Ervina Puspitasari/2212120074
1 C Akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mencatat, dan melaporkan informasi keuangan.
2 C Tujuan utama laporan keuangan adalah memberikan informasi keuangan bagi pengambilan keputusan.
3 D Pengguna internal laporan keuangan adalah manajemen.
4 C Informasi keuangan yang relevan harus tepat waktu dan relevan.
5 C Asumsi kelangsungan usaha berarti perusahaan akan terus beroperasi di masa depan.
6 E Laporan anggaran bukan termasuk laporan keuangan utama.
7 B Konsep entitas ekonomi menyatakan bahwa perusahaan terpisah dari pemiliknya.
8 B Informasi dapat dibandingkan berarti konsisten antar periode.
9 C Pendapatan yang diakui saat kas diterima menggunakan basis kas.
10 C Dalam basis akrual, beban diakui ketika beban terjadi.
11 C Persamaan akuntansi dasar adalah aset sama dengan liabilitas ditambah ekuitas.
12 C Kas termasuk aset.
13 C Piutang usaha termasuk aset.
14 B Utang usaha dicatat di sisi kredit.
15 B Pinjaman bank menyebabkan aset naik dan liabilitas naik.
16 C Modal pemilik bertambah jika pemilik menyetor modal.
17 B Akun pendapatan normalnya memiliki saldo kredit.
18 E Beban gaji termasuk kelompok beban.
19 D Akun yang bertambah di sisi debit adalah aset.
20 D Pendapatan diterima di muka termasuk liabilitas.
21 A Pembelian peralatan tunai menyebabkan aset naik dan aset turun.
22 B Penjualan jasa kredit menyebabkan piutang naik dan pendapatan naik.
23 B Pembayaran beban listrik menyebabkan kas turun dan beban naik.
24 C Uang muka dari pelanggan dicatat sebagai liabilitas.
25 B Pemakaian perlengkapan dicatat debit beban dan kredit perlengkapan.
26 C Penyusutan dicatat untuk mengalokasikan biaya aset.
27 B Akumulasi penyusutan merupakan akun kontra aset.
28 C Jurnal penyesuaian dilakukan untuk menyesuaikan saldo akun.
29 C Pembayaran sewa satu tahun dicatat sebagai sewa dibayar di muka.
30 B Beban yang sudah terjadi tetapi belum dibayar disebut beban akrual.
31 C Pendapatan diakui saat jasa diberikan atau barang diserahkan.
32 B Beban gaji belum dibayar dicatat sebagai beban dan utang.
33 C Dokumen sumber digunakan untuk menjamin keandalan data.
34 B Pembelian tunai menyebabkan total aset berkurang.
35 B Kerugian menyebabkan ekuitas berkurang.
36 B Pendapatan jasa tunai menyebabkan aset dan ekuitas bertambah.
37 B Pembayaran utang usaha tunai menyebabkan aset turun dan liabilitas turun.
38 B Prive menyebabkan aset turun dan ekuitas turun.
39 B Pembelian peralatan tunai tidak memengaruhi laporan laba rugi.
40 B Pembelian barang dagangan kredit menyebabkan persediaan dan utang usaha naik.
41 C Pendapatan yang belum menjadi hak dicatat sebagai liabilitas.
42 B Beban akrual dicatat agar laporan keuangan lengkap dan relevan.
43 C Dalam basis akrual, sewa dibayar di muka dicatat sebagai aset.
44 C Jurnal penyesuaian bertujuan menyesuaikan akun dengan kondisi sebenarnya.
45 C Penyusutan dicatat sebagai beban periode berjalan.
46 C Informasi akuntansi andal jika bebas dari kesalahan material.
47 C Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi periode akuntansi.
48 B Laporan posisi keuangan berisi aset, liabilitas, dan ekuitas.
49 C Laporan laba rugi digunakan untuk menilai kinerja perusahaan.
50 D Jika pendapatan lebih besar dari beban maka perusahaan memperoleh laba.
51 B Pembelian perlengkapan tunai dicatat sebagai perlengkapan dan kas.
52 B Pemakaian perlengkapan menyebabkan aset turun dan beban naik.
53 B Pelunasan piutang menyebabkan kas naik dan piutang turun.
54 D Akun pendapatan merupakan akun sementara.
55 C Jurnal digunakan untuk mencatat transaksi secara kronologis.
56 B Beban yang tidak dicatat pada periode yang benar menyebabkan laporan laba rugi menyesatkan.
57 C Konsep materialitas berarti informasi signifikan harus diungkapkan.
58 B Konsistensi diperlukan agar laporan dapat dibandingkan antar periode.
59 B Penundaan pencatatan pendapatan menyebabkan laba periode berjalan lebih kecil.
60 C Tahap pertama dalam siklus akuntansi adalah identifikasi transaksi.
61 C Nilai perolehan mesin yang dicatat adalah Rp125.000.000.
62 B Jurnal penyesuaian mengurangi pendapatan diterima di muka sebesar Rp20.000.000 dan mengakui pendapatan jasa.
63 C Pembayaran setelah 12 hari menyebabkan kas diterima lebih kecil dari piutang awal.
64 D Biaya angkut pembelian ditambahkan ke nilai persediaan.
65 C Retur penjualan setelah pelunasan dicatat dengan debit retur penjualan dan kredit kas.
66 C Laba dan aset menjadi terlalu kecil.
67 C Perubahan umur ekonomis menjadi lebih pendek meningkatkan beban penyusutan.
68 C Beban bertambah dan kewajiban bertambah.
69 B Persediaan dan utang usaha menjadi terlalu besar.
70 C Jika penyusutan tidak dicatat maka laba dan aset menjadi terlalu besar.