Hirna Mowlina Diskusi 1

Hirna Mowlina Diskusi 1

oleh hirna mowlina hawinansyah -
Jumlah balasan: 0
menurut pemahaman saya yang sederhana ini, keduanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan saling melengkapi sehinggadapat dikatakan keduanya perlu diintegrasikan dalam sebuah trategi pemasaran holistik.

contohnya yang paling sederhana yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Industri Kecantikan dan Perawatan Tubuh (Skin care/ Parfum) , ini adalah contoh yang paling mudah saya pahami dari keduanya karena melibatkan panca indera secara langsung. 
1. Sisi  Traditional Marketing (Langkah Menarik Perhatian)
> saat kita melihat iklan di media sosial (instagram/TikTok) atau Baliho ,Pamflet,  
Brosur, di jalan yang memperlihatkan artis atau wanita cantik dengan kulit glowing menggunakan sebuah merek skincare atau parfum;
Fungsinya: Iklan ini membuat kita sadar akan keberadaan merek tersebut. kita mulai berpikir, "oh, parfum ini sepertinya sedang tren,"atau "Kemasan skincare itu terlihat mewah . "Namun, kita belum tentu membeli karena tidak tau aromanya atau cocok tidak dikulit kita.
2. Sisi Experiential Marketing (Langkah Merasakan Langsung)
Apa yang anda alami di toko: saat kita melewati gerai di mal, kita diberikan :
> kertas tester parfum: kita bisa mencium langsung aromanya (apakah terlalu manis, segar atau kuat)
>Tester produk di tangan: Kita bisa mencoba tekstur krim atau serumnya di punggung tangan untuk merasakan apakah lengket atau cepat meresap.
>Konsultasi kulit gratis : kita bisa dicek kondisi kulitnya secara langsung menggunakan alat khusus oleh stafnya.
Fungsinya : Pengalaman mencoba langsung ini memberikan kepastian. Rasa  ragu hilang setelah mencium aromanya atau merasakan teksturnya. inilah yang akhirnya membuat kita memutuskan untuk membeli daat itu juga.