1. "Pencarian buta" atau blind search dalam kecerdasan buatan (AI) adalah teknik pencarian yang tidak memiliki informasi tambahan tentang masalah selain dari deskripsi masalah itu sendiri, seperti ruang status dan tindakan yang tersedia. Peran pencarian buta dalam pemecahan masalah adalah memberikan cara sistematis untuk menemukan solusi tanpa memerlukan informasi khusus atau heuristik tentang masalah yang dihadapi.
referensi: Stuart Russell, Peter Norvig, "Artificial Intelligence: A Modern Approach", Pearson, 2021.
2. Perbedaan utama antara BFS & DFS adalah BFS berjalan secara bertahap, tetapi DFS mengambil jalur dari simpul awal ke simpul akhir (simpul), lalu jalur lain dari awal ke akhir, dan seterusnya hingga setiap simpul dikunjungi.
referensi: Unacademy
3. - Navigasi labirin: Menemukan jalan keluar dari labirin atau ruang tertutup.
    - Permainan puzzle: Menemukan langkah-langkah untuk menyelesaikan puzzle
    -  Penjadwalan tugas: Menemukan urutan tugas tanpa konflik waktu.
referensi:
- Russell, S., & Norvig, P. (2021). Artificial Intelligence: A Modern Approach.
- Rich, E., & Knight, K. (2019). Artificial Intelligence
4. - Kompleksitas waktu dan ruang
Kompleksitas waktu mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan algoritma untuk berjalan, sedangkan kompleksitas ruang mengukur berapa banyak memori yang digunakan. 
- Operasi yang dibutuhkan
Anda dapat menghitung berapa banyak operasi yang dibutuhkan untuk menemukan jawaban pada berbagai ukuran masukan. 
- Jumlah langkah atau instruksi
Algoritma yang baik memiliki jumlah langkah atau instruksi yang berhingga dan tertentu.