥ menjadi ΓÇ£aΓÇ¥.

Contoh Kata Serapan Penting dan Proses Adaptasinya:

Internet: Kata ini diserap langsung dari bahasa Inggris tanpa perubahan karena sudah dikenal luas dalam dunia teknologi dan tidak ada padanan kata yang lebih efisien dalam bahasa Indonesia. Bentuk ini tetap sesuai dengan aturan fonologi dan diterima secara luas di Indonesia.

Proses Adaptasi Kata Serapan:

-Transliterasi: Proses penyesuaian bunyi dan ejaan agar lebih sesuai dengan aturan bahasa Indonesia

-Penyesuaian Morfologi: Beberapa kata diserap dengan perubahan morfologis seperti penambahan sufiks yang sesuai.

-Penyesuaian Makna.

Sumber Referensi:

        1. Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Edisi Kelima.

2. Sugiyono, Pengaruh Bahasa Asing dalam Perkembangan Bahasa Indonesia, Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 2020.

3. Widyatmadja, A. (2010). Proses Penyerapan Kata Asing dalam Bahasa Indonesia. [Universitas Indonesia].