Kompetensi Akuntansi Dasar 5
Muhammad Ibramsyah
2212120056
- C. Memberikan hak kontraktual atas arus kas
- C. Aset dan laba terlalu besar
- C. Nilai wajar
- C. Tetap mengakui piutang
- D. Diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
- C. Estimasi risiko masa depan
- C. Beban terlalu besar
- A. Pendapatan dan aset terlalu kecil
- B. Tidak mencerminkan nilai wajar piutang
- B. Terlalu besar
- C. Peningkatan laba
- C. Menyajikan piutang pada nilai realisasi bersih
- C. Jangka waktu realisasi lebih dari satu tahun
- C. Mengganti klasifikasi aset
- E. Debit Kas ΓÇô Kredit Cadangan
- C. Piutang jangka panjang
- C. Beban naik
- B. Transparansi risiko kredit
- C. Aset lancar lain
- C. Menyesatkan pengguna
- B. Setelah dikurangi cadangan kerugian
- C. Kehati-hatian
- C. Matching
- C. Tetap diakui sebagai aset
- C. Menyajikan nilai aset yang andal
- B. Persediaan terlalu kecil dan laba terlalu kecil
- B. HPP terlalu kecil dan laba terlalu besar
- B. HPP rendah dan laba tinggi
- C. Persediaan pembeli
- C. Akhir periode
- B. Dinilai pada nilai realisasi bersih
- C. Laba terlalu besar
- D. Diskon pembelian
- D. Kehati-hatian
- C. Menyajikan aset terlalu besar
- B. Waktu pengakuan HPP
- B. Harga persediaan mencerminkan rata-rata biaya
- C. Tetap diakui sebagai persediaan konsinyor
- C. Aset terlalu besar
- B. Konsistensi
- B. Dibebankan pada periode berjalan
- B. Persediaan dan utang terlalu besar
- B. Aset lancar
- C. Aset terlalu besar
- B. Dibebankan pada periode berjalan
- B. Transparansi metode penilaian
- C. Konsistensi
- B. Aset lancar
- C. Menyesatkan pengguna
- C. Menyajikan nilai aset yang dapat direalisasi
- D. Rp530.000.000
- C. Nilai kini pembayaran
- C. Biaya pelatihan karyawan
- B. Dikapitalisasi
- C. Umurnya tidak terbatas
- C. Nilai buku aset lama
- C. Dijual atau tidak memberi manfaat ekonomi
- C. Laba pelepasan aset
- C. Kerugian diakui
- C. Perubahan beban penyusutan ke depan
- C. Perubahan estimasi
- B. Disusutkan seperti biasa
- C. Laba terlalu besar
- B. Mengalokasikan biaya aset selama umur manfaat
- B. Aset terlalu besar
- D. Kerugian inefisiensi
- C. Diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual
- B. Menyajikan aset terlalu besar
- C. Ekuitas
- C. Diakui sebagai bagian harga perolehan
- A. Penyusutan dihentikan
- C. Properti investasi
- C. Persediaan
- C. Mengakui rugi penurunan nilai
- B. Transparansi nilai dan kebijakan akuntansi
- C. Properti investasi
- C. Dipisahkan jika dapat diukur secara andal
- C. Laba rugi
- C. Reklasifikasi menjadi properti investasi
- B. Disusutkan seperti aset tetap
- C. Penjualannya sangat mungkin dan segera
- B. Tidak lagi disusutkan
- C. Nilai terendah antara nilai tercatat dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
- C. Mengakui rugi penurunan nilai
- C. Untuk memperoleh sewa dan/atau kenaikan nilai
- C. Aset terlalu besar dan beban terlalu kecil
- C. Reklasifikasi
- C. Laba atau rugi
- C. Properti investasi
- B. Tidak dilakukan
- B. Transparansi tujuan dan metode pengukuran
- C. Kelompok lepasan
- C. Direklasifikasi kembali ke aset semula
- C. Direklasifikasi ke aset tetap
- B. Tujuan kepemilikan
- A. Laba meningkat
- C. Karakteristik arus kas berbeda
- B. Model biaya
- C. Mencerminkan pola pemulihan nilai
100. B. Menyajikan informasi relevan bagi pengguna