1. Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran informasi, ide, dan gagasan antara individu, tim, atau organisasi dalam konteks bisnis. Pengertian menurut para ahli 10 tahun terakhir:
a)Komunikasi bisnis adalah pertukaran pendapat, informasi dan sejenisnya melalui simbol dan sinyal tertentu untuk mencapai tujuan perusahaan yang telah ditentukan. (Pandjaitan & Wiryawan, 2016)
b)Irma (2017) juga memiliki pendapat yang sama yaitu komunikasi bisnis merupakan cara yang dilakukan oleh perusahaan dalam memberikan informasi, mempersuasi, dan mengingatkan pelanggan secara langsung atau tidak langsung tentang produk dan jasa yang ditawarkan perusahaan. 
c)Menurut Asri (2019)
komunikasi bisnis merupakan proses penyampaian arti maupun simbol dari semua elemen, yang memiliki hubungan dengan proses penyampaian maupun penerimaan dari pesan, entah itu secara bentuk lisan maupun nonverbal, yang tentunya dilakukan dalam organisasi yang memberikan bayaran kepada orang secara bersamaan untuk menghasilkan suatu barang atau jasa demi keuntungan. 
2. Bentuk dasar dari komunikasi bisnis adalah sebagai berikut:
      *Komunikasi Verbal*
Komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan kata-kata atau bahasa lisan untuk menyampaikan pesan. Contoh komunikasi verbal adalah:
- Pertemuan
- Rapat
- Presentasi
- Telepon
- Percakapan langsung
       *Komunikasi Nonverbal*
Komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata atau bahasa lisan, tetapi menggunakan gerakan tubuh, ekspresi wajah, dan lain-lain untuk menyampaikan pesan. Contoh komunikasi nonverbal adalah:
- Bahasa tubuh
- Ekspresi wajah
- Kontak mata
- Gerakan tangan
- Postur tubuh
3. Proses komunikasi adalah serangkaian langkah yang terjadi saat seseorang atau organisasi berkomunikasi dengan orang lain atau audiens. Berikut adalah langkah-langkah proses komunikasi:
     *Pengiriman Pesan (Sender)*
Pengirim pesan memiliki gagasan atau informasi yang ingin disampaikan kepada penerima.
     *Enkoding Pesan*
Pengirim pesan mengubah gagasan atau informasi menjadi pesan yang dapat dipahami oleh penerima.
     *Pemilihan Saluran Komunikasi*
Pengirim pesan memilih saluran komunikasi yang tepat untuk menyampaikan pesan, seperti lisan, tertulis, atau visual.
     *Pengiriman Pesan*
Pesan dikirimkan melalui saluran komunikasi yang telah dipilih.
     *Penerimaan Pesan (Receiver)*
Penerima menerima pesan yang dikirimkan oleh pengirim.
     *Dekoding Pesan*
Penerima menginterpretasikan pesan yang diterima dan mengubahnya menjadi informasi yang dapat dipahami.
     *Umpan Balik (Feedback)*
Penerima memberikan umpan balik kepada pengirim tentang pesan yang diterima, baik secara langsung maupun tidak langsung.
      *Pengulangan Proses*
Proses komunikasi dapat diulang jika diperlukan, dengan pengirim dan penerima bergantian peran.
4.Berikut adalah penyebab kesalahan komunikasi bisnis yang paling berpengaruh:
     *Kurangnya Klaritas dan Kespesifikan*
Pesan yang tidak jelas atau tidak spesifik dapat menyebabkan kesalahpahaman. Hal ini dapat terjadi karena pengirim pesan tidak mempertimbangkan kebutuhan dan latar belakang penerima.
      *Perbedaan Bahasa dan Budaya*
Perbedaan bahasa dan budaya dapat menyebabkan kesalahpahaman dan kesalahan komunikasi. Hal ini dapat terjadi karena perbedaan dalam penggunaan bahasa, simbol, dan nilai-nilai budaya.
     *Keterampilan Komunikasi yang Kurang*
Keterampilan komunikasi yang kurang dapat menyebabkan kesalahan komunikasi. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pelatihan, pengalaman, atau kemampuan dalam berkomunikasi.
      *Gangguan atau Interferensi*
Gangguan atau interferensi dari lingkungan sekitar dapat mengganggu komunikasi. Hal ini dapat terjadi karena adanya kebisingan, gangguan teknis, atau faktor lain yang mengganggu proses komunikasi.
     *Kurangnya Umpan Balik*
Kurangnya umpan balik dapat menyebabkan kesalahan komunikasi. Hal ini dapat terjadi karena penerima pesan tidak memberikan umpan balik yang jelas atau tidak meminta klarifikasi tentang pesan yang diterima.