Kepribadian individu pada dasarkanua cenderunh stabil, tetapi tetap dpaat mengalami perubahan seiring berjalan nya waktu, terutamaa karena pengaruh lingkungan kerja. Dalam kajian Psikologi kepribadian, dijelaskan bahwa interaksi yang berlangsung terus menerus dengan lingkungan dapat membentuk pola sikap, nilai, dan perilaku seseorang. Oleh karwna itu, lingkungan kerja menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi perkembangan kepribadian individu. 
Beberapa faktor dilingkungan kerja yang memengaruhi perkembangan kepribadian individu adalah : Budaya organisasi, Tekanan kinerja, Gaya kepemimpinan, Sistem penghargaan, dan Hubungan antar rekan kerja. 
Perubahan kepribadian ini kemudian akan berdampak pada perilaku dan pengambilan keputusan dalam bidang akuntansi. Dalam praktiik akuntansi keuangan, seorang akuntan dituntut untuk bersikap jujur, objektif dan profesional. Namun, jika kepribadian individu brubah menjadi lebih oportunistik, maka ada kemungkinan muncul praktik seperti Manajemen Laba yaitu upaya memanipulasi laporan keuangan agar terlihat sesuai dengan target tertentu. Serta, perubahan kepribadian juga memengaruhi cara seseorang dalam mengambil keputusan. Individu yang lebih berhati' cenderung mengambil keputusan yang konservatif sedangkan yang lebih berorientasi pada hasil mungkin akan lebih berani mengambil resiko.